NovelToon NovelToon
The Secret of Love

The Secret of Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:697.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: embun_senja

Menceritakan tentang kehidupan seorang gadis yatim piatu yang mengalami masa-masa sulit dalam kehidupannya.

Semua bermula sejak kematian kakeknya yang tewas terbunuh saat dia masih kecil, hingga dirinya yang dijual dan dijadikan sebagai gadis penghibur di sebuah rumah bordil ternama yang mengubahnya menjadi salah seorang wanita penghibur yang menjadi favorit para bangsawan dan pejabat istana.

Hingga suatu saat, dia harus memutuskan untuk masuk ke lingkungan istana karena kematian kekasihnya yang ternyata dalang dari seseorang yang tinggal di istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon embun_senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 23

Suasana di depan istana terlihat sangat ramai. Hampir semua bangsawan yang ada di negeri itu diundang untuk datang ke istana. Halaman istana terlihat sangat indah karena aneka lampion berwarna-warni yang dipasang di sekelilingi halaman istana.

Satu persatu tamu undangan mulai memasuki halaman istana dan duduk di kursi yang sudah dipersiapkan. Begitupun dengan keluarga Jenderal Chang Yi yang duduk di kursi yang sudah disediakan khusus untuk keluarganya.

Jenderal Chang Yi sangat disegani oleh kawan maupun lawannya. Dia sangat dihormati oleh kawan dan ditakuti oleh lawan. Jenderal Chang Yi terkenal karena keberaniannya di medan perang dan keberhasilannya yang selalu menang di hampir setiap pertempuran. Karena itu, prajurit-prajurit istana sangat loyal padanya apalagi bagi prajurit yang sudah biasa ikut berperang bersamanya.

Keberadaan Mei Yin yang ikut bersama keluarga Jenderal Chang Yi ternyata membuat sebahagian orang menatapnya dengan heran. Melihat orang-orang yang selalu menatap ke arah Mei Yin membuat Nyonya Yi menjadi paham.

"Jangan pedulikan mereka. Kamu adalah anak kami dan kamu termasuk dalam keluarga kami," ucap Nyonya Yi sambil tersenyum dan menggenggam tangan Mei Yin.

Mei Yin tersenyum mendengar ucapan Nyonya Yi. Dia begitu terharu karena keluarga Jenderal Chang Yi sangat menyayanginya. Mereka tidak segan memperkenalkan dirinya sebagai anak angkat mereka.

Tak lama kemudian, Pangeran Zhao Li muncul dengan Nona Liu di sampingnya. Dengan gaun pengantin berwarna merah, mereka melewati para undangan yang berdiri dan menunduk hormat kepada mereka. Sejurus, pandangan Pangeran Zhao Li tertuju pada sosok wanita cantik bergaun biru laut yang membuatnya enggan untuk berpaling hingga membuat Nona Liu menahan cemburu. "Gadis itu kenapa bisa datang ke sini?" gumam Nona Liu dalam hati.

Pangeran Zhao Li terlihat sangat gagah dan tampan dengan balutan baju pengantin berwarna merah yang dikenakannya. Semua orang begitu terpesona dengan ketampanan Pangeran Zhao Li. Namun, di balik itu semua hatinya merasa sangat terluka karena dia harus menikah dengan wanita yang tidak dicintainya. Dan kini, dia harus menahan rasa sakit di hatinya ketika melihat wanita yang sangat dicintainya berdiri di depannya tanpa dia bisa berbuat apa-apa.

Di depan seluruh para undangan, pasangan pengantin itu kemudian mengucapkan janji pernikahan di depan abu para leluhur. Setelah menghormati abu para leluhur dan menjalani berbagai macam proses ritual, pasangan pengantin itu kemudian dinyatakan telah resmi menikah dan menjadi pasangan suami istri.

