Zefania Anggara dan Rafael Bimantara...
Apa yg membuat mereka berhubungan d tengah status menikah yg mereka punya???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayoe_cote, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Berita Untuk Friska
"Kata lu kemarin Rafael gugat cerai lu??? " Seorang teman Friska mengaduk aduk minuman yg ada d depan nya..
Saat ini Friska tengah berkumpul dengan teman teman sosialita nya..
Friska mengangguk dan menyenderkan punggung nya lelah.
"Tapi tadi gue lihat Rafael d butik XX kayak lagi nunggu seseorang ganti baju"
"Maksud lo??? " Mendengar berita besar itu membuat Friska menegak kan punggung dan menajam kan telinga nya...
"Iya, gue juga gak nyangka juga ketemu sama suami lu,, dan mau temenin lu belanja. Secara seumur hidup baru gue liat dia nemenin lo belanja"
Friska tertegun mendengar semua berita yg d sampai kan teman nya itu..
Secara tadi dia asisten sialan Rafael mengatakan jika Rafael keluar kota..
" Fris??? lo dengar kita kan??? "
Friska tersentak..
"Hmm lu gak liat Rafael nunggu siapa??? Siapa tau dia nemenin nyokap nya mungkin??? "
"Gue juga gak nunggu sih, soal nya gue buru buru ada kerjaan"
"Atau mungkin lu salah liat orang kali"
"Gak mungkin lah,, mata gue belum rabun rabun amat. Gue yakin dia suami lu"
Friska nampak berfikir..
"Gue juga pernah liat suami lo d apartemen X" kini teman Friska yg lain bersua.
"Serius lu????" tanya teman Friska yg lain
"Lu yakin"?? kali ini suara Friska yg bertanya.
Teman Friska tadi meng angguk.
" Gue kemarin kesana sama sugar daddy gue. Gak mungkin donk gue nyapa. Ketahuan donk gue"
"Gila lu Fris, Apartemen mewah looh. Tapi gue percaya sih secara Rafael kan kaya pake banget.. Beruntung banget lu punya suami kayak Rafael." teman teman Friska yg lain ikut bertanya.
"Tapi sayang, udah jadi calon suami"
"Hahahahaha"
Semua teman Friska menertawakan nya. Membuat Friska naik marah dan tak merasa tak Terima..
"Udah ah gue cabut dulu"
"Woi Fris, tunggu" Teman Friska memanggil masih d iringi gepak tawa..
Friska mengabaikan panggilan teman teman nya, karena sekarang ia ingin memastikan semua kebenaran tentang berita yg baru saja dia dengar..
.
.
Friska sampai d Apartemen X. Friska kagum melihat bangunan d depan mata nya itu..
Seandainya memang Rafael punya apartemen d sini, berarti Rafael memiliki uang yg sangat bnyak..
Kenapa tak dari dulu ia mengetahui nya??? Uang bulanan yg Friska punya melebihi bulanan teman teman nya...
Friska juga memiliki pekerjaan dan gaji nya cukup untuk memenuhi semua kebutuhan hedon nya.
Friska juga mendapatkan sebuah rumah , tabungan hari tua dan juga beberapa mobil mewah..
Status yatim ppiatu dari panti asuhan membawa Friska ber ambisi menjadi istri orang kaya..
Ia melakukan segala cara mendekati Rafael, yg katanya pengusaha kaya. Friska menjebak Rafael d atas ranjang,, yg membuat Rafael harus bertanggung jawab.
Dulu karir Friska tak sebagus sekarang. Tapi saat Friska menikah dengan Rafael karir nya menanjak naik.
Dan semua yg ia dapatkan membuat nya sombong lupa diri.
.
.
"Maaf ada yg bisa saya bantu nona??? "
Seorang resepsionis menyapa Friska.
"Saya mencari suami saya, Rafael Bimantara.. Di lantai dan unit berapa dia?? "
Resepsionis tadi mengernyit dahi nya curiga. Jika memang dia adalah istri tuan Rafael mengapa dia tak tahu unit dan lantai berapa suami nya..
Pasti dia wanita yg mengaku mengaku..
Dan tuan Rafael juga sudah memberi tahu siapa saja yg boleh berkunjung kesini..
"Maaf nona, saya tidak bisa memberi tahu, karena bukan wewenang saya"
"Hei kau ingin d pecat seperti nya" bentak Friska
"Sekali lagi maafkan saya nona" ucap resepsionis itu menunduk kan kepala..
"Maaf ada apa ini??? " Seorang satpam langsung menghampiri saat mendengar keributan..
"Katakan pada nya jika memberi ku izin menemui suami ku ke atas"
"Maaf nona, tapi memang seperti itu prosedur apartemen ini. Jika anda berkenan silahkan hubungi suami anda dan suruh dia menjemput anda. "
Sialan... Tak mungkin kan Rafael menjemput nya,, sedangkan nomor ponsel nya saja sudah d blokir oleh Rafael..
Friska melihat sekeliling, dan orang orang sedang menatap remeh ke arah nya..
Friska tak ingin semakin malu dan langsung berlalu meninggal kan tempat itu..
.
.
.
ingat dalam agama islam karya ini tetap akan dipertanggung jawabkan
novel menjijikan begini kau banggakan
kurang mendidik
maaf 🙏
mau belanja apa mau gibah.....😀
jadi ngiri.....😀
insyaallah akan terkabul... Aamiin YRA 😀😊
jangan lama - lama mikirnya...
saudara juga bukan....masak sampai kepikiran gitu 😀
Ayo semangat berjuang 😀
kenapa harus bertemu dengan Wahyu lebih dulu.....
Setia boleh tapi jangan bodoh 😊