NovelToon NovelToon
Yura Untuk Langit

Yura Untuk Langit

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Teen School/College / Action / Cintamanis / Mafia / Cintapertama / Tamat
Popularitas:788.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nike Julianti

Lanjutan dari cerita Naina si Gadis Panti.

Langit merupakan anak lelaki yang di adopsi oleh Kinan, mertua Naina. Jatuh cinta pada gadis kecil yang merupakan adik asuh Naina.

Meski usia mereka yang terbilang muda, namun perasaan yang mereka miliki benar-benar murni. Dan mungkin, tidak selalu menceritakan tentang Yura dan Langit. Karena seperti biasa, akan ada kasus yang harus di selesaikan. Tapi, kisah cinta manis mereka berjalan di antara orang-orang yang mencintai dan menyayangi mereka berdua.

Semoga suka yaaaa, sama karyaku yang ke-11 ini🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nike Julianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perlombaan

"Apa sih lu pada, ga usah mesraan di mari deh." celetuk Kalingga

"Sirik aja lu, selama ini lu mesraan ma Cery. Gue ga ada protes, biasa aja." balas Narendra

"Biasa aja, tapi ngedumel lo." ucap Kalingga

DOR

Pertandingan lari pun di mulai, terlihat Cery yang melesat dengan cepat. Fokus mereka bertiga pun teralihkan, mereka berteriak tanpa sadar menyoraki Cery.

"CERYYYYYYY" teriak Evi, Kalingga dan Narendra

Detik-detik terakhir, hampir saja Cery kalah. Karena ada sekolah lain, yang hendak berlaku curang padanya. Cery yang sudah, memperkirakan hal ini akan terjadi. Ia semakin mengencangkan larinya, sehingga siswi lain yang hendak menabrak Cery. Terjatuh dan terjungkal ke depan, hampir saja membuat peserta lain terhalang.

Namun mereka tak peduli dan lanjut berlari, sampai....

PRIIIIITTTTTT

Cery memenangkan pertandingan tersebut, ia mengangkat kedua tangannya dan berlari berkeliling. Kalingga dan kedua temannya bersorak dan saling berpelukan, Cery masuk ke babak selanjutnya. Yang akan di langsungkan hari itu juga, tapi di waktu yang berbeda.

Kalingga, Narendra dan Evi langsung turun ke lapangan dan memeluk Cery. Terutama Kalingga yang memeluk erat sang kekasih, bahkan membuat para penonton bersorak melihat ke uwuwan itu.

Cery menatap sinis pada siswi, yang hendak melakukan kecurangan saat di lapangan tadi. Begitu juga dengan siswi tersebut, ia menatap tak kalah sinis pada Cery.

"Senjata makan tuan ya, malu ga sis." ucap Cery, saat siswi itu melewati dirinya.

"Malulah, mana guling-guling lagi. Aadddduuuhh... aduh... aduh ... aduh.." timpal Evi, tersenyum sinis.

Hampir saja siswi itu menjambak rambut Evi, kalau seandainya Narendra tidak menghalangi tubuh Evi.

"Jangan berani, kamu menyakiti kekasihku. Karena aku bukan seorang pemaaf, tak peduli kamu adalah perempuan." ucap Narendra menatap tak suka pada gadis itu

"Cih, apa bagusnya cewek kasar kaya dia." ucap siswi sekolah lain tersebut.

"Cih, coba aja rendengin. Gue mah, caaanntik. Lu mah apa atuh?" pancing Evi, semakin membuat gadis itu marah.

Namun tangan gadis itu, keburu di tarik oleh pelatihnya dan ia pun di omeli habis-habisan. Karena aksinya di lapanga, bukan hanya mempermalukan dirinya. Tapi juga, nama baik sekolahnya.

"Hadeeehh... di lomba kaya gini juga, aksi curang ada aja ya," ucap Narendra

"Adalah, itu karena ia tak percaya diri untuk memenangkan pertandingan. Dan juga, biasanya karena keegoisan dirinya yang ingin menang lomba." jawab Kalingga

"Bisa juga karena terlalu di tekan, oleh pihak sekolah untuk bisa memenangkan lomba." sambung Cery, teman-temannya mengangguk setuju.

