NovelToon NovelToon
The CEO'S Second Chance

The CEO'S Second Chance

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: simnuna

Tidak semua cinta pertama berakhir dengan kebahagiaan. Bagi aruna, gadis yatim piatu yang hidup dari beasiswa dan kerja keras, jatuh cinta pada siswa paling populer di sekolah adalahawal dari mimpi buruk yang selama ini tak ingin dia miliki..dia bahagia, namun kebahagaan itu ternyata di bangun diatas sebuah taruhan konyol para anak orang kaya itu. Saat kebenaran terungkap, aruna kehilangan lebih dari sekedar cinta..penghianatan, perundungan, dan kehilangan yang tak tergantikan menghancurkan hidupnya hingga dia memilih menghilang dari masa lalu. Bertahun-tahun kemudia, takdir mempertemukan mereka kembali. Kini, pria yang dulu menghancurkan dunianya telah menjadi seorang pria yang rela melakukan apapun untuk mendapatkan kesempatan kedua. Sayangnya, tidak semua luka dapat di sembuhkan dengan kata maaf… Penasaran?…yuk kepoin ceritanya….

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon simnuna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Dengan tangan gemetar aruna meraih ponsel mahal itu, dia memegangnya erat takut merusak benda mahal itu..dan dengan pelan mulai mengetikan deretan angka disana.

“Ini..”aruna menyodorkan ponsel liam kembali..setalah melihat nomer aruna disana, pria itu mengangguk kecil.

Setelah itu mereka berangkat menuju sekolah..dengan sedikit paksaan dan ancaman akhirnya aruna mau di bonceng oleh pria itu.

________________________

Lagi-lagi pemandangan liam mengantar aruna selalu membuat semua orang heboh..apalagi kali ini mereka berangkat menggunakan motor yang membuat jarak tubuh mereka sangat dekat..semua siswa di sekolah itu berhenti dari aktivitas mereka hanya untuk melihat kedatangan aruna dan liam..bahkan beberapa orang mulai mengangkat ponsel mereka untuk memotret ataupun merekam..dan lagi-lagi aruna jadi gosib hangat di lambe turah sekolah.

“Hati-hati..”ucap liam..dia menyodorkan tanganya untuk membantu gadis itu yang terlihat kesusahan turun dari motor gedenya.

“Terimakasih..”ucap aruna..dia akhirnya dengan canggung berpegangan di pundak dan lengan liam..lagi-lagi aksi itu membuat semua orang heboh.

“Gila..gue kan juga mau..”

“Cerita cinderella itu beneran ada..”

“Mana ada cinderella sejelek gadis udik itu..”

“Sungguh ampuh..jasa dukun mana itu?..”

“Apa perlu jadi miskin dulu supaya bisa dilirik sama liam?..”

Begitulah ocehan keirian semua orang pada aruna..di lain sisi, olla menatap interaksi mereka dengan mata berkibar marah.

“Udik Sialan!..”marah gadis itu.

“Dasar jalang!..berani-beraninya dia!..sialan!..” marah olla.

“Semakin menjadi jalang itu..lo gabisa biarin ini olla..dia harus diberi pelajaran..”ucap vina..sindy mengangguk mantap.

“Benar..cewek jalang itu semakin berani..jangan sampai lo kalah sama dia..”tambah sindy memanasi.

“Gue ga akan biarin ini..liat aja lo jalang udik sialan..”ucap olla.

“Apa rencana lo setelah ini?..”tanya sindy.

“Kita liat aja nanti..”ucap olla tersenyum jahat.

Akhirnya ketiga orang itu memilih pergi dari sana..semakin lama olla disana semakin terbakar pula hatinya.

.

“Gila..gacor bet bestie kita itu..”seru aiden gembira melihat pemandangan di parkiran itu.

“Dia mamang ga bisa diremehin..”ucap ethan.

“Yaudah yok kekelas..panas mata gue..mana lagi jomblo..”ucap nathan mulai berjalan meninggalkan ketiga temanya.

“Yee main tinggal aja..”ucap kai meneriaki nathan.

.

.

.

Setelah kejadian di kos waktu itu, mereka jadi semakin dekat..liam juga lebih sering memperhatikan luka aruna..dia mulai memperhatikan setiap detail kecil dari gadis itu..mulai dari kebiasaan aruna dan mengingat setiap jadwal gadis itu..aruna yang dulunya merasa kurang nyaman jad terbiasa..dia terbiasa dengan sosok liam di sampingnya..apalagi sosok liam yang semakin hangat dan menunjukkan banyak ekspresi hanya di depanya.

Dan juga kebiasaan baru pria itu yang seolah sangat nyaman berada di kosanya..pria itu juga setiap malam akan berkumpul bersama tim basketnya di depan minimarket tempat aruna bekerja..dan selalu pulang bersama aruna..seolah dia memang sengaja menemani gadis itu.

“Numpang makan lagi?..”tanya aruna..pasalnya liam beberapa hari ini selalu numpang sarapan di kosanya..pria itu tak pernah memuji masakanya..tapi setiap pagi selalu minta di masakin.

