Cover @Iqbald26
Mari berdamai dengan rasa, mencintai dengan sesederhana mungkin,dan aku akan menciptakan bahagia dari cara yang biasa sampai kau melupakan apa itu terluka.
Aku mengambil alih perasaanmu,dari dilema yang takkunjung pasti,aku mengambil sumpah untuk mencintai mu sampai akhir hayat ku dan aku membebaskan mu dari ketidak pastian dan dengan akad aku mengikat mu untuk satu rasa.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pipit fitriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Taya Sakit
"La bukannya tadi bibi yang anterin bekal ini ke kantor?"tanya Arfa heran
"Hah,ngga den,bibi ngga pernah bawain Aden makan siang ke kantor," Sahut bi Yati dengan sedikit terkejut
"Lalu siapa yang membawa bekal ini,dia mengaku asisten rumah tangga saya,kan ART saya cuma bi Yati saja"
"saya ngga tahu den, mungkin membantu dari rumah ibu mas!"
"Ahhh masa iya mama nyuruh bi Mimin buat anter bekel ke saya!"ucap Arfa yang masih kebingungan
"Ya bibi ngga tau den!"
"Oiya Taya sudah pulang bi?"
"Sudah den dari siang non Taya sudah pulang tapi belum keluar kamar,bibi panggil-panggil katanya ngantuk,yasudah bibi ngga ganggu lagi"
"Dari siang?, jangan-jangan dia lagi yang bawa bekal makan siang itu!"
"Mungkin aja den"
"Tapi kenapa dia harus ngaku asisten rumah tangga sih,kan dia bisa bilang kalau dia istri saya,jadi ngga usah pake izin segala buat ketemu saya".
Bi Yati yang terkejut dengan ucapan majikannya memilih diam,dia berpikiran kalau suami istri itu sedang bertengkar.
"Maaf den,mau disiapkan makan malam sekarang?"
"Tidak usah bi,sebelum pulang saya mampir makan dulu,o iya apa istri saya sudah makan?"
"Belum den,mba Taya bilang belum lapar"
"Yasudah,makasih ya bi"
"Iya den,saya permisi kebelakang,"
Taya pun segera menuju kamarnya,panjang lebar berbicara dengan ART nya, sampai-sampai bi Yati lupa memberi tahu kalau Taya tidak di kamarnya. Sesampainya di lantai atas Arfa membuka pintu kamarnya, keadaan kamar itu masih gelap, dengan gorden yang masih terbuka. Arfa pun menyalakan lampu,dia terkejut bahwa Arfa tidak ada dikamarnya,mencari ke kamar mandi tidak ada akhirnya dia memutuskan turun ke bawah dan bertanya pada bi yati.
"Bi, bibi yakin istri saya ada dirumah?"
"Iua den,tadi jam 7 malam bibi masih mendengar suara non Taya,"
"Tapi di kamar kosong bi,ngga ada siapa-siapa!"
Bu Yati menepuk jidatnya.
"Oiya mas bibi lupa kasih tau,non Taya ada dikamar sebelah"
Mendengar ucapan bi Yati ,Arfa langsung kembali ke atas untuk menemui Arfa, meskipun dia masih kecewa,tak bisa dipungkiri bahwa Arfa merindukan istrinya. Arfa mengetuk kamar yang Taya tempati namun tidak ada respon,Arfa pun segera mengambil kunci cadangan untuk membuka kamar yang Taya kunci.
Setelah pintu berhasil dibuka,Arfa terkejut melihat istrinya yang tertidur dengan muka pucat,Arfa mendekat dan membangunkan Taya ,namun saat tangannya menyentuh tubuh Taya Arfa kembali terkejut, karena badan Taya sangat panas.
"Sayang ..sayang bangun,badan kamu panas banget sayang!"ucap Arfa panik yang membangunkan Taya namun tak kunjung bangun
Arfa berteriak agar supirnya menyiapkan kan mobil untuk membawa Taya ke rumah sakit.
"Bi bilang sama mang Ujang suruh menyiapkan mobil,istri saya sakit"
Bi Yati ikut panik.
"Baik mas,"
Setelah mang ujang menyiapkan mobil,Arfa menggendong Taya untuk di bawa ke rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit Arfa langsung meminta bantuan suster,tak lama mereka pun membawa Taya ke IGD untuk mendapatkan penanganan.
"Dok selamatkan istri saya,"ucap Arfa penuh kecemasan
"Baik mas, sebaiknya mas tenang dulu ya,biar saya periksa Dulu keadaan istrinya",
Arfa pun mengikuti arahan dokter,namun tak bisa di pungkiri bawa dia sangat cemas.
dtgu karya the best lainnya🥳🥳🥳
salam dari Carlos'Revenge
dipatasin buat di END in..
tp okay lah... happy ending...
extra part dong...
masih kangen keseruan Arfa n taya.. 🥰🤣
lanjutin lagi teh
aku pengen tahu langit Sean wiyaka gede..
ganteng banget bikin dahaga aku hahaha
semangat 💕💕
ekstra part
semangatz jg kkak author 😘😘
Semangat....💪💪💪
ahahahaha🤣🤣🤣🤣