NovelToon NovelToon
Terikat Cinta Dengan Gadis Muda | Married To A Young Girl

Terikat Cinta Dengan Gadis Muda | Married To A Young Girl

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dark Romance / CEO
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Vedyta Hyuk

Eko Davka terjebak tuduhan memalukan, di tuduh mandul oleh Selvia, istri sahnya sendiri, yang membuat harga dirinya tercoreng. Untuk membuktikan semua omongan itu salah, dia punya satu jalan, memiliki keturunan.
Pilihannya jatuh pada Nayyara, gadis muda yang dia beli seharga 300 juta rupiah dari pemilik klub malam, tempat gadis itu bekerja. Davka mengajukan perjanjian, menikah secara kontrak, Nayyara akan memberinya keturunan, lalu semuanya selesai.

Namun Nayyara menolak diperlakukan sebagai mesin pembuat anak. dia ingin bebas—asal bisa mengembalikan uang yang telah dikeluarkan Davka. Tapi bagaimana? Uang sebanyak itu mustahil dia miliki. Terjepit ketakutan dan keterbatasan, Nayyara akhirnya menyerah dan menerima takdirnya, menjadi istri kedua pria dingin berkuasa itu.

Akankah pernikahan yang dimulai dari paksaan dan perjanjian hanya berakhir saat kontrak selesai? Atau benih-benih cinta justru tumbuh di antara ikatan Davka dan Nayyara

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vedyta Hyuk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23. Pengakuan Jujur Davka.

"Tapi ingat jangan keluyuran sendiri di luar tanpa pengawasanku apalagi untuk alasan yang nggak jelas" Davka mengingatkan.

"Iya saya tahu tuan muda" Nayyara mengangguk patuh, dia tahu dari isi perjanjian kemarin jika ruang geraknya memang terbatas. "Aku sudah baik mau memberi kebebasan padamu untuk kuliah, jadi jangan mengecewakan aku" Nayyara mengiyakan lagi masih malas menatap wajah suaminya.

"Ke kamarku di lantai atas setelah ini, jangan lama-lama kesana, aku tunggu" Davka berdiri dari ranjang dan berjalan keluar ke pintu kamar.

"Kamu tidak sakit atau sedang datang bulan kan? Kamu sehat kan?"

"Tidak kok tuan muda, saya sehat" Nayyara mengangguk lirih, kemudian Davka keluar begitu saja untuk ke kamarnya sembari menunggu Nayyara juga naik ke atas, baiklah ini saatnya dia melakukan tugasnya lagi sebagai istri kontrak, semoga saja dalam waktu dekat tugas ini segera selesai, dan Nayyara bisa bebas, meskipun dia tak yakin semua akan berjalan dengan lancar.

Nayyara membuka pintu kamar yang tak di kunci penghuninya, dia sudah hapal jika Davka itu menyuruhnya ke kamar, pintu kamarnya takkan Davka kunci jadi Nayyara bisa bebas masuk ke dalam.

"Tutup pintunya, tolong di kunci juga, ayo kamu duduk sini" Dengan kaget Nayyara melihat lelaki itu yang baru saja mandi dan memakai bathrobe putih dengan rambut hitam pendeknya yang masih basah, Davka berganti kaos setelah melepas bathrobe nya, Nayyara sampai memalingkan wajah takut melihat tubuh pria itu.

"Iya tuan muda....." Davka duduk duluan di sofa dan mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil dia jarang memakai hair dryer untuk mengeringkan rambut.

Lalu dia menyalakan TV besar di dinding dengan mode mute dan melirik Nayyara yang duduk dengan resah. "Kenapa gugup? Kita sudah sebulan lebih menikah tapi kamu selalu gugup kalau ketemu aku" Lelaki itu nyaris tertawa melihat tampang Nayyara yang selalu seperti semut kepanasan, jika berdekatan dengannya.

Wajah cantiknya memerah saat Davka menarik dagunya dan mengusap bibirnya dengan lembut, anggap saja ini sebagai pemanasan. Ketika lelaki itu mendaratkan ciumannya di bibir Nayyara sekilas, ciumannya sungguh lembut namun dia bisa melihat banyak kesedihan dalam mata Davka.

"Tuan muda kenapa?" Tanyanya heran.

"Aku belum memberi tahu kamu alasan kenapa aku menikahi kamu dan ingin punya anak dari wanita lain, padahal aku sudah punya istri, kamu pasti tahu seperti apa status ku?" Nayyara terdiam masih mendengarkan apa yang akan tuan muda itu katakan lagi.

"Kamu nggak penasaran dengan itu?"

Tanya Davka sambil menaikkan alis.

"Sebenarnya penasaran, kata bik Sumi, istri tuan muda cantik sekali dan masih muda juga........" Jujur Nayyara dengan menunduk, Davka menghela nafasnya, dia ingat lagi pada ucapan Selvia saat terakhir mereka bertengkar karena soal anak, perempuan itu bahkan memaki keluarganya dan orang tuanya.

"Aku menikah selama tujuh tahun lebih dan seorang anak tak juga hadir di dalam pernikahanku, akhirnya aku dan istriku ribut terus soal itu"

"Jadi itu alasannya?" Nayyara menjawab sendiri pernyataannya, dia menatap Davka yang terkekeh miris.

