NovelToon NovelToon
Misteri Roro Prameswari

Misteri Roro Prameswari

Status: tamat
Genre:Kutukan / Hantu / Pelakor / Identitas Tersembunyi / Mengubah Takdir / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Horor / Tamat
Popularitas:145.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Sekti

Roro Prameswari adalah seorang yang bersekongkol dengan setan dan meminta dukun untuk memberikan susuk kecantikan agar dirinya cantik paripurna dan bisa menggaet pemuda tampan nan mapan yang dia idamkan.

Siapa sangka, dengan usahanya melakukan ritual pemujaan kepada setan, dia bisa memikat suami dari Widuri si Kembang Desa yang selama ini adalah wanita yang menjadi saingannya.

Setelah Roro berhasil menjadi istri kedua dari Galuh Wiguna, istri pertama dari Galuh yang bernama Widuri, sering mengalami perlakuan semena-mena dari Galuh dan ibu mertuanya dan sering mengalami hal-hal mistis yang membuat dirinya bergidik ngeri.

Bagaimana kisah mistis yang dialami Widuri selanjutnya? Yuk intip ke cerita selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Sekti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gelap Gulita

Di siang itu, Roro mulai bekerja di rumah pak camat. Dia ditemani oleh Dewi yang sebenarnya adalah temannya sendiri sedari kecil. Kini Dewi mengajari Roro untuk memasak masakan kesukaan pak camat yaitu rendang daging sapi. Namun, sebelum memulai acara masak-memasak, Dewi bertanya siapa nama ART yang dia kini bersamnya dan belum sempat berkenalan.

"Maaf. Saya sampai lupa. Nama Mbaknya siapa ya? Kita belum kenalan, ya? Mbak. Ini ada kotak makanan buat kamu. Rencananya mau saya makan buat acara manggung nanti, tapi buat Mbaknya saja." Dewi memberikan kotak berisi makanan kepada Roro karena Dewi kasihan melihat Roro yang wajahnya agak pucat seperti orang belum makan. Setelahnya dia mulai meracik bumbu rendang yang akan dia ajarkan kepada Roro.

"Nama saya Rina, Mbak. Nama Mbaknya siapa? Iya Mbak. Terima kasih makanannya. Semoga kebaikan Mbak mendapat balasan dari Tuhan yang lebih baik. Oh. Ya. Nama majikan saya siapa saja ya karena saya belum tahu namanya."

Roro menyamarkan namanya dengan sebutan Rina karena jangan sampai jati dirinya diketahui oleh siapa pun. Dia juga menanyakan majikan barunya karena Roro ingin mengetahui siapa nama istri dari pak camat tersebut alias pak Darto.

"Oh. Rina. Namaku Dewi. Iya. Aamiin. Ayo dimakan jangan sungkan kamu terlihat pucat seperti itu. Nama majikan kamu adalah pak Darto dan istri mudanya tadi bernama Lasmini. Saya sebenarnya kurang suka dengan sikap Lasmini yang tadi memghina kamu. Mau bagaimana lagi, dia sudah menjadi wanita idaman pak camat menggantikan Ronggeng terkenal bernama Roro Prameswari yang kini sampai sekarang hilang tak ada satu orang pun yang bisa menemukan. Tanpa pak camat, saya tidak bisa mempunyai uang sebanyak dan semakmur ini."

Sambil menggerus bumbu, Dewi menceritakan tentang istri muda pak camat yang bersifat sombong dan suka menghina orang lain. Dewi masih membutuhkan pak camat karena dari dialah uangnya mengalir terus. Jika tidak karena uang, Dewi sudah melabrak wanita seperti yang bernama Lasmini tersebut.

"Oh. Iya Mbak. Saya makan ya makanannya memang perut saya sudah keroncongan. Memangnya kenapa ya kok Roro si Penari Ronggeng itu hilang. Kok sepertinya kasihan juga."

Roro ingin mengetahui bagaimana berita dirinya saat menghilang dulu. Apakah para warga sudah mengetahuinya. Kini sambil memperhatikan cara memasak rendang, Roro melahap makanan pemberian Dewi.

"Ayo makan saja dan segera habiskan. Saya kurang tahu si Mbak. Tapi yang jelas dia habis menari Ronggeng di suatu tempay dan sampai sekarang hilang bak ditelan bumi. Dan satu pun tak ada yang mengetahuinya. Keluarganya pun sudah menyuruh orang pintar untuk mencarinya namun, hasilnya nihil. Ibunya yang bernama Ani Prameswari sempat pingsan dan sakit beberapa hari karena anaknya menghilang."

Dewi menjelaskan tentang hilangnya dirinya. Dia tidak menyebutkan bahwa dirinya bersama dengan pak camat. Yang jelas-jelas Dewi adalah salah satu orang yang tau tentang dirinya.

"Oh. Kasihan sekali ya? Semoga dia bisa segera ditemukan dan selamat ya," jawab Roro dengan mendoakan dirinya sendiri agar selamat.

Sebelum raut wajahnya berubah normal kembali dia tidak mau menampakkan dirinya di depan keluarganya. Dia berharap kutukannya akan segera menghilang setelah dia bertobat dan tidak mengulanginya lagi.

"Iya. Yasudah ya Rani. Saya tidak banyak waktu. Saya harus manggung sekarang. Kamu baik-baik di sini. Ini ada nomor HP saya. Jika kamu ada kesulitan bisa telepon saya."

Dewi memberikan kertas yang sudah tertera nomor teleponnya. Roro mengangguk dan menerima nomor telepon pemberian dari Dewi. Dia terburu-buru untuk segera manggung sebagai Penari Ronggeng.

Beberapa jam kemudian, Roro berhasil memasak rendang daging sapi yang dia buat sesuai arahan Dewi. Lalu dia menghidangkan di atas meja makan. Terlihat Lasmini dan pak Darto berjalan ke