Kalingga mengambil minum yang di pegang oleh Cery, dan mengelap keringat sang kekasih.

"Kalo gitu, kita ke tempat Yura yuk." ajak Evi

"Ayo, udah sampe mana ya?" tanya Cery

"Kayanya baru sampe tol Cipularang deh." jawab Narendra, Cery langsung menatap tajam pada kekasih sahabatnya tersebut.

Mereka pun berjalan keluar lapangan, menuju tempat pertandingan Yura.

.

.

Babak pertama, selesai. Yura dan rekannya bisa memenangkan putaran pertama, mereka bersorak kegirangan. Mereka berdua saling berpelukan, di babak awal ini adalah pelajaran Matematika, Sains dan Teknologi.

Mereka pun di beri waktu istirahat 15 menit, untuk mempersiapkan babak berikutnya. Yaitu Fisika Terapan dan Rekayasa, karena hanya sebentar Yura dan rekannya memilih beristirahat di dalam. Hanya untuk minum dan mempersiapkan pertanyaan yang kira-kira akan keluar.

Yang membuat rekan Yura salut adalah, semua perkiraan Yura hampir semua keluar.

TEeeettt

Lomba kembali di mulai, para peserta yang lolos di babak awal mulai bersiap. Karena penelitian sudah di lakukan si bulan sebelumnya, walau hanya Yura yang mengerjakan. Karena saat itu belum mendapatkan partner, namun itu tak membuatnya merasa unggul.

Skip

.

.

Lomba dimenangkan Yura dan rekannya, Naina bangga atas perolehan yang adiknya dapatkan.

Saat melihat Yura keluar dengan membawa piala besar, tentu saja semuanya bersorak bangga. Keluarga, teman kelas, teman sekolah dan juga para guru.

Bergantian memberikan selamat, bu Dewi sampai menangis melihatnya.

"Selamat... Selamat ya sayang, ibu bangga pada kalian. Terima kasih, sudah mengharumkan nama sekolah kita." ucap bu Dewi terisak, Yura tersenyum dan memeluk guru kesayangannya tersebut.

"Ini semua berkat ibu, yang sudah melatih kami dan mengawasi dan membimbing kami selama penelitian. Selamat ibu.... dan terima kasih." Balas Yura, tangisan Dewi semakin pecah.

Terharu, ia sangat terharu saat ini. Baru kali ini, ia bisa menjadi bagian dari kemenangan di sekolahnya.

Cery pun kembali ke lapangan, saat lomba Yura sesi ke 2. Cery mendapatkan juara 2, namun tentunya semua bangga pada Cery.

Besok pertandingan renang dan basket, Yura bisa menyaksikan pertandingan sahabat dan tunangannya dengan leluasa.

.

.

Seminggu berlalu, sekolah Yura memborong juara 1, 2 dan 3 di beberapa pertandingan.

Tim basket Langit, tentunya menjadi juara 1. Klub renang Evi juga memenangkan juara 1 putri, yang di menangkan oleh Evi. Juara 2 putra, yang di menangkan oleh Haikal.

Aku tau perlombaan MIPA itu panjang dan butuh proses cukup memakan waktu, dari mulai penelitian, membuat naskah penelitian. Riweh pokona mah, tapi aku persingkat saja oghey.

Naina mengajak semua teman Yura dan Langit, untuk merayakan kemenangan di sebuah ballroom hotel.

Dan di privat room juga, sedang membicarakan calon yang di ajukan untuk menjadi kepala sekolah.

Ada yang mencalonkan bu Dewi, ada yang mencalonkan pak Nugraha dan ada juga yang mencalonkan pak Satya. Ada 3 calon dan nama-nama tersebut, akan di adakan voting. Dengan peserta voting, adalah guru dan juga para murid.

