NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Antara Kakak & Adik

Terjerat Cinta Antara Kakak & Adik

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:553.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Annisha A

Terjebak di antara dua pilihan yg sulit, antara kakak beradik yg dua duanya ada di hatiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annisha A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 23 Moment Terakhir

Bisa kulihat, Juan sangat menikmati nasi goreng buatan ku, dia menjadi sangat manja saat sedang sakit, bahkan dia memintaku untuk menyuapi nya sambil membiarkan tubuhnya tetap bersandar di dadaku.

"Terima kasih sayangku." kata Juan saat sudah menelan suapan terakhir dariku.

"Iya, sama-sama". kataku sambil meletak kan piring bekas makan Juan di atas nakas.

Kuambil minum yang sudah ku sediakan, lalu memberinya pada Juan.

"Apa kamu sudah merasa enakan ?" tanyaku sembari meletak kan gelas di atas nakas.

"Sudah jauh lebih baik."

"Syukurlah"

"Ini semua berkat kamu, Cha."

"Aku hanya melakukan apa yang bisa kulakukan." jawabku sambil tersenyum.

"Terima kasih ya." ucap Juan.

"Sepertinya ini kali pertama aku merasa senang saat merasa sakit." imbuh Juan lagi sambil meraih jemari tanganku.

"Kenapa begitu ?" tanyaku sambil mengernyitkan dahiku.

"Karena aku bisa mendapat perhatian darimu, bahkan yang lebih membuatku senang adalah, aku merasa seperti menjadi seorang suami yang sedang sakit lalu dirawat oleh istrinya." Jawab Juan sambil tersenyum menatapku.

"Hahaha kamu terlalu berlebihan bahkan pemikiranmu sudah sangat jauh." Kataku sambil tertawa yang padahal sedang menutupi rasa canggung ku saat mendengar ucapan Juan.

"Sepertinya kamu sudah lulus ujian tahap 1 untuk menjadi istriku, apa kamu berminat melanjutkan nya ?" tanya Juan dengan tatapan menggodaku.

"Hahaha, apa kamu sedang melamar ku sekarang ?" Tanyaku sambil tertawa dan kembali memasang tatapan meledek.

"Terima kasih sudah merawat ku, terima kasih sudah menepati janjimu, terima kasih sudah membuat hari terakhir kita bersama menjadi sangat berkesan, dan terima kasih sud....

aku langsung menutup bibir Juan dengan jari telunjuk ku, tak membiarkan dia melanjutkan ucapan terima kasihnya yang sudah berkali-kali ia lontarkan.

"Apa kamu ingat sudah berapa banyak kamu berterima kasih padaku? aku bahkan lupa sudah berapa ribu kali mendengar ucapan itu hari ini." kataku lagi sambil tertawa kecil.

"Dalam hitungan beberapa jam lagi, perasaan senang ku sudah harus musnah, bisakah kamu membuat waktu beberapa jam ini jadi sedikit lebih berarti lagi ?" Juan memperkecil nada suaranya, terlihat raut wajah yang dari tadi selalu tersenyum berubah kembali jadi raut wajah yang susah ku sebutkan.

"Aku kurang mengerti dengan maksudmu." jawabku.

Juan hanya diam, dia tak menjawab tapi kulihat dengan gerakan sangat pelan wajahnya mendekati wajahku, perlahan dia juga membuat hidung kami kembali menyatu, kemudian disusul dengan bibirnya.

Cupp...

Juan kembali mendaratkan bibir lembutnya di bibirku, membuat mataku membulat sempurna dan tubuhku serasa beku. Juan dengan lembut mendorong tubuhku, membuatku jadi terbaring tepat di bawahnya dengan bibir yang masih bertautan. Bisa kutebak kalau Juan lebih berpengalaman dalam hal itu dari pada Rendi yang masih sedikit kaku. Hal itu bisa kuketahui dari cara mereka saat memainkan bibirku. Juan berhasil membuatku membuka sedikit mulutku, membuat lidahnya leluasa menjelajah semau nya. Hisapan, luma*an, serta gigitan yang dia lakukan membuat aku lagi-lagi tak berdaya menolak semua itu. Yang aku bisa saat ini hanyalah menikmatinya. menikmati semua aksi lembut Juan padaku.

Juan menarik tubuhku bangkit, lalu dia menggendong dan membawaku beranjak dari kasur dengan posisi berhadapan dengannya, bibir kami masih bertautan, dia menduduk kan aku diatas meja rias yang tak jauh dari kasur, sementara Juan memilih tetap berdiri, dia melepas tautan bibir kami saat nafas kami berdua mulai terengah, lalu dia membuka baju kaos yang ku kenakan tadi pagi, sementara Juan sudah bertelanjang dada sejak aksi kami semalam.

Juan kembali mendaratkan bibirnya di leherku, menyapu setiap inci leherku, hingga membuatku ter dongak menikmatinya, kedua tanganku aku kalungkan ke lehernya sambil sesekali ku tarik pelan rambutnya. Masih bisa kurasakan tubuh Juan yang masih hangat, tampak dia belum sepenuhnya sembuh, namun entah mengapa dia masih sanggup melakukan hal itu padaku.

