NovelToon NovelToon
Transmigrasi Arsya

Transmigrasi Arsya

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Sistem / Teen School/College / Identitas Tersembunyi / Cinta pada Pandangan Pertama / Fantasi Wanita / Romansa Fantasi
Popularitas:120.2k
Nilai: 4.7
Nama Author: Anonim

Seorang gadis cantik yang mengalami kejadian naas yang membuatnya meninggal dunia

bukannya ke akhirat malah gadis itu bertransmigrasi kesebuah novel yang habis dia baca dengan dipandu dengan sistem.



AUTOR PEMULA HARAP MAKLUM ADA YANG GAK NYAMBUNG😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anonim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24.

"Al bawa Sasya kekamar dulu ganti pakaian bentar lagi kita makan malam bersama!!" ucap mama tika.

"Tapi via mau main dengan kakak cantik!!" ucap gadis kecil cemberut.

Al pun senang mendengar itu keluarganya tidak lagi menopoli kekasih nya itu lagi. "Via main dengan kakak cantik nanti aja ya kasian kakaknya belum istirahat." ucap Al lembut padahal dalam hatinya ingin segera berduaan dengan kekasihnya itu.

Via pun menoleh sekilas ke Arsya lalu iya mengangguk lesu.

"Yok" ajak Al ke Arsya lalu............

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

 Al dan Arsya pun sampai di sebuah kamar Al. Kamar yang bernuansa hitam dan beberapa photo nya terpajang yang Al ambil secara diam-diam.

 "Al?" Arsy tersentuh melihat photo nya yang terpajang di kamar Al. iya kira dulu Al tidak benar-benar mencintai nya mungkin hanya penasaran atau pun obsesi nya jadi mulai sekarang iya mulai benar-benar yakin bahwa Al memang sangat mencintainya walau pun tidak tau kedepannya.

 "Hm Sasya suka?" tanya Al terseyum.

 "Hm suka" balas Arsy senang.

 Cup, Arsy mencium Al lalu kabur kekamar mandi karena sangat malu, entah kenapa itu sepontan di luar kendalinya mencium Al kerena tersentuh.

 Brak.. Pintu kamar mandi tertutup rapat.

 Sedangkan Al hanya membeku dan baru tersadar oleh suara pintu kamar mandi tertutup.

 "Ish kamu mulai nakal baby" ucap Al tersenyum arah pintu kamar mandi lalu iya keluar dari kamarnya kekamar Alvin adiknya meminjam kamar mandinya untuk membersihkan diri.

 30 menit kemudian baru pintu kamar mandi itu terbuka dan muncullah kepala melihat sekeliling kamar Al.

 "Huh untung" syukur Arsy tidak melihat Al dikamarnya lalu keluar dari kamar mandi itu dengan memakai handuk menutupi asetnya saja karna iya lupa membawa baju.

 Arsy pun berjalan menuju walk in closed kamar Al mencari pakaian ganti. iya bisa saja membeli di toko sistemnya tapi itu bisa saja membuat semua orang bertanya kepadanya.

 Sesampainya di sana arsy pun langsung membuka lemari pakaian yang iya lihatnya di situ bertulisan "Buat Sasya", pas pintu lemari itu di buka terkejutnya iya bawa banyak sekali baju wanita yang sangat pas dengan tubuhnya bahkan bajunya masih berlebel baru. "Niat sekali Al membeli pakaian ini semua" ucap arsy dalam hati.

 Arsya pun memakai pakaian yang sudah disiapkan kekasihnya itu.

 Selesai memakai pakaiannya Arsy pun keluar dari walk in closed, baru beberapa langkah tiba-tiba saja pelukan hangat memeluknya dari belakang.

 "Eh" terkejut Arsy.

 "Biarkan begini sebentar" ucap suara serak Al di samping telinga Arsy yang membuat sang empun menjadi merinding tidak berani bergerak.

 Al pun langsung membalikkan tubuh Arsy menghadapnya dan langsung melumat bibir yang selalu menggodanya itu.

 Cup..

 Arsy pun langsung membelalakan matanya terkejut dan tidak membalas. karena tidak mendapatkan balasan Al pun berinisiatif menggigit bibir bawah Arsy yang membuat Arsy meringis dan membuka mulutnya.

 Al pun tidak menyia-nyiakan itu lidah nya langsung mengabsen rongga mulut Arsy. Arsy pun mulai terbuai dan mulai membalas.

 sampai beberapa menit Arsy pun mulai kehabisan nafas dan memukul-mukul dada Al. Al pun melepaskan ciumannya.

 "Hah hah hah" Arsy mengatur nafasnya kembali.

 "itu balasan yang tadi karena sudah nakal duluan" ucap Al dengan suara seraknya sambil mengelap bibir Arsy yang sedikit bengkak.

 "Al!!" lirih Arsy langsung memeluk Al malu mengelakkan wajahnya di dada bidang Al malu wajahnya yang sudah memerah kayak udang rebus. yang sangat lucu di mata Al.

