NovelToon NovelToon
Jadi Ayahku Ya Om!

Jadi Ayahku Ya Om!

Status: tamat
Genre:Single Mom / Trauma masa lalu / Anak Genius / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / CEO / Tamat
Popularitas:664.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: IAS

" Om om, mau jadi ayah Aga ndak. Aga ndak punya ayah. Ibu Aga tantik lho Om."
" Hahaha, anak ini lucu bener."
Seorang bocah kecil tiba-tiba bicara seperti itu kepada pria asing. Wajah polosnya tersebut tidak bisa membuat si pria marah meskipun dia dipinang dadakan oleh bocah itu.
Tapi siapa sangka anak kecil itu datang bersama dengan seseorang yang ia kenal.
" Kamu, ini anakmu?"
" Maaf, kami permisi."
Wanita itu langsung pergi membuat si pria penasaran.
Siapa sebenarnya mereka dan apa yang terjadi? Dan mengapa Aga mengatakan bahwa tidak punya ayah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

JAYO 23: Kok turun Temurun Gini Sih :D

Kaivan pada akhirnya memutuskan untuk kembali ke Jakarta. Ia menyerahkan kantor cabang A-DIS di Malang kepada Rendi untuk sementara. Awalnya Rendi menolak, ia tentu tidak bisa menghandle semuanya sendiri. Akan tetapi Kaivan berjanji bahwa ia tidak akan lama.

Ada hal yang harus ia konfirmasi langung kepada ayahnya perihal Dara yang tidak bisa ia bicarakan melalui telepon. Kaivan harus bertemu dengan Kai dan Kirana untuk menyampaikan sesuatu yang penting lainnya.

" Inget Lo ya, jangan lama-lama. Gue kan kesepiaaaaaan."

" Bawel ih, kek anak gadis ditinggal ma pacar. Aah iya, gantiin gue buat anter Aga ya. Gue udah bilang sih sama Aga kalau mau pergi selema beberapa hari."

" Siap Tuan Muda, saya akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya."

 Kaivan terkekeh geli, dia pun pergi malam itu juga karena memang sudah memesan tiket, dan berharap segera sampai rumah karena ingin mencari tahu banyak hal. Terlebih dulu Kaivan sudah menghubungi Ran, jadi dia bisa lebih cepat menyelesaikan urusannya di Jakarta dan segera kembali ke Malang. Ada perasaan tidak nyaman dan tidak tenang meninggalkan Dara dan juga Aga. Bayangan Davka sedikit menghantuinya. Padahal dirinya juga sudah menempatkan orang disekitar mereka untuk berjaga-jaga.

Kaivan juga bukan orang yang bodoh, dia juga bukannya tidak peka. Melihat cara Davka menatap Dara sungguh membuatnya tidak nyaman. Tatapan itu bukalah sebuah tatapan bersalah ataupun kerinduan terhadap mantan istri. Namun tatapan itu adalah tatapan penuh nafsuu. Rasanya ia ingin sekali mencolok mata Davka, tapi tentu saja dia tidak bisa melakukannya.

Hanya butuh waktu 3 jam total perjalanan dari Surabaya menuju ke Jakarta. Saat ini Kaivan sudah berada di depan rumah. Melihat mobil Ran yang sudah ada di sana membuat Kaivan lega, berarti kembarannya itu benar-benar mengabulkan keinginannya.

" Assalamu'alaikum," ucap Kiavan ketika memasuki rumah. Nampak orang rumah tengah berkumpul di ruang tengah. Namun hanya si si kembar Kamal dan Kamil saja yang tidak terlihat.

" Waalaikumsalam, cepet juga Kak sampainya," sahut Ran. Di sana juga ada Raga, suami Ran. Awalnya Kaivan masih memanggil Raga dengan sebutan Pak, karena bagaimanapun juga pria itu adalah mantan gurunya. Namun lambat laun dia mengubah panggilannya menjadi mas agar lebih nyaman juga.

" Iya, nah jadi langsung aja. Abi, Umi, Kaivan mau menjadikan Dara istri."

" Ya?"

Kai dan Kirana terkejut mendengar ucapan Kaivan. Menurut cerita Ran, putranya itu pulang terburu-buru karena ingin menanyakan perihal Dara yang pergi secara tiba-tiba. Tapi agaknya sampai di rumah tujuannya menjadi lain.

Sebelumnya baik Kai maupun Kieran, mereka sudah mendengar kisah tentang Dara sepintas melalui Ran. Bagaimanapun Dara dulu juga begitu dekat dengan keluarga mereka, jadi kedua orang tua itu pun ikut prihatin terhadap apa yang menimpa Dara. Dan, meskipun Kai sudah menduga bahwa Kiavan akan bicara seperti itu, namun dia tidak menyangka bahwa akan secepat ini.

