NovelToon NovelToon
MATA DEWA

MATA DEWA

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur
Popularitas:752k
Nilai: 4.7
Nama Author: Edi Hartanto

Menceritakan seorang pemuda yang dilahirkan di kota kecil dari sebuah klan keluarga cabang. Meskipun demikian ia memiliki keinginan untuk melihat dunia luar meskipun penuh dengan berbagai rintangan.

Suatu hari, tiba-tiba petir dan Guntur bersahutan di langit lalu hujan lebat pun turun. sebuah garis hitam datang dari kegelapan pekat, jatuh sebuah batu marmer hitam berbentuk bola mata.

Batu marmer hitam berbentuk bola mata itu berubah menjadi bayangan dan meluncur ke arah mata sang pemuda tersebut. Inilah legenda seorang jenius yang menjadi raja dari para dewa kuno.

Karya ini hadir karena terinspirasi oleh author - author keren yang ada di manga toon dan mangan - manga lainnya. terimakasih kepada shujinkouron, Yudhistira, dan fast food restaurant.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Edi Hartanto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PEMENANG DUEL MAUT

Han Xiao yang melihat keadaan Xiao shuxiang yang semakin terdesak Tampa sadar berteriak lantang, padahal aksinya tersebut dapat berdampak buruk baginya.

" Xiao shuxiang ...! cepat gunakan jurus ' cakar elang ' yang pernah aku ajarkan sebelumnya " ujar Han xiao sudah tidak tenang melihat keadaan bawahannya terdesak.

Mendengar suara teriakan yang lantang, semua murid-murid klan yang datang menyaksikan pertandingan duel maut, mencari asal dari suara tersebut.

Bahkan Xiao Chan yang sedang melakukan pukulan bertubi-tubi kearah wajahnya Xiao shuxiang menghentikan aksinya.

Berkat aksi Han Xiao yang berteriak lantang, membuatnya menjadi pusat perhatian semua orang-orang yang hadir di sana.

" Diam ... apa kau tau ...? berkat aksimu barusan telah Tampa sadar mengganggu jalannya pertandingan duel maut ini ...? " Tetua Huyang Hong yang menatap kearah tempat Han xiao berada dengan tatapan dingin.

Mendapatkan tatapan dingin dari tetua Huyang Hong, membuat Han xiao terasa ditimpa batu besar di pundaknya. Han Xiao tersadar telah membuat suatu kesalahan besar karena telah menganggu jalannya pertandingan duel maut.

Han Xiao menatap dingin kearah Xiao Chan lalu membatin ...

" semua ini karena kau berandal Xiao Chan ..."

Melihat Han xiao adalah pelaku dibalik kegaduhan tersebut, Timbul sebuah ide di pikiran Xiao Chan untuk memberikan pelajaran kepada Han Xiao.

" Maaf tetua Huyang Hong, Bukankah tindakan yang baru saja murid itu lakukan, telah mengganggu jalannya pertandingan duel maut ini dan termasuk sebuah pelanggaran ...? Xiao Chan bertanya dengan nada tenang tetapi sambil tersenyum licik.

Tetua Huyang Hong yang mendapat pertanyaan dari Xiao Chan membuatnya kebingungan dalam mengambil keputusan, Pasalnya Han xiao adalah salah satu anak dari tetua pengurus murid-murid klan cabang. jadi tetua Huyang Hong tidak boleh gegabah dalam mengambil keputusan.

Walaupun demikian, Han Xiao secara terang-terangan telah menganggu jalannya pertandingan duel maut dan itu salah satu tindakan pelanggaran.

Perlu diketahui bahwa pihak luar tidak diperkenankan untuk mengganggu jalannya pertandingan duel maut apapun alasannya.

Cukup jelas bawah Han Xiao berteriak lantang ditengah-tengah jalannya pertandingan duel maut dan jelas itu sebuah pelanggaran.

Jika Han Xiao tetap ngotot menyalahkan tindakan yang telah dilakukan oleh Han Xiao maka tetua Huyang Hong dalam keadaan yang sulit

Setelah beberapa saat berpikir, hukuman apa yang dapat dia berikan kepada Han Xiao. Tetua Huyang Hong kemudian kembali melanjutkan perkataannya ...

