Seorang gadis cantik serta primadona bernama Sisilia Adelard Alexander merupakan anak pengusaha terkenal, terbesar no 1 dan paling berpengaruh.
Akan tetapi kehidupan Sisil tidak banyak yang mengetahuinya. Sisil memilih untuk menyembunyikan identitasnya.
Ia bersekolah di AIHS (Alexander internasional high school), sekolah yang dimiliki oleh Papanya langsung, tidak banyak yang tau kalau kalau ia dari keluarga Alexander kecuali orang terdekatnya.
Namun siapa sangka diusia yang baru menginjak 17thn harus menjalani pernikahan karena perjodohan yang dilakukan oleh orang tuanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sintawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
24. TIMEZONE
Setelah pulang sekolah Alvaro memutuskan mengajak Sisil ke mall, dia gak mau kalau gadisnya itu terus memikirkan kejadian kejadian yang menimpanya selama beberapa Minggu ini
" Loh mas ini bukan jalan pulang ?? kita mau kemana ??" tanya Sisil saat menyadari kalau ini bukan jalan pulang ke mansion mereka
" Kita ke mall atau Timezone dulu sayang, mas gak mau kamu terus kefikiran itu " jawab Alvaro menggenggam tangan Sisil
" Ke timezone aja ya mas ? Sisil udah lama gak kesana " jawab Sisil menundukkan wajahnya sedih
" Iya sayang apapun untukmu mas lakuin, asal kamu jangan sedih lagi ya " Ucap Alvaro kemudian mencium punggung tangan Sisil
" Ih mas bisa aja deh " kata Sisil sambil melirik ke arah Alvaro yang sedang menyetir mobilnya
Setelah 15 menit akhirnya sampai ke mall yang mereka tuju. Setelah Alvaro turun dengan cepat berjalan memutar membukakan pintu mobil Sisil
" Silahkan sayang " kata Alvaro dengan senyumannya, dan hanya diangguki Sisil
Kemudian mereka berjalan bersama dengan tangan saling menggenggam erat
" Bentar mas isi kartu dulu ya sayang " ucap Alvaro
" Iya mas tapi jangan lama lama ya" kata Sisil karena sudah tak sabar ingin bermain disana
Tak lama lagi Alvaro kembali, namun tiba-tiba Sisil menarik tangan Alvaro membawa kesebuah permainan yang terdapat beberapa mobil kecil disana
" Mau kemana sayang " tanya Alvaro, namun Sisil tidak menjawab dan terus menarik lengan Alvaro
" Mas liat itu, aku mau naik bom bom car itu , ayo kita naik itu mas " ujar Sisil antusias seraya menunjuk permainan yang ada didepannya
Alvaro menghela nafasnya pelan, dia merasa kalau sedang membawa anak kecil bermain
" Iya ayo sayang " ucap Alvaro mengacak rambut Sisil karena gemas
Sisil dengan antusias naik bom bom car setelah diperbolehkan naik oleh petugas yang berjaga disana, tentunya gadis itu lebih memilih mobil berwarna biru sedangkan Alvaro berwarna kuning
Sisil dengan semangat dan girang memutar kemudinya kesana kemari, bahkan tak jarang dia juga menabrakkan mobilnya ke mobil Alvaro
Alvaro memutarkan mobilnya dengan santai seraya memperhatikan Sisil yang sangat bahagia memutar kemudinya kesana kemari bahkan tak jarang pula dia memanggil namanya cukup keras membut pengunjung lainnya menatapnya
Setelah beberapa jam bermain Sisil dan Alvaro merasa lapar, mereka memutuskan pergi ke restauran dimall itu sebelum kembali ke mansion
mereka memesan beberapa menu makanan yang ada disana
Mereka makan dengan tenang dan tidak ada suara hanya dentingan sendok dan garpu aja yang terdengar
" Kenyang " ucap Sisil dengan mengelus perutnya sendiri
" bentar yaa nunggu mas " jawab Alvaro
" iya mas " jawab Sisil kemudian mengambil handphone dan menyalakan kamera dan memfoto Alvaro yang tengah mengambil minumannya
Kemudian memposting foto itu ke Instagram pribadinya
_Sisil adel243 _ mine ♥️
💬💬KOMENTAR DI NONAKTIFKAN💬💬
dan langsung menonaktifkan komentarnya
" udah yuk sayang " kata alvaro sambil berdiri disebelah Sisil dan mengulurkan tangannya, Sisil pun langsung menyambut uluran tangan Alvaro dan berdiri dan berjalan bersama menuju mobil
Akhirnya mereka sampai di mobil, Sisil merebahkan tubuhnya di kursi penumpang dengan senderan yang diturunkan agar badannya lurus kembali dan tidak pegal nantinya
" Capek banget ya sayang" tanya alvaro yang sedang membenarkan posisi Sisil supaya lebih nyaman
" Capek banget mas, tapi aku juga senang " ucap Sisil dengan nada yang lucu dan menggemaskan menurut Alvaro
Kemudian alvaro melajukan mobilnya untuk segera pulang ke mansion, karena ini udah malam, dan Sisil pun sudah kelelahan seharian bermain
Selama perjalanan pulang keheningan menyapa mereka, tidak ada obrolan yang diucapkan keduanya membuat Alvaro mengerutkan alisnya karena tumben Sisil diam tak banyak bicara
Alvaro melirik Sisil dari ujung mata, penasaran apa yang gadisnya lakukan, saat sudah ia liat Alvaro terkekeh geli ternyata istri cantiknya itu udah tidur pulas. Alvaro teringat bagaimana ekspresi bahagia Sisil saat bermain boneka capit dan gadisnya itu dapat memenangkan boneka besar
Setelah sampai di mansion Alvaro yang tak tega membangunkan Sisil akhirnya menggendongnya menuju kamar mereka dan merebahkannya disana
"good night honey have a sweet dreams" ucap alvaro mencium kening Sisil dan pergi membersihkan dirinya, setelah itu berbaring disamping Sisil dan memeluknya erat kemudian memejamkan matanya menyusul Sisil ke alam mimpinya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Aku komentar dulu baru ijin mampir Oalah reader gak ada akhlak akunya..🤣🤣😜
kok tiba tiba??
semangat, thor!!!!
musuh dlm selimut ya, thor???
thor, please, jgn pisahkan mereka ya..
Love 4 Al-sisil😘😍
es teh hangat????