NovelToon NovelToon
SUGAR MAMMY

SUGAR MAMMY

Status: tamat
Genre:Berondong / Playboy / Janda / Beda Usia / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: bundew

Xena Olivia janda cantik berusia 35 tahun sengaja merayu Oliver King Maxime pacar Bianca anak tirinya, yang berusia 14 tahun lebih muda darinya untuk menjadi simpanannya karena dia berpikir Oliver mendekati Bianca hanya untuk menghabiskan hartanya saja.

"Jadi simpananku,maka aku akan memberikan semua apa yang kau butuhkan",tawar Xena.

" Apa kamu yakin?",tanya Oliver.

"Tentu saja,asal kamu mau berpisah dari Bianca".

"Bagaimana kalau aku minta kita bercinta minimal 3 kali dalam semingu ,apa kamu juga sanggup? ",tantang oliver.

Oliver King Maxime pemuda tampan sang casanova kampus putra satu satunya pemilik Maxime Corp.sudah membuat Bianca jatuh cinta setengah mati padanya dengan rela melakukan apa saja untuk membuat Oliver mau menjadi kekasihnya meski Oliver selalu menolaknya.

Penasaran?,silahkan baca kelanjutannya.
🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bundew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24.Jebakan Bianca.

Oliver menatap kearah Bianca dengan marah karena sadar ternyata Bianca sudah menjebaknya dengan memasukkan sesuatu kedalam minuman yang diberikannya tadi dan sepertinya Bianca memberinya obat dengan dosis tinggi karena baru menyentuh kulit Bianca saja dia sudah merasa gairahnya untuk bercinta langsung bangkit.

"King...",panggil Bianca dengan mencoba menyentuh Oliver tapi Oliver segera menghindar dengan sisa kesadaran yang dimilikinya.

"Jangan menyentuhku berengsek!,aku tidak sudi bersama perempuan sepertimu!! ",maki Oliver marah.

"Aku akan membantumu,terlepas dari rasa tersiksa ini, setelah itu kamu boleh membenciku King,tapi malam ini ijinkan aku membantumu".

Oliver sudah dalam kondisi setengah sadar saat mendengarkan Bianca bicara karena pengaruh obat perangsang yang diberikan Bianca sepertinya sudah bereaksi sekarang dan membuat Oliver hampir menyerah dengan bujuk rayu Bianca yang ingin melepaskannya dari pengaruh obat La*nat itu,tapi sebelum Oliver menyetujui usul Bianca Kedua sahabatnya datang kedekat Oliver dan terkejut melihat kondisi Oliver saat itu.

"King apa yang terjadi padamu?!",tanya Mario dan jack cemas karena Oliver sudah mulai membuka kancing baju yang dipakainya untuk menghilangkan efek panas yang dirasakannya sekarang.

"Dia... aku... itu... ",Bianca mulai gugup melihat kedatangan kedua sahabat Oliver dan bingung bagaimana harus menjelaskan hal itu pada mereka yang langsung menatap Bianca marah.

"Ini sudah keterlaluan Bianca!",bentak Mario Marah, sementara Jack melihat Oliver yang sudah setengah sadar segera membawa Oliver keluar dari Apartemen Bianca menuju mobilnya.

"Aku mencintai King Mario dan hanya dengan membuatnya tidur denganku maka King mau menjadikan aku kekasihnya".

Mario tersenyum smrik mendengar itu,"Kamu to*ol meski kamu sudah berhasil tidur dengannya aku yakin King tetap akan mencampakanmu karena dia tidak. mencintaimu".

"Dia tidak akan bisa mencampakkanku karena aku akan membuat diriku hamil anaknya!",Jawab Bianca yang membuat Mario tiba tiba pergi meninggalkan Bianca yang menurutnya sudah gila saat itu.

Tapi sebelum Mario keluar dari pintu Apartemen Bianca kembali mengejarnya."Tolong bantu aku untuk bisa bersama King malam ini Mario",pinta Bianca.

Mendengar itu Mario kembali menoleh pada gadis muda itu.