" Tentu saja dia telah melanggar jalannya pertandingan duel maut dan akan mendapatkan sangsi ..." Meskipun sulit bagi tetua Huyang Hong untuk memberikan hukum kepada Han Xiao, dia tetap harus melakukannya.

Saat ini semua pandangan murid-murid klan yang datang menyaksikan pertandingan duel maut tersebut, menatap jijik kearah Han xiao. Mereka berpikir tindakan yang baru saja dilakukan oleh Han Xiao telah mengganggu momentum Xiao Chan.

" Dalam hati Han xiao, tidak henti-hentinya dia mencaci-maki dan mengutuk tindakan Xiao Chan yang telah memprovokasi tetua Huyang Hong sehingga mengakibatkan dia mendapat hukuman "

Semua anggota murid-murid klan yang datang menyaksikan pertandingan tersebut dapat melihat bahwa Xiao shuxiang, tidak dapat membalas serangan yang dilakukan oleh Xiao Chan.

Xiao Chan dengan sengaja menarik simpati murid-murid klan yang menyaksikan pertandingan tersebut, dengan berpura-pura lemah dan telah kehilangan momentum terbaiknya.

Semua murid-murid klan yang menyaksikan pertandingan, dapat melihat perbedaan tingkat kekuatan yang dimiliki oleh Xiao Chan dengan Xiao shuxiang berjarak dua tingkat. Jelas sekali bahwa dengan Xiao shuxiang memberikan peluang tiga kali kesempatan kepada Xiao Chan, itu sudah benar-benar membuat mereka sejajar. Akan tetapi dengan Han xiao membuat kegaduhan, membuat xiao Chan kehilangan momentum terbaiknya.

Ketika tetua Huyang Hong masih memikirkan hukuman apa yang dia akan berikan kepada Han Xiao. Tiba-tiba saja Han xiao berdiri dan berteriak lantang sambil menunjuk-nunjuk kearah depan ...

" Xiao Chan ... aku akan membunuhmu dan mencicang-cincang kecil daging mu lalu menjadikannya pakan ikan ..." Han Xiao menunjukkan kearah depan sambil mengucapkan sumpah serapan tapi naas yang dia tunjuk-tunjuk dengan penuh amarah dan nafsu membunuh adalah tetua Huyang Hong.

' Saat Han xiao akan berdiri tiba-tiba kakinya kram, sehingga mengakibatkan arah telunjuknya mengarah ke arah tetua Huyang Hong. '

Seketika tawa semua murid-murid klan yang menyaksikan meledak.

" Hahaha ... Hahaha ..."

Mendengarkan suara terbahak-bahak murid yang berada disekitarnya, membuat gendang telinga Han xiao berdengung. Han Xiao kebingungan karena semua murid-murid menertawakannya, setelah memfokuskan arah pandangan ke depan dia baru tersadar.

Keringan dingin mengucur deras keluar dari badannya, pakaikan yang digunakan oleh Han xiao menjadi basah.

" Han Xiao mengganggu jalannya pertandingan duel maut sehingga dia dijatuhkan sangsi berupa 200 kali cambukan " tetua Huyang Hong menjatuhkan hukum kepada Han Xiao.

Tetua Huyang Hong telah menjadi wasit pertandingan selama beberapa puluh tahun tetapi baru kali ini dia kehilangan muka karena telah ditunjuk-tunjuk oleh seorang murid.

***

Di lapangan pertandingan tampak terlihat Xiao shuxiang menggerakkan gigi dengan penuh nafsu membunuh melihat kearah Xiao Chan.

" Bocah tengik ... akan ku jadikan kau perkedel jagung karena telah membuat ku seperti ini ..." ujar Xiao shuxiang dengan penuh amarah sambil bersedia menyerang kearah xiao Chan

Mendengarkan Xiao shuxiang sudah bangkit dan bersiap-siap menyerangnya. Xiao Chan sekali lagi menggunakan jurus menghilangkan tubuh untuk sampai di samping Xiao shuxiang dan memberikannya serangan jurus telapak tangan berlapis gelombang

" Bukk ... Bukk ..."

kali ini Xiao Chan menggunakan kecepatan tertingginya dan menggunakan kemampuan mata kirinya untuk mengamati setiap gerakan Xiao shuxiang.