Juan mulai sedikit tak terkendali, gerakan yang sejak tadi dia lakukan secara lembut kini mulai seperti menuntut, namun tidak membuatku berhenti menikmatinya, justru sebaliknya membuatku jadi semakin melayang.

tangan Juan yang sejak tadi tak bisa diam, kini mengusap-ngusap punggungku, hingga akhirnya dia membuka tali penyangga yang sejak semalam masih bisa menutupi gundukan daging milik ku. Bra ku sontak saja melosot, dia membukanya lalu membuangnya ke lantai. Kini untuk pertama kalinya lelaki itu bisa melihat seutuhnya bagian tubuh atas ku tanpa sehelai benang pun. Bibir Juan mulai turun, dia mulai menyapu bagian dadaku, kepalanya mendorongku hingga aku sedikit terdorong kebelakang namun satu tangannya masih menyangga tubuhku, dan tangannya satu lagi mulai dengan pelan memainkan gundukan sebelah kiri ku, sementara bibirnya menghisap gundukan ku yang sebelahnya.

"aghhh" erangku keluar begitu saja tanpa bisa kutahan lagi.

jantungku terasa berpacu lebih cepat.

Juan kembali menggendongku, kali ini dia membawaku kembali ke atas kasur. Posisi kami sekarang sudah kembali terbaring dengan tubuh Juan di atas ku. Juan kembali menghisap gundukan daging milik ku yang mulai mengeras. Dia melakukan nya secara bergantian, lalu mendusel kan wajahnya tepat di tengah-tengah antara kedua gundukan itu.

"Aaghhhh" erangku kembali pecahh, bahkan lebih panjang dari yang tadi.

"Stop Juan Stop" kataku di sela sela desahanku.

Juan tidak menggubrisku sama sekali, dia masih saja asik dengan memainkan gundukan milikku, sambil kembali menciptakan tanda kepemilikan pada area itu.

kali ini bibir nya sudah sampai di perut rata ku, menciumi setiap inci perutku dengan kedua tangannya yang masih memainkan lembut gundukan ku.

Tak perlu menunggu terlalu lama, terasa tangan Juan ingin membuka celanaku, sontak membuat mataku terbuka dan membulat, seketika wajah Rendi terbayang olehku, dan tidak, tidak mungkin aku mau melakukan lebih jauh lagi, sementara dengan Rendi juga aku belum pernah sejauh ini.

"Stop Stop Stop!" Kataku dan langsung mencoba untuk duduk.

Juan sontak menghentikan aksinya, dia memandangiku yang langsung menarik selimut menutupi bagian atas ku dan langsung duduk bersandar di kepala ranjang.

"Aku tidak bisa Juan, aku tidak bisa." kataku sambil meneteskan air mataku.

Juan yang melihatku menangis itupun langsung menghampiriku.

"Maafkan aku sayang, maafkan atas kekhilafan ku." Kata Juan sambil mendekap ku. Aku hanya terdiam, wajah tampan Rendi kini terus terbayang. Bagaimana mungkin aku bisa terbawa perasaan sedalam ini pada Juan sementara aku sudah memiliki Rendi ?

"Aku mau mandi dulu." kataku sembari beranjak dari ranjang.

Juan hanya terdiam, bisa kulihat raut penyesalan terpancar dari wajahnya. Akupun langsung beranjak memasuki kamar mandi dengan membawa serta bajuku.

Kubiarkan air shower jatuh membasahi seluruh tubuhku, kupandangi cerminan diri yang polos tanpa busana. Terlihat ada beberapa kissmark yang dibuat Juan di bagian dadaku, bersamaan dengan bayangan wajah Rendi yang terus menerus muncul.

Bersambung...

1
Rena Roy
Lumayan
Rena Roy
Buruk
sakura09
wkkw...aku suka bgt ini alurnya seru bgt
sakura09
alurnya seru bgt...sampe jingkrak"sendiri....keren
Dhita Rosmalia
akh pasti aku ga akan bisa move on dr Juan Thor 🥰🥰🥰
Erloviana Messakh Dethan
keren
Rini Haryati
ceritanya keren
sukses
semangat
mksh
Faridah Usman
hadeeh. Icha...ichaa.....sadar Icha....
Faridah Usman
aasyeek...
Lita Fediyani
bner2 crita terkerennddd...
tp bnr ada yahh crita gni d dunia nyata
iyaa Smngtt trs y KK👍👍👍👏👏
Nika Nugraha
ichaa nya masih labil , belum bisa mastiin hati nya sepenuh nya buat rendi
Aprilia Amanda
yaelah cha knp harus boong sih😌 knp juga setuju sm permintaan nya juan? ih kesel😌
Aprilia Amanda
tp dia kan pacae abang lu😌
Aprilia Amanda
emang nasinya punya mata?🤣
Aprilia Amanda
kok feeling ku icha sm juan ya? gatau juga sih😂
Aprilia Amanda
visual juan sejuta novel thor😂
Rizky
Omg akhirnyaaaaa selamat yaa thor ceritamu luar biasa menghiburrr
Rizky
Yahhh beneran tamat ini?? Seriusss????
Rizky
Jgn sampe mami ola datangg
Rizky
Sedih campur deg deg an aduh gimana sihhh ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!