Lukas merupakan pria yang berumur 18 tahun siapa sangka di umur yang muda ini ia merupakan golongan mafia termuda di usianya yang saat ini.
Banyak para wanita yang ingin menjadi kekasihnya termaksud ibu-ibu yang ingin sekali menjodohkan ia dengan anak mereka Karna sikap lukas yang tidak hanya memiliki wajah tampan dan memiliki harta yang berlimpah ia merupakan pria yang terkenal baik dan ramah .Sehingga membuat ia di idolakan di sekolah mau pun di luar.
Tapi siapa kah wanita yang beruntung yang bisa membuat lukas jatuh cinta? kalian para pembaca??? atau author? hahhaah...
selamat membaca....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novie Zuarezii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lukas yang berada di meja makan
Lukas masih terus menatap Tere sehingga membuat Tere kesal .
" Berhentilah menatap ku atau mata mu akan ku colok dengan pena ini".Ucap Tere kesal dan mengarahkan pena ke hadapan Lukas .
" Lakukan saja kalau kamu berani ". Ucap Lukas tersenyum . ia senang sekali bisa melihat wajah imut Tere saat marah dan kesal .
" Oh kau menantang ku ternyata ".Ucap Tere sambil menatap Lukas dengan Menik mata nya yang tajam menatap Lukas .
Perlahan Tere mendekat dengan tangan memegang pena layaknya seperti seseorang yang memegang pisau dan ingin segera menerkam mangsanya atau menusuk Lukas secara terang - terangan layak seperti seseorang yang kehilangan kesadaran
dekat...
dekat...
dan semakin dekat ia mengangkat sedikit bokongnya agar ia bisa menjangkau Lukas yang berada di samping kursi Tere . kini jarak antara mereka berdua sudah semakin dekat dan kini mereka berdua pun sudah saling bertatapan .
"Tere... Lukas... Kalian sedang apa ". Ucap pak Doni guru bahasa Inggris mereka .
" Kalian berdua ini... ". Ucap pak Doni .semua murid yang berada di kelas pun langsung melihat ke arah Tere dan Lukas.
" Em.... kita sedang tidak ngapa - ngapain pak hanya saja tadi di rambut Lukas ada serangga pak , ia serangga makanya saya ingin mengambil serangga di rambut Lukas pak ". Ucap Tere berpura - pura mengambil serangga di rambut lukas.
Tere Langsung bergegas pindah duduk ke kursi nya kembali .
Pak Doni hanya menggeleng kan kepalanya saja . Mereka pun meneruskan pelajaran sampai jam pulang sekolah berbunyi .
*
Kini Tere yang sudah selesai mandi sehabis pulang sekolah langsung menuju ke ruangan makan .
Betapa kagetnya Tere saat melihat Lukas yang sudah berada di meja makan miliknya .
" Ah... kenapa aku harus terus - terusan bertemu dengannya, Sungguh menjengkelkan saja ". Batin Tere yang merasa kesal melihat Lukas .
" Tere sayang... duduk nak ". Ucap ibunya Tere lembut sambil meletakan makanan yang ia masak tadi .
Dengan perasaan kesal Tere langsung duduk dekat sang ibu karna ia begitu malas kalau harus bersebelahan duduk dengan Lukas .
" Sayang duduklah di samping calon suami mu itu agar kamu bisa menyendokan nak Lukas makanan sayang ". Ucap ibunya Tere .
" Ih ibuku.... kenapa harus seribet ini sih dia bisa mengambilnya sendiri ". Ucap Tere manyun .
" Tere..... ". Ucap ibunya Tere memandang Tere .
" Yayayaya.... baiklah baiklah.. aku Tere putri ibu yang cantik ini akan berpindah ke kursi angker karna bersebelahan bersama se.... ". belum Tere menghabiskan ucapannya namun sang ibu sudah melotot ke arahnya .
" Hehehe becanda ibu, baiklah aku akan duduk di samping calon suami ku ". Ucap Tere sambil matanya melotot ke arah Lukas .
Dengan sangat berat hati Tere duduk di samping kursi Lukas .
ia langsung menyendokan makanan untuk Lukas .
" Jangan pakai itu ". Ucap Lukas .
Tere Langsung menoleh ke arah Lukas dengan raut muka masam nya .
ia langsung tidak jadi menyendokan makanan tersebut .
Tere pun langsung menyendokan makanan yang lain untuk Lukas .
" Jangan pakai yang itu juga ". Ucap Lukas .
Tere menghembuskan nafasnya dengan kasar .
Dengan sabar ia menyendokan makanan yang lain lagi ".
" Yang itu juga jangan ". Ucap Lukas . Lukas sengaja ingin mengerjai Tere dan membuat Tere kesal dan Alhasil berhasil ia membuat tingkat kesabaran Tere pecah .
Tere yang sudah habis kesabaran pun langsung menatap Lukas dengan tatapan mematikan .
" Jadi makanan apa yang kau mau ! ". Ucap Tere menekan perkataan nya dengan nafas yang berderu - deru ingin rasanya Tere menjambak rambut Lukas dan menyeret ia keluar . Tetapi sayang itu tidak mungkin ia lakukan di depan ibunya .
.
.
.
JANGAN lupa votenya 💜
njut