Senyum sumringah terlihat jelas di bibir Nona Liu. Gadis cantik itu seakan merasa menang karena telah menjadi seorang permaisuri dari sebuah kerajaan yang sangat kaya. Bukan hanya itu, tapi kini dia telah menjadi istri dari seorang Pangeran yang sejak kecil sudah dicintainya. Namun, semua kebahagiaan itu tidak berlaku bagi Pangeran Zhao Li. Semua pernikahan ini baginya hanya sebuah syarat untuknya menjadi seorang Raja. Dan dengan hati yang terpaksa dia harus menjalani pernikahan ini.

Setelah upacara pernikahan selesai, pasangan pengantin itu menerima ucapan selamat dari semua tamu yang hadir. Bukan hanya di istana saja yang merayakan pernikahannya, tapi Pangeran Zhao Li juga memerintahkan kepada semua juru masak istana untuk membagikan makanan pada semua rakyatnya tanpa terkecuali.

Iring-iringan musik mulai dimainkan di selingi dengan tarian yang dibawakan oleh beberapa orang wanita. Semua orang begitu mengagumi tarian itu terkecuali Pangeran Zhao Li yang hanya menatap wanita-wanita penari itu dengan tatapan yang datar dan biasa saja. Dia seakan tidak tertarik dengan tarian yang disuguhkan penari-penari itu.

Dari atas tempat duduknya, Pangeran Zhao Li bisa melihat wajah gadis yang sudah menarik perhatiannya, walau terkadang dia harus mengalihkan pandangannya ke tempat lain. Hatinya begitu tersiksa. Di depan matanya, gadis itu tengah duduk dengan bibirnya yang sesekali tersenyum. Senyum yang membuat Pangeran Zhao Li semakin merindukannya.

"Huanran, di hatiku hanya ada kamu dan selamanya kamu akan menjadi penguasa di hatiku," gumam Pangeran Zhao Li menatap lurus ke arah Mei Yin yang membuat tatapan mereka saling bertemu. Mei Yin kemudian tersenyum dan menundukkan kepalanya seraya memberi hormat. Pangeran Zhao Li hanya bisa membalas dengan sebuah senyum yang terasa hambar.

Setelah perayaan pernikahan selesai, pasangan pengantin itu kemudian melanjutkan ke proses selanjutnya, yaitu penobatan Pangeran Zhao Li untuk menjadi Raja.

Setelah mengganti baju pengantin dengan jubah Raja, Pangeran Zhao Li terlihat sangat berwibawa. Tubuhnya yang kekar dan postur tubuhnya yang tinggi dengan wajah yang tampan, membuat Pangeran Zhao Li terlihat semakin menawan. Pantas saja Nona Liu begitu berambisi untuk menjadi seorang permaisuri.

Hari itu adalah hari yang paling melelahkan bagi Pangeran Zhao Li karena dia harus tersenyum di depan semua orang walau sebenarnya dia tidak ingin melakukannya. Dia harus terlihat bahagia walau hatinya sedang terluka. Dan semua itu membuat hatinya lelah.

Di dalam kamarnya sudah dihiasi dengan aneka bunga. Dan Nona Liu sudah menunggunya di dalam kamar. Malam itu adalah malam pertama mereka, tapi Pangeran Zhao Li masih belum tampak. Dia tengah duduk sendirian di dalam sebuah ruangan yang terlihat remang. Di ruangan itu, dia mencoba mengingat kenangannya bersama Huanran yang selalu menemaninya membaca. Di tempat itu, dia ingin mengenang kembali semua kebersamaannya bersama Huanran karena baginya, Huanran adalah Mei Yin dan Mei Yin adalah Huanran.

*****

Matahari pagi mulai menyapa. Sinar mentari yang perlahan muncul, mulai melenyapkan rasa dingin sisa semalam. Sementara Pangeran Zhao Li masih berbaring di tempat tidurnya. Rupanya, Pangeran Zhao Li tidak menghabiskan malam pertamanya bersama Nona Liu, tapi dia memilih untuk tidur di villa bunga, sebuah bangunan kecil yang dikelilingi taman bunga. Tempat yang menyimpan sejuta kenangan indahnya.

