NovelToon NovelToon
Benci Dan Cinta

Benci Dan Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Contest
Popularitas:26.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kamila Putri

"Aku pikir setelah bertemu denganmu aku akan bahagia, tapi yang aku dapatkan hanya kecewa!"

Namun, awal pertemuan yang diharapkan akan menjadi kesan indah yang membahagiakan, justru berbanding terbalik saat Eva mengetahui siapa orang yang selalu ada untuknya. Akankah cinta itu hadir kembali dalam hidupnya, atau hanya akan menjadi kenangan saja?


Ilustrator: Sky_graphic

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kamila Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tekad ku sudah bulat

Paginya, Eva memutuskan untuk pulang ke kosan. Dia tidak enak hati jika harus meminjam baju milik Ita lagi. Sebelumnya dia sudah memberi kabar pada Ayu, agar di bukakan pintu gerbangnya.

Eva membuka, mendorong gerbang yang tinggi itu dengan perlahan. Namun dia dikejutkan dengan kehadiran seseorang yang sepertinya tengah menunggunya datang.

"Se-lamat pagi Bu Santi," sapa Eva ragu. Namun wanita paruh baya itu memandangi dirinya dari ujung kaki sampai ujung kepala. Eva pun merasa tidak nyaman dengan sikap ibu kos-nya.

"Saya ingin bicara sama kamu," ujarnya ketus. Wanita itu kemudian pergi, lalu diikuti oleh Eva di belakangnya. Eva merasa tidak enak hati, sepertinya akan terjadi sesuatu padanya. Namun Eva berusaha menghapus prasangka buruk itu.

"Ini pasti tentang uang sewa aja, aku yakin hanya itu yang akan Bu Santi bahas," batin Eva.

Wanita itu membawa Eva ke atap, tempat di mana dirinya dan Arya nongkrong bersama. Masih dengan tatapan sinis nya, wanita itu berkata...

"Eva, saya tahu kamu dan Arya pacaran. Saya juga tahu apa yang sering kalian lakukan. Dan sekarang Arya sudah saya kirim ke luar kota, agar dia fokus sama kuliahnya," ujarnya tanpa basa-basi.

Eva merasa bingung harus berkata apa, dia hanya mematung dalam posisinya.

"Saya tidak mau berbasa-basi sama kamu soal ini, saya harap kamu juga mengerti apa yang sedang saya bahas."

Eva semakin bingung dengan apa yang di katakan wanita itu, akhirnya dia pun memberanikan diri untuk bertanya.

"Maaf Bu Santi, tapi saya kurang mengerti sama yang ibu bicarakan. Saya tahu Arya pergi ke luar kota, tapi apa hubungannya sama saya?"

Wanita itu tampak menarik napasnya dalam-dalam. Lalu mendekati dirinya, menepuk pundaknya.

"Saya tidak masalah kalau kalian punya hubungan. Tapi tidak untuk sekarang, saya mohon sama kamu jauhi Arya dulu."

*****DEG*****...

Seketika jantungnya berhenti berdetak. Sekarang dia tahu alasan kenapa Arya hilang tanpa kabar, dan perkataan wanita itu cukup membuat hatinya terluka.

Eva mencoba tabah, dia masih menanggapi perkataan wanita itu dengan senyuman.

"Bu Santi tenang aja, setelah teman saya sembuh nanti, saya mungkin akan pergi ke Amerika. Sudah sejak lama kakak saya menginginkan untuk di kunjungi, dan mungkin juga saya akan tinggal di sana untuk waktu yang cukup lama," ujar Eva mengulas senyuman.

"Baguslah... berarti ini waktu yang tepat untuk kalian. Semoga teman kamu cepat sembuh ya...." Wanita itu menepuk lagi pundaknya, seolah-olah perkataannya tidak menyakiti perasaan Eva.

___

Ayu memandangi Eva yang tengah membereskan baju dan barang-barangnya. Sesekali gadis itu membujuk Eva agar tidak pergi ke Amerika. Dia menyarankan untuk hanya pindah kosan saja. Namun tekad Eva sudah bulat. Dia akan tetap pergi bersama Yudi ke Amerika.

"Va, kamu yakin mau ninggalin aku," tanya Ayu. Raut wajah Ayu membuat Eva ingin menertawainya, seperti anak ayam yang kehilangan induknya, bingung.

Namun dia pun paham dengan perasaan Ayu. Tapi tekadnya tidak akan bisa di goyahkan lagi. Untuk kali ini dia sudah cukup yakin.

"Aku udah lama gak ketemu sama kakak ku Yu, dan mungkin ini saatnya."

"Tapi aku bakal kesepian di sini. Aku gak punya temen lagi." Ayu merangkul kedua lututnya.

Eva tidak ingin ada air mata saat ini, dia pun berusaha terlihat bahagia di depan temannya itu.

"Ayu yang cantik, yang baik, yang tidak sombong... Coba bayangin, saat aku gak ada tiba-tiba ada seseorang yang datang, terus dia berjanji untuk bahagiain kamu, gimana perasaan kamu?"

"Ya... ya-bahagialah," jawabnya gugup.

"Emang kamu udah siap nikah?"

"Kalau keadaan yang memaksaku, siap tidak siap, aku harus siap. Apalagi nanti kalau kamu beneran lama di sana."

Eva hanya tersenyum menanggapi jawaban dari Ayu.

___

Paginya sebelum ke tempat kerja, Eva sudah berada di rumah sakit. Dan Eva merasa sangat senang, karena keadaan Yudi sudah membaik. Kata dokter hanya perlu beberapa hari lagi untuk pemulihan. Dan pagi ini, Eva menyuapi pemuda itu dengan senang hati.

