(REVISI)
Cerita ini mengisahkan seorang Wanita pintar,cantik dan sexy yang bernama Hara Pramaswari
Hara memiliki teman baru yaitu pria terpopuler dikampusnya,laki-laki ini menyukai Hara tapi kedekatan mereka membuat sahabat Hara membencinya,karena sahabat Hara juga menyukai laki-laki ini.
Pengusaha tampan dan kaya yang digandrungi banyak wanita,ialah Alexander Pranata pewaris pranata grup,pertemuannya dengan Hara sangat singkat,sampai akhirnya Alex memutuskan untuk menikahinya,akan ada banyak ujian yang akan dilalui mereka berdua,akankah mereka sanggup bertahan atau memilih untuk berpisah..?
Ingin tahu cerita selengkapnya silahkan dibaca😁mari kumpul dulu jangan jaga jarak di antara kita😆
JANGAN LUPA LIKE,VOTE DAN KOMEN ===
😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wulandari05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ijab Qobul (Terbongkarnya Rahasia)
Tibalah Reno bersama penghulu yang diminta Alex tadi, Alex mengucapkan ijab qobul tanpa restu orang tuanya, Hara pasrah karena ini permintaan ibunya, dia hanya menangis, takdir apa yang harus Hara jalani saat ini, dia memikirkan bagaimana nanti nasipnya menjadi menantu yang tidak diharapkan, memikirkan saja rasanya sakit sekali.
Alex mengenggam tangan wali hakim dan mengucapkan ijab qobul didepan Ibu Ana.
"Bagaimana saksi?" tanya Penghulu.
"SAH.." jawab mereka serempak, doa pun dipanjatkan oleh penghulu, Ibu Ana menangis.
Malam ini Hara dan Alex sudah resmi menjadi suami istri, Alex binggung harus bagaimana setelahnya, semua orang sudah pulang, Reno memberikan satu persatu amplop yang cukup tebal kepada mereka.
"Sayang Kakak sekarang sah menjadi suami kamu." ucap Alex mencium pucuk kepala Hara.
Hara hanya bisa menangis dan menangis, tiba-tiba terdengar bunyi nyaring dari monitor, Dokter segera memeriksa pasien, suster berlarian mengambil alat pemompa detak jantung dan menyuruh semua yang ada diruangan untuk keluar.
Hara menjerit dia tak kuasa jika ditinggalkan ibunya, siapa nanti yang akan menemaninya, siapa nanti yang akan menyemanggatinya, Hara pun pingsan di pelukan Alex, Alex segera membawa istrinya keruang rawat, sementara Reno menunggu hasil dari dokter.
Dokter keluar menghembuskan nafas kasar.
"Maaf Pak dengan berat hati saya mengatakan, pasien tidak bisa di selamatkan." ucap Dokter menunduk .
"Innalillahiwainnailaihirojiun, baiklah Dok kami akan mengurus pemakanannya." ucap Reno ikut bersedih.
"Saya permisi dulu." pamit Dokter.
Reno menelvon bawahannya untuk mengurus pemakaman Ibu Ana, dia menghampiri Alex untuk memberi kabar buruk ini.
"Lex ibu Ana sudah tiada." ucap Rangga menunduk.
Alex menjambak rambutnya frustasi, dia meminta Reno untuk merahasiakan semuanya dari halayak publik. "Ren loe urus pemakamannya." ucap Alex.
"Oke gue kesana." pamit Reno, dia melenggang pergi.
Tidak lama Hara sadar, Alex mencium tangan istrinya dengan lembut.
"Kak aku mau ketemu Ibu, Ibu dimana Kak." ucap Hara histeris .
"Sayang tenangkan dirimu, maaf tapi ibu sudah tiada." ucap Alex memeluk istrinya.
Hara melepas infus yang menancap di tangannya, dia berlari keluar, Alex mengejar istrinya mengendong Hara menuju mobil.
*Dirumah Hara
Mobil Alex berhenti di depan rumah Hara, Hara segera turun dan berlari, di sana terlihat banyak orang berkumpul, saat ini jenazah sudah di mandikan dan siap untuk di sholatkan, Febby yang melihat sahabatnya datang dengan darah yang terlihat basah di tangan Hara langsung memeluk sahabatnya, dia juga ikut terpukul melihat keadaan Hara saat ini, disana juga ada Rangga dia mendapat kabar dari orang suruhannya jika Ibu Ana meninggal, Rangga yang melihat Hara seperti itu juga ikut memeluk Hara, Rangga memberinya kekuatan, dia tidak tau jika Hara sekarang berstatus suami orang.
Alex tiba-tiba datang, dia menarik tangan istrinya, Alex tidak suka saat melihat istrinya dipeluk oleh pria lain.
"Apa yang kamu lakukan Ra..?" tanya Alex.
Hara tidak mood meladeni Alex, dia meninggalkan mereka berdua dan berlari kejasad ibunya yang sudah dikafani, Alex sadar bahwa tidak seharusnya dia marah dalam keadaan seperti ini,Alex dan Rangga sama-sama menghampiri Hara.
Reno datang memberi tahu kalau semua keperluan pemakaman sudah siap, Alex membawa Hara menjahui jazad ibunya yang akan di sholati, sedangkan Rangga Reno dan para tetangga bersiap menyolati ibu Ana.
