NovelToon NovelToon
PENGHIANAT

PENGHIANAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dunia Masa Depan / CEO
Popularitas:391
Nilai: 5
Nama Author: nila edrina

Cinta pertama seharusnya indah.

Tapi milik Lay Amelty Ranza berubah jadi neraka.

Ahber Mazchar, ketua OSIS paling dingin, bilang dia cinta Lay.
Andkay, si badboy posesif, berteriak "LO HANYA MILIK GUE!"
Eskay, sahabat terbaik Ahber, tiba-tiba mendekati Lay diam-diam.

Tapi di balik senyum mereka... ada darah.

15 tahun lalu, keluarga Ahber membantai satu keluarga di Gudang B-09.
Sekarang balas dendam itu datang. Melalui cincin perak bergambar burung.

Cincin pertama: Milik Burung, si pembunuh.
Cincin kedua: Milik Nayla, adik yang pura-pura mati.
Cincin ketiga: Sekarang ada di tangan Ahber.

Di dalamnya tersimpan 3 Triliun dan rahasia yang bisa menghancurkan 2 keluarga besar.
Keluarga Mahesa dan Keluarga Dirga mengincar mereka.
Dan ada "A"... dalang yang mempermainkan semuanya dari awal.

Lay diculik. Dikhianati. Dipaksa memilih.

Sampai pesan terakhir itu masuk ke HP Ahber:
"Maaf gue salah."

Salah mencintai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nila edrina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13: BAHAGIA

 LAY.. maafin saya karena meninggalkan kamu dalam keadaam seperti ini.."

Ucap pelan arkanza yang sedang memegang perut lay.

" huh.."

Hembusan nafas lay membuat arkanza kaget dan menoleh ke arah lay.

" lay? "

Lay kemudian membuka matanya perlahan-lahan.

" aduh..arkan? Lo udah balik? "

Tanya lay lalu mengangkat tubuhnya untuk mengubah posisinya menjadi duduk.

" iya..lay kenapa kamu tidak beritahu saya jika kamu hamil? "

Tanya arkanza yang membuat lay terkejut.

" hah? Hamil ? Siapa? Saya? " ucap lay menunjuk dirinya.

" iya sayang..." jawab arkanza

" sejak kapan saya hamil arkanza? " tanya lagi lay.

" udah 2 minggu lebih..kata dokter.." jawab arkamza

" tapi..ah saya mau bertemu dengan dokternya " ucap lay

Kemudian arkanza berdiri dari duduknya dan menghelus pelan kepada lay lalu mengecupnya.

" lay..tunggu disini yah " ucap arkanza

ARKANZA kemudian berjalan keluar ruangan itu.

" gue hamil..tapi kenapa gue gak ada merasakan tanda-tanda hamil yah? "

tanya lay ke dirinya sendiri.

" huh..padahal tadi gue cuman mau minum ujung-ujungnya malah masuk rumah sakit.."

" tapi..bayi ini..em baik-baik yah sayang "

Ucap lay menghelus perutnya dengan lembut.

BEBERAPA MENIT KEMUDIAN PINTU RUANGAN LAY TERBUKA

Arkanza berjalan masuk yang di susul oleh dokter yang merawat lay di awal.

" ada nyonya? Ada yang sakit? "

Tanya dokter kemudian berjalan ke arah lay dan mulai memeriksa keadaan lay.

" gak apa-apa kok dok, " ucap lay

"Ah jika begitu ada yang bisa saya bantu nyonya? " tanya lagi dokter

" saya cuman ingin bertanya dokter..sejak kaoan saya hamil? Dan saya juga tidak merasakan akan adanya tanda-tanda hamil.." ucap lay

" ah nyonya seperti itu memang bisa terjadi, ibu hamil tidak merasakan namun ayah dari kandungan itu yang merasakan " jelas dokter kepada lay

" ooh..jadi saya tidak merasakan muntah-muntag itu? Tapi suami saya yang merasakannya? " tanya lay.

" iya betul nyonya..suami akan tambah posesif dan khawatir jika ibu dan bayi kenapa-napa itu memang normal " jawab dokter

" ouhh..baik lah..dokter terima kasih " ucap lay

" tentu nyonya " ucao dokter

Arkanza yang dari tadi hanya menyimak kini berbicara.

" dokter..apa lay sudah bisa pulang? " ucap arkanza

Dokter kemudian menoleh ke belakang

" tentu tuan, nyonya lay sudah di perbolehkan untuk pulang dan beristirahat lebih cukup jangan biarkan otaknya terbebani, tuggu tuan sama ambil obatnya dulu "

ucap dokter yang kemudian berjalan keluar ruangan.

