NovelToon NovelToon
Butterfly

Butterfly

Status: tamat
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Cinta Beda Dunia / Penyesalan Suami / Romansa / Cintapertama / Penyeberangan Dunia Lain / Chicklit / Tamat
Popularitas:94.4k
Nilai: 5
Nama Author: aif04

Rose seorang gadis muda yang terjebak di dalam sebuah novel akan tetapi bukan menjadi pemeran utama, antagonis,ataupun pembantu melainkan hanya menjadi seekor kupu-kupu. Rose harus berusaha bertahan hidup di dunia yang bahkan sangat aneh baginya dalam bentuk kupu-kupu.

Tapi tanpa ia sadari jatuh cinta pada dewa kehancuran yang sedang menjalani ujian. Sedangkan sang dewa karena berhutang budi pada Rose dan memutuskan untuk menikahi gadis tersebut. Akan tetapi, dewa tersebut sudah memiliki rencana akan meninggalkan gadis itu suatu hari.

Hei pembaca setia untuk novel karya Aif kali ini author pingin ala ala fantasi gitu wkwk bosen aja romansa modern tapi tenang aja kok romansanya pasti ada dong wkwk jadi silahkan baca!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aif04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kencan

Lama mereka berpelukan hingga akhirnya Rose yang sudah mulai sadar akan Ithel yang saat ini sedang memeluknya merasa malu.

''Maaf'' Ujarnya dengan menunduk malu.

''Tidak apa-apa kau boleh memelukku kapan saja.'' Ujar pria tersebut dengan senyuman manisnya.

''Apaan sih.''

'' Oh ya mungkin ini bukan waktu yang tepat tapi ada yang ingin ku katakan padamu.'' Ujarnya membuat gadis itu segera menampilkan raut wajah serius.

''Ya apa ?''

''Rose mari menikah.''

''HA!''

#######

Ruangan itu tampak hening ketika kalimat yang dikatakan oleh pria itu yang saat ini merasa tidak bersalah.

''HAHAHA pasti aku salah dengar kan jika kau tadi mengajakku untuk menikah ?'' Tanyanya dengan ketidak percayaan yang besar.

''Tidak Rose aku memang mengajakmu menikah.'' Ujarnya dengan senyum manisnya.

''Ini tidak lucu Ithel, pernikahan bukanlah sesuatu yang dapat kau jadikan bahan becandaan itu tidak lucu.'' Ujar gadis itu lalu beranjak akan pergi dari sana. Tapi belum dapat ia pergi tangannya sudah lebih dahulu oleh pria tersebut.

''Aku sama sekali tidak bercanda semua yang aku katakan itu serius dan mari menikah Rose.'' Ujarnya dengan tatapan yang sangat serius.

''Ithel...''

''Aku menunggu jawaban darimu Rose jika kau bersedia maka mari kita laksanakan pernikahan besok.'' Ujarnya lagi.

''Besok ?'' Tanya gadis itu dengan sedikit ragu.

''Iya besok toh semakin cepat semakin baik bukan.'' Ujarnya yang masih terus menggenggam tangan gadis itu.

''Bagaimana Rose ? apakah kau menerimaku ?'' Ujarnya dengan penuh harap.

Gadis itu terdiam cukup lama membuat pria tersebut menghela nafas panjang.

''Maafkan aku Rose yang terlalu memaksamu.'' Ujarnya yang hendak berlalu pergi dari hadapan gadis tersebut tapi dengan cepat di tahan dengan gadis itu.

''A-aku menyetujuinya ma-maksudku mari menikah.'' Ujarnya dengan tatapan seperti hampir menangis.

Sontak hal tersebut membuat pria itu menghentikan langkahnya lalu berbalik menatap manik mata hitam milik gadis tersebut.

''Benarkah ?'' Tanyanya dengan pasti.

''iya'' Ujar Rose dengan menunduk.

''Kau tidak perlu menerimaku jika itu hanya terpaksa aku tidak masalah dengan apapun keputusanmu.'' Jelas pria tersebut apalagi melihat tingkah gadis itu yang aneh menurutnya di tambah dengan air mata yang hampir keluar dari manik mata indah dari gadis tersebut.

''Tidak aku sama sekali tidak terpaksa sejujurnya...''

''Sejujurnya apa ?''

''Sejujurnya aku juga mencintai Ithel.'' Ujarnya dengan nada yang sangat pelan akan tetapi pria itu masih dapat dengan jelas mendengar apa yang dikatakan oleh gadis yang tepat berada di depan matanya ini.

''Ha apa aku tidak dengar ?'' godanya.

