Novel ini bercerita tentang gadis yatim piatu Meyra Almira Jaya yang dijodohkan dengan anak keluarga kaya bernama Nicholas Putra Waluya. Keluarga Waluya yang kebetulan teman dekat Orangtuanya langsung mengangkatnya anak karena takut Meyra kesepian.
Awalnya hanya Meyra yang mencintai Nick dengan tulus sehingga Nick mempermainkannya hanya untuk taruhan. Namun lama kelamaan Nick jatuh cinta ke Meyra.
Sayangnya rahasia Nick terbongkar saat dia sudah mulai mencintai Meyra, butuh 5 tahun untuk menyembuhkan luka sakit hatinya.
Meyra menjadi seseorang yang berbeda dalam 5 tahun terakhir, hal itu membuat Nick semakin yakin untuk mengejarnya mati-matian. Sayangnya dibalik kesuksesan dan penampilan Meyra ada sosok bernama Ali yang mendukungnya 5 tahun terakhir
Bagaimana kisah perjuangan Nick untuk mendapatkan Meyra kembali? bagaimana kisah cinta mereka akan diuji?
Baca terus kelanjutan CSGK ya. Berikan saran, komentar positif, like dan vote untuk penyempurnaan novel ini. Happy reading😍
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAYONK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
LAMARAN EBEN
"Ben, yakin mau ketemunya di restoran ini?" ujar Anti agak takut melihat hotel mewah didepannya.
"Iya sayang memang kenapa sih?? lagian ini gratis hahahaha ini hotel punya Waluya Group," jawab Eben menggandeng Anti memasuki restoran.
"Punya Tuan Andreas?, ya ampun mewah banget, Mbak Mey beruntung banget jadi menantunya." Anti yang sudah terpesona dengan apa yang dilihatnya terlebih ini pertama kalinya dia ke hotel.
"Eheem!! memang kamu gak beruntung jadi pacarku? kurang kaya aku bengkelku kurang banyak? uangku kurang banyak? hotel memang bukan bidang keluargaku tapi aku bisa beliin hotel sekarang buat kamu," jawab Eben sudah mulai emosi.
"Idih tuan kaya raya memang gak ada duanya." Anti langsung menoleh ke arah Eben yang sudah semakin kesal.
"Eitsss maaf Ben spontan tadi," sambung Anti lagsung menutup mulutnya. Dia gak sengaja memanggil kata terlarang yang tidak disukai Eben.
"Untung saja ini sudah didepan restoran, kalau kamu mengatakan itu didalam mobil mungkin nasib bibirmu tak seindah sekarang," bisik Eben tersenyum jahat.
Anti yang mendengar itu langsung buru-buru menjauh. Eben melihat itu menahan tawanya.
"Sudah ahh ayo buruan nanti keluargamu menunggu," ajak Anti duluan memasuki restoran dan ..."
Bruusssshhh!! hujan mawar jatuh tepat diatas kepala Anti, dan saat itu juga seluruh lampu restoran menyala dan menunjukkan ukiran dari bunga yang kebetulan sangat disukai Anti.
Ruangan didominasi mawar putih, Meyra juga menambahkan mawar merah untuk pemanis agar ukiran kata itu bisa membuat yang melihatnya sangat terkesan.
I Love u Kinanti Putri
Anti yang melihat ukiran bunga itu sangat terkesan, dia melihat sekeliling restoran tak melihat Eben dimanapun. Dia hanya melihat para pelayan yang terlihat kesana kesini.
Ben kamu dimana apa kamu yang ngelakuin ini? batin Anti. Dia sangat yakin ini ulah Eben karena cuma Eben yang tahu nama lengkapnya.
Seketika itu lampu meredup dan lampu sorot ditujukan ke Anti dan lampu sorot kedua ditujukan ke Eben yang berjalan mendekatinya.Tampak Eben membawa sebuket bunga dan kotak yang Anti yakinin adalah perhiasan.
*Aduh jangan-jangan dia mau melamarku, astaga Ben kamu kok gak ngerti-ngerti s*ih, batin Anti panik terlebih Eben sudah mendekatinya.
"Aku tau kamu belum mau menikah denganku, aku tahu keingananmu sebelum menjadikanmu nyonya Benedict Woolsey. Tapi bisakah An hari ini aku ingin kamu jadi milikku walaupun memang belum seutuhnya dan tolong An terima permintaanku untuk bertunangan denganku, kapanpun kamu mau menikah denganku aku siap! besok, lusa, tahun depan, aku tetap menunggumu. Aku mencintaimu besok, lusa dan selamanya." Eben memberikan sebuket bunga ke Anti yang tampak begitu kaget.
Anti mendengar itu tampak menahan airmatanya, dia sangat tersentuh mendengar pernyataan Eben. Dia tampak memalingkan wajah untuk menghapus airmatanya. Saat dia melihat kedepan kembali tampak Eben sudah setengah berjongkok dan menatap Anti..
