Cerita ini bermula ketika seorang lelaki yang notabene nya bersifat dingin dan cuek memiliki pacar yang baru mengenal arti kata Cinta. Namun dengan teganya ia mampu membagi cinta dan kasihnya dengan wanita lain.
Bukannya lelaki yang sifatnya dingin hanya mampu mencintai 1 wanita saja ?
Mustahil...
Lalu mengapa ia mampu membagi cintanya dengan wanita lain ketika ia hanya harus dipisahkan oleh jarak dengan kekasihnya hanya kurung waktu 2 bulan saja ??
Secepat itukah lelaki membagi kasihnya ??
Apakah lelaki di dunia ini semua sama saja ? Yang tidak mampu mengendalikan perasaan serta hawa nafsu nya dan hanya mampu membagi cintanya kesana kemari ...????
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amaliah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Truth or Dare (5)
WARNING****
21++
BAGI PEMBACA YANG BELUM CUKUP UMUR, HARAP DI SKIP DAN BAGI PEMBACA DI ATAS UMUR HARAP MAKLUM
Suasana permainan mereka saat ini sangat tegang dan memanas. Berbeda saat pertama kali mereka mainkan tadi pagi.
Marco yang semakin marah mendengar penolakan dari Angel. Dia langsung menekan pergelangan tangan Angel yang dipegangnya lalu membisikkan lagi
"Kalo kamu gak mau ngikutin permintaan aku, kita putus" bisik Marco
Angel yang mendengar kata putus, langsung luluh mengikuti permintaan Marco tadi untuk dare Andre. Pasalnya ia sangat menyukai kakak seniornya itu. Jadi ia tidak bisa menolak
Yang lain mereka hanya heran, melihat adegan bisik bisik dan kaget kagetan dari orang di depannya itu
"Hei, kalian ini ngapaian sih. Kak Andre milih dare tuh" Ucap Violin mengingatkan
"Hehe sorry sorry" ucap Angel tersadar
"Hmm, kak untuk dare kakak,, hmm aku.. akuu .. aku mau kakak"ucap Angel terpotong potong
"Aku mau kak Andre membuka pakaian kak Andre hingga hanya tersisa pakaian dalam saja trus tidur dengan salah satu dari mereka bertiga" Ucap Angel menunjukkan ketiga sahabatnya sambil menunduk
"Maaf" ucap Angel yang masih menunduk
"Angel, ini gak mungkinkan dare ini dari kamu??" tanya Andre
"Iya emang, ini gue yang nyuruh" sambung Marco
Angel masih menundukkan kepalanya, tidak berani melihat tatapan para sahabatnya itu
"Angel, kok kamu mau sih di suruh gitu aja" Protes Sherin
Natasha dan Violin hanya diam menerima jika mereka yang ditunjuk oleh Andre
"Maaf" ucap Angel masih menunduk
"Its a game, no baper baper" Marco mengingatkan
"Oke kalo gitu, gue sih gentle jadi gue ikutin dare lo" ucap Andre sambil menunjuk Marco dengan dagu nya dan tersenyum. Yah, karena memang ini dare dari Marco dikesempatan Angel tadi.
Marco hanya acuh mendapat jawaban dari Andre. Angel masih menundukkan kepalanya.
"Oke, gue pilih Natasha" tunjuk Andre
"Oke kakak" ucap Natasha sambil mengedipkan satu matanya
"Gak ada kebohongan yah. Kalian harus rekam sebagai tanda bukti" ucap Marco
"iyaiya tenang aja, bawel amat sih kayak cewek" ucap Natasha yang dibalas dengan senyum mengejek dari Andre
Kini giliran Andre yang memutar botolnya dan berhenti tepat di depan Sherin
Sherin yang memilih truth karena ia sudah memilih dare tadi. Sehingga ia merasa legah karena tidak harus melaksanakan dare yang menurutnya gila.