“Lo jadi pelit ya sekarang..”kesal liam.

“Bukan gitu..aku harus cepat..hari ini hari terakhir lomba, jadi tidak boleh telat..”ucap aruna.

“Kan gue bisa nganter lo..”ucap liam.

“Jalannya ga searah liam..”ucap aruna.

“Jangan sampai kayak kemarin, telat lagi karna nganter aku ketempat lomba..”sambung aruna.

“Santai, sekolah itu punya bokap gue..”ucap liam santai.

“Emng iya punya orangtua kamu..tapi kamu kan juga ga boleh langgar aturan melulu..itu ga baik..apalagi kita udah kelas 12..jangan main-main..”omel aruna..liam menatapnya santai, solah tak mendengarkan.

“Aku naik bus saja..jangan memaksa..”ucap aruna tak mau di bantah..liam akhirnya mengangguk.

“Baiklah-baiklah..terserah lo aja..”ucap liam akhirnya.

Setelah perdebatan yang panjang, aruna akhirnya pergi menuju ketempat lomba menggunakan bus..sedangkan liam berangkat menuju sekolah.

.

.

.

Lomba sudah selesai..untuk meluangkan waktu sampai jam pulang sekolah..aruna lebih memilih berjalan-jalan di taman kota alih-alih kembali kesekolah..lagian dia sudah lama tidak me time menikmati udara segar..selama ini hidupnya hanya bekerja dan bekerja..apalagi sekolah memberikan kebebasan untuk peserta lomba mau balik kesekolah atau tidak.

Saat asik berjalan-jalan, seorang pria berlari dengan kencang kearahnya, sedangkan dibelakang pria itu terlihat seorang wanita pruh baya berlari mengejar pria itu sambil berteriak maling diikuti beberapa orang di belakangnya..aruna yang mengerti situasi langsung siaga..dia tak bisa bela diri..tapi reflek tubuhnya membuatnya bergerak tak terkendali..saat maling itu melewatinya, aruna dengan reflek melempar tubuhnya kearah maling itu..membuat tubuh mereka terhempas ke tanah dengan gaya yang tak estetik.

Saat tubuh mereka jatuh, sang maling langsung panik..dia berusaha melepaskan diri dari himpitan tubuh aruna..aruna tak menyerah, dia berusaha menahan sekuat tenaga tubuh maling itu agar tidak kabur..tapi perbandingan tenaga mereka sungguh besar..setelah sedikit bersusah payah, pria itu menyingkirkan tubuh aruna dengan memukul wajah aruna dan menendang perut gadis itu..dan untungnya saat maling itu hampir berhasil kabur..orang-orang yang mengejarnya tadi langsung menangkapnya.

“Nak..kau tida apa-apa..”tanya wanita paruh baya itu langsung membantu aruna berdiri.

Aruna berdiri pelan, dia meringis sambil mengusap perut dan pipinya..luka kemarin saja belum sembuh sepenuhnya, ini sudah ada luka baru.

“Saya tidak apa-apa tante..”jawab aruna sopan.

“Ayo duduk dulu..”wanita itu menuntun aruna duduk.

“Benaran tidak apa-apa?..ayo kerumah sakit saja periksa..”ucap wanita itu.

“Tidak apa-apa tante..saya bisa mengobatinya nanti dirumah..lagian cuma lecet sedikit..”ucap aruna memperlihatkan luka goresan di lutut dan sikunya.

“Tapi tadi perut dan wajahmu di tendang oleh maling itu nak..itu bisa bahaya..”ucap wanita paruh baya itu bersikeras.

“Tidak apa-apa tante..nanti kalau sakit saya akan kerumah sakit..”ucap aruna meyakinkan.

“Beneran?..”tanya wanita itu masih khawatir..aruna mengangguk mantap.

“Yasudah..ini nomer tante, nanti kamu bisa kirimkan rincian biaya rumah sakitnya, biar tante yang tanggung..”ucap wanita itu.

“Tapi..”aruna ingin menolak.

“Jangan menolak..tante tidak akan bisa tidur nyenyak malam ini kalau kamu masih menolak..”ancam wanita paruh baya itu.

“Baiklah tante..”ucap aruna akhirnya..dia menerima sodoran kartu nama dari wanita paruh baya itu.

Tak lama datang seorang pria mengembalikan tas mewah milik wanita paruh baya itu.

“Nyonya, ini tasnya..lain kali hati-hati..hari sial tak ada di kalender..”ucap pria itu..wanita paruh baya itu mengangguk dan mengucapkan terimakasih.

Aruna juga berpamitan pada wanita itu dan langsung pulang menuju kosanya..sedangkan maling itu menjadi urusan keamanan disana.

.

.

.

TO BE CONTINUE…..

1
Yensi Juniarti
kapan puncaknya tor gak sabar ..🫣🫣
Yensi Juniarti
lanjuuut ya say 😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!