Di dalam kamar pengantin, Nona Liu terlihat sangat marah. Dia tidak menyangka kalau Pangeran Zhao Li akan membiarkan dirinya menunggu semalaman. Dengan wajah yang memerah menahan amarah, Nona Liu kemudian memanggil seorang dayang yang berdiri di depan pintu kamarnya. "Dayang Min, semalam Pangeran Zhao Li tidur di mana?" tanya Nona Liu terlihat kesal.

"Maafkan hamba Permaisuri. Sepertinya, Pangeran Zhao Li semalam tidur di villa bunga," jawab Dayang Min sedikit takut.

Setelah mendengar jawaban Dayang Min, Nona Liu kemudian bangkit dan melangkah keluar kamar menuju villa yang di maksud dayang itu. Setibanya di depan villa bunga, Nona Liu kemudian masuk ke ruangan itu dan mendapati Pangeran Zhao Li yang sedang duduk menyantap sarapan pagi.

Melihat kedatangan Nona Liu tidak membuat Pangeran Zhao Li bergeming. Dia tidak peduli dengan gadis itu hingga membuat gadis itu semakin marah.

"Sekarang aku adalah istrimu, tapi kenapa kamu memperlakukanku seperti ini?" tanya Nona Liu dengan sorot matanya yang tajam.

Pangeran Zhao Li tidak langsung menjawab pertanyaan gadis itu, tapi dia malah tersenyum sinis. "Kenapa? Apa kamu marah karena aku tidak menemanimu tidur di malam pertama kita?" tanya Pangeran Zhao Li yang terlihat acuh hingga membuat Nona Liu mengepalkan kedua tangannya karena marah.

"Aku adalah istrimu dan suami istri itu ... "

"Aku tidak pernah mencintaimu dan kamu tahu itu, tapi kenapa kamu tetap ingin menikah denganku? Apa kamu punya maksud terselubung hingga harus repot-repot menikah denganku?" tanya Pangeran Zhao Li dengan tatapannya yang datar.

"Kenapa Pangeran berkata seperti itu? Aku sangat mencintai Pangeran," ucap Nona Liu dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca.

"Aku tidak pernah mencintaimu karena di hatiku sudah ada seseorang yang sampai kapanpun tidak akan pernah tergantikan oleh siapapun," jawab Pangeran Zhao Li dengan tegas hingga membuat Nona Liu terperanjat.

"Kamu hanyalah permaisuri di depan semua orang, tapi bagiku kamu bukanlah permaisuriku. Aku menikah denganmu karena tidak ada lagi kandidat permaisuri yang tersisa selain dirimu. Karena itu, jangan pernah meminta yang lebih dariku karena aku tidak pernah menginginkanmu. Dan satu hal lagi, kamu jangan pernah menginjakkan kakimu di tempat ini tanpa seizinku, kalau kamu ingin tetap di sini maka ikuti peraturanku," ucap Pangeran Zhao Li yang membuat wajah Nona Liu terlihat semakin marah dengan air mata yang mulai tarjatuh.

Tanpa berkata apapun, Nona Liu kemudian pergi meninggalkan Pangeran Zhao Li yang masih duduk dengan santainya tanpa mempedulikan dirinya sedikitpun.

"Aku tidak akan pernah memaafkan semua perlakuanmu padaku. Tunggu saja, kamu pasti akan menyesal karena telah memperlakukanku seperti ini," gumam Nona Liu ketika sampai di dalam kamarnya. Karena marah, Nona Liu kemudian membanting semua barang yang ada di depannya.

Setelah menjadi Raja, Pangeran Zhao Li kemudian meminta semua pejabat istana untuk mengadakan pertemuan. Dilihatnya kembali kinerja pejabat-pejabat istana satu persatu. Tidak sedikit dia mendapati pejabat istana yang tidak jujur dan berlaku tidak adil. Karena itu, dia sudah memutuskan untuk mengganti pejabat-pejabat istana yang bermasalah.