"Jadi, besok kita akan mulai voting ya." ucap Naina

"Maaf" ucap pak Nugraha mengangkat tangan

"Iya pak, apa ada masalah?" tanya Naina

"Anu begini nak Naina, usia saya susah tidak muda lagi. Dan sebentar lagi, saya juga pensiun menjadi guru. Jadi dengan maaf sebesar-besarnya, saya mundur dari nama kandidat." Jawab pak Nugraha

Naina membuka data diri pak Nugraha, dan apa yang dikatakannya memang benar. Kurang dari 2 tahun lagi, beliau akan pensiun.

"Kalau begitu kandidat yang kita punya hanya bu Dewi dan pak Satya, semua setuju?" tanya Rei

"SETUJU" jawab semua guru dan jajaran petinggi sekolah

"Baiklah, kalau begitu rapat kita sudahi sampai di sini. Terima kasih dan selamat menikmati hidangan, yang sudah kami persiapkan." ucap Rei, ia pun bangun dari duduknya dan pamit untuk meninggalkan tempat lebih dulu.

.

.

"Ibu kenapa?" tanya Evi, mereka kini sedang duduk di kursi taman yang ada di hotel tersebut.

Bu Dewi menghembuskan nafasnya pelan

"Ibu menjadi salah satu kandidat kepala sekolah." Jawab bu Dewi

"Wahhh... Bagus dong bu, terus kenapa ibu malah melamun di sini?" tanya Narendra

"Ibu hanya merasa tidak pantas, apa ibu bisa? Menjadi kepala sekolah, tanggung jawabnya pasti sangat besar." jawab bu Dewi lagi

"Bisa.. Pasti bisa, ibu memiliki karakter yang cocok menjadi kepala sekolah. Tegas dalam segala hal, memiliki kompetensinya.." ucap Yura tersenyum, ia pun menggenggam tangan bu Dewi

Nyesssss

Hati bu Dewi pun, tenang seketika.

...****************...

Jangan lupa like, komen, gift dan vote nya🥰🥰

...Happy Reading All 🥰🥰🥰...

1
Dwi Setyaningrum
crita zandra semua sdh kebaca..apa ga ada crita nom nom nih thor anaknya Naina dan ken🤔
ule_keke (IG: ule_keke26): iya juga ya, nanti aku baca lagi kak. siapa tau dapet ilhim sulihim
total 1 replies
Hilmiya Kasinji
Luar biasa
ule_keke (IG: ule_keke26): makasih kak❤️
total 1 replies
Toni Wahyudi
Good job naomi. Keren👍👍
niara
udah ngikutin mak💪💪💪
Inez Putri
mantap
ule_keke (IG: ule_keke26): makasih kak🥰🥰
total 1 replies
Muslimah
maaf ya mak, aq tak ketawa dulu🤣🤣🤣🤣🤣
ule_keke (IG: ule_keke26): 😑😑😑😑😑😑

sakitnya sampe ke usu 12 jari🤧
total 1 replies
Muslimah
bintang d kamar sebelah thor,, istirahat dulu thor kalo capek
Muslimah
paman kecil donk, kan adiknya mama naina
Cia Sanu
luar biasa
ule_keke (IG: ule_keke26): terima kasih kak
total 1 replies
SHO_@81
itu ITA & SYAHID family zandra kah?
Diah Susanti
kayak adik aq, suka nyocolin singkong rebus ke gula pasir
Diah Susanti
emaknya masih waras, 👍👍👍👍👍👍👍 untuk emaknya
Aquarius26
haishh baca ulangnya udh di penghujung aja ini
youuu
pak prasetyo sama bu Dewi aja
Iis Istiqomah
😭😭😭😭😭😭😭
Oma Umi
dah masuk rak thooorrr.... lanjut
Novita Sari
ceritanya best...
ule_keke (IG: ule_keke26): terima kasih sudah mampir kak
total 1 replies
Novita Sari
Buruk
Riduan Situmorang
Luar biasa
ule_keke (IG: ule_keke26): makasih kak🤗
total 1 replies
Hariyanti
bagus ceritanya Thor. ringan dan menyenangkan plus mengandung haru biru 😀
ule_keke (IG: ule_keke26): makasih kak🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!