 "Ha ha ha ayok mama dan lainnya sudah menunggu di bawah kita makan malam!" ucap Al tertawa gemas melihat kekasihnya itu lagi malu.

 "Hm" Arsy pun mengangguk sambil menetralkan detak jantungnya yang tidak bisa berkompromi.

 "Yok" Al pun menarik pelan tangan Arsy pergi menuju ruang makan keluarga.

 tap tap tap langkah kaki Al dan Arsy menuruni anak tangga yang mampu mengalihkan pandangan semua orang di sana.

 "Kenapa lama bang?" tanya Alfin kepada Al.

 "Kepo!!" balas Al datar.

 "Ish dasar kulkas!!" ucap Alvin. "kak ipar kenapa si mau si Abang kulkas ini kenapa gak Alfin saja gak kalah sama gantengnya" ucapnya lagi sambil menggoda.

 "Coba saja jika Lo berani!!" ucap Al tegas sambil menatap tajam adiknya itu.

 yang lainnya hanya tersenyum melihat perdebatan 2 beradik itu. "Udah ah gak malu Napa bertengkar terus di liat Sasya?" ucap mama tika menatap kedua anaknya dengan tajam.

 "he he he maaf becanda bang" ucap Alfin sambil mengangkat 2 jarinya berbentuk V.

 "Hm" balas Al.

 "Sini sayang duduk di samping mama!" ucap mama tika menyuruh Arsy duduk disampingnya.

 Arsy pun dengan malu-malu duduk di samping mama tika. "Al gak di suruh duduk?" tanya Al.

 "Tuh sana duduk di sana samping adik mu biasa duduk di sana kan?" ucap mama tika ketus.

 dengan cemberut Al duduk di samping Alfin. "Di sini siapa si anak nya?" gumam Al tapi masih dengar adiknya.

 "Pruuff" Alfin menahannya siap tertawa mendengar gumaman abangnya itu. "Kenapa Lo?" tanya Al melihat adiknya.

 "Enggak papa bang" ucapnya tersenyum masih menahan ketawanya.

 "Udah-udah mari kita makan nanti keburu dingin!" Ucap tiba-tiba Daddy argi tegas.

 "Iya dad!" ucap Al dan Alfin bersamaan. mereka pun makan dengan dengan suara dentingan sendok saja yang terdengar tanpa ada yang berbicara lagi.

Makan malam selesai mereka pun berkumpul bersama di ruang keluarga.

"Kamu tinggal sama siapa sayang?" tanya mama tika ke Arsy.

"Sasya tinggal sendiri mah" balas Arsy.

"Kamu tidak tinggal bersama orang tua?" tanya mama tika lagi yang membuat Arsy menundukkan kepalanya sedih.

"Orang tua Sasya Sudah meninggal waktu kecelakaan pesawat 7 tahun yang lalu jadi Sasya hidup sendiri" sambil menangis sedih walaupun berbohong tapi benar orang tua kandungnya di dunianya dulu juga meninggal jadi iya juga terbawa perasaannya.

Mama tika pun ikut bersedih mendengar itu "Sasya jangan sedih lagi ya dia kan saja, Sasya juga boleh panggil mama dan papa Al sebagai orang tua Sasya" ucapnya sambil memeluk Arsy yang menangis.

Sedangkan Al dan yang lainnya pun ikut bersedih iya tidak menyangka bahwa kisah hidup Arsya yang sangat menyedihkan dan harus berjuang sendiri di dunia kejam ini.

"Kamu nginap di sini aja ya nak?" ucap mama tika tiba-tiba. Arsy pun mendongak menatap mama tika. "Gak baik seorang gadis pulang malam-malam apalagi tinggal sendiri kalau Al yang nganter kesana takut ada fitnah gak baik!!" ucap mama tika memberi penjelasan.

Arsy pun mengangguk, iya sebenarnya sangat nyaman di sini oleh kehangatan keluarga Al dalam menyambutnya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

*

*

*

1
kiayz
ga ada up kah?
deria
itu taksi sama belajaannya ditinggal gitu🤔 ???
ay ayu
ceritanya berhenti kah??
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
author ini berhenti di tengah jalan kah
dita18
masih nyimak
dita18
baru mampir thoorrr 👣
Aisyah Suyuti
bagus nih
Cha Sumuk
Bagus thor ceritanya..
tp aq ga suka klo BC novel ada kata gue2 lo lo hehe.
Cha Sumuk
masa si cowo ga ingat pernah tabrakan dgnya ya..hemmmmm
Cha Sumuk
ky trlu cepat pa ya.. tau2 dah punya hp thor
Cha Sumuk
bru BC siapa tau bagus klo bagus lnjut klo ga ya sdh lah
Sribundanya Gifran
lanjut dong thor💪💪💪💪
Evi 060989
up
ba67k
lanjut
Enjelika Oktaviana
Kecewa
Enjelika Oktaviana
Buruk
Evi 060989
up lg
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
bagus
Wulan Purnama
ceritanya bagus, lanjut
Ibuk'e Denia
kalau bisa up tiap hari thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!