NovelToon NovelToon
GAIRAH ISTRIKU MELUKAIKU

GAIRAH ISTRIKU MELUKAIKU

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Selingkuh / Penyesalan Suami / Masalah Pertumbuhan / Tamat
Popularitas:54.4k
Nilai: 5
Nama Author: Novi putri ang

Ketika cinta dan kepercayaan tidak dihargai, apakah biduk rumah tangga ini harus dipertahankan?

Aku Sebastian Prasetya terlahir dari keluarga yang sederhana. Berjuang dari titik terendah hingga mampu menjalankan bisnis yang membangun perekonomian di keluarga kecilku. Setelah satu tahun pernikahan bersama Clarissa Darmawangsa, usahaku semakin naik pesat. Dan terpaksa membuatku berjarak dengannya, karena aku sering bepergian keluar kota.

Siapa sangka, ketika aku sibuk membanting tulang demi kehidupan yang lebih baik. Istri yang sangat ku cintai tega menjalin hubungan dengan lelaki lain. Hasratnya yang tak terbendung membuatnya bermain dibelakangku hingga ia mengandung.

Entah benih siapa yang ia kandung saat ini, karena ia mengaku jika janin di rahimnya adalah darah daging ku. Ini adalah kisah pahitku, karena tak bisa menahan gairahnya, istriku bercinta dengan lelaki lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi putri ang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24

Clarissa berdecih ketika mendengar permintaan Rafael, ia meminta dirinya dibebaskan dari penjara jika mau meminta tanda tangan darinya.

"Pikirkan kembali ucapan gue Fa, tanpa tanda tangan gue semua mustahil untuk Mas Tian. Dan mencari pendonor tak akan semudah itu."

"Please Risa. Lu harus tetap jalanin prosedur secara hukum. Gue hanya bisa bantu lu meringankan hukuman aja, gak lebih dari itu. Dan masalah ini akan segera gue bereskan, setelah Tian pulih gue akan mengurus perceraian kalian."

"Gue gak mau cerai sama Mas Tian! gue akan lakuin apapun asal Mas Tian gak ceraiin gue Fa, please jangan sekejam itu sama gue!"

Rafael memijat pangkal hidungnya, ia tak tahu harus berbuat apa dalam menghadapi Clarissa. Karena persetujuan nya memang dibutuhkan untuk tindakan operasi.

"Begini aja Risa, lu kasih persetujuan aja dulu. Masalah perceraian kalian, gue bicarain dulu kalau Tian udah sadar. Dan apa lu yakin mau jadi pendonor kalau sumsum tulang belakang lu ada kecocokan?"

"Kalau emang hanya gue yang punya kecocokan apa boleh buat. Tapi gue gak akan cuma-cuma mendonorkan nya, syaratnya gak banyak kok. Cukup Mas Tian pertahanin gue sebagai istrinya, dan gue janji gak akan mengulangi kesalahan yang sama. Lagipula Raymond udah ngehianatin gue, dia pergi gitu aja biarin gue mendekam di penjara seorang diri. Padahal dia juga terlibat dalam rencana busuk itu!"

"Clarissa Clarissa." Rafael menghembuskan nafas panjang seraya menyerahkan berkas ke hadapannya.

"Mending lu tanda tangani aja dulu, gue kabarin lu kalau emang gak ada pendonor yang cocok buat Tian."

Rafael memberi nasehat pada Clarissa, karena ia masih menganggapnya sebagai sahabat. Menurut Rafael, Sebastian tak hanya terluka fisik tapi juga batinnya. Sekalipun Sebastian terpaksa menerima donor darinya, dan tak menceraikan nya. Sebastian tak akan pernah bisa mencintainya seperti dulu lagi.

"Jadi buat apa lu kekeh mempertahankan hubungan lu sama Tian?"

"Gue sangat merasa bersalah Fa, gue mau memperbaiki semuanya. Lu tahu sendiri kan, gue udah gak punya siapa-siapa lagi. Hanya Mas Tian yang papah percaya buat jagain gue, makanya gue mau perbaiki segalanya. Gue gak mau sendirian tanpa Mas Tian huhuhu." Clarissa berderai air mata dengan menundukan kepalanya.

