NovelToon NovelToon
Rinduku

Rinduku

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / Nikahmuda / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:186.2k
Nilai: 5
Nama Author: chika chiki

Kebahagiaan tidak selamanya abadi begitu juga dengan kehidupan manusia, Rindu menikah diusianya yang ke-18 tahun dengan seorang duda yang berusia 41 tahun.

Perbedaan umur lebih dari 20 tahun membawanya kepada kehidupan yang cukup bahagia hingga pada suatu hari semua kebahagiaan itu berakhir.

Akankah kebahagiaan itu datang lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chika chiki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24

💞 Happy Reading 💞

Tiga jam perjalanan dari bandara kini mereka memasuki daerah perkampungan yang dituju, ketika Pram membukakan jendela kaca mobil seketika udara dingin menelisik ke sela pori-pori.

Pram menghirup rakus udara yang ada, rasanya sangat menenangkan dan aroma ini adalah aroma yang sudah lama tak pernah dia hirup lagi beberapa tahun belakangan ini.

"Sudah lama," gumam Pram masih dengan mata terpejam menikmati udara seger dari kampung halamannya.

"Apanya mas?" tanya Rindu yang tak mengerti maksud suaminya setelah beberapa saat mereka terdiam.

"Aroma ini serasa membawa ku kembali ke masa kecil," Pram terkekeh tiba-tiba ingatannya mengenang masa masa kenakalan dirinya.

"Gak jelas mas ini!" ucap Rindu.

"Mas... " Panggilnya.

"Hmm," jawab Pram melirik istrinya.

Rindu menatap Pram dengan tatapan matanya penuh dengan kecemasan dan Pram mengerti akan hal itu.

Pram meraih tangannya dan menggenggamnya erat sembari memberikan kekuatan tatapan matanya pun seakan mengisyaratkan bahwa semua akan baik-baik saja tak perlu takut karena ada aku yang selalu ada untukmu.

Membawa Rindu kedalam pelukannya, mengusap pucak kepalanya dengan penuh kasih sayang berusaha menenangkan istrinya yang dilanda kecemasan oleh hal-hal ya g belum tentu benar adanya.

Semua yang mereka lakukan tak lepas dari sorotan mata sang supirnya. "Beruntung bangat putra tuan besar, istrinya masih sangat muda dan cantik." batin sang supir yang sekali-kali mencuri perhatian kedua manusia yang dibelakang kursinya.

Kendaraan roda empat itu terus melaju melewati jajaran perkebunan teh serta perkebunan buah-buahan lainnya yang membentang luas sepanjang mata memandang.

Keindahan alam yang luar biasa mampu menyihir banyak mata jika melihatnya, Rindu suka dan sangat suka akan pemandangan yang dia lihat sepanjang perjalanan. Sedikit banyak mengobati rasa grogi dan cemasnya.

Rasa itu hadir lagi ketika mobil yang mereka tumpangi itu berhenti tepat di sebuah rumah yang cukup besar, ya kini mereka telah sampai dan supir itupun sudah keluar dari mobil berpindah kebelakang mobil untuk menurunkan koper dan dus bawaan anak majikannya.

"Sayang... turun yuk," ajak Pram masih menggenggam tangan istrinya.

"Mas... a... aku takut mas!" sorot matanya hampir berkaca-kaca.

"Apa yang kamu takutkan? hmm... ada mas, " Pram meyakinkan lagi.

Mau tak mau mereka turun, apa yang perlu ditakutkan bukankah tadinya yang paling repot istrinya sendiri sebelum berangkat, wanita sungguh sulit dimengerti.

"Mas, jangan tinggalin aku sendiri ya? apapun tar pokoknya mas gak boleh jauh-jauh dari aku!" Terdengar posesif dan cinta mati tapi itulah tirta sang istri.

Dia belum mengenal keluarga besar ini dan ini benar-benar membuatnya takut dan malu serta grogi.

"Tuan, saya hantarkan barang-barang tuan langsung ke kamar ya. Tuan silakan ke ruang keluarga saja karena semua anggota keluarga sudah berkumpul di sana." kata supir itu dan berlalu membawa barang mereka satu persatu.

Rumah besar ini sudah jelas mengatakan bahwa suaminya ini benar benar keluarga besar, halaman yang luas nan indah serta pemandangan yang menyejukkan. rumah yang memang terlihat modelnya zaman kibenen tapi besar dan luasnya bisa dikatakan mereka orang punya pada masa lalu.