"Hal yang paling parah yang lo lakuin dengan doi?" tanya Andre
"cuma sebatas ciuman doang"ucap Sherin
"pernah tidur bareng?" Tanya Andre lagi
"Nggak. Gue gak mau ngelakuin itu sama pacar gue. Sebatas ciuman aja gue udah nyesel, apalagi kalo harus tidur bareng" Jelas Sherin yang hanya dibalas anggukan oleh Andre
Sherin pun memutar botolnya dan berhenti di depan Violin. Violin pun memilih truth
"Hal terparah yang pernah lo lakuin ke doi?" Sherin
"Gue pernah nendang punya dia, sampai dia menjerit menahan sakitnya" ucap Vio
"Wah parah. Itu sakit banget tau Vii" ucap Andre sambil memegang punya nya menahan ngilu sakit
"Yah salah dia sendiri, kenapa mau macam macam sama gue, yah gue tendanglah punya dia" ucap Vio santai
Andre menganggukkan kepalanya.
"Jadi kalian kalian masih virgin yah???" Tanya Andre
"Ya masihlah" ucap kompak para wanita kecuali Natasha
"Lo Syaa??" tanya Andre
"Hehe sebenarnya gue udah enggak sih" ucap Natasha malu malu karena diantara mereka berempat cewek, hanya dia yang usah gak virgin
"Udah, gak papa. Gak usah malu" ucap Andre
Violin pun memutar botolnya dan berhenti di depan Angel
"Truth or dare ?"
"Truth"
"Kalo misalnya doi lo minta keperawanan lo, lo mau ngasih ?? Secara tadi yang bukan doi lo aja minta keperawanan bibir lo, lo ngasih gitu aja"
Deg. Ucapan Violin sungguh menyayat hati Angel. Ia tidak menyangka Violin gadis yang tidak banyak bicara, bisa mengeluarkan pertanyaan begitu
"Yah, yah jelas gue nggak mau lah" Angel menjawab terbata
"Trus kenapa lo bisa ngasih bibir lo yang perawan ke bukan doi lo?" tanya nya lagi
Kini giliran Andre yang merasa tersindir dengan kata kata Violin tapi dia juga senang karena pertanyaan Violin membuat Marco pasti berfikir
"Yah itukan karena gue kepaksa Vii. Kamu kenapa sih Vi, gitu amat pertanyaannya" ucap Angel tak terima
"Sudah sudah.. Lanjut putar aja Jell botolnya" ucap Andre
Angel pun memutar botolnya dan berhenti ke Marco.
"Truth or Dare ?"
"Dare"
"Aku mau kamu menari sambil nyanyi disitu" ucap Angel menunjuk sebuah pohon yang hanya tersisa batang besarnya yang telah terbelah karena sudah di tebas
"Itukan gak ada sangkut pautnya dengan intim intiman Jell" protes Natasha
"Yah gak papa. Lagian gue gak tau harus nyuruh kak Marco apa yang berbau intim. Gue malu nyuruh kayak gituan
"Udah, gak papa syaa" ucap Andre menenangkan
Marco pun menuruti kata kata Angel, ia menari.
♡♡♡
Malam pun semakin larut, mereka sampai lupa belum makan malam karena keashikan bermain hingga mereka hanya memakan cemilan dan minuman dingin tadi.
Sherin pun memutuskan untuk order delivery ayam pedas dan kentan serta minuman dingin untuk mereka.
Kini mereka tetap bermain sambil menyantap ayam tersebut tanpa nasi tersebut yang digantikan oleh kentang.
Ayam pedas menambah kepanasan suasana permainan mereka.
.
.
.
.
Kira kira sepanas apasih permainan mereka ???
Penasarannn ??? 🤸♀️🤸♀️🤸♀️😬😬
Sama akuu jugaa😄😄🙈🙈
Cari tau yukk gaiisss
.
.
.
.
.
Stayytuneee teruss yahhh💚💚💚
Jangan lupa tinggalin jejak kalian..
Like, komen, rate and vote yahhh💚💚😬😬
Terima kasih💚💚💚
malah laura di salahkan..dia dlm keadaan sadar. marco pengaruh obat.
Pst dulu thor lulusan matematika 😂😂😂