"Aku tidak akan membiarkan istanaku di penuhi dengan orang-orang munafik. Mulai sekarang, aku akan mengganti pejabat istana yang terbukti korupsi," ucap Pangeran Zhao Li dengan suaranya yang terdengar lantang dan tegas.

Semua pejabat istana saling memandang. Mereka tidak menyangka kalau Pangeran Zhao Li akan bertindak setegas itu. Setelah melalui investigasi yang cukup panjang, akhirnya Pangeran Zhao Li menurunkan jabatan dan menghukum setiap pejabat istana yang telah terbukti korupsi dan tidak mempedulikan keluhan rakyatnya. Dan semua investigasi itu ditugaskan kepada Jenderal Chang Yi. Sedangkan sahabatnya, Liang Yi ditunjuk untuk menjadi penasehat sekaligus pengawal pribadinya.

Keputusan Pangeran Zhao Li untuk merombak jabatan istana banyak menuai pujian, tapi tidak sedikit juga yang membencinya. Walau begitu, Pangeran Zhao Li tidak peduli karena baginya kesejahteraan rakyat lebih utama daripada kesombongan segelintir penguasa yang mempunyai jabatan.

Semenjak kepemimpinannya, kehidupan rakyatnya mulai berubah drastis. Pajak yang sebelumnya harus dibayar oleh setiap warga, kini hanya dibebankan kepada pejabat, bangsawan, dan orang dengan kehidupan yang sudah mampu. Keputusan Pangeran Zhao Li untuk menghapus pajak pada rakyat yang tidak mampu membuat rakyat semakin mencintainya. Mereka mulai mengelu-elukannya.

Semua keberhasilannya dalam mengubah peraturan yang lebih pro ke rakyat telah menuai pujian. Namun, masalah hati yang selama ini dia pendam tidak bisa dia selesaikan. Begitu mudahnya dia menjatuhkan pejabat istana yang terbukti korupsi, tapi baginya sangat sulit untuk membuat seorang wanita yang teramat sangat dicintainya untuk sekali saja menjatuhkan hati untuknya.

Selama pernikahannya dengan Nona Liu, tidak sekalipun dia mendatangi wanita itu. Dia lebih suka menghabiskan waktunya di villa bunga dalam kesendirian. Dia lebih suka berada di tempat itu walau yang tersisa hanyalah sebuah kenangan yang sulit untuk bisa dia lupakan.

"Andai kamu yang menjadi permaisuriku, maka aku tidak akan merasakan kesepian seperti ini. Aku sangat merindukanmu, Huanran," gumam Pangeran Zhao Li dalam kesendirian. Tanpa sadar, air matanya mulai menetes karena teringat akan sosok wanita yang sangat di cintainya itu. Wanita yang sudah membuat hatinya luluh.

*****

Karena kesibukkan Jenderal Chang Yi dan Liang Yi, membuat waktu mereka bersama keluarga mulai terbatas. Nyonya Yi maklum karena suaminya adalah pejabat istana yang sangat dipercayai oleh Raja. Dan dia tidak pernah mengeluh walau kebersamaannya dengan sang suami mulai berkurang. Walau begitu, rasa cinta dan sayangnya pada sang suami tidak berkurang sedikitpun. Malah, Nyonya Yi semakin mencintai dan memberi perhatian yang lebih untuk suaminya itu.

Sementara Liang Yi, sudah jarang bertemu dengan Mei Yin karena dia harus selalu berada di sisi Pangeran Zhao Li saat dia dibutuhkan. Dan itu, membuat dia semakin merindukan gadis bermata biru itu. Dia rindu akan kebersamaan mereka seperti dulu.

"Kakak, kapan Kakak datang?" tanya Jiao Yi kegirangan ketika melihat kakaknya yang sudah duduk menunggu mereka di meja makan.

