Kegelapan dan Cinta sangat cocok untuk menggambarkan cerita ini. Karakter utamanya adalah seorang pemuda bernama Hayakawa Yugioh.
Ia bertemu dengan tiga gadis cantik di tempat yang berbeda-beda. Kuroyuki Yukino (Stasiun Kereta), Minazuki Reina (Klub Voli), dan Hanamori Airi (Hujan Badai).
Yugioh membantu semuanya untuk menyelesaikan masalah hidup masing-masing. Seiring berjalannya waktu, ketiganya mulai jatuh cinta padanya.
Dimulai dengan mengancamnya menggunakan benda tajam, menguntitnya ke manapun ia pergi, dan paling parah mengajaknya mati bersama.
Diakhir... Mereka mengajukan pertanyaan yang intinya: 'Siapa yang akan ia pilih untuk menjadi istrinya?.'
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A Giraldin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 3.12: Pilihan
“Sure. But first, massage my shoulder!”
“I’ll do it right away.”
Pada malam ini, kedua pasangan ini menutup harinya dengan damai. Tak ada lagi permusuhan. Benar-benar cepat berbaikannya, walau entah bagaimana yang dilakukan keduanya hingga mencapai keputusan perdamaian.
Tak melakukan apa-apa, ternyata adalah salah satu bentuk yang bisa dilakukan oleh pasangan yang sedang bertengkar.
Lebih tepatnya... Teruntuk istri. Suami, bisa dengan cara lain harusnya. Beralih dari situ, terlihat keduanya tidur dengan bahagia sekali.
Mereka saling memalingkan wajah dan tersenyum lebar walau tidak saling bergandengan tangan maupun pelukan.
Benar-benar pasangan yang berbeda sendiri. Lalu, pada malam ini juga... Ethan kembali bermimpi aneh.
Di sini juga terlihat, Scarlet tidak ada di tempat tidurnya. Bekas kepergiannya pun tiada dan... Senyuman aneh kembali.
Masuk ke dalam dan keluar lagi, sama seperti sebelumnya. Sedetik berlalu dan hilang seperti malam itu.
Saat ini, waktu menunjukkan pukul 02.00 dan di dalam mimpi aneh ini, terlihat Ethan sedang duduk santai di kursi goyang.
Sendirian, sunyi, dan ruangannya sangatlah terang. Bisa dibilang, hanya ada kursi yang diduduki Ethan serta keseluruhan ruangan baik tembok juga lantai semuanya berwarna putih bersih.
Tidak ada garis-garis pembatas yang biasanya terlihat semen. Benar-benar putih bersih dan terlihat menyeramkan.
Setiap terdengar detakan jantung, muncul banyak sekali darah di segala penjuru tempat. Walau hanya sekilas, itu terus ada.
Detak jantung berbunyi setiap lima detik sekali dan pemandangan tersebut juga muncul selama itu.
Dengan jeda satu detik, pemandangan tersebut hilang dan kembali lagi begitupun seterusnya.
Ethan di sini tak bisa membuka matanya sama sekali. Bahkan, walaupun keseluruhan tubuhnya menggigil ketakutan pun tetap tidak bisa membuka matanya.
Dan di dalam mimpinya, banyak sekali bahasa yang tak dimengertinya bergumam sampai terngiang-ngiang didirinya yang sedang duduk.
“Al final, no eres mas que una marioneta.”
“Sekai no unmei wa shuen mukaeru.”
“Chie e?”
“Einfach ein guter Mann, der zu lange in seinem Kafig gesessen hat.”
“Skal vi draebe ham?”
“Yes.”
Setelah mendengar banyak kalimat dari bahasa yang berbeda-beda dengan diakhiri ‘Yes’ atau ‘Ya’, diakhir mimpi atau sebelum dirinya sedikit lagi berhasil bangun dari tidurnya, Ethan melihat secercah kegelapan di depannya.
Benar-benar tepat di depan mukanya, tersenyum, dan mengejeknya. Kedua mata dari secercah kegelapan ini begitu mengerikan.
Merah normal, namun suasananya seperti berada di kuburan. Dikelilingi orang-orang mati dan...
“Wake up, fu*k!”
Setelah mendengar itu, Ethan terbangun dan tak bisa teriak, melainkan napasnya sangat kacau.