💞💞

Langkah kaki mereka semakin mendekati pintu besar yang sudah terbuka lebar bertanda akan ada penyambutan tamu spesial untuk orang yang mereka spesial kan kali ini.

Rindu semakin mempererat genggaman tangannya pada tautan tangan suaminya, Pram tau kegugupan istrinya tapi dia berusaha santai dan melalui genggamannya dia berusaha menyalurkan energi positif pada istrinya agar tidak terlalu takut.

Menepuk pelan punggung istrinya serta mengelus agar Rindu menjadi lebih tenang. Rindu du menatapnya sejenak dan tersenyum dirasanya lebih baik.

Benar saja, baru mereka mencapai depan pintu sudah terdapat pemandangan belasan pasang mata mengarah ke tempat mereka berdiri sekarang.

"Mereka sudah datang," salah satu dari mereka berkata.

Beberapa pasang mata menatap mereka dengan berbinar ada juga beberapa pasang mata menatap heran.

"Pram... " Seru Ibunya, perempuan sepuh itu diusia lanjut pun terlihat sangat sehat dan masih tersisa sedikit kecantikan dibalik kulit keriputnya.

Pancaran sinar wajahnya begitu bahagia saat ini. Akhirnya putranya mendapatkan kebahagiaan.

Ayahnya yang di kursi roda menampakkan kebahagiaan dari sorotan matanya juga, begitupun dengan para saudaranya ikut merasakan kebahagiaan.

Mereka bisa kembali berkumpul bahkan kini mereka semua memiliki keluarga yang lengkap walaupun ada diantara mereka telah kembali menghadap sang pencipta.

Praditya Kassa 52 tahun kakak tertua Pram, ia menjadi pebisnis di negara singa. Pria itu masih gagah di usia lanjut bahkan ia seorang duda karena istrinya baru beberapa bulan lalu meninggal. Kini ia hanya menikmati hari tuanya dengan memanjakan ke dua cucunya.

Ia memiliki dua orang putri yang sudah berumah tangga serta keluarganya bahkan terjun di dunia bisnis semua.

Prayoga Kassa 45 tahun kakak ke dua Pram, ia adalah seorang dokter spesialis di negara kanguru dan memiliki klinik pribadi di sana tapi kini ia berencana akan pensiun untuk menikmati hari tua bersama istrinya. Memiliki seorang putra yang juga seorang calon dokter muda.

Yunna Kassa dan Lunna Kassa adalah adik kembar Pram yang masih berusia 32 tahun jarak mereka jauh, mereka masih muda dan terlihat masih sangat cantik, anggun dan dewasa.

Kedua saudara kembar itupun sudah memiliki keluarga dan anak, mereka masih tinggal berada didalam negeri hanya saja jarak tempuh ke kota mereka cukup jauh.

Kesempatan kali ini mereka bertemu dan saling melepas rindu, kebahagiaan terasa dalam kehangatan suasana kekeluargaan itu.

Pram membawa Rindu mendekati keluarga dan disambut hangat oleh mereka. Ia memperkenalkan semua anggota keluarganya satu persatu, ini hanya keluarga inti karena kedua iparnya belum bisa hadir.

"Ini Ayah dan Ibu" didekatkannya Rindu kepada ke dua sesepuh itu yang sudah tak muda lagi. Mereka tersenyum dan Rindu pun dipeluk oleh sang ibu, Rindu mencium, menyalami mereka berdua bergantian.

"Sangat cantik," puji perempuan sepuh itu tersenyum dan membelai lembut pundak Rindu sedangkan Sang Ayah hanya tersenyum bahagia.

"Ini kakak tertua saya," Pram mengarahkan Rindu ke kakak pertamanya.

Rindu bingung harus memanggilnya apa, secara umur pria itu terlihat seperti kakeknya astaga sungguh suasana yang canggung.

"Panggil saja Kak Pradit seperti mereka." ucap pria itu seolah mengetahui kebingungan Rindu.

"Kak Pradit, senang bertemu dengan mu," ujar Rindu dan tersenyum canggung.

Kakaknya pun tersenyum juga dan menepuk pundak Pram, serta men geleng-gelengan kepalanya. Terlihat alisnya naik turun.

Sekarang beralih ke kakak keduanya. "Sayang, ini kak Prayoga. Panggil saya kak Yoga, " lanjut Pram lagi dan Rindu pun bersalaman dengannya.

