NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Pria Asing Kejam

Menikah Dengan Pria Asing Kejam

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Pembantu / Psikopat itu cintaku / Tamat
Popularitas:73.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kim Yuna

Jia harus menerima takdir yang digariskan Tuhan untuk menikah dengan orang yang sama sekali tidak ia kenal. Semua itu atas permintaan majikannya Tuan Jaya.

Untuk membalas kebaikan Tuan Jaya, Jia menerima permintaan itu. Namun siapa sangka pria yang akan ia nikahi bukan pria sembarangan. Ia adalah seorang pengusaha muda dan pewaris terkaya di negeri ini.

Berharap mendapatkan kebahagiaan dengan Pria bernama Reno Bara, ternyata Jia hanya di jadikan pelampiasan hasrat dan pembantu gratis di rumah nya. Itu karena Reno merasa dirinya di tipu oleh Tuan Jaya dan akhirnya melampiaskan dendam nya pada Jia. Reno terus menyiksa Jia baik fisik maupun batin.

Mampu kah Jia bertahan bersama Reno? Atau justru memilih untuk pergi dan mencari kebahagiaan nya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim Yuna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 Cemburu

Setelah keluar dari ruangan Reno, Keenan masuk ke dalam mobil setelah sampai di basment lantai bawah tempat Keenan memarkirkan mobilnya.

Keenan mengendarai mobil porsche warna merah miliknya menuju tempat kediaman ibunya.

Setengah jam kemudian, mobil Keenan telah sampai di pelataran kediaman Maheswari.

Keenan keluar dari mobil di saat yang bersamaan melihat ibunya sedang di suapi oleh suster yang merawatnya.

"Biar saya saja, Sus." ucap Keenan mengambil alih tugas suster. Dia ingin menyuapi ibunya.

"Baik Tuan." jawab Suster menyerahkan mangkok yang berisi bubur ke tangan Keenan.

Tubuh jangkung milik Keenan berjongkok di hadapan ibunya yang menatapnya dengan tatapan kosong.

Keenan menggenggam tangan ibunya.

"Mah, Keenan suapin yah?"

Sarah menggeleng lemah.

"Mama harus makan!"

Semenjak kejadian adik bungsu keluarga Maheswari di culik. Sarah seperti tidak memiliki semangat gairah hidup lagi. Di tambah dengan meninggalnya suami tercinta yang kecelakaan saat mencari putrinya.

Anindita Maheswari putri bungsu keluarga Maheswari yang di culik oleh seorang wanita yang terobsesi dengan pada Anthony, suami Sarah. Saat itu Anin berusia 4 tahun

Dua puluh tahun sudah mereka mencari tapi tidak membuahkan hasil.

Melihat ibunya yang diam saja tanpa mau merespon, Keenan menghela nafas panjang.

"Keenan janji akan segera mencari Anin sampai ketemu. Tapi sampai waktu itu tiba, mama harus tetap sehat dan kuat." Ucapan Keenan terjeda karena dirinya tidak sanggup menahan beban ini sendirian.

Keenan yang saat itu masih berusia 10 tahun di tuntut untuk bisa mengelola perusahaan yang di tinggalkan Ayah nya. Beruntung assisten kepercayaan ayahnya Dewa mau membantu dan membimbingnya sehingga perusahaan Ayahnya masih berjaya sampai saat ini.

"Mama jangan menyiksa diri terlalu lama, Keenan sedih melihat Mama seperti ini terus. Bukan hanya Anin yang butuh mama. Tapi Keenan juga." ucap Keenan menahan sesak di dada nya.

Wanita paruh baya yang masih terlihat cantik itu mengalihkan tatapan nya pada putra sulungnya yang tidak terasa usia nya sudah menginjak 30 tahun. Dia melewatkan banyak waktu, waktu nya sibuk memikirkan putrinya yang hilang entah kemana, membuat dirinya sudah bertindak egois pada putra sulungnya.

Tangannya perlahan terulur hendak menghapus air mata, perasaan bersalah kembali menyeruak masuk ke dalam dada.

Keenan menutup mata merasakan tangan halus milik ibunya itu berada di wajahnya.

"Maafkan ibu, Nak!" ucap Sarah untuk pertama kali nya. Keenan membuka matanya melihat ibunya yang tersenyum kepadanya membuat rasa sesak yang berusaha ia tahan selama ini pecah seketika. Keenan menangis di pelukan ibu nya. Ia memeluk sang ibu erat-erat.

Keenan mengurai pelukannya. "Keenan janji akan mencari Anin sampai ketemu dan kita bisa berkumpul seperti dulu lagi. Tapi mama harus sehat dan kuat yah!" Ucap Keenan pada ibunya.