Rafael yang sudah sangat mengenal Clarissa, tak bisa membedakan kapan perempuan itu berkata tulus ataupun tidak. Karena keahliannya memang memanipulasi perasaan seseorang.

"Gue harap Rafael percaya dengan semua drama ini, gue gak mau selamanya membusuk dalam penjara. Makanya gue rela jadi pendonor asal gue masih berstatus istri Mas Tian, biar gue gak hidup sengsara setelah keluar dari penjara ini. Gue gak mau hidup susah terlunta-lunta." batin Clarissa di dalam hatinya.

Setelah itu Rafael meninggalkan kantor polisi, dan kembali menemui Dokter untuk menyerahkan berkas lalu melakukan test kecocokan.

"Suster Nandini juga baru saja melakukan test, hasilnya dapat dilihat lima jam lagi. Apa Bapak juga akan melakukan test kecocokan?"

"Iya Dok, saya juga ingin di test."

Rafael meninggalkan ruang Dokter dan melihat Nandini diluar ruangan. Ia mengatakan jika Sebastian sudah sadar, tapi ia tak bisa bergerak kembali.

"Pak Tian hanya bisa berbaring tanpa menggerakkan tubuhnya sama sekali. Ia hanya bisa menggerakan mulutnya saja, semua salahku Rafa huhuhu."

"Semuanya bukan salahmu Nandini, ini adalah cobaan. Aku harus berbicara dengan Tian dulu, kau tunggulah diluar."

Rafael berjalan gontai menemui Sebastian. Nampak lelaki itu hanya terbaring dengan alat-alat kesehatan yang menempel di tubuhnya.

"Rafael apa yang Dokter katakan?"

"Begini Bro, gue terpaksa minta persetujuan Clarissa buat tindakan operasi lu. Dan lu juga membutuhkan transplantasi sumsum tulang belakang. Gue dan Nandini udah melakukan test kecocokan. Tapi ada sesuatu yang belum gue jelaskan sama lu. Clarissa hanya ingin memberikan tanda tangan kalau kita mencabut gugatan. Tapi gue udah jelasin kalau itu gak mungkin karena kasus udah masuk BAP. Dan Risa maksa gak mau lu ceraiin, dia rela ngelakuin apa aja termasuk ngasih sumsum tulang belakang nya kalau emang ada kecocokan sama dia. Jadi semua terserah lu bro, apa lu mau Risa melakukan test kecocokan atau enggak. Tapi kalau emang dia bisa jadi pendonor buat lu, dia mau tetap jadi istri lu. Dia gak mau bercerai dan meminta kesempatan dari lu, buat memperbaiki hubungan kalian."

Penjelasan Rafael membuat Sebastian sesak nafas, ia nampak mengejang beberapa saat dan membuat Rafael panik. Ia berlari keluar memanggil Dokter, dan Sebastian langsung diberikan pertolongan.

"Rafael apa mungkin mereka akan rujuk kembali?" tanya Nandini dengan berjalan menghampiri Rafael.

"Maksudnya apa Nandini?"

"Aku gak sengaja mendengar semua yang kau katakan pada Pak Tian."

"Entahlah, hanya itu yang Risa mau kalau emang dia harus jadi pendonor. Dan seharusnya Tian menyetujuinya, karena hidupnya akan kembali seperti semula jika mendapatkan transplantasi itu. Tapi ngelihat reaksinya barusan, gue jadi ragu apakah Tian mau menerima syarat yang diminta Clarissa."

Diam-diam ada perasaan kecewa di dalam diri Nandini. Tapi ia tak bisa mengatakan apa-apa pada Rafael. Entah apa yang ia rasakan dalam hatinya, ada kecemasan dan rasa kecewa yang besar mendengar jika Clarissa menolak bercerai dengan Sebastian. Tanpa terasa bulir-bulir bening membasahi wajahnya. Rafael pun menyadarinya lalu mengusap air mata Nandini.

