menceritakan tentang lia wanita cantik yang kurang mampu serta yatim piatu .
dengan alex pria tampan dan kaya .
lia memiliki hutang kepada alex , lia berusaha bekerja keras untuk dapat melunasi hutang tersebut. namun karna keadaan , lia terpaksa menerima menjadi wanita simpanan alex
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mifta Nur Rahmah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 22
"LIA!?" teriak alex
"APA?!" balas lia teriak .
"tidak bisakah kau satu kali jadi penurut" ucap alex geram
"tidak bisa !!" balas lia
"kenapa" geram alex
"awalnya satu kali , lama lama bisa jadi kebiasaan gak baik" ucap lia dramatis
"apa hubunganya penurut dengan gak baik" alex mulai meninggikan suara
"kalo jadi orang penurut takutnya jadi orang gampang di tindas" ucap lia datar
"siapa yang berani menindas wanitaku" ucap alex menatap lia
"siapa wanitamu" ucap lia balik menatap alex
"kau lah siapa lagi" ucap alex
"siapa yang mau" sinis lia
"kenapa kau jadi wanita yang keras kepala sih !! apa susahnya jadi wanitaku" ucap alex heran
"susah !! pokoknya akan susah" ucap lia datar
"permisi tuan" ucap asisten alex
"apa lagi , tidak bisakah kau tidak usah ikut bicara . fokus saja pada setirmu" ucap alex
"saya juga ingin nya seperti itu tuan , tapi bolehkah saya bertanya , kita mau kemana ? karna sedari tadi kita hanya menusuri jalan tanpa tau tujuan" ucap asisten alex menjelaskan
"terserah kau saja" ucap alex datar
"ke toko saja , aku malas mengikuti tuanmu terus" ucap lia
"apa maksutmu" teriak alex
"gak ada" teriak lia
"kau berteriak padaku" ucap alex tetap dengan kaca
lia pun membuka tas nya mencari sesuatu .
"nih kaca " ucap lia datar
"untuk apa" tanya alex
"ngaca lah buat apa lagi" ucap lia
"aku tau kaca untuk ngaca tapi buat apa kau berikan padaku" tanya alex heran
"untuk mu berkaca !!" ucap lia datar melihat alex
"LIA" teriak alex
"APA LAGI?!!" balas lia
"kau berteriak padaku " teriak alex
"ngaca noh kaca lu pegang !! siapa yang teriak duluan!!" balas lia
tanpa di sadari lia dan alex , asisten itu tengan memakai penutup telinga .
bisa bisa tuli dengerin tuan dan nona berdebat !! mereka berdekatan tapi kenapa harus berteriak sih batin asisten itu
"LIA" teriak alex
"alex kita duduk bersampingan !! bahkan kau berbisik saja aku pasti dengar kenapa kau berteriak terus sih ? ini mobil bukan hutan tolong" ucap lia malas
"siapa suruh kau membuatku marah terus " ucap alex
"terserah kau . kau bosnya puas ?!" ucap lia jengah
"kau cukup tau diri juga" ucap alex membanggakan diri
kenapa dunia begitu tidak adil , bagaimana bisa ada orang begitu bodoh dan emosian menjadi orang kaya ? sungguh kasihan orang yang kerja kepadanya. batin lia
lia pun memilih memejamkan matanya , karna berdebat dengan alex menguras banyak tenaganya .
kini mobil alex pun berhenti di sebuah restoran.
alex pun yang melihat lia tertidur pun tersenyum .
baru kali ini aku menemui wanita yang begitu menolak kata kataku dan memilih berdebat denganku, dan apa ini dia bahkan tidak punya kewaspadaan diri , lihatlah dia tertidur mirip sekali seperti kucing kecil batin alex.
alex pun membangunkan lia perlahan dengan menyentuh pipinya
lia yang merasa tidurnya terganggu pun memilih bangun , dan kagetnya alex berada begitu dekat dengan lia
"a , apa yang kau lakukan ?" tanya lia gugup
"membangunkanmu" ucap alex datar
apa dia gila ? untuk apa membangunkan orang harus sedekat itu . batin lia
"a,ada apa?" ucap lia
"turunlah , kita belum makan siang" ucap alex
"baiklah" balax lia
alex dan lia pun turun dan memasuki restoran tersebut.
"habis ini kau ikut denganku ke kantor" ucap alex datar
"tidak mau !! aku mau pulang istirahat" jawab lia
"sayang sekali , ini bukan pilihan tapi perintah"tegas alex
"terserah kau" ucap lia mengalah .
karna lia tau , dia tidak akan berhenti jika sekalinya debat dengan alex
lanjut thor 💪💪
jatuh hati gara gara krukuk krukuk 🤭
huruf L jadi R,, contohnya lumayan jadi rumayan