"Dari semalam Kakak sudah ada di rumah, tapi kalian berdua sudah tertidur. Kakak tidak ingin membangunkan kalian," jawabnya dengan senyum di bibirnya.

"Ayah dan Kakak sekarang sudah sangat jarang ada di rumah. Kenapa juga Pangeran Zhao Li memilih kalian untuk menjadi pejabat istana? Aku sangat tidak suka dengan Pangeran bodoh itu," keluh Jiao Yi kesal.

"Jangan berbicara yang tidak-tidak. Kamu tahu kan Pangeran bodoh itu kini sudah menjadi Raja? Dan kamu juga pasti sudah tahu kebijakan barunya yang telah membuat rakyat di negeri kita perlahan mulai hidup dengan nyaman dan tentram tanpa khawatir untuk membayar pajak. Iya kan?" tanya Liang Yi pada adiknya itu yang terlihat cemberut.

"Iya, iya, aku tahu Kakak pasti akan membelanya karena dia adalah sahabat Kakak."

"Sudah, sudah, ayo kita sarapan. Ibu tidak ingin kebersamaan kita yang singkat ini akan terganggu karena pertengkaran kecil kalian," lerai Nyonya Yi yang langsung saja membuat kakak beradik itu memilih untuk diam.

"Huanran, tolong jaga ibu dan adikku selama aku dan ayah tidak ada di rumah. Aku tidak tahu kalau tidak ada kamu di sini, karena ibu pasti akan merasa kesepian karena harus berpisah dengan ayah," pinta Liang Yi ketika Mei Yin mengantar mereka.

"Jangan khawatir. Aku akan selalu menjaga dan menemani ibu dan kamu juga harus menjaga dirimu dan ayah," ucap Mei Yin dengan sungguh-sungguh.

"Terima kasih, aku akan menjaga diri dan juga ayah agar keluarga kita akan selalu berkumpul bersama, aku janji."

Setelah berpamitan, ayah dan anak itu kemudian pergi kembali ke istana.

1
秦柔
this is very touching /Sob/
Yaser Levi
sampai episode ini, udah gak ada gregetnya, cinta kok pindah2 gak jelas..mn rajanya bego lagi ..udahan lah..
Kalief Handaru
ceritanya bagus
Purwanto Purwanto
sanfat menguras emosi
Novie Achadini
karya yg lainnya apa thor aku suka sama critanya
Novie Achadini
ceritanya bagus bgt thor
Oi Min
Ah.... Ruwet
Oi Min
Mei Yin cuma cinta ma putra mahkota saja?? Akankah dia bsa jatuh cinta lagi??
Oi Min
Jadi Liang Yi akan ttp jdi kakak dan sahabat Mei Yin
Oi Min
Apa Mei Yin akan jatuh cinta lagi.... Siapa yg akan jadi jodohnya Mei Yin??
Oi Min
Jdi.... Siapa yg memburu Mei Yin sampe2 Lian berkorban nyawa??
Oi Min
Nangis aq tor...... Syedih..... 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Oi Min
Ah.... Lian so sweet dech.....
Apa Lian itu kekasih yg di sebut di prolog itu.... Yg mati krna orang istana??
Oi Min
Jendral Cang Yi sdah lupa ma Mei Yin kah??
evilnasry_
aku bahagia mendengar meylin akhirnya hidup bahagia,,dan tak ku sangka season keduanya sdh lebih dulu selesai ku baca dibandingkan season pertamanya,,karyamu sngatt bguss thorr semangat lagi untuk berkarya👍💪
❤time traveller❤
sedia tissue
♥️♥️time travelers ♥️♥️
sedih bgt ceritanya . mudah mudahan happy ending
mejik tutik
yang benar itu yg gimanaaa?
Sri Farsan
kebanyakan bawang thor,,, nyesek ak
(*) 😑 Oppa gabut😁😐😤
di cerita ini tokoh utama nya siapa🤔
bingung aku🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!