" lay ? Lo merasa sakit? " tanya arkanza

" ck! Lo 2 hari ngilang! Kemana saja kamu? " tanya lay

" ah..lay maaf..huh..saya.." belum selesai arkanza menjawab lay berbicara

" udahlah arkanza udah cuman mau cek aja ke dokter kandungan nanti " ucap lay

" ke dokter kandungan? " ucap arkanza

" untuk apa ? Kamu belum yakin jika kamu hamil? " ucap arkanza

" iya, mau periksa lebih detail agar gue bisa tau anak siapa ini " ucap lay

" ooh jadi kamu tidur dengan pria lain? " ucap arkanza yang kini emosinya sudah naik

" bisa jadi kan gue di hipnotis dan yah.." ucao lay

PINTU RUANGAN KEMUDIAN TERBUKA

" Tuan ini obat lnya saya juga sudah menuliskan resep-resepnya " ucap dokter

" terimah kasih dokter, jika begitu saya dan suami saya pamit "

ucap lay kemudian berjalan keluar yang di susul oleh arkanza yang marah.

DI PARKIRAN MOBIL RUMAH SAKIT

arkanza seketika menaiki mobilnya dengan keras dan kasar.

Dan disusul lay yang kini sudah duduk di sampingnya.

" ayo ke dokter kandungan " ucap lay

" lay kamu pernah tidur dengan pria lain? "

tanya arkanza tanpa menoleh ke arah lay.

" gak tau " ucap lay singkat kemudian memainkan ponselnya.

" heh. Tubuh yang bersih bening halus dan body yang bagus itu kau memberikannya kepada orang lain? "Tanya lagi arkanza

" lay..kamu hanya boleh tidur dengan saya gak boleh dengan orang lain "

ucap arkanza marah kemudian menyetirkan mobilnya secepat kilat.

" ayo lah arkan lo emang percaya jika gue tidir dengan yang lain? Haha..lucu bagat sihh"

Seketika ketengang dan kesunyian itu hilang saat lay berkata seperti itu.

" saya gak akan pernah percaya lay..tapi " ucap arakanza.

" tapi..apa? " tanya lay

" lihat saja nanti " jawab arkanza

KINI MOBIL BERJALAN SANGAT KENCANG DAN HALUS DI ASPAL YANG SUNYI DAN TENANG.

RUMAH.

arkanza yang mengendong lay memasuki rumah hingga kamar dan kasur.

" arkan..lo maua apa lagi? "

tanya lemas lay saat arkanza menyentuh semua bagian tubuh lay yang tersembunyi.

" saya mau hukum kamu yang telah membuat saya marah tadi layy "

Ucap arkanza yang menggigit telinga lay hingga ke arah bawah.

" akhh..arkanza..gue lagi hamill loohh" ucap lirih lay.

" saya gak akan nyentuh bagian itu lay.."

Kata arkanza kemudian berhenti tepat di deoan perut lay.

" em..bayi kecil saya pinjam bunda kamu dulu yahh "

Kemudian arkanza mengecu perut lay dan melanjutkan aktifitas awalnya tadi.

" akhh..arkan-"

Bibir lay telah di lahap oleh arkanza dan malam itu,malam yang tidak cukup serius.

PAGINYA.

" selamat pagi sayang "

ucao arkanza kepada lay yang baru saja terbangun dari tidur melelahkannya.

" em..lo gak ke kantor arkan? "

tanya lay yang kemudian berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri.

" gak, hanya saja akan ada pertemuan ke restoran jam 12 siang nanti kamu mau ikut? " ucap arkanza.

" hm..gak usah dehh di rumah aja nanti bosan" ucap lay

" oke " jawab arkanza.

12 SIANG.

" sayang aku berangkat yahh "

ucap arkanza memeluk lay dan mengecup perut lay.

" good bye baby " ucap arkanza

" iya hati-hati yahh " ucap lay

Kemudian arkanza berjalan keluar rumah

" entah mengapa aku gak boleh biarin dia pergi yah? "

ucap lay yang menatap khawatir arkanza keluar mengendari mobilnya.

BEBERAPA MENJT KEMUDIAN

Lay sedang membuat sebuah kue untuk resep barunya, menambahkan terigu gula dan..

Pruck mangkuk jatuh pecah

" hah!? " ucap kaget lay

" ya ampun..ceroboh baget sihh lay "

ucap lay dan mengambil sapu untuk membersihkan belum sempat lay memangang sapu perutnya seketika sakit keras.

" akh..ada apa? Perut ku.." lay

Lay kemudian berjalan seadanya untuk mengambil ponsel ia berniat untuk menelfol arkanza namun belum semoat menekan telfon, arkanza yang mulai menelfon duluan.

" ar-arkan.." ucap lay di telfon

" halo, nyonya lay.."

Suara di telfon arkanza bukan lah dia melainkan orang lain.

" ha-halo..to-tolong..arkan..za.." ucao pelan lay

Seketika lay terjatuh tidak berdaya.

" halo! Halo! Nyonya, tuan arkanza baru saja terjadi kecelakaan dan mengalami kehilangan darah yang parah! Halo! Nyonya! Anda baik-baik saja? "

Ucap seseorang itu di telfon namun lay sama sekali tidak mendengar apa-apa.

1
Alia Chans
Hadir thor
like + bunga biar semangat deh/Smile/
nila edrina: terimah kasihh 🥰😘😭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!