" Haaah, ini kenapa jadi turun temurun sih ya hahahaha."

Awalnya istri, anak dan menantunya tidak paham dengan apa yang baru saja Kai ucapkan, namun setelah terdiam beberapa saat mereka pun mengerti arti ucapan Kai. Ya, arti ucapan bapak 4 anak itu adalah, dalam keluarga mereka seperti turun menurun untuk menikah dengan posisi calon yang mereka akan nikahi sudah pernah menikah sebelumnya.

Dulu nenek mereka menikah sudah memiliki Kai, lalu Kai menikah dengan Kirana juga Kirana sudah pernah menikah, setelah itu Ran menikah dengan Raga juga posisi Raga adalah duda. Dan kini, Kiavan juga ingin menikah dengan Dara yang pernah gagal dengan pernikahan sebelumnya. Perbedaannya Kaivan dengan adik dan abinya adalah, lawan main Kaivan sudah membawa seorang anak. Sesungguhnya bagi Kai itu tidak jadi soal. Pasalnya dulu ibunya menikah dengan ayahnya juga sudah memiliki dirinya. Hanya saja ada hal yang harus Kiavan perhatikan.

" Kamu tahu kan Van, kali ini tidak semudah Abi atau Ran. Jika Abi dulu menikahi Umi tidak ada hal yang sangat membekas, tapi sekarang kamu ingin menikahi Dara ada hal yang harus kamu pahami dulu. Dia dikhianati saat posisinya sangat sulit, sebuah trauma pasti ada dan itu lah yang harus kamu selesaikan. Meskipun dia mengenalmu dengan baik, tapi kepercayaan terhadap sosok pria Dan pendamping menjadi sangat krisis. Ini seperti eyang putri, paham kan?"

Kaivan paham betul maksudnya. Maka dari itu hal yang pertama harus diselesaikan adalah perihal perginya Dara dari kehidupannya sebelum menikah. Setelah itu dia akan berusaha membangun kepercayaan seperti eyang kakungnya dulu ketika meyakinkan eyang putrinya. Sehingga Kai kecil bahkan bisa lebih mencintai ayah sambungnya ketimbang ayah kandungnya sendiri.

Kasus keduanya sedikit mirip. Jadi bertemu dengan abinya adalah pilihan yang tepat sekarang karena dia bisa menanyakan banyak hal. Meskipun cerita masa lalu itu sudah pernah diceritakan oleh Kai, tapi sepertinya Kaivan harus meminta abinya itu untuk mengulangnya agar bisa mendapatkan banyak cara dalam berhadapan dengan Dara dan Aga.

" Oke, itu bisa nanti. Bukannya ada yang lebih urgent?"

" Aah iya Bi, hampir lupa. Tapi Abi sama Umi setuju kan kalau Kaivan menikahi Dara."

" Iya Kak setuju aja, yang penting kamu bisa bertanggung jawab sama Dara dan putranya."

Kata-kata sang ibu selalu membuat hati Kaivan lega. Jika sudah begini maka dia sungguh siap terjun di medan perang. Selanjutnya adalah membahas perihal Dara, Kaivan mencurigai ada yang berbicara buruk di perusahaan perihal Dara. Ya, jika diingat-ingat kembali, ada sikap Dara yang berubah. Perlahan Dara mulai menjauh dari Kaivan dan juga Ran. Dan Ran pun setuju akan hal itu.

" Apa ada yang ngomong jahat ke dia ya Kak," tanya Ran kepada kakaknya.

" Bisa jadi, tapi Bi apa Dara nggak ngomong apapun sebelum pergi?" Inilah yang ingin dia konfirmasi kepada abinya. Perihal Dara yang pergi, apa kata-kata terakhir dari Dara kepada Kai saat itu.

Kaivan dan Ran menunggu Engan penuh penasaran. Kira-kira apa yang Dara sampaikan kepada ayah mereka. Pasalnya selama penyusunan skripsi kala itu, Dara benar-benar tidak lagi berkumpul dengan mereka. Terlebih memang ketiganya mengambil jurusan yang berbeda.

" Waktu itu, Dara cuma bilang gini ke Abi, terimakasih Tuan Kai sudah memberi saya kesempatan untuk belajar dan bekerja di sini. Maaf jika saya sudah banyak merepotkan dan membuat malu. Bukannya saya tidak tahu balas budi karena tiba-tiba pergi, tapi saya merasa lebih baik untuk mencari kehidupan saya di luar bersama Bapak saya karena saya dan bapak sudah terlalu banyak mendapat bantuan dari Tuan dan sekeluarga. Dia bicara begitu."

" Apa? Kok aneh banget."

Bukan tanpa alasan Kaivan merespon demikian. Selama kenal baik sedari SMA, Dara selalu memanggil Kai dan Kirana dengan abi dan ummi. Maka dari itu penyampaian terakhir Dara sebelum pergi sungguh sangat janggal di dengar oleh semuanya.

