NovelToon NovelToon
Return Of Great Demon God

Return Of Great Demon God

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Wuxia / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur
Popularitas:149k
Nilai: 5
Nama Author: Gilgamesh

Disebuah alam dimana para dewa tinggal atau yang biasa disebut alam dewa, hiduplah seorang dewa yang kejam bernama Mo Shen yang dikenal dengan julukan dewa iblis. karena kekejamannya dia memicu kemarahan kaisar dewa hingga mati di tangan kaisar dewa.
tapi saat mereka berpikir bahwa dia sudah mati jiwanya terlempar ke alam rendah atau fana yang masuk ke dalam tubuh seorang pemuda yang baru saja mati

"Ahahahahahah kaisar dewa kau berpikir aku sudah mati?"

"kau salah kini aku terlahir kembali"

" dan suatu saat nanti aku akan datang ke alam dewa dan membunuhmu lihat saja itu ahahahahaahahha"




ini cerita hasil pemikiran saya sendiri dan juga mengambil referensi dari novel lain maupun itu novel china ataupun Indonesia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gilgamesh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ch-23 Melawan Cacing Ilusi

Setelah berjalan selama beberapa menit akhirnya Mo Shen sampai di sebuah danau yang tertutup oleh kabut, kabut yang menyelimuti danau tersebut cukup tebal dan juga Mo Shen merasakan adanya energi spiritual dari kabut tersebut.

"Jadi inikah Danau Kabut yang dibicarakan oleh mereka itu" ucap Mo Shen.

"Pantas saja para kultivator yang datang kemari tidak dapat kembali dengan selamat, ternyata kabut ini memiliki fungsi untuk membuat ilusi. Tapi ilusi rendahan seperti ini tidak dapat menghalangiku" ucap Mo Shen lagi sembari berjalan melewati kabut.

Sesampainya Mo Shen di dalam kabut ia dengan santai berjalan seperti tidak terpengaruh sama sekali dengan ilusi tersebut, tidak lupa Mo Shen juga mengalirkan energi spiritualnya ke Mo Lang agar ia tidak terkena ilusi itu juga.

Setelah berjalan beberapa menit akhirnya Mo Shen dan Mo Lang sampai di pinggiran danau. Pinggiran danau tersebut tidak berkabut sedikitpun malahan terlihat kabut tersebut seperti sedang melindungi danau.

"Hmmm sepertinya danau ini menyembunyikan sesuatu yang menarik. Akan ku cek sendiri apa yang terdapat di danau ini sampai sampai dilindungi oleh kabut ilusi itu." ucap Mo Shen.

Setelah memeriksa sejumlah beberapa menit Mo Shen tidak menemukan sesuatu yang menarik selain energi Qi alam di sini yang sedikit lebih pekat dari di luar sana.

"Arrhh sudah lama aku mencari tapi tidak ada yang menarik dari dana ini selain energi Qi alam nya yang lebih pekat, apakah sungguh terdapat sesuatu yang berharga di danau ini?" ucap Mo Shen dengan sedikit frustasi.

Ditengah rasa frustasinya, sebuah bayangan besar terlihat dari dalam danau seperti ingin memangsa Mo Shen. Setelah lama menanti bayangan tersebut langsung menerjang keluar dan membuka mulutnya lebar-lebar.

Merasakan adanya bahaya, Mo Shen segera melompat dari tempatnya untuk menghidar. Bayangan besar yang muncul dari danau tersebut adalah seekor beast besar berwujud seperti cacing tapi tubuhnya sangat besar. Cacing tersebut memiliki panjang sekitar 120 meter dengan lebar 30 meter.

"Ho ho ternyata yang menghuni dan menciptakan ilusi di danau ini adalah seekor cacing ilusi. Pantas saja para kultivator yang datang sebelumnya tidak dapat menahan ilusi dari kabut itu" ucap Mo Shen

Cacing ilusi termasuk di jajaran beast tipe ilusi yang berbahaya, dikarenakan ilusinya akan langsung menyerang ke dalam otak mangsanya sehingga membuat mereka yang terkena ilusi dari cacing ilusi ini akan menjadi gila.

Sedangkan cacing ilusi yang berada di depan Mo Shen sekarang ini berada di ranah Surgawi tingkat 3, tentu saja itu sudah menjadi mimpi buruk bagi warga kota Danau Kabut karena orang terkuat di kota mereka hanyalah leluhur dari keluarga tuan kota yang berada di ranah Inti Surgawi tingkat 7.

"Akan tetapi mengapa cacing ini bisa berkultivasi sampai ranah Surgawi tingkat 3? Meskipun energi Qi di dalam danau ini sedikit lebih pekat dari diluar sana tidak mungkin ia bisa mencapai ranah Surgawi, pasti ada sebuah harta yang membantunya untuk sampai di ranah Surgawi ini, dan harta tersebut aku harus mendapatkannya bagaimanapun caranya" ucap Mo Shen panjang lebar dalam hatinya.

"Cuih seperti ini akan sangat merepotkan kalau kulawan sendiri, sepertinya sudah waktunya kita berkerja sama untuk pertama kalinya, Xiao Lang" ucap Mo Shen sembari menatap Mo Lang.

Mendengar ucapan tuanya membuat Mo Lang sangat bersemangat karena ini pertama kalinya ia akan bertarung bersama tuanya sehingga ia langsung kembali ke bentuk aslinya yaitu serigala besar dengan bulunya berwarna merah kehitaman.

