Dia datang untuk menemui saudara kembarnya tapi kenyataan pahit harus dia terima, saudara kembarnya sudah meninggal dua hari sebelum bertemu dengannya.
Lila meninggal karena kecelakaan, mobil yang dia kendarai masuk ke dalam jurang.
Luna hadir ke dalam keluarga tersebut, dan menyamar menjadi seorang pembantu, dan dia menemukan fakta bahwa saudara kembarnya meninggal tidak wajar. Ada sekelompok orang yang sengaja ingin melenyapkan nya.
Luna marah dan bersiap untuk balas dendam, satu persatu informasi dia dapat dan perlahan dia memberikan hukuman kepada para penjahat tersebut.
Bagaimana Luna membalas mereka semua?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mamie kembar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menemukan lila
Mobil yang dikendarai oleh Luna dan Desi tiba di tempat yang mereka tuju h sebuah pemukiman kampung yang letaknya berada untuk mereka bersama dengan seorang sopir. setidaknya ada seorang pria di antara mereka berdua yang bisa membantu mereka jika terjadi apa-apa.
dengan perasaan cemas gelisah dan gemuruh di dalam dada guna melangkah dengan pasti menuju bangunan yang ditunjuk oleh Desi.
Tok..
tok...
Luna mengetuk pintu dengan tidak sabar.
"Siapa?" terdengar suara dari terdengar sahutan dari dalam rumah.
Sekali lagi Luna mengetuk bahkan kali ini lebih keras, pintu terbuka seorang gadis muda berdiri dihadapannya.
Luna tercengang, terdiam tanpa bicara sepatah katapun, dia bisa melihat dengan jelas gambaran nya berdiri dihadapannya.
Mulutnya tak mampu berucap, dia masih terpaku, "apakah ini mimpi?" tanyanya dalam hati.
"Cari siapa?" ucap gadis itu mengembalikan kesadaran Luna dan meyakinkan nya jika dia tidak sedang bermimpi.
"Siapa neng?" terdengar sahutan dari dalam,
"Enggak ta-"
"Lila," ucap Luna memeluk erat kembarannya itu, bahunya berguncang menahan Isak tangis yang sudah tidak bisa dia bendung.
Lila diam tak membalas, tak bergeming, diam dengan gadis di depannya itu, "Kamu siapa?" ucapnya
",A..aku Luna," sahut gadis itu melerai pelukannya. namun tak melepaskan tangan Lila.
"Masuklah," ucap wanita tua dari dalam rumah.
Mereka berdua masuk, "Siapa kau?" tanyanya dengan ketus
"Aku Luna, aku adalah saudara kembar Lila?'
"Saudara kembar? aku punya saudara kembar tapi mengapa Papa tidak pernah mengatakannya padaku? apa jangan-jangan dia hanya membohongi ku, bisa jadi dia orang suruhan mama Miranda," batin Lila
"Saudara kembar? jangan bohong, dia tidak punya saudara kembar, dan dia bukan Lila, namanya Risa."
"Jangan bohong nek, dia adalah Lila saudara kembar ku, dan kami terpisah sejak dilahirkan, aku ikut dengan ibu." ucap Luna
"Ibu?" tanya Lila kaget
"Ibu masih hidup?" tanyanya dengan mata membola.
Tangannya gemetar memegang bahu Luna dan mengguncangnya dengan kuat,
"Kau bohongkan?" ucapnya lagi.
Anggukan kecil Luna menjawabnya semuanya, dan Lila menangis sambil menggelengkan kepalanya. Tangannya terlepas dari pundak Luna, tubuhnya ambruk jatuh ke bawah, Gadis itu menangis histeris dan terduduk "ini tidak mungkin, ibu ku sudah meninggal, kau pasti bohong." ucapnya lirih.
Luna juga menangis, "Aku juga seperti mu Lila, apa kau tahu bagaimana perasaan ku saat pertama ibu mengatakan aku memiliki saudara kembar? dan aku...aku memiliki ayah," ucap Luna lirih
"Aku Luna dan ibuku bernama Miranti, sama seperti mu."
"Aku akan ceritakan semuanya tapi tidak sekarang, sebaiknya kau ikut dengan ku, "
"Tidak mau, aku lebih baik hidup seperti ini. Aku tidak mau kembali, mereka semua jahat, kejam." ucap Lila
"Apa kau tidak kasihan dengan papa?" tanya Luna
"Papa jatuh sakit mendengar berita kematian mu dan sampai saat ini Papa belum juga sadar,"
"Itu tidak mungkin, Papa...." Lila menangis sedih
"Ikutlah denganku dan kita akan balas mereka semua,"
"Aku..aku tidak berani,"
"Tenanglah ada aku," sahut Luna
Dia duduk fi depan Lila, detik berikutnya mereka berdua berpelukan, Luna dan Lila menangis bersama meluapkan semua kesedihan dan kebahagiaan nya.
Mereka berdua larut dalam kebahagiaan begitu juga Desy dan nek Minah yang ikut menangis melihat pertemuan pertama mereka setelah berpuluh tahun terpisah.
"Sekarang ceritakan bagaimana kisah yang sebenarnya, dan siapa pelakunya?" ucap Luna tegas.
Apa yang akan dikatakan Lila? tungguin ya...
jangan lupa tinggalin jejak, like dan vote
othor fokus 1 novel aja spy g salah, yg baca jd bingung & byk typo lho SMP part ini
hpmu jgn lupa diambil, lumayan merekam smua obrolan bs jd bukti
skip" obrolan pas nenek lampir & anak'a
siapa hayo yg kepoin Luna...