Keringat deras membasahi keseluruhan tubuhnya. Yang bisa dilakukannya sekarang, hanyalah melihat sekelilingnya.
Scarlet masih tidur dengan sangat nyaman sambil berbalik ke arahnya juga memegang bajunya.
Terlihat imut sekali dirinya yang sedang tertidur. Mirip seperti boneka mahal berharga miliaran atau bahkan triliunan.
Boneka yang cukup untuk seorang saja. “...”
Ethan diam... Napasnya berhenti, matanya melirik ke arah kanan dan tak ada apapun. Sebaliknya pun sama saja.
Saat melihat ke atas, ia merasa takut padahal tak ada apapun di situ. Ketika melihat bawah...
Ketakutannya tak bisa ditahan lagi dan membuatnya langsung menggoyang-goyangkan Scarlet yang sedang tidur dalam keadaan damai.
Awalnya, Scarlet tidak bangun sama sekali, namun akhirnya dia membuka kedua matanya perlahan.
Dirinya melihat suaminya dalam kondisi buruk ketika mau marah. Alhasil, Scarlet cuman bisa diam dan mengangkat setengah tubuhnya dengan santai.
Saat melakukannya, Ethan menjauhkan kedua tangannya dan langsung menundukkan kepalanya.
Yang ada dipikiran Scarlet saat ini saat melihat suaminya dalam kondisi badan menggigil, bulu kuduk berdiri, dan keseluruhan tubuhnya basah oleh keringat serta ketakutan sekali, adalah tersenyum tipis.
“Now it’s still night, yo know, Ethan honey! If you want to tell me, just tomorrow! For the future, you can sleep on my lap. It seems like the pillow is evil. Hopefully my thigh can make you dream beautifully, hahaha.”
My wife is very good and cool. Normally, if you see her beloved husband in bad condition, they will do the same thing as her husband. She didn’t do it and the reason it seemed because so that this problem could be finished quickly. Hahaha, i’m really a very lucky man.
Ethan tanpa basa-basi langsung mengabulkan penawaran dari Scarlet. Scarlet kelihatan bahagia dan Ethan pun bisa tidur dengan sangat nyenyak di atas pangkuannya.
Di saat Ethan sedang tidur nyenyak sekitar 30 menit kemudian, Scarlet terlihat mengerikan dengan senyumannya.
“What should i do on them? That’s right. Just leave it and my husband will be fine, hahaha.”
Siapa yang dimaksud ‘Mereka’ oleh Scarlet?
Lalu... Kenapa dia mengatakannya sambil melihat ke arah lebih bawah lagi dari kasurnya Ethan? Apakah ada sesuatu di bawah situ?
“Interesting.”
Oh right! Do i have a secret? The answer, only that person knows it. Who?
Switch from the question, i can be said to be a cool woman. Maybe just me who thinks it, but this is true reality as it is without the slightest mistake.
Then, i’ve heard stories in a book. Inside there, which until now still me remembers is about ‘Death’.
Death is a person’s actions above all or the incident according to God’s destiny. In some cases, someone is said to be alive if the body’s is intact until anytime.
Can anyone read this book? Of course, because it is an understanding of all books about ‘Death’. I could say too, i just want to say it without intentioning anything.
Beralih darinya, terlihat Ethan melihat banyak sekali tulisan yang terpampang jelas di tembok penuh darah.
Semuanya memakai bahasa negaranya dan tampak sangat mengerikan. Apa yang tertulis di sana?
[Good people have lots of great secrets they hide. Especially you! Hahaha, i know all your secret. It’s too late to apologize to her, you know! Destiny has taken you to the worst place in this world.]
“Why do!!?? I-impossible!!! Hahaha, this is just my imagination. Where are my women who might know it right! I’m right. The writing on this haunted wall is lying. I won’t believe what you wrote, strangers, hahaha.”
Siapa yang sedang berbicara saat ini? Suaranya tak dikenal, namun memakai wujud tubuh Ethan.
Ethan yang melihat itu semua berusaha bangun, namun tidak bisa sama sekali. Di sisi lain, Scarlet belum tidur dan karena gelagat suaminya aneh, dirinya membisikkan kata-kata manis di telinga kirinya sambil mengusap-usap kepalanya.