Segera tampa piki panjang, Mo Shen dan Mo Lang menerjang ke arah cacing ilusi. Mo Shen yang kini memegang pedang tingkat ungu yang berwarna merah dengan corak naga di gagangnya, sedangkan untuk Mo Lang ia hanya mengandalkan cakar dan mulutnya untuk menyerang.

Dikarenakan tubuh cacing ilusi yang lumayan besar, Mo Shen dan Mo Lang berlarian mengelilingi tubuhnya sembari memberikan serangan sedikit demi sedikit.

Setelah beberapa menit bertarung, cacing ilusi tidak dapat memberikan satu seranganpun pada Mo Shen dan Mo Lang, sedangkan mereka berdua telah memberikan banyak sekali luka ditubuh cacing ilusi.

Tidak ingin dipermainkan lagi oleh lawannya, cacing ilusi segera berteriak sehingga menyebabkan gelombang energi spiritual yang dapat menyerang langsung ke jiwa pendengarnya.

Mo Lang yang terkena serangan di jiwanya langsung memuntahkan seteguk darah dari mulutnya. Mo Shen juga terkena serangan tersebut akan tetapi ia masih baik baik saja, dikarenakan pertahanan jiwanya yang sangat kuat. Meskipun saat ini ia sedang berada di tubuh fisik manusia fana, akan tetapi jiwanya masihlah seorang dewa, jadi serangan dari cacing ilusi yang sekarang berada di ranah Surgawi tingkat 3 tentu saja tidak akan mempan padanya.

"Xiao Lang!"

Melihat rekanya terkena serangan jiwa dari cacing ilusi, Mo Shen segera bergegas untuk menyembuhkannya, ia mengalirkan energi Qi nya untuk masuk kedalam tubuh Mo Lang dan menyembuhkan jiwa Mo Lang.

"Hufft syukurlah kau sudah tidak apa apa, dan juga sepertinya sudah waktunya untuk mengakhiri waktu membosankan ini" ucap Mo Shen sembari mengangkat tinggi pedangnya.

"Teknik Pedang Naga Azure: Tebasan Ekor Naga"

Segera setelah Mo Shen mengucapkan itu sebuah siluet naga terlihat keluar dari pedangnya dan mengeliat, Mo Shen langsung menebas ke arah cacing tanah dan diikuti oleh tebasan ekor dari siluet naga tersebut.

"Matilah kau cacing sial*n" teriak Mo Shen

Begitu tebasan ekor dari siluet naga mencapai tubuh cacing ilusi, saat itu juga tubuhnya langsung terbelah menjadi dua serta memuncratkan banyak darah.

Melihat lawannya sudah mati membuat Mo Shen menjadi lega dan akhirnya ia terduduk di atas tanah karena kehabisan pasokan energi Qi di tubuhnya.

"Hah hah hah seperti yang kuduga, walaupun hanya menggunakan 15% dari kekuatannya, menggunakan gerakan kedua dari teknik pedang naga azure dapat menguras semua energi Qi dari dalam tubuhku" ucap Mo Shen sambil terengah-engah.

"Tapi tidak apa apa selama cacing itu mati maka bayarannya setimpal, juga Xiao Lang bisakah kau menjagaku? Aku ingin mengisi kembali energi Qi miliku yang terkuras" pinta Mo Shen pada Mo Lang.

Mendengar itu Mo Lang hanya mengangguk dan berjaga disamping Mo Shen. Karena merasa sudah aman Mo Shen akhirnya menutup matanya sambil duduk bersila untuk mengumpulkan kembali energi Qi alam disekitar.

Dikarenakan kepadatan energi Qi di sekitar danau lebih pekat daripada diluar sana tidak butuh banyak waktu Mo Shen sudah mengisi kembali semua energi Qi miliknya Yan terkuras.

"Hufft akhirnya semua selesai, baiklah saatnya kembali melanjutkan pencarian di danau ini. Dan sekarang sepertinya aku harus masuk ke dalam danau ini" ucap Mo Shen lalu menoleh ke arah Mo Lang.

"Kau tunggu disini saja untuk berjaga-jaga jika ada monster lainnya" lanjutannya.

Mendengar hal itu Mo Lang hanya menganggukkan kepalanya sembari tiduran di atas sebuah batu besar.

"Baiklah saatnya untuk mencari harta Karun"

1
nanaaa
Luar biasa
Zainal Tyre
cerita yg monoton, pintu gerbang restoran penginapan cari barang utk kultivasi setelah dpt kelahi sedikit kembali lg pintu gerbang antri restoran penginapan cari info hadehhhhhhh
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt
Tar Jon
up nya lama.
Exe
seharusnya ini d promosi kan
Exe: hh benar
total 6 replies
Ꮩווⲛⲛ࿐
next
Ꮩווⲛⲛ࿐
ehh apakah sudah bisa bicara???
Ꮩווⲛⲛ࿐: ihhhhh
total 2 replies
Ꮩווⲛⲛ࿐
next
Dudung
akhirnya
Orie..
jgn lama2 thorr..
kamal
nunggu lama baca bentar
Gilgamesh: bisa dibilang keturunan lah, karena mereka memiliki garis darah yang paling mendekati Phoenix dibandingkan dengan burung api yang lain
total 3 replies
Ꮩווⲛⲛ࿐
up
Ꮩווⲛⲛ࿐
up up
Ꮩווⲛⲛ࿐
up
Farhan Coyy
kalau
xiaoyan
masih ada beberapa kata yang salah ucap
xiaoyan
kok di bagian hutan dan melawan monster gak ada pertarungannya
xiaoyan
lanjut
kardita
murid Sama guru sangat cocok bget
kardita
meskipun si MC kejam tapi banyak amal juga yah..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!