" Bukk ... Bukk ..."

Badan kekar Xiao shuxiang kembali dihujani serangan bertubi-tubi Xiao Chan, Tampak terlihat Xiao shuxiang tidak dapat berkutik dan menangkis serangan yang dilancarkan oleh Xiao Chan.

Di bangku penonton tampak tercengang melihat aksi Xiao Chan, mereka merasa ada hal yang aneh dan telah melewatkan sesuatu hal.

Jika tadi xiao shuxiang dibuat terbang seperti layang-layang dan tak dapat membalas serangan Xiao Chan lalu bagaimana dengan sekarang ...? Xiao shuxiang sudah siap-siap menyerang tetapi masih dia masih hajar habis-habisan oleh Xiao Chan dan bahkan gerakan yang dilakukan olehnya semakin bertambah cepat.

Orang-orang pandai menilai, mereka tau bahwa Xiao shuxiang sudah dalam keadaan siap tetapi anehnya masih dibuat melayang seperti bola meriam.

Berbagai reaksi yang ditunjukkan oleh para murid-murid yang menyaksikan pertandingan tersebut.

Sekarang Xiao Chan melihat kearah Xiao shuxiang berada yang masih dalam keadaan terkapar dan penuh dengan luka lalu berkata ...

" Aku tantang kau panggil aku sekali lagi sebutan bocah, tapi kamu harus ingat akan aku pastikan kau menderita patah tulang berulang-ulang kali hingga kau meregang nyawa " ujar Xiao Chan dengan tatapan mata yang dingin

" Apa kamu kira aku takut ...? maju kau bocah ..."

Belum selesai Xiao shuxiang mengucapkan kalimatnya, dia sudah dibabat oleh Xiao Chan

" Krekk ...krekk ...krekk "

Terdengar suara tulang yang berulang-ulang dipatahkan.

" Ahahh ...Ahahh ..."

" Haha ... Haha ... Apakah rasanya menyenangkan saudara Xiao shuxiang ...? "

" *Untuk meringankan beban yang kau derita terimalah serangan terakhir dari ku, ... telapak tangan berlapis gelombang ... Jurus ketiga lapisa gelombang ..."

" Boom* ..."

Seketika tempat dimana Xiao shuxiang berada berubah menjadi kubangan darah ...

***

Berhubung author mau merevisi tingkatan kultivasi Mohon kepada sahabat pembaca agar merekomendasikan buah pikir sahabat ...

Jangan lupa untuk memberikan vote dan like hehe ... Terimakasih

1
algore
joz
algore
jos
algore
joz
algore
jos
algore
joyz
algore
jos
Normalia lia
lanjjjjjjjuuuuuuutttttt...versi lain dari raja para dewa
Normalia lia
zhao feng...😆😆😆
Normalia lia
awalnya bagus kalau versi king of god..sdh ke sononya makin muter2..ampe pake tubuh org lain
Normalia lia
zhao feng yaa?
Bang Toni
adooo kalo setengah hati buat cerita gak usah buat bikin mandek saja
hasbullah 123
maaf authoorr itu julukan brandalan seperti tdk ada dasarx gmn awalx KO tiba2 langsung di Sematkan jd ngga nyambung tolong di revisix...
Wawan Darmawan
semoga sukses selalu tuk author...
Seseim Emi
tetap semangat....
Seseim Emi
lanjut Thor mantap meskipun cerita nya mirip dengan novel sebelah
Harman LokeST
termaafkan author
Harman LokeST
makanya Xiao Chan jangan terlambat
Harman LokeST
seeeeeeeeeeeeeeemmmaaaaaaaaaannngggaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaTtttttttttttttttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss Xiao Chan untuk meningkatkan kultivasimu Yang lebih tinggi lagi
Harman LokeST
maaaaaaaaaaaaannnnnnnnnntttaaaaaaaaaaaaaaaaaaaapppppppppppp banget author
Harman LokeST
Xiao Chan tingkatkan terus kultivasimu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!