"Will u marry me, please!! Tidak sekarang sayang kapanpun kamu siap tapi terimalah lamaranku," ujar Eben menatap Anti dengan cinta.
Anti tak henti-hentinya menangis, dia sangat terharu dan benar-benar terkejut Eben bisa seromantis dan semanis ini. Biasanya mereka selalu bertengkar.
"Yes i will Eben, tapi bukan sekarang ya, tunggu aku siap," jawab Anti agak terisak.
Saat Anti menyetujui lamarannya lampu direstoran menyala dan lampu sorot pun mati. Eben berdiri lalu memakaikan cincin dijemari kekasihnya itu. Suara tepuk tangan sangat riuh membuat Anti tersadar bahwa seluruh keluarga Eben dan Anti sudah ada direstoran.
Ternyata kamu An, aku turut bahagia kamu dan Eben bahagia sekarang, ujar Meyra dari jauh. Dia sangat lega bukan Nick yang bertunangan.
Astaga gak mungkin!! aku gak ada perasaan lagi sama dia, sebaiknya aku pergi dari sini, batin Meyra langsung meninggalkan acara itu.
Flasback
Meyra masih menatap Nick dari kejauhan, Nick sekarang lebih dewasa dan penampilannya sudah seperti pekerja pada umumnya.
Tapi kemudian ada sesak didadanya, sesak sampai membuatnya sulit bernapas.
Nick ini sudah 5 tahun, tapi kenapa sakit ini belum sembuh juga.
Meyra langsung kekamar mandi untuk melakukan aktifitasnya sejak 5 tahun terakhir. Hanya itu yang bisa dilakukan agar dapat melakukan aktifitas kembali.
Dia sudah bahagia Mey, kenapa kamu belum move on sih, gumam Meyra terus menyemangati diri.
"Ishhh kamu liat gak Pak Ceo kita? Pak Nicholas wuih ganteng banget ya,sayang ya ada Bu Tiara." Bisik-bisik karyawan hotel di depan wastafel.
Tiara? siapa dia, apa itu pacar Nick?
Flasback end
###
"Mbak Mey? astaga benar ini Mbak ternyata," ujar Bik Jum melihat Meyra yang hendak mau naik keatas lift.
Spontan Meyra menutup topinya lebih dalam. Tapi urung dilakukan karena yang memanggil Bik Jum.
"Iya Bik Jum ini saya, tapi tolong jangan ngomong kesiapa-siapa," ujar Meyra langsung memeluk Bik Jum.
"Iya Mbak, saya gak akan kasih tahu, Mbak sama siapa kesini? memang ada disini atau gimana ini Mbak? kok kebetulan ada di pertunangan Anti?" tanya Bik Jum penasaran.
"Iya Bik Jum saya pendekornya, kebetulan banget saya gak tau kalau Kinanti Putri itu Anti, saya satu kampus sama dia tapi gak pernah tahu nama panjangnya, aneh kalau tahu itu Anti pasti saya lebih bagusin Bik", jawab Meyra menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"Astaga jadi Mbak pendekornya, bagus banget Mbak itu sudah bagus sekali, terimakasih banyak," ujar Bik Jum memegang kedua tangan Meyra.
"Ibubkemana saja sih? itu Mamanya Eben mau ketemu?" teriak Anti dari arah restoran, dia melihat Meyra bingung karena wajahnya hampir ditutupin dengan topinya.
Saat Meyra hendak pergi, tangannya dicegah oleh Anti.
"Kenapa pergi Mbak, mungkin yang lain bisa ketipu tapi saya gak," sahut Anti langsung memeluk Meyra.
"Sudah kalian pergi saja dulu, kamarku 802 nanti selesai acara atau besoknya kalian kesini gak papa, aku disini sampai besok," ujar Meyra buru-buru, dia takut kalau ada yang mengetahui keberadaannya lagi.
"Baik Mbak, take care jangan pergi sebelum kita bertemu lagi," lanjut Anti langsung digandeng Ibunya meninggalkan Meyra
###
"Kok banyak yang bule sih Ben?" tanya Anti melihat satu persatu keluarga Eben.
"Kamu pura-pura gak tau atau apa ini?" goda Eben sambil mendekatkan wajahnya ke Anti.
"Ishhh apaan seh ya akunya tahu kamu ada keturunan tapi kok gak ada keluarga Mama Indah?" tanya Anti penasaran dan mencoba mendorong muka mesum Eben.
"Mama anak yatim piatu yang diadopsi keluarga Tante Lastri, dulu Papa dan Om Andre pertukaran pelajar di kampusnya Mama dan Tante Lastri, yaudah jadinya cinlok jadinya ini aku sama Nick yang gantengnya maksimal," terang Eben bangga.
jngn kwatir thor aq trs mengikuti mu
😘😘😘😘
lanjuut thor
😭😭😭😭😭 ksihan meyra
hmdllh lhir selamat Amiinn
smangat thor💪💪