NovelToon NovelToon
Bangkitnya Gadis Tertindas

Bangkitnya Gadis Tertindas

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Balas Dendam / Bullying dan Balas Dendam / Chicklit / Tamat
Popularitas:274k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Cherry, gadis cantik yang malang. Hidup dalam keluarga tidak berpunya membuat dia harus menerima berbagai macam hinaan, ejekan, juga sering dijadikan kambing hitam jika ada masalah. Dia juga sering menjadi bahan mainan dan olokan bagi teman-teman sekolahnya. Meskipun dia pintar, cantik, dan bertalenta, tapi semua itu seakan tersembunyi oleh kedudukan yang tidak ia miliki.

Tapi, Cherry masih bisa menerima kehidupan yang keras ini dengan lapang dada. Karena di sampingnya, masih ada satu kakak lelaki yang selalu ada buat Cherry. Si kakak rela mengorbankan semuanya hanya untuk adik satu-satunya. Hal itu yang membuat Cherry masih bertahan hidup dengan menerima kerasnya dunia yang ia tinggali.

Namun, suatu hari, si kakak juga harus pergi meninggalkan Cherry. Hal tersebut membuat Cherry yang awalnya siap menerima keadaan, kini berubah sepenuhnya.

"Balas dendam tidak akan membuat kamu hidup tenang, Cherry." Gerry Sudirja.

"Apa dengan memaafkan, kakakku akan kembali?" Cherry Adinda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

*BGT Bab 24

"Dan, satu lagi, Ma. Ini sebenarnya tidak murni kesalahan Aditya. Ini kesalahan perempuan ***- *** yang baru Aditya kenal itu. Dia udah berani menggoda Aditya sampai Adit hilang kendali, Ma."

"Kurang ajar sekali perempuan itu! Berani-beraninya dia bersaing dengan anak mama. Tunggu dan lihat saja nanti apa yang akan mama lakukan padanya. Mama akan minta sama kakak kamu untuk memutuskan kerja sama dengan perusahaan yang telah mengirim dia ke perusahaan kita. Kalau perlu, akan mama buat dia kehilangan pekerjaan buat selama-lamanya."

Chika begitu bahagia dengan apa yang baru saja kupingnya dengar. Dengan senyum lebar, dia melihat ke arah sang mama.

"Mama beneran, Mah?"

Sayangnya, belum sempat mama Chika menjawab, Gerry malah sudah duluan yang menjawab pertanyaan Chika barusan.

"Tidak! Aku tidak akan pernah memutuskan kerja sama dengan perusahaan itu."

Ucapan Gerry yang lantang dan tiba-tiba membuat mama juga adiknya langsung mengalihkan pandangan. Chika yang sempat bahagia, kini langsung murung kembali. Sedangkan mama mereka langsung bangun dari duduknya dengan cepat. Dengan wajah penuh dengan kekesalan, dia melihat ke arah Gerry.

"Apa yang kamu katakan barusan, Gerry? Tidak bisa? Kenapa tidak bisa? Apa kamu juga sudah tergoda oleh perempuan baru yang tidak tahu malu itu?"

"Apa yang mama bicarakan? Perempuan baru yang mana, Ma?"

"Oh, manajer perusahaan luar negeri yang sedang menjalin kerja sama dengan perusahaan kita, maksud mama?"

"Iya, perempuan ***- *** yang sudah membuat adikmu sakit hati sampai seperti ini. Perempuan mana lagi? Jadi, mama ingin kamu putuskan kerja sama dengan perusahaan yang sudah mengirim perempuan itu. Biar perempuan itu tahu rasa."

"Tidak bisa. Ini masalah pribadi, kenapa harus merusak citra kantor kita yang begitu baik?"

Karena kata-kata itu, sang mama kembali naik darah. Apalagi, Gerry mengucapkan kata itu dengan nada tenang. Semakin kesal pulalah hati sang mama.

Sementara Chika yang melihat perdebatan itu, tidak ingin tinggal diam. Dia ingin membuat pertengkaran itu semakin sengit saja sekarang.

"Ma, kak Gerry sejak kecil hingga dewasa mana pernah berada di pihak aku. Dia pasti akan selalu ada di pihak musuhku. Jadi, dia tidak akan mengikuti apa yang mama katakan." Chika berucap dengan nada yang sangat sedih.

Tentunya, kesedihan itu hanyalah dibuat-buat belakang. Karena yang ada, dia sedang merasa sedikit bahagia saat ini. Bisa terus menciptakan jarak antara mama dengan anak kandungnya sendiri.

"Ya, aku memang tidak pernah ada di pihak mu karena aku masih sadar akan dunia sekeliling."

"Apa maksud kamu bicara begitu, Gerry? Kamu ingin bilang kalau mama kamu ini tidak sadar akan dunia sekeliling? Begitu maksud kamu, hah!?"

"Ya, begitulah, Ma. Mama memang tidak pernah sadar akan dunia sekeliling. Jika mama sadar, maka mama pasti bisa membedakan yang mana salah, dan yang mana benar."