Sarah mengangguk dan kembali memeluk putranya.

***

Reno terus berkutat dengan kertas-kertas yang berterbangan di meja nya. Ia harus segera menyelesaikan beberapa laporan yang sudah ia tunda sejak pagi tadi karena ia sibuk memikirkan perasaan nya pada Jia.

"Tidak mungkin aku mencintai perempuan rendahan itu. Berani nya dia menipu ku dengan tampang polos nya." gumam Reno sembari membolak-balikkan kertas di depan nya.

Tiba-tiba perhatian nya teralihkan, karena suara ketukan pintu yang menginterupsi pendengarannya.

"Masuk."

Reno langsung membuang pandang, saat melihat siapa yang datang.

"Kenapa kau kemari?" ucap Reno begitu dingin.

Namun Jia tidak peduli dengan respon yang di berikan suaminya. Perempuan itu tetap melangkah masuk dan mendekat ke arah ranjang. Jia tidak melihat ada siapapun di dalam ruangan itu. Pertama kali wanita itu menginjak kan kakinya di ruang kerja suaminya.

Kejadian tadi pagi membuat Jia bertekad untuk berusaha keras agar bisa meluluhkan hati suaminya. Ia yakin jika suaminya Reno sudah membuka hatinya untuk menerima nya sebagai istri. Untuk itu ia ditemani Bi Lasmi datang ke kantor pria itu untuk membawakan bekal makan siang yang di buatnya.

Jia berhasil keluar dari kediaman Reno, karena Nyonya Ambar dan putrinya sedang tidak ada di rumah.

"Apa ini karena aku membiarkan mu tidur di ranjang, dan membuatmu jadi lebih berani?" tebak Reno tepat sasaran membuat Jia terkejut.

Reno menutup laporan. Kemudian berdiri dan berjalan melangkah menuju istrinya itu.

"Bi bisakah bibi pulang saja, istriku akan menemani ku di sini!" pinta Reno pada art yang sudah puluhan tahun mengabdi pada keluarga Bara.

Bi Lasmi tersenyum mendengar ucapan nya Reno. Mungkin ini adalah awal yang baik untuk hubungan mereka. Bi Lasmi menatap Jia sekilas, Jia menoleh ke arah Bi Lasmi. "Bibi pulang yah, Non." ucap Bi Lasmi sembari menyerahkan kotak makan siang pada Jia. Jia ingin Bi Lasmi tetap di sini tapi Bi Lasmi sudah berjalan keluar dari ruangan.

"Kau akan berdiri di situ?" ucap Reno yang sudah duduk di sofa. Jujur Jia masih sedikit takut di tinggal hanya berdua dengan suaminya. Ia masih belum yakin jika Reno sudah menerima nya. Tapi ia memberanikan diri untuk datang kemari karena di temani Bi Lasmi.

Reno tidak akan macam-macam jika ada Bi Lasmi berbeda jika berdua seperti ini.

"Kemarilah!" titah Reno.

Perlahan Jia berjalan ke arah Reno yang sudah duduk dan menatap nya. Jia duduk di hadapan Reno sedikit jauh dengan pria itu.

Reno berdecak, kemudian beranjak dan menarik tangan Jia untuk duduk di samping nya. Jia terkejut melihat tingkah suaminya yang berbeda. Walaupun masih kasar, karena tangan nya sedikit sakit di tarik begitu saja oleh Reno.

"Kau memang menyusahkan!" ucap Reno.

"Ma-maaf kak!" cicit Jia takut.

"Sudahlah, mau apa kau kemari?" tanya Reno.

"Ini." Jia menyerahkan kotak makan pada Reno.

"Ck, emang aku anak tk di bawakan bekal seperti ini." jawab Reno tapi tangannya mengambil kotak itu dan membuka nya.

Jia tersenyum melihat tingkah suaminya yang memakan masakan yang ia buat dengan sangat lahap.

Beberapa menit kemudian kotak makan itu habis tanpa sisa. Jia menyerahkan air minum untuk di minum suaminya. Reno menerima nya kemudian meminumnya beberapa tegukan kemudian menyerahkan gelas itu kembali pada Jia.

Sejak tadi Jia tidak berhenti tersenyum. Bahkan sampai Reno kembali berkutat dengan pekerjaannya. Hingga seseorang masuk ke ruangan itu.

"Reno sayang, I'm here." ucap orang itu menyadarkan Jia dan Reno. Keduanya menatap ke arah pintu melihat Dea datang.

