cerita ini mengenai perjalanan waktu , tokoh wanita dari masa depan yang terdampar ke masa lalu , melalui persaingan dan tipu muslihat musuh di kerajaan juga berbagai hal yang kadang di luar nalar , akhirnya dia bisa menjadi permaisuri kesayangan putra mahkota , dan apakah kisah cinta mereka akan bisa terus berlanjut sampai di masa depan , mungkinkah perbedaan ruang waktu ini bisa mematahkan cinta sejati , silakan baca sampai tamat untuk tahu lebih jelas .
Terimakasih atas vote , like ,comment dan rate nya , Tuhan memberkati
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nezha Ageha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bertemu Ratu dan Raja
🙏 Please Vote , Rate , Like and Comment 😍👍❤
hoaemm , kali ini aku menguap kembali , dari subuh aku sudah sibuk di dapur dengan beberapa pelayan juga ningrum , mempersiapkan masakan untuk di bawa ke hadapan yang mulia Ratu dan Raja, bahkan kasim liu pun ikut membantu .
Tapi aku sangatlah bersyukur ada bantuan dari mereka semua dan diriku hanya tinggal mengajarkan cara memasak juga memperlihatkan bumbu apa saja yang harus di gunakan jadi masakan ini bisa selesai cepat dan tepat waktu .
Setelah ini kasim liu membereskan semua masakan , mengaturnya di sebuah wadah agar kami mudah membawanya saat berkunjung ke istana utama , aku pun di bantu ningrum membersihkan diriku dan mempersiapkan segala hal juga mental ku , karena hari ini aku akan secara langsung menemui yang mulia Ratu dan Raja Mulawarman , kebayangkan gimana , aku bertemu seorang tokoh dalam sejarah , wow luar biasa dan peristiwa ini terjadi secara langsung , oh Tuhan betapa beruntungnya aku bisa terdampar di masa lalu hehehe...
"Tuan Putri , aksesories ini akan saya pakaikan ke rambut dan tubuh tuan putri yah" kata ningrum
"baiklah , ini semua baru yah , darimana kau dapatkan perhiasan ini " kata ku
"yang mulia pangeran jaya sudah memberikan ini dan semalam kasim liu yang mengantarkannya" kata ningrum
"wah bagus sekali , indah yah bentuknya , gelang , kalung dan anting berbentuk bunga matahari " kata ku
"yah tuan putri , hamba rasa pangeran sudah lama mempersiapkan hadiah ini untuk tuan putri" kata ningrum
"sepertinya begitu , karena ini bentuk bunga kesukaanku , ternyata jaya perhatian juga yah" kataku
"iya tuan putri , hamba bisa merasakan kalau yang mulia pangeran begitu menyayangi tuan putri" kata ningrum
"ah kamu bisa saja ningrum , ayo kita menuju gerbang istana , pasti kereta kuda sudah menunggu di sana" kata ku
"baiklah tuan putri"
"wah vio , kamu cantik sekali memakai pakaian berwarna ungu keemasan ini , cocok sekali di kulitmu yang putih" puji jaya saat kami bertemu di depan gerbang istana
"duh mulai deh gombalnya , oia jaya ini kue yang aku buat untukmu , coba kamu cicipi , apa sesuai dengan selera mu " kata ku
"kue apa ini vio?" kata jaya
"kue ini namanya ba pao , cuma aku isi ikan patin hasil tangkapan kita kemaren bukan daging, bagaimana enak ngga" kata ku
"enak sekali , saus sambal ini juga enak , apa kamu membuat ini sendiri" kata jaya
"resep dan cara pembuatan seh dari ku tetapi ningrum membantuku agar masakan cepat selesai" kata ku
"wah ternyata kamu jago juga memasak , besok malam buatin lagi yah masakan untuk aku" kata jaya
"ih kok gitu , kamu kan sudah ada juru masak istana , kenapa suruh aku memasak lagi" kata ku
"wah mulai sekarang seminggu sekali kamu haruslah menyiapkan masakan untuk ku dan ada beberapa hal lagi yang harus kamu lakukan untukku" kata jaya
"kenapa begitu , memang aku dayangmu?"kata ku sambil memanyunkan bibirku
"kamu haruslah bertanggung jawab , ingat keperjakaanku sudah kau rebut , kamu sudah melihat bagian tubuhku secara utuh dan tanpa sehelai benang pun , jadi kami haruslah bertanggung jawab"kata jaya dengan wajah mesumnya seperti mengejekku
"ih apaan seh , perjaka apaan ,cuma melihat badanmu tanpa pakaian sja ,masa di bilang hilang perjaka seh?" kata ku
"kamu jangan lari dari tanggung jawab yah tuan putri " kata jaya
"asem , dasar pangeran mesum" kataku
" hahaha , vio vio kau lucu sekali , aku senang bisa menggoda mu " kata jaya
"Mohon maaf pangeran dan putri , sekarang kita sudah sampai di istana utama " kata kasim liu
"baiklah , terimakasih kasim " kata jaya
"persiapkan dirimu , kita akan segera menghadap ayah dan ibuku " kata jaya kepadaku
" baiklah jaya"
Di dalam istana utama
"Hormat kepada yang mulia ratu dan raja " kata jaya
"Sudahlah anakku , tidak usah terlalu formal , kemari lah , ayah dan ibu ingin memelukmu " kata Raja
wuuuuaaa Raja mulawarman sangatlah ganteng dan berwibawa, menurutku lebih ganteng raja daripada jaya deh hehehehe (pikirku dalam hati)
saat aku memeluk ayahanda , ayah berbisik ke telinga ku , jaya sepertinya ibumu sudah menemukan istri untuk dirimu.