TBC

Guys, makasih banyak buat atensi kalian. Aku beneran terharu, aku bakal lanjutin Meksi pun nggak dapet apa². Soal retensi, aku jelasin dikit ya, diantara kalian pasti ada yang udah paham. Gini lho Guys, kenapa kita author sering ngeluh soal retensi, ya karena retensi adalah jalan ninja kita buat dapatin reward alias cuan. Kalau retensi kita nggak nyampe ya kita hanya sekedar sumbang naskah.

Dan karyaku yang gagal udah lebih dari 10 teman-teman, itu bukanlah sedikit. Banyak cara yang udah aku usahakan, diskusi sama author lain pun sudah. Tapi aku nggak tahu macam mana ini sistem NT. Kalau boleh bilang, pembaca Aga ini tuh banyak, tapi entah mengapa retensinya nggak nyampe. Allahu a'lam, aku jelas nggak tahu. terakhir, terimakasih untuk teman" yang udah ngikutin aku. tenang aku bakal lanjut kok ini, meskipun lagi" hanya sumbang naskah. terimakasih ya, semoga kalian semua sehat. 🙏

1
A R
😍
ayu cantik
bagus
ayu cantik
suka
Memyr 67
𝗍𝖾𝗋𝗇𝗒𝖺𝗍𝖺 𝖾𝗋𝗂𝗄𝖺 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁. 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝗅𝗂𝖼𝗂𝗄 𝖺𝗃𝖺, 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗆𝖾𝗋𝖾𝖻𝗎𝗍 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀
Memyr 67
𝖽𝗂𝗉𝗂𝗄𝗂𝗋 𝗉𝗂𝗄𝗂𝗋, 𝗄𝗈𝗄 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗌𝖾𝗅𝖾𝗏𝖾𝗅 𝖺-𝖽𝗂𝗌 𝗆𝖾𝗇𝖾𝗋𝗂𝗆𝖺 𝗄𝖺𝗋𝗒𝖺𝗐𝖺𝗇 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀? 𝖻𝖾𝖻𝖺𝗌 𝖻𝖾𝖻𝖺𝗌 "𝗆𝖾𝗆𝖻𝗎𝗅𝗅𝗒" 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗇𝗀𝖾𝗋𝗍𝗂 𝖼𝖼𝗍𝗏 𝖽𝗂 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝗆𝖺𝗇𝖺?
Memyr 67
𝗐𝖺𝗁 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝖽𝖺𝗏𝗄𝖺. 𝖽𝗂𝖺 𝗒𝗀 𝖽𝖾𝗄𝖺𝗍𝗂 𝖽𝖺𝗋𝖺, 𝖽𝗂𝖺 𝗒𝗀 𝗇𝖺𝗆𝗉𝖺𝗋 𝖽𝖺𝗋𝖺
Nurlaila Hasan
mantaaaaaap 👍👍👍
Nurlaila Hasan
bagus kok ceritanya, suka..👍
LENY
KEREN CERITA THOR HAPPY ENDING
LENY
PASANGAN SAMPAH BUSUK COCOK DAVJA & ERIKA SAMA2 JALANG 😡
LENY
HA HA KEREN KAMU AGA TOP BGT DEH RASAKAN DAVKA MAK JLEB BANGET 😅😅
UCAOAN NYA AGA BENAR SEMUA ❤
LENY
MANTAP KAIVAN, ERIKA MALU BESAR TUH TAPI KL WANITA BEBAL GAK TAHU MALU SIH 😡😅
LENY
BAGUS BARU TAHU RASA KAMU FINNA TERIMALAH HUKUMANMU😅
LENY
URUS SUAMI BRENGSEKMU DAVKA ITU LAKI2 GAK TAHU MALU & GAK PUNYA HARGA DIRI.
LENY
AYO TERIMA DARA DAN BIKIN FINNA KAPOK GAK BERANI LG BULLY KAMU😡
LENY
DASAR WANITA GOBLOK ERIKA PELAKOR. DAVKA GAK TAHU MALU
LENY
DASAR LAKI2 GAK TAHU MALU BILANG KAIVAN BUKAN ORANG BAIK NAH LU IBLIS MOKONDO GAK TANGGUNG JAWAB. JAUH LAH DIBANDING KAIVAN KAMU GAK ADA APA2NYA DAVKA 😡
LENY
DASAR LAKI2 GAK TAHU MALU GAK PUNYA HARGA DIRI JIJIK BANGET LIGAT DAVKA INI🤮🤮
LENY
ERIKA INI SELALU ANGGAP REMEH ORANG SOK BELUM TAHU SIAPA RYDER 😡
LENY
DASAR MULUT WANITA JULID SIRIK 😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!