cerita ini hanya karangan fiksi, jangan di plagiat!!
Alana adisty harus mengalami perjodohan akibat perjanjian konyol kakek nya di masa lalu. alhasil di usia nya yang ke delapan belas gadis itu terpaksa berstatus istri dari ihsan rain Fauzan.
ihsan sering membully nya, tanpa sebab hanya karena dia yang pendiam. dengan kondisi yang tak akur, bagaimana alana menghadapi pernikahan sma ini?
mengandung banyak kata kata ambigu dan frontal. untuk yang di bawah umur harap bijak, kalau masih nekad baca resiko tanggung sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DnieY_ls, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 22
Alana tak kembali ke kelas, memilih berkeliling di belakang sekolah. Tak sengaja dia berpapasan dengan naufal yang baru keluar dari toilet. Mereka bertemu dan dia hampir menabrak cowok itu.
“Eh maaf. Aku gak sengaja” Ucap alana merasa bersalah.
“Santai, gue gak papa. Lo mau kemana?” Tanya cowok itu santai, tersenyum tipis padanya.
“Mau ke kelas” Ujar alana.
“Bareng aja ayo? Gue searah sama lo” Ajak naufal.
Tanpa berpikir lebih dahulu alana menyetujuinya, untuk saat ini hanya cowok itu yang mau mengajaknya bicara.
“Ayo”.
Mereka melangkah bersama menuju tujuan masing masing. Naufal mengajak alana mengobrol dan bercanda, sampai gadis itu tanpa sadar tertawa dan melupakan masalahnya.
Tak sengaja di depan pintu kelas nya, mereka berpapasan dengan ihsan yang sedang mengobrol dengan avira. Alana berusaha mengabaikan, naufal pamit padanya dan alana mengangguk.
Dia berusaha tak mempedulikan tatapan mengejek orang orang, dan masuk membawa tasnya. Tak peduli apa yang akan mereka katakan, dia ingin keluar dari sekolah ini untuk sesaat.
Ihsan yang melihat alana dan naufal bersama merasakan tubuhnya panas, tangannya terkepal tanpa sadar. Tatapan tajam dia layangkan saat istrinya tertawa dengan cowok itu. Bahkan avira yang bertanya pun tak dia hiraukan.
Pokus matanya pada alana yang mengambil tas lalu keluar begitu saja. Meninggalkan mereka bahkan tanpa melihatnya sedikitpun.
“Sayang! Kamu denger aku gak sih?” Avira yang jengkel sedikit mengeraskan suaranya agar ihsan mendengar nya.
“Ah, apa tadi? Maaf aku gak fokus” Cowok itu kembali pada avira. Meski pokus nya masih pada alana yang sudah berlalu kian jauh.
“Kamu kenapa sih? Aku tanya tadi kapan kita jalan jalan nya?” Vira mencebik.
“Maaf sayang. Nanti kita jalan jalan” Ujar ihsan berusaha pokus pada pacarnya. Avira yang mendengarnya tersenyum senang.
… ..
Alana menatap penuh kejut pada ponsel nya, matanya membulat dan lingkarnya mulai kemerahan. Bibirnya dia gigit dan napasnya mulai terasa sesak. Dadanya seolah penuh tak memberinya kesempatan meraup oksigen.
Di tangannya yang bergetar, sebuah poto yang di kirimkan avira lewat chatnya membuat alana spontan terdiam kaku. Hatinya seperti di tusuk ribuan duri.
Poto di mana vira dan ihsan, suaminya tengah berciuman di depan cermin. Bahkan tanpa beban, dia sengaja mengirimkannya padanya.
Alana mengusap dadanya yang sesak, bibirnya bergetar sempurna. Dia menangis, pada akhirnya alana menangis sendirian di kamarnya. Dia redam dengan bantal agar suaranya tidak terdengar keluar.
Ponselnya dia lempar sembarang, kenapa dia harus menangis sekarang? Padahal dia tak menyukai cowok itu. Alana tak tahu, tapi yang pasti dirinya merasakan sakit melihat poto tadi.
“Assalamu'alaikum!”
Itu suara suaminya, alana dapat mendengar langkah kaki cowok itu mulai menaiki anak tangga. Ini sudah pukul hampir sebelas malam, kata bundanya ihsan ada pekerjaan tadi.
Alana tak yakin, tetapi dia pun percaya pada bundanya. Tapi jam segini pekerjaan apa yang cowok itu lakukan, dia sedikit nya curiga ihsan nongkrong dulu bersama teman temannya.
Alana segera menghapus air matanya, lalu berbalik posisi membelakangi pintu kamar. Tepat saat itu ihsan membuka pintu, cowok itu masuk dan melihat alana yang tampak tertidur.
Dia pun memutuskan untuk membersihkan diri nya dan mengganti pakaian. Kaos hitam dengan celana abu abu, segera dia bergabung bersama alana. Udara malan cukup dingin sampai membuat kulitnya dingin.
“Alana” Ihsan berbisik di samping telinga gadis itu.
Dia masuk ke dalam selimut lalu memeluk tubuh alana. Wajahnya mendusel di punggung gadis itu dan pelukan di pinggangnya semakin mengerat.
Alana yang mudah merasakan geli pun terusik, dia sedikit bergerak gerak tak nyaman dengan tubuh cowok itu. “Geli san” Tegur alana.
Ihsan yang mendengar suara alana sontak menghentikan aksinya. Segera dia bangkit untuk melihat wajah istrinya yang belum tidur.
“Lo belum tidur?” Dia bertanya.
Tetapi alana tak menjawab, diam saja dengan mata terpejam. Ihsan pun menarik tubuh gadis itu sampai dia terlentang. Matanya membulat seketika begitu melihat wajah alana yang membengkak, mata gadis itu tembam dan hidungnya memerah, seperti habis menangis.
“Lo nangis?” Tanya nya khawatir.
Alana tak menjawab dan memilih menggelengkan kepalanya. Ihsan yakin alana berbohong, terlihat jelas gadis itu habis menangis.
“Gak usah bohong, lo abis nangis kan? Nangis kenapa coba? Gue ada salah sama lo?” Tanya cowok itu beruntun.
Alana tak ingin menjawabnya, dalam hatinya dia mencibir ucapan cowok itu. Melihat respon alana yang diam saja, ihsan semakin di buat bingung.
“Lo nangis kenapa al? Gue tanya, gue ada salah sama lo? Kalau iya, gue minta maaf” Cowok itu dengan mudah nya berkata.
Alana yang kesal pun menggeleng tegas, tanpa mau menatapnya. “Enggak! Aku tadi abis nonton drakor” Dia berbohong.
Ihsan masih belum yakin saat alana menjawab tanpa memandangnya. “Serius? Gak usah bohong al” Cowok itu masih kekeh.
“Iya! Aku emang nangis karena abis nonton drakor tadi” Sahut alana kesal.
“Abis nonton drakor kok lo gak mau lihat mata gue. Gak usah bohong al” Ihsan semakin gencar.
Alana yang sudah kesal pun dengan malas menatao cowok itu. Dan-
Cup!
Kena! Bibir gadis itu sudah di bungkam oleh cowok di atasnya. Alana pasrah saja dengan kelakuan cowok itu yang tak ada habisnya. Dia sudah lelah setelah menangis tadi.
oke otak napa
gimana mw baca smpe habis klw ceritanya taik ginii
apa novel ini kisah nyata kamu
kalau benar kisah kamu,, sumpah anjirr goblok segoblok gobloknya
sma kaya novel goblok
terimakasih Thor 🙏🙏
lanjut thor