"Tumben kamu pagi-pagi sudah kesini," tanya Yudi sambil membuka mulutnya, karena sendok yang berisi bubur itu sudah ada di ujung bibirnya.

"Aku cuma mau memastikan, kalau kamu sudah membaik," jawabnya, lalu Eva fokus lagi pada mangkok berisi bubur yang ada di tangannya.

"Eva," panggil Yudi.

Gadis itu mendongak, seiring sendok berjalan menghampiri mulut pemuda itu lagi.

"Apa Yud?"

"Hari ini kamu terlihat begitu ceria. Aku bisa lihat dari sorot mata kamu. Apa penyebabnya?"

"Masa sih? Bukannya setiap hari aku selalu ceria seperti ini?" Eva mengibaskan rambutnya yang tergerai.

Yudi tertawa lepas saat melihat tingkah Eva. Akhirnya dia pun mengacak-acak rambut depan gadis itu karena gemas.

Eva tidak ingin rambutnya kusut, dia pun mengambil tangan Yudi dan menahannya. Namun kini tangan itu berada di kedua pipi Eva yang sedikit berisi.

Pemuda itu mendekatkan wajahnya, sampai deru napas keduanya terasa di wajahnya masing-masing.

"Boleh aku minta yang ini?"

Eva mendorong wajah pemuda itu perlahan.

"Tunggu kamu sembuh!"

Yudi tersenyum kegirangan. Akhirnya gadis itu sudah memaafkannya. Dan dia pun punya alasan untuk sembuh.

"Kenapa kamu senyum-senyum," tanya Eva ketus. Pertanyaan itu membuat Yudi seketika berhenti tersenyum.

"Emang aku gak boleh senyum?"

"Aku tidak melarang kamu senyum, aku hanya bertanya!"

"Tapi pertanyaan kamu seolah-olah, aku tidak boleh tersenyum."

"Kamu nya aja yang tidak bisa mengerti pertanyaan ku."

Keduanya pun terlibat pertengkaran kecil. Namun terhenti saat seorang perawat masuk ke dalam untuk memeriksakan keadaan Yudi.

"Selamat pagi... permisi saya cek dulu ya pak," ujar suster itu. Kemudian Eva memilih untuk menjauh.

Sambil memainkan ponsel, dia mencuri-curi pandang pada Yudi yang tengah berbaring. Saat pemuda itu membalas senyuman sang suster yang hendak keluar dari ruangan, Eva merasa cemburu.

"Enak ya, di urusin sama suster cantik, seksi pula," sindirnya, saat perawat itu sudah keluar.

"Tapi aku lebih suka kamu yang ngurusin aku, Ev." Yudi mencoba mengubah posisinya, dengan sigap Eva membantunya.

"Kamu cemburu Ev," tanya Yudi. Eva tampak memutarkan kedua bola matanya.

"Nggak! Aku cuma gak suka aja kamu senyum-senyum sama suster itu."

"Aku cuma bersikap ramah. Nggak sama perawat yang tadi aja, sama semua orang juga aku senyumin."

"Kamu jangan terlalu ramah sama orang yang baru kamu kenal, nanti orang itu ngira kamu ada rasa."

Yudi meraih tangan gadis itu, lalu mencium punggung tangannya. Dia tersenyum kepada Eva, memberi tahu lewat tatapannya bahwa semua perkiraan yang ada di pikiran gadis itu tidak akan terjadi.

"Kamu masih meragukan kesungguhan cintaku, Ev," tanya Yudi.

Gadis itu menganga hendak menjawab, namun alarm di ponselnya sudah berbunyi, pertanda lima menit lagi dia harus sudah berada di tempat kerja.

"Yud, aku harus pergi. Aku telat," ujarnya, kemudian pergi meninggalkan pemuda itu sendiri, sambil berlari mencari kendaraan untuk mengantarkan dirinya.

1
Kam_🍃
Semangat
liana
nextttttt
liana
next dong kk
Novi Elitra
penasaran
Irma14889579
lanjut donggg
jangan patah semangat ea thoor 😘
Liana Robiana
lanjut...
Irma14889579
aku selalu menunggu mu Thor🤗🤗🤗
Irma14889579
aku tunggu kelanjutannya thor 😞
Hiatus🐤: 🤧 aku pikir tidak ada yang nungguin lanjutannya.. Aku usahakan dua hari lagi update kak❤️❤️
total 1 replies
Irma14889579
semangat thor 💪
Hiatus🐤: Terima kasih ❤️🙏
total 1 replies
Muzayyanah
waduh kasiah Eva kpn dia bisa bahagia sayang gk ada lanjutany
Irma14889579
sedih
cookiess
ulalaaa 😄😄

ohyaa, akuu jugaa writtrer lohh btw, bisaa juga kalian baca ceritakuu, namanya "My Girlfriend Is Mafia". Mohon dibacaa yaa eehhehehee.. Makasi bangett bagi yang sudah nyempetin baca 😊😊

semangat buat thor nyaa!! 💪💪
Ning Rum
ko critanya jdi kya gini
Hiatus🐤: Ngga vulgar Banget kok kak
total 1 replies
park seul lee (박 슬 이)
nyimak
Sagita Chn
lanjut Thor, like mendarat yah...

salam dari: Monopoli Cinta Tuan Muda.
Anindha.
Semangat Up thor 👌

Mari saling mendukung ☺
Martina Tina
kelanjutan nya mana
anggrymom
knp ga coba utk ngungkapin si arya ma eva, emessh nih
anggrymom
gagal deh romantisnya gara2 satpol PP kurang ajar😂😂😂😂
anggrymom
hihi..
suka...🤩🤩🤩
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!