Akhirnya pemakaman selesai, semua orang sudah pergi terutama Febby, dia ada keperluan mendadak yang tidak bisa di tinggalkan, saat ini Hara berada di pusara ibunya menangis sesenggukan, Alex yang berada disamping Hara memeluknya untuk menguatkan istrinya, Rangga ikut menangis melihat wanita yang di cintainya sehancur ini.
"Ikhlaskan Ra, semoga Ibu di tempatkan di surganya Allah." ucap Rangga mengelus rambut Hara.
Alex mendonggak dia tidak suka jika Rangga terlalu perhatian dengan istrinya.
"Ngga kami sudah menikah, Hara sudah resmi menjadi istriku, jadi aku harap kamu tidak melawati batasmu." ucap Alex.
Seperti terkena sambaran petir Rangga di buat terkejut mendengar kabar ini, dia sudah terlambat, Rangga yang emosi memukul wajah Alex, membuat Hara menjerit.
"Loe cowok brengsek, loe ngak pantes buat Hara, kenapa loe nikahin Hara hah, bukannya Mama loe ngak setuju dan menjodohkan loe dengan gadis lain." ucap Rangga dengan amarah yang mengebu.
Alex mematung menahan perih. "Kenapa dia tahu semuanya, siapa dia"batin Alex.
"Apa maksud kamu dijodohkan Ngga..?" tanya Hara, yang masih menangis.
Alex yang takut langsung menarik tangan Hara dan membawahnya ke mobil, Reno melajukan mobilnya melesat pergi.
Tinggalah Rangga sendiri disana, dia mendekati makam alm.ibu Ana, Rangga duduk bersimpuh menangis diatas pusaranya.
"Bu kenapa Ibu merestui Hara bersamanya, dia pria brengsek Bu, aku tidak ingin wanita yang aku cintai disakiti oleh pria itu, aku berjanji bu akan menjaga anak Ibu sebisa ku." ucap Rangga dengan berlinang airmata.
Rangga pun pergi meninggalkan makam itu dengan mata sembabnya.
Sudah 2 minggu Hara ditinggalkan oleh ibunya, dia masih tinggal dirumah yang sama, Alex belum mencarikannya rumah yang layak untuk dia huni, mereka hidup terpisah belum tinggal bersama karena Hara berstatus istri yang dirahasiakan
Dikamar Hara merenung pernikahan macam apa ini pikirnya, Hara belum pernah tidur berdua dengan suaminya, Alex juga jarang menjenguk Hara, Hara malah lebih sering bertemu di kantor dari pada diluar kantor.
Sore itu Rangga mengajak Hara bertemu dia ingin mengatakan sesuatu yang penting kepada Hara mengenai Alex, Hara mengiyakan mereka janjian ditaman kota.
**Ditaman
Sore ini di taman kota cukup ramai, Rangga sudah menunggu Hara, dia duduk didepan kolam ikan yang terdapat kursi panjang disana, tak lama Hara muncul.
"Ngga.." sapa Hara, Hara duduk menjaga jarak dengan Rangga.
"Kamu mau ngomong apa..?" tanya Hara.
"Ra mungkin ini menyakitkan untuk kamu, tapi aku harus bilang sebelum semuanya terlambat." jawab Rangga, Hara diam dia menunggu Rangga bicara.
"Sebenarnya Alex sudah bertunangan dengan wanita yang bernama Vera beberapa minggu yang lalu, kamu ingat saat aku berada dirumah sakit menunggu ibu, aku mendapat kabar bahwa saat itu Alex di tunangkan orang tuanya dengan Vera, dan apa kamu tahu selama ini Alex sering berhubungan badan dengan wanita itu, aku menyuruh orang ku untuk membuntuti Alex, dia juga sering keluar masuk hotel bersama wanita itu." ucap Rangga.
Akhirnya rahasia yang selama ini dipendam Rangga terbongkar sudah.
Hara tidak percaya dengan ucapan Rangga, Rangga menunjukkan bukti foto dan video yang sudah iya kumpulkan, seperti dihantam ribuan jarum hati Hara tertusuk-tusuk duri yang begitu tajam, dia menangis sejadi-jadinya, pernikahan yang masih sebiji jagung harus diuji sebesar ini, belum juga sembuh dukanya karena di tinggalkan sang ibu, sekarang dia harus menerima masalah rumah tangga sebesar ini.
*flashback on
Selesai pulang mengantar Hara kerumah sakit dia mendapat telvon dari orang suruhannya.
"Hallo bos, saya melihat target sedang bercumbu di kamar hotel, saya sudah menyadap kamarnya dan manaruh cctv disana." ucap bawahan Rangga yang tidak lain adalah Rey.
Kebetulan Hotel itu adalah Hotel milik Rangga, Papa Rangga mempercayakan beberapa hotel kepadanya.
"Kerja bagus, tunggu saya akan kesana." ucap Rangga menutup telpon.
Rangga ingin memastikan apa pesuruhnya tidak salah orang.
"Brengsek.." umpat Rangga memukul stir mobilnya, ternyata memang benar, dia melihat Alex dan Vera keluar dari hotel miliknya, Rangga segera menemui pesuruhnya untuk mengecek cctv dan menyimpannya sebagai bukti.
*flashback of
lgian sii vera udh d bilang udh slesai masih ajj ngejar",,