Saat membuka mataku aku sudah berada didalam tubuh seorang tokoh Antagonis dalam novel yang berakhir tragis akibat mencoba mencelakai pemeran utama wanita.
sekarang aku yang berada didalam tubuh pemeran Antagonis tersebut dan mencoba membanting setir agar akhir baik untuk antagonis dan hidup bersama tokoh kedua protagonis pria kedua.
Hari-hari berganti ke Tahun aku hidup dalam novel dan berhasil merubah alur tersebut namun tidak dengan takdir, Tubuh yang ku tempati mati terkena racun dan jiwaku terlempar kembali ke masa depan.
Revisi :
Judul sebelumnya : Princess Vilainess
Judul Revisi : Transmigrasi Claudia
yuk ikutin perjalanan waktu bersama Claudia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amelia Chisuga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 24
Satu hari sudah berlalu sejak Alferd mendatangi Luca di academy.
Flashback on
Kini Alferd sedang dalam perjalanan menuju academy ke kaisaran untuk menemui Luca. selang beberapa waktu akhirnya alferd sampai tujuan, ia menempuh perjalanannya menggunakan portal butuh waktu 30 menit untuk sampai academy, jika menggunakan perjalanan biasa butuh waktu sekitar seharian baru sampai.
Kini Alferd sedang meminta ijin untuk membawa Luca, karena Alferd adalah seorang penyihir terkenal yang sangat berbakat tak butuh ijin pun dia bisa saja langsung membawa Luca, akan tetapi dia tak mau menimbulkan kecurigaan banyak pihak karena telah membawa Luca secara tiba-tiba.
Luca yang kini tengah kebingungan kenapa ia dibawa oleh seorang tokoh terkenal di kerajaan.
"tuan apa kau sesuatu yang ingin kau sampaikan pada ku?" tanya Luca dengan wajah polosnya, maklum dia masih berusia 10tahun kurang walau memiliki otak cerdas.
Tanpa berekspresi dan omong kosong, Alferd terus terang pada Luca.
"yap! benar, ibu sambungmu sedang sekarat saat ini dan kau satu-satunya yang bisa menyelamatkannya" ucap Alferd yang terus terang.
"maksud anda apa ya tuan penyihir? ibuku baik-baik saja kok" ucapnya sedikit bingung.
"ibumu? ah iya ibumu sekarang belum sadarkan diri setelah melahirkan adikmu" ujar Alferd.
Flashback off
Dilain tempat saat ini Claudia sedang bersama sang ibu untuk melepas kerinduan.
"setelah ini kau jaga dirimu ya Claudia, ibu hanya mewariskan sedikit kekuatan ibu untukmu, untuk perihal monster di wilayah barat mereka sudah ibu segel sebelum kepergian ibu dan untuk buku itu kau boleh membacanya atau tidak itu terserah mu tapi ibu sarankan untuk menyelesaikan membaca buku itu untuk lebih tahu tentang keluarga dari ibu"
Claudia menganggukkan kepalanya mengerti "baiklah akan ku ingat"
"satu lagi nanti kakekmu atau ayah ibu akan menjemputmu kesini" imbuhnya lagi.
"kakek? aku tak tahu jika kakek masih ada, aku tidak pernah bertemu dengannya"
"karena dia akan bertemu denganmu dan juga kakakmu di waktu yang tepat, waktu inilah yang tepat jaga dirimu ya nak tugas ibu sudah selesai" ucapnya haru meneteskan air mata.
Claudia tak bisa berkata-kata lagi hanya air mata yang menjadi jawabannya.
"Dunia yang jahat sudah tidak ada tinggal meninggalkan misteri dan kau harus mencari misteri itu, ibu lihat kau sangat bahagia dengan suamimu?"
"baiklah akan ku ingat itu ibu, em iya ibu sangat bahagia tapi awalnya aku hanya menerima dia karena aku tak ingin terus dikejar oleh pangeran mahkota" jawab Claudia.
"haha benarkah? tapi saat ini kau begitu mencintai dia? ibu juga merindukan ayahmu tapi tak bisa menemuinya karena dia hanya mausia biasa dan sampai saat ini ayahmu tidak tahu jika kalian berdua darah campuran"
" kenapa ibu tak memberitahukan pada ayah?"
"alasannya karena klan kita sangat rahasia, sudahlah kau akan tahu jawabannya nanti saat kau membaca buku itu"
Claudia menganggukkan kepalanya kembali seolah sudah mengerti atas perkataan ibunya.
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
Alferd yang kini memasuki kediaman Effrand diikuti dengan Luca membuat semua orang terkejut dengan kepulangan Luca yang secara tiba-tiba apalagi dia bersama pemimpin magic Tower.
Mereka berdua memasuki kamar Claudia yang disana sudah ada Raphael dan Ardhan.
Mereka membalikkan kepalanya serentak melihat kearah Alferd dan juga Luca.
"tuan Alferd kenapa bisa bersama putraku?" tanya Raphael pada Alferd.
"Saya ada solusi untuk membuat Claudia bangun dari tidurnya" ucap Alferd misterius.
Sontak Raphael segera bangun dari duduknya mendengar ucapan dari Alferd. "bagaimana? dia pasti bisa cepat bangun? bagaimana caranya?"
Alferd hanya melirik kearah bocah kecil yang disampingnya dan membuat bocah itu sedikit bingung kenapa Alferd melihat kearahnya.
"maksudmu?" tanya Raphael kembali.
"aku butuh sesuatu dari putramu" jawab Alferd dengan santainya.
Luca hanya membelalakkan matanya mendengarkan ucapan dari Alferd. "kau ingin mengambil organ tubuhku untuk ibu?"
"tidak ada cara lainnya tuan?" tanya Raphael.
"ada, kedua anak kembar yang kini telah lahir bisa menyelamatkan Claudia dengan mengambil jiwanya"
"tidak bisa, dia akan marah jika tahu soal ini dan aku tak ingin kedua anak kembarku yang baru lahir menjadi korban" jawab Raphael.
"lalu kau setuju jika putramu yang sudah besar ini menggantikan mereka berdua?"
Deg.....
Raphael hanya terdiam bergeming dan sedikit melirik kearah Luca, dia sebenarnya tidak tega dengannya akan tetapi ini untuk keselamatan Claudia.
"baiklah demi ibu dan adik Luca mau menyelamatkan ibu" jawab Luca berat.
"bagus jika dirimu siap, kemarilah!" tanpa aba-aba ia menarik tangan Luca lalu menyobek tangan kiri Luca dengan belati kecil lalu meneteskan darahnya pada kening Luca.
Semua orang terkejut melihat aksi alfed, dikira jika Claudia akan siuman dibantu dengan ilmu sihir akan tetapi ia menggunakan darah dari anak keturunan Effrand.
Semua orang bertanya-tanya kenapa bisa? Bagaimana bisa?? banyak misteri yang belum terpecahkan.
\*\*\*\*\*\*
Jangan lupa Like dan beri komentarnya!!
Alurnya begitu cepat ya?
mohon kritik dan sarannya 🙏
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
aku aja kecewa sama kamu raphael palagi claudia..😣😣
AAA, SUMPAH KESAL BANGET AKU LIHATNYA!!!