''A-aku mencintaimu Ithel.''

''Apa ?''

''Aku mencintaimu!'' ujarnya dengar hampir berteriak.

''HAHAHA baiklah aku sudah tau seberapa besar cintamu padaku.'' Ujarnya lalu mengacak rambut biru milik gadis tersebut.

''Iss menyebalkan.'' Ujar Rose dengan perasaan kesal saat mengetahui bahwa pria yang berada di hadapannya ini ternyata hanya mengerjainya saja.

Mereka akhirnya kembali terdiam tanpa ada yang mengatakan satu katapun.

''hmm bagaimana jika malam ini kita kencan bagaimana apakah kau mau ? ehm maksudku kamu mau berkencan denganku nanti malam ?''

''hmm baiklah karena kamu sudah memintanya.''

''Tapi Ithel... aku ingin bertanya satu hal apakah kau serius dengan kita yang akan menikah besok ?''

''Aku sangat serius mengenai hal itu.''

''Kenapa kau mau menikah denganku ?'' Tanya Rose yang membuat pria itu terdiam sejenak.

''Karena aku ingin melihatmu bahagia.''

''Ha!'' pikir Rose yang masih bingung dengan jawaban yang diberikan oleh pria yang saat ini masih berada di depannya.

''Sudahlah mari bersiap-siap atau kau ingin aku tetap disini dan menemanimu bersiap-siap ?'' goda pria tersebut.

''Dasar mesum.'' Ujar gadis itu yang langsung mendorong pria tersebut untuk keluar dari kamarnya.

''Brak.'' Suara pintu yang tertutup dengan keras tentu saja saat ini pria itu berdiri di depan pintu kamar yang baru saja ditutup dengan sangat keras.

''Hmm setidaknya akan menyenangkan untuk kedepannya.'' Gumam pria tersebut yang langsung menghilang begitu saja.

Lama gadis itu bersiap hinga akhirnya ia telah siap dengan gaun biru dengan sepatu putih dan juga tas lucu berwarna putih yang sangat cocok ditubuhnya. Rose memandang dirinya yang ada di cermin dan itu sangat indah bahkan dia sendiri mengakui jika tubuh dan wajahnya sangat cantik dan juga indah.

Sedangkan di depan kamarnya seorang pria telah siap dengan pakaian yang lebih condong kearah hitam tapi hal itu justru menambahkan tingkat ketampanannya dan ketegasannya. Sedangkan rambutnya ia buat untuk dirapikan sehingga jidat mulus dan paripurnanya dapat terpampang dengan jelas.

Saat hendak mengetuk pintu tapi bertepatan juga dengan Rose yang mau keluar dari kamarnya.

''Tak.''

''Aduhhh.'' Ujar gadis itu dengan memegang dahinya yang tapi tidak sengaja di ketuk oleh pria tersebut.

''Maaf kau tidak apa-apakan ?'' Ujarnya lalu menatap menangkup wajah tersebut agar menatapnya.

''Ini lumayan sakit tapi tidak apa-apa.'' Jawab Rose dengan senyuman manisnya.

''DEG.''

1
Githa Anggraeni
please extra part ny thor
cheng phong
terlalu banyak yg di ulang
Apis
mksh Thor ceritanya keren 😊
Sashimi Bee
cerita bab sebelumnya kepanjangan /Frown/
Erna Masliana
seru ceritanya... keren 👍
Erna Masliana
ayo Rose musnahkan jiwanya
Erna Masliana
baguslah sudah beralih jadi pelindung...dan jadilah sang penghancur bagi yang serakah
Erna Masliana
Arkam kau lucu..masa pingsan /Facepalm/
Erna Masliana
hancurkan dewa Munafik
Erna Masliana
bagus
Erna Masliana
musnahkan sampe hancur lah..biar tidak ada korban lagi
Erna Masliana
musnahkan s Gabriel dulu baru ngamuk
Erna Masliana
ayo musnahkan Al
Erna Masliana
ya ikut ajalah biar seru hidupmu..
Erna Masliana
bunuh atuh..pembuat onar...bila perlu perang sekalian dg ayahnya yang dewa itu
Erna Masliana
HAAAHH...1000th muda😱
Erna Masliana
buset 1000.... apa jaman tidak berubah jadi agak modern misalnya
Erna Masliana
oh Rose jiwanya lenyap... gak bisa reinkarnasi dong... hidup Rose mengsedih sekali dari jaman di bumi terus jadi kupu kupu jadi Rose lagi bahagia sebentar lalu mati
Erna Masliana
50th??? jiwa Rose kemana??
Erna Masliana
kan nyesel.. rasakan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!