"Mama tidak pernah sadar kalau apa yang sudah anak kesayangan mama lakukan itu salah. Ah, mungkin mama sadar, tapi mama tidak ingin ambil pusing dengan kesalahan itu. Karena mata hati mama sudah tertutup rapat. Mama sudah dibutakan oleh rasa sayang yang begitu berlebihan. Tanpa mama sadari, rasa sayang itu yang membuat anak mama ini jadi seperti bukan manusia lagi. Melainkan, monster yang begitu berbahaya."

"Gerry!"

Mama Gerry langsung memberikan satu bentakan keras. Bagaimana tidak? Selama ini, Gerry hanya diam. Jika ia menolak, maka dia tidak akan bicara banyak. Tapi hari ini, entah karena dorongan dari mana, Gerry yang tidak ingin ambil pusing malah bicara panjang lebar. Mana bicara soal keburukan lagi. Dan juga, sampai mengatakan kalau Chika adalah seekor monster, bukan manusia. Apa tidak begitu kaget kedua orang yang ada di hadapan Gerry saat ini?

"Ma-- ma ... kak Gerry bilang aku bukan manusia, Ma. Tapi monster, Ma. Mama ... hu hu hu .... " Tentu saja Chika tidak akan tinggal diam. Karena seorang gadis licik nan jahat seperti dia, mana mau terima kekalahan.

"Kamu sungguh sangat keterlaluan, Gerry. Mama melahirkan kamu bukan untuk jadi anak durhaka seperti saat ini. Tega-teganya kamu bicara buruk tentang adikmu sendiri."

"Dia hanya adik sepupu, Ma. Anak tante yang mama angkat menjadi anak mama sendiri. Dan, mama melupakan anak kandung mama hanya karena ingin fokus mengurus anak angkat mama ini. Mama berdalih karena anak itu masih kecil. Dan sekarang, apa dia masih sama, Ma? Apa dia masih kecil sampai mama terus menerus melindungi dia?"

"Gerry!"

"Sudah cukup aku diam selama ini, Ma. Sekarang, aku tidak ingin diam lagi. Jika mama sayang anak mama ini, maka mama didik dia supaya jadi manusia. Jangan jadi monster bertubuh manusia."

"Gerry! Kamu sangat lancang ya!"

Bukannya sadar, mama Gerry malah semakin marah dengan apa yang anaknya katakan. Karena begitu kesal, dia ingin langsung menampar Gerry tanpa berpikir kalau yang ia lakukan adalah kesalahan besar.

"Mama!"

Untung saja suara itu langsung menahan tangan sang mama dengan cepat. Jadi, wajah Gerry masih bisa terselamatkan dari tamparan sang mama yang sedang marah besar.

1
Dwi Setyaningrum
yaelah kirain dendamnya nyawa dibalas dg nyawa kalau cuma dipenjara ya ga ngefek kali ya penjahat sekelas Resti atau Chika harusnya lngsung dor dan mati beres..😝
Dwi Setyaningrum
yaelah katanya pinter harusnya punya taktik planing yg matang kalau niat balas dendam ya dan segala kemungkinan2 yg akan terjadi harus punya plan A plan B dst dong hadehhh😝😝
Dwi Setyaningrum
Aditya lupa ya dg Cherry🤔
Dwi Setyaningrum
ngeri juga ya anak sekolah punya pikiran kriminal kyk gt😝😝
Les Tary
Chika emng biadab anak SMA kelakuan kyk preman
Nora♡~
Akhirnya... cerita ini berakhir dengan penuh kebahagiaan... tahniah... ya thor.. dan terus lah berkarya..
Rani: makasih buanyak udah mau baca. huhuhu .....
total 1 replies
Ririn Santi
cerry terlalu lambat dan lemah utk balas dendam, byk main mainnya aja. yah klu soal semangat sih tinggi cuma ya itu , gak cukup hny dg semangat
Ririn Santi
papa Gerry pun sama bodohnya
Ririn Santi
gimana perasaan papa dan mama Adit setelah menyerahkan anaknya tewas ditangan pembunuh berdarah dingin? bahagia kah?
Ririn Santi
dah rusak akut nih pikiran mana Gerry nih, susah dinasehati
Ririn Santi
anak pungut aja tp gayanya selangit
Atik Kiswati
tamat....
Rani: iya tamat
total 1 replies
Ririn Santi
msh sekolah aja udah menakutkan. sikapnya, apalagi klu udah dewasa
Uba Muhammad Al-varo
terima kasih kakak Author 🙏🙏
ceritanya bagus dan menghibur semoga kakak Author selalu sehat, selalu semangat dan selalu sukses dalam berkarya ❤️💪💪💪
Kardi Kardi
never give up girlsss
Kardi Kardi
hmmmm. WAKE UP GIRLSSSSSSSS
Zahra Rika
kayak nya s chika pas pembgian otak dan hati g hdir kali mkanya sengkleh
Ihda Rozi
💪💪💪 dengan karya barunya
marBowo yuNi
Luar biasa
Shinta Dewiana
oh..baguslah rpnya ada juga penyiksaan...biar rasa. lo tu chika
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!