Langkah Dea terhenti. Dia begitu syok melihat Jia satu ruangan bersama Reno. Tidak menyangka jika wanita yang dia anggap lugu dan polos begitu berani ingin bersaing dengan wanita berkelas seperti dirinya.

"Dea apa yang kau lakukan di sini?" tanya Reno.

"Dia, kenapa dia di sini?" tunjuk Dea ke arah Jia tanpa menjawab pertanyaan Reno.

"Dia istriku, tentu saja dia berhak ada di sini." jawab Reno.

Tangan Dea terkepal kuat mendengar jawaban Reno. Hatinya terbakar cemburu, tidak terima atas penolakan Reno semalam sekarang dia harus di kalahkan oleh wanita rendahan macam Jia. Dia harus memberikan balasan.

"Sekarang aku tanya, untuk apa kau kemari?" tanya Reno lagi.

"Aku datang untuk menemui mu." jawab Dea yang kini sudah berada di hadapan Reno. Tangannya bergelayut manja pada tangan kekar milik Reno, ia tidak peduli dengan Jia yang melihat nya seperti ini.

Reno melirik Jia sekilas tampak tidak nyaman. ia berusaha untuk menyingkirkan tangan Dea dari tangannya.

"Kak sebaiknya aku pulang duluan." ucap Jia yang tidak tahan melihat suaminya dekat wanita lain. Dea tersenyum melihat reaksi Jia.

"Tunggu Jia!" teriak Reno, namun sayang Jia sudah berlari keluar dari ruangan itu.

"Apa yang kau lakukan!" bentak Reno pada Dea.

"Aku hanya ingin bersamamu, Reno. Ayo kita mulai lagi dari awal. Aku berjanji akan tetap berada di sisimu." janji Dea.

"Hubungan kita berakhir saat kau memilih pergi saat itu." ucap Reno.

Dea menghentakan kakinya kesal melihat Reno yang berlari menyusul istrinya. Perempuan cantik dan modis itu mengeluarkan ponselnya dari dalam tas.

"Tante, kita harus memberi pelajaran pada anak pembantu itu." ucap nya pada orang di sebrang sana.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Nurjana Bakir
lanjut
falea sezi
ujungnya uda ketebak di maafin dan tamat helehh
falea sezi
g rela dpet kenan yg baik
Adinda
kasih kesempatan reno jia demi anakmu, persatukan reno dan jia thor
Adinda
persatukan jia dan reno thor
Adinda
kasih kesempatan reno jia
Adinda
kalau menurut aku lebih baik jia balik lagi ke reno kasihan ruhi butuh ayah kandungnya, beri kesempatan reno jia
Adinda
jia adiknya keenan
Rani R.i
lanjut thourrr
Rani R.i
lanjut thourrr sering2 up thourrr
putrie_07
lanjuuuttttt😘😘😘
putrie_07
lanjut jem
putrie_07
kurang ajar
partini
lanjut
jangan lama lama up-nya pls
Sii JunJun
Q pilih yg pertama ketemu pria lain.karena Reno sangat keterlaluan. tidak ada kebahagiaan SM sekali buat jia.yg ada penyiksaan terus
Pichaacha
Aku pilih anin ketemu pria lain yg membuatnya nyaman & bahagia serta abangnya anin menemukan gadis lain yang lebih baik, biar mereka menerima hukumannya masing² memang jahat tapi mungkin itu bisa jadi pelajaran *berani berbuat berani bertanggung jawab, dia yg menanam dia pula yg memetik hasilnya*
Rani R.i
jgn yea thourrr,,jgn sampai reno sama jia pisah...
Rani R.i
jia mengenal orang baru langsung merasa nyaman,,lalu apa tidak bisa memberi kesempatan untuk reno,,bahkan ingin menyembunyikan anak dari ayah nya...jgn donk thorrr
biar reno berjuang tapi jgn pisah kan mereka..biar kan mereka bersatu

Masak iya fania dan ibunya yg bnr2 dalang kejahatan nya di maafkan begitu sajaa..lalu bagaimana dgn reno yg menjadi korban mereka
Sii JunJun
Apa jia akan berbaik hati SM Reno dan Ambar,🥱
Dibalik Senja
pasti reno ngmong Q mnyesal selama ini Q mencari km krn q ingin meminta maaf krn kesalahan Q dimasa lalu trs jia menjwab iya kak q sdh memaafknmu trs reno megang tangn jia smbil berkata maukah km menjadi istri q lagi Q ingin memperbaiki hubungan kita trs tamat mnkin begitu endingya
Dianra Malakut: /Grin//Grin//Grin/ biasanya yg udah2 seperti itu kak, tp ga tau d cerita ini akan sama kah...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!