"Bisaan kamu Pram...!" Prayoga menyenggol Pram, masih tak percaya ternyata adiknya sekarang sudah seperti seorang pedofil saja. Dia terkekeh dan Pram tau arti dariterkekehan itu.

Dan istrinya Prayoga pun menyambut Rindu dengan memeluk hangat adik iparnya yang masih sangat muda, karena tinggal diluar negeri menjadi kebiasaan baginya melihat pasangan dengan beda usia jauh.

"Senang bertemu, kau sangat cantik dan manis. Semoga selalu diberikan kebahagiaan dan semoga cepat dapat momongan." ucapan dan doa tulus dari sang kaka iparnya.

"Terima kasih kak," jawab Rindu tersenyum.

Sementara Pram santai saja walaupun diledek terus oleh kedua kakaknya . Lalu mereka berpelukan satu sama lainnya, melepaskan kerinduan.

"Kak, istrinya cantik bangat dan masih muda" puji adik Pram. Ia ikut berbahagia akhirnya kakaknya bisa menemukan pasangan.

"Kak, aku butuh penjelasan mu?" ucap Lunna dengan senyumannya tapi dalam benaknya tersimpan banyak pertanyaan.

Pram terkekeh dan Rindu tak berani menatap mereka ia hanya menunduk malu, ia sangat malu tapi keluarga ini terasa hangat.

"Ini adek mas yang terakhir mereka kembar, yang rambutnya kecoklatan itu namanya Yunna dan yang rambut hitam namanya Lunna." Pram menjelaskan agar istrinya muda mengenali mereka, mereka terlihat sangat mirip. Akan susah membedakan jika tanpa pewarna rambut, beruntung Yunna suka akan gaya modis. Ia sering mengubah warna rambutnya sesuai dengan tren.

Lalu mereka bergantian berkenalan serta saling berpelukan, Suasana tampak riuhnya ketika para anak anak masuk ikut bergabung.

"Sudah ... sudah ... ,Pram bawa istrimu istirahat di kamar, pasti sangat melelahkan perjalanan kalian.!" kata Nyonya besar ketika mereka semua menyelesaikan makan siang. Dan semua anggota keluarga memisahkan diri masing-masing mencari tempat bersantai.

Bersambung...

Maaf jika masih banyak kekurangan, harap maklum🙏🙏🙏

Terimakasih banyak untuk semua teman-teman yang sudah dukung tulisan receh ini hingga sekarang,,, ❤❤❤

Foto pemandangan by goggle.

1
Ahmadsky
Lanjut dong
Maya●●●
semangat kak.
udah aku masukin fav yaa
Rizal dody Zakaria
lanjut kak cumungut nggeh
🌹 Mommy caeeeem 😍
duhhhh... knapa gk di jodohin aja sih thor ma Dirga
.
putar balik lalu uwu uwu 😭😭
antiloversn
Halo kakak author. Mampir juga ya dikarya ku, jangan lupa tinggalkan jejak saling mendukung🤗🙏
Sweet chicie💞: siap kak,,,,mangattt
total 1 replies
Mom FA
omooo 55 tahun pernikahan🤗🤗
Langit Biru
aku mampir kak, like untukmu
Mystorios _ Writer
gak mau boom like, karna katanya bisa bikin peforma karya nurun aku like yang baru up aja sama komen😃
Semangat terus kak🤛🤛
Mom FA
aku mampirr 🤗
S_P astuti
jangan baper dong...

senior galak hadir maaf lama gak mampir.
Rahma AR
makasih ya..🥰🥰
ynynita
hai kak aku kembali lagi, semoga masih bisa saling support ya dicerita kota masing"
Sweet chicie💞: siap kal
total 1 replies
Tyara Lantobelo Simal
Di tunggu karya baru nya ya....

Semangat
Sweet chicie💞: siap kak 😇😇😇,,tapi masih sibuk ma RL kak belum sempat online
total 1 replies
Nindira
Semangat selalu buat kamu dan debaynya Rindu
Nindira
Rinduuuu aku kangen kamu, maaf aku baru bisa mampir lagi
pat_pat
like❤️
Yen Lamour
Yah udh tamat 😢 semangat kak 💪
Ditunggu karya barunya ya 🤗
“Silence” hadir bersama “Cinta dan Dendam” 🥰
Yen Lamour: Kak tlg cek inbox dariku ya 🤗
total 2 replies
Ryoka2
Queen System hadir lagi 👍
Ryoka2
Saya hadir lagi Thor 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!