"Bersyukurlah aku masih bisa mencegahmu melakukan hal gila ini sebelum kamu benar benar dihancurkan King karena telah menjebaknya saat dia sadar nanti".

"Aku yakin dia tidak akan marah padaku,apa lagi kalau tau aku nanti hamil".

"Sebuah permainan juga ada batasnya Bianca dan sekarang kamu sudah melewati batas kami jadi menyingkir sekarang!",hardik Mario marah membuat Bianca seketika langsung menyingkir dari jalan Mario.

"Mulai sekarang menjauh dari King kalau kamu masih ingin selamat",ucap Mario dengan berjalan pergi meningalkan Bianca yang langsung membeku ditempatnya mendengar apa yang dikatakan Mario barusan.

***

Sementara itu Jack yang bersama Oliver saat itu bermaksud mengantar Oliver pulang kerumahnya tapi segera dicegah Oliver.

"Antar aku kehotel",pinta Oliver pada Jack yang langsung merasa bingung mendengar permintaan Oliver itu.

"Tapi sebaiknya kamu pulang malam ini King jadi... ".

"Aku tidak ingin membuat semua orang dirumah khawatir melihatku pulang seperti ini jadi antar saja aku kehotel".

"Tapi kalau dihotel bagaimana kamu menghilangkan pengaruh obat itu? ',tanya Jack khawatir.

"Aku akan menghilangkannya dengan berendam air dingin dihotel".

"Baiklah tapi nanti kalau ada apa apa hubungi Aku dan Mario",ucap jack.

Oliver mengangguk lalu membiarkan Jack memapahnya kedalam kamar hotel yang tadi dipesankannya untuk Oliver.

"Apa perlu aku panggilkan dokter atau seseorang untuk menemanimu?",tawar Jack lagi yang langsung dijawab gelengan oleh Oliver.

"Pulanglah aku akan segera baik baik saja setelah berendam air dingin nanti",ucap Oliver dengan mengusir Jack dari kamar itu karena pengaruh obat itu sudah semakin kuat mengusai tubuhnya,dia takut kalau Jack tidak segera keluar dari kamarnya sebentar lagi maka dia akan menerkam Jack untuk dijadikan pelampiasannya.

"Baiklah aku pergi dulu",ucap Jack dengan keluar dari kamar itu.

Sepeninggal Jack Oliver segera melepaskan seluruh pakaian yang melekat di tubuhnya lalu masuk kedalam kamar mandi dan mengguyur tubuhnya dibawah shower.

Hampir satu jam Oliver berada dibawah guyuran air dingin dikamar mandi tapi pengaruh obat luknut itu sama sekali tidak berkurang dari tubuhnya membuat Oliver terpaksa keluar dari kamar mandi karena sudah mulai menggigil kedinginan akibat terlalu lama berada dibawah shower tapi pengaruh obat itu masih belum juga reda membuatnya benar benar frustasi.

"Akh!!!,brengsek!!",makinya dengan menarik keras rambut dikepalanya.

Oliver sudah mulai kehilangan akal dan bermaksud menghubungi room service untuk mencarikannya perempuan bayaran yang bisa membantunya menghilangkan efek obat sialan itu saat tiba tiba bayangan Xena terlintas dibenaknya membuat Oliver langsung mencari ponselnya dan segera menghubungi nomor perempuan itu.

Oliver mulai kesal saat panggilannya tidak juga dijawab Xena sementara bagian bawah tubuhnya kembali bereaksi karena efek obat perangsang itu yang kembali muncul membuat Oliver benar benar sangat tersiksa apalagi sekarang pikirannya mulai dipenuhi oleh bayangan Xena membuat bagian bawah tubuhnya menjadi semakin tegang.

"Sial kenapa dia tidak mau mengangkat panggilanku",gerutu Oliver frustasi.

Saat Oliver hampir menyerah lelah menghubungi perempun yang bayangannya terus menggodanya itu,tiba tiba Xena mengangkat telponnya.