"Kenapa Nandini secemas ini sampai-sampai dia menangis?" batin Rafael di dalam hatinya.

...Bersambung. ...

1
ruly
raymond hebat
Shifa Burhan
novel pelipur lara
Indriyani Pkl
aku kira sebastian & lani akan jdi pasangan
Mega
payah,,, si rafael jg goblok,udh tau dan jelas clarussa itu kayak apa,tp kenapa msh mau berhubungan sm dia,apa ini jg bentuk sakit hati dia sm sebastian jg thorrr,,, jd raffael dendam,,,
Mega
sama aja,biar kan aja tu si sebastian menderita sm perempuan gatal itu,raffael biar cari perempuan yg lebih bisa menjaga kehotmatan dia,dia laki2 baik tp sahabatnya sndri tidak bisa menghargai dia,raffal yg berjuang biar sebastian sembuh dan membantu perusahaan dia tp dia di buang bgtu sj,pdhl dulu sebastian sndri memberi lampu hijau buat raffal supaya mengngejar nandini,tp tdk taunya,,, hahahahaha,,, mmg novel bisa aja ya,saudara bisa jd musuh,kawan jg bisa jd lawan,real jg banyak si sptri itu,,,,
Mega
lama2 alurnya ngk enak bgt thorrr,,, kayak sengaja balas dendam tp yg jd korban org lain,jd laki2 itu harus tegas,kl kayak gini siapa yg mau sm nandin,ibaratnya nandin kayak sebuah kaca yg retak,hanya segelintir yg msh mau dgn kaca yg retak itu,dan sebastian jg laki2 yg ngk tau diri,demi cinta dia sm nandin smp memperkosa ngk mikir akibatnya,pdhl sebastian tau kl rafa cinta sm nandin,apa sebastian lupa sm penggorbanan rafa,,,???? apa pantas seorg teman yg model kayak sebastian ini,dr dia mau mati yg ngurus rafa,tp apa balasan buat rafa,malah menghancurkan rafa,kayak air susu di balas air tuba,,, maaf thorr aku ngk lanjut baca,udh sebel jdnya sm sebastian yg otaknya uh ke blinger,,,,
Else Widiawati
akhirnya nandini dan sbastianbersatu, selamat yah, semoga bahagia
yuli Wiharjo
Semoga terungkap ya thor Knp itu bs terjadi (nandini sampe hamil)
Else Widiawati
ahh sebastian dateng...udah terima sebastian, bener kata sinta dan ibu diana...kasihan anakmu
Else Widiawati
jangan2 diana ibunya nandini.... beruntungnya mereka kalo benar dipertemukan oleh nasib dan keadaan.... iyaa sebastian harus bertanggung jawab biar gimana juga dia ayahnya nandini harus dinikahi, kasihan anaknya😑😑
yuli Wiharjo
ga pegang omongan lu clarisa
yuli Wiharjo
jahat nya kok bisa gitu ya larisa
Else Widiawati
hallahh udah rafa, lepasin ajah nandini kasih aja sbastian biar dia dinikahin, biar ngga pusing, dan ngga dosa lagi nantinya, kaya ngga ada perempuan lain ajah, pasti banyak yang mau kan
Else Widiawati
hhmmmmm
Else Widiawati
semoga cepet sembuh thor, jaga kesehatan musimnya ini banyak2 minum vitamin
Else Widiawati
haaalaaah rafael samanyaaa😤😤🐉
Else Widiawati
yaaa ampunn bener2 yah clarissa ...uleeer berbisaaa🦨🦨😤😤😤
Else Widiawati
greget aku sama clarissa....
Else Widiawati
kalo menurutku, bilang aja sama sbastian, tentang keadaan nandini, seperti kata sinta
Else Widiawati
kasihan nandini
ɳσνιρυтяι😻IG•Author_noviputri: iya kak sebatang kara dia 🤧
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!