"Apa menurutmu aku ini lelaki yang payah? bahkan kedua orang tua ku sudah bersikeras meminta aku menikah lagi demi membuktikan kalau aku bisa punya anak, gimana menurut Kamu Nay?" Nayyara menggeleng pelan, dia melihat sosok Davka Lelaki yang sempurna yang memiliki segalanya, dan juga dari keluarga konglomerat.

Wajahnya yang ganteng, kekayaan yang melimpah, dan juga status sosial yang tinggi.

"Memang wajar jika kedua orang tuaku sangat menginginkan seorang cucu sebagai penerus keluarga, apalagi aku anak sulung mereka, yang sangat mereka harapkan bisa menjadi pewaris, penerus dan pemimpin dari perusahaan yang di bangun oleh keluarga Tedja, tapi cucu yang mereka inginkan tidak bisa di berikan istriku meskipun aku dan dia sudah berusaha, akhirnya mereka meminta aku menikah lagi jika aku masih mau mempertahankan posisi istriku" Davka mulai bercerita panjang lebar dan Nayyara masih diam mendengarkan dengan tekun.

"Aku tak bisa melakukannya, menikah lagi sama saja mengkhianati istriku, aku sangat mencintai istriku, jadi satu-satunya jalan agar kedua orang tua aku bisa memiliki cucu dengan menikahi kontrak kamu secara rahasia dan meminta kamu melahirkan anakku, aku ingin anakku lahir dari pernikahan yang sah, karena itu aku nekat menggunakan jalan ini"

"Apa istri tuan muda tahu soal rencana ini?" Davka menggeleng lirih. "Tidak, aku tak mau dia terlibat dengan rencana ini, aku akan membawa bayi yang sudah kamu lahirkan nanti kepada kedua orang tuaku, maka pernikahanku dan posisi Selvia akan aman" Tandas Davka dan membuat Nayyara menggeleng.

"Kasihan jika istri anda terus di desak seperti itu, aku juga perempuan jika ada di posisi istri tuan muda mungkin aku juga takkan sanggup, hidupnya pasti tertekan" Nayyara tiba-tiba iba pada posisi istri dari lelaki itu. "Akhir-akhir ini mungkin karena dia sudah tak sanggup menanggungnya, dia sering menyalahkan aku, dia bilang aku suami mandul, payah dan tak berguna" Nayyara menutup bibir dengan tangan karena kaget.

"Menikahi kamu selama setahun seperti ini, tujuanku untuk membuktikan apa yang di tuduhkan istriku itu salah, semoga saja aku memang bukan pria payah" Nayyara manggut-manggut lalu mengusap rambut lelaki itu yang agak basah dan tiba-tiba memeluknya dan menangis, entahlah Nayyara seperti tak terima ketika Pak Eko Davka Digdaya Tedja yang terlihat sempurna di luar itu, mendapat tuduhan sekejam itu.

"Maaf, kemarin kamu menganggapku sinting dan pantas masuk rumah sakit jiwa, kamu benar kok karena mentalku memang sudah tertekan sejauh itu, aku sudah buntu Nay, aku takut pernikahanku hancur"

"Istrinya tuan muda pasti salah paham? aku yakin tuan muda lelaki normal dan tak seperti yang dia tuduhkan"

"Panggil namaku saja jangan pakai panggilan tuan muda, kamu itu bukan bik Sumi, pengawalku, apalagi ART disini panggilan gitu aneh banget"

"Ah tidak, aku nggak berani, masih segan" Nayyara menggeleng segan terkekeh.

"Kita sudah tidur bersama lebih dari lima kali dan kamu masih segan padaku?"

"Maaf aku saja masih bingung dengan status ini, saya sebenarnya jadi apa?" Nayyara tersenyum.

"Kamu istri keduaku kan?" Kedua lengan Davka memeluk pinggang ramping Nayyara dari belakang, dia seperti sedang mencari ketenangan, entah kenapa menghirup aroma harum dari tubuh gadis itu membuat kepalanya yang tadi penat dan serasa mau pecah karena masalah pernikahannya, jadi sedikit lebih tenang, harum tubuh gadis itu seperti memilki aroma terapi yang menenangkan.

"Hah di sebut seperti itu juga gak bener, istri kedua tapi cuma satu tahun" Jawab Nayyara sebal karena dia hanya setahun saja di posisi seperti ini. "Benar juga, anggap saja bukan" Jawab lelaki itu sambil terkekeh.

"Jika bukan istri, pegawai dan ART di sini, lalu saya sebagai apa? Masa di sebut istri kontrak......" Davka makin tertawa karena tiba-tiba Nayyara bertanya polos soal itu. 

"Maaf aku juga belum bisa mengatakan posisi kamu disini, tolong jangan menuntut ku terlalu banyak" Nayyara balas tertawa dengan jawaban itu, dia merasa hubungan mereka memang lucu, kekasih bukan, apalagi selingkuhan, di sebut istri juga bukan karena hubungan mereka memiliki batas waktu sampai setahun, entahlah apa posisi Nara di mata lelaki itu, apa hanya alat untuk membuat anak saja.

1
Ananda Boy
kak kok bisa gitu say Selvi
Ananda Boy
akhirnya mulai ada ehem 🤭
Ananda Boy
next thor plis😍
Ananda Boy
kapan up Thor 😄
Ananda Boy
next thor 😍
Ananda Boy
kenapa q benci si Selvi 🤭
Ananda Boy
wkwkwk panas kipas kipas🤭😄
Ananda Boy
next kak🤭😄
Ananda Boy
lanjut ka😍😍
Vedyta
Bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!