"Ya... King",jawabnya pelan dan lembut membuat oliver menjadi semakin menginginkan perempuan diseberang telepon itu sekarang.

"Xena.... ",panggil Oliver dengan suara parau karena sedang menahan hasratnya yang hampir diubun ubun hanya dengan mendengar suara Xena saat itu.

"Tolong aku....",ucap Oliver dengan setengah memohon.

Lama Xena tampak terdiam diseberang sana membuat Oliver semakin tersiksa dibuatnya.

"A.. ada apa denganmu? ",tanya Xena terdengar gugup.

"Aku menginginkanmu sekarang Xena....",ucap oliver setengah mendesis menahan gairahnya yang semakin menyiksanya saat itu.

Xena kembali terdiam mendengar apa yang dikatakan Oliver itu membuat Oliver hampir gila dibuatnya.

"Xena... pliss...tolong aku sekarang...kumohon",ucap Oliver dengan nafas mulai memburu karena merasa bayangan Xena terus saja berkelebat didepan matanya saat itu dan pengaruh obat perangsang juga semakin kuat menguasainya.

"Dimana kamu sekarang? ",tanya Xena setelah Oliver cukup lama menunggu Xena yang terdiam.

"Aku dihotel....",Oliver menyebutkan alamatnya pada Xena dan berharap Xena akan segera datang kehotel itu.

Setelah Oliver selesai menyebutkan alamatnya tiba tiba saja Xena mematikan panggilan telponnya tanpa mengatakan apapun membuat Oliver benar benar semakin frustasi dibuatnya.

Oliver sudah sangat tersiksa oleh pengaruh obat perangsang yang menguasai tubuhnya yang terasa semakin panas membuat Oliver berkali kali harus mengerang menahan siksaan itu.

Dan saat kondisinya sudah hampir setengah sadar karena dari tadi menahan siksaan pengaruh dari obat perangsang itu tiba tiba pintu kamarnya diketuk dari luar.

Tanpa berpikir lagi Oliver segera membuka pintu kamarnya dan menarik masuk orang yang mengetuk pintu itu.

Ayo ramaikan like dan komennya reader 😊😊

1
Jamayah Tambi
Takut Daren adavwanita lain
Jamayah Tambi
Pelik,kehidupan mcm apa itu.Saya haya tak boleh terima hubungan ranjang tanpa nikah.
Jamayah Tambi
Sudah,Daren pun gatal
Jamayah Tambi
Arora ke
Jamayah Tambi
Sampai bila tak selesai klu dua2 begini.Egois
Jamayah Tambi
Dah tua tp tak boleh kawal emosi.Mcm budak remaja.
Jamayah Tambi
Hubungan apa seoerti itu.Tidur seranjang, tidak menikah, hanya kekasih.dah mcm tak ada matlamat hubungan merwka.Sudah dewasa ,punya cucu tp tentang hubungan masih sempit.Haya tau kepuasan atas ranjang.Mcm tak ada tanggungjawab.Hah, tak tau la hubungan mcm apa.Tepuk dada tanya hati Ada otak dan akal pikir dgn waras.Apakah agama kamu tidak melarang hubungan zina
Jamayah Tambi
Si Vania pun degil,Daren pula tak mau berterus terang
Jamayah Tambi
Jenapa pulak hubungannya dgn Arora kandas ./Sob//Sob//Sob/
Jamayah Tambi
Ada apa ni
Jamayah Tambi
Klu suka apa salah terus terang/Grin//Grin/
Jamayah Tambi
Jangan berhenti mengharap Vania
Jamayah Tambi
Ni x kembali muncul
Jamayah Tambi
Kamu tak lihat anaknya lagi
Jamayah Tambi
Wah,sampai mengikut ke Mexico
Jamayah Tambi
Lupakan Macel
Jamayah Tambi
Menyibuk jer
Jamayah Tambi
Gila ke
Jamayah Tambi
sampai bila kauvhidup beginibVania.Kau dah tak muda lagi
Jamayah Tambi
Ah pelik,klu berteman mana mungkin melakukan hubungan ranjang/Sob//Sob/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!