20 Tahun sudah berlalu, Yunia sudah memiliki kehidupan keluarga yang cukup bahagia, namun ternyata ada yang disembunyikan yunia, bahwa ia hampir setiap malam bermimpi bertemu dengan sang masa lalu. Sang cinta pertama yang tidak benar benar pergi dari hatinya.
Lalu tanpa sengaja mereka tiba-tiba bertemu di dunia nyata, dan ternyata sang mantan pun sudah memiliki keluarga yang bahagia
yunia tidak bisa menampik jantungnya berdebar lebih kencang ketika kembali bertemu dengan sang pemilik mimpinya selama ini "Didi Permana Putra".
apa yang akan terjadi selanjutnya? apakah selama ini Didi pun memiliki mimpin yang sama dengan yunia?
bagaimana Yunia menata hatinya kembali?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss ii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
badmood again
Ternyata pagi cerahku yunia tidak berlangsung lama, pas jam 11.00 wib ada notifikasi WhatsApp di ponsel yunia, ketika di buka ternyata dari ibu. isinya :" Yun masih kerja ya nak? bisa transfer lagi ga ke ibu? Beras habis, token juga sudah bunyi".
Yunia pun menarik nafasnya dan memejamkan matanya. Tuhan kenapa cerita indah ini berenti di jam 11 siang ini.
Yunia pun mengecek saldonya tersisa Rp 700.000,- gajian sisa 5 hari lagi. Yunia pun memijit keningnya, berfikir bagaimana baiknya ini. Bila diberikan uang belum tentu dibelikan berasnya. Yang ada nanti minta uang lagi. Akhirnya yunia pun. Memutuskan untuk menelpon temannya yang tinggalnya di sebelah rumah nya.
Yunia :" halo assalamualaikum, va ini Yuni. Apa kabar kamu?"
Nova:" walaikumsalam ya Allah Yuni Alhamdulillah baik, kamu gimana sehat juga kan? Masih di Cilegon?
Yunia :" masih va, mmm va kamu lagi sibuk ga? Maaf banget ini aku mau minta tolong sama kamu.
Nova :"minta tolong apa Yun? Insya Allah kalo bisa aku bantu Yun, asal jangan minta tolong minta balikan sama didi ya, hihihi.
Yunia :" hehehee ga lah va, dia udah bahagia sama keluarga nya, lagian mana inget dia sama aku, yang cuma se lewat di zaman SMP.
Nova:" hihihi tapi lucu Lo yun kisah kamu itu, sama-sama baru pacaran, cuma 3 bulan Bubar gitu aja, ga teguran sampai kalian lulus, pas ketemu cuma curi-curi pandang.
Yunia :" hahaha ya masak iya aku mau tegur dia duluan gengsi lah va".
Nova :" Yo wes asal jangan nanti ada istilah cinta lama belum kelar ya, berabe nantinya".
Yunia :" hahahah ga lah, ga ada cerita kayaknya dia udah happy sama keluarga nya va, dan aku lagi nunggu pangeran berkuda Dateng buat mijitin kepalaku yang mumet ini hehehe".
Nova:" wes ah, jadi apa ini yang bisa aku bantu Yun?"
Yunia : "gini va, aku mau minta tolong ke kamu, tolong beliin ibu ku beras sama token ya, nanti aku transfer ke kamu tolong di pas in aja ya va, jangan kamu lebihin. Kamu tau kan gimana orang tuaku selama ini ".
Nova :" ya Allah yun, kamu masih nanggung orang tuamu? Lah mba mu tugasnya apa? ngabisin uang! Padahal gayanya selangit yun, ini masak beli beras kamu yang jauh di Cilegon yang ngirim, lah mba mu yang serumah malah leha-leha".
Yunia :" iya gitulah va, mau gimana lagi va. Ga di kasih kasian ibu ku. Kalo sama bapak dan mba aku sudah kecewa mereka sedikitpun ga mikirin perasaanku".
Nova : "ya sudah, mau dibelikan yang berapa? Aku kebetulan mau keluar nanti tak tanya no id PLN rumahmu ke Indomaret Deket rumah, siapa tau nyimpen nomornya".
yunia : "nanti aku kirim 250.000 ya va. Tolong dibelikan beras 100.000, token 100.000, yang 50.000 buat es krim cia ya".
Nova :" apa sih Yun kamu ini pake acara ngasih es krim cia segala, ga usah ah kamu transfer aja 200.000. takut kamu kurang, kamu belum gajian kan tanggal segini. Kalo kamu sakit aku jauh ga bisa bantu kamu".
Yunia :"hiks....hiks.... va malah kamu yang mikirin aku, keluarga ku ga ada yang pernah khawatirin aku kayak gini". Yunia terisak dibuatnya
Nova :" stttt cah ayu udah ya jangan nangis lagi, maaf ya kalo jadi bikin kamu nangis".
"Wes tak tutup telponnya ya, aku jalan sekarang, kamu minum air putih tenangin diri dulu terus zikir ya biar tenang", ujar Nova.
Tut.. panggilan di putus oleh Nova, bukan kejam tidak mau mendengar tangisan yunia, tapi karena Nova sudah menahan tangisnya juga.
Oh Tuhan berikan lah yunia calon suami yang baik yang bisa membahagiakan yunia, dan menjaganya dari sikap toxic keluarganya, doa Nova di hatinya.