Hah apa maksud ayahanda , aduh siapa lagi yang akan ibu jodohkan kepadaku (gumam jaya dalam hati)
"Hei kamu yang di sana , apa kamu yang bernama vivian han , putri dari dinasti tang" kata ratu
"iya ibunda , dialah vivian cuma saat ini dia kehilangan ingatannya akibat serangan perompak di kapalnya saat menuju kemari " kata jaya (ibuku tidaklah mengetahui fakta sebenarnya , hanya ayah , paman dan aku yang mengetahui identitas violet)
"diam kamu jaya , aku bertanya kepada dia , kenapa kamu yang harus menjawab , apa wanita itu bisu sehingga tidak bisa menjawab pertanyaan ku"
"Maafkan ananda ibu " kata jaya
"Mohon maaf yang mulia ratu , hamba tidaklah bisu , hanya saja sebelum hamba sempat berbicara , pangeran yang sudah lebih dulu , makanya hamba hanya diam saja" kata ku
" baiklah , sekarang coba perkenalkan dirimu kepada kami " kata ratu
untunglah ningrum dan jaya sudah mengajarkan aku tata cara dan sikap saat menghadap ratu , baiklah ayolah vio , cukup tundukan wajah , membungkuk , tangan di kepal seperti saat perayaan imlek dan berbicara lantang (gumam ku dalam hati ) dan berlutut di lantai.
"Salam hormat kepada yang mulia Raja mulawarman dan Ratu , semoga kalian hidup berbahagia dan panjang umur , maafkan hamba karena terlalu lama untuk bisa menghadap yang mulia , ada beberapa hal yang terjadi dan hamba juga masih amnesia , kehilangan ingatan hamba jadi memerlukan waktu yang banyak untuk pulih , saya vivian han memberi hormat dan ucapan terimakasih atas kebaikan Raja dan Ratu menerima hamba di kerajaan ini " ucapku
"Bangunlah anakku ,jangan terlalu formal tuan putri" kata Raja Mulawarman
"bagus , ternyata biarpun hilang ingatan tetapi tata krama tidaklah kau lupakan" kata ratu
" ayahanda dan ibunda , bagaimana kalau kita ke ruang makan , kasim liu pasti sudah mempersiapkan semua , hari ini kami datang kemari tidak dengan tangan hampa , kemarin aku dan vio memancing di sungai dan semua masakan hari ini hasil tangkapan kami kemarin dan masakan dibuat sendiri oleh putri , ayah dan ibu haruslah mencobanya " kata jaya
"baiklah jaya , kami akan mencobanya " kata ratu
"Kasim , coba panggil semua anak anakku juga para selir untuk makan bersama di ruang makan , hari ini kita kedatangan tamu , tuan putri dari dinasti tang" kata raja
"baiklah yang mulia raja , sebenarnya mereka semua sudah berkumpul di ruang makan" kata kasim
"baiklah ayo kita segera ke sana" kata raja
jaya pun membantu diriku untuk berdiri dan dia menaruh tanganku ke lengannya , dia ingin aku memegang tangannya dan berangkat menuju ruang makan .
oh Tuhan bagaimana ini , aku haruslah menjumpai keluarga besarnya , apa aku layak berada disini ,tidak sesuai perkiraan ku
🙏 Please Vote , Rate , Like and Comment 😍👍❤
seperti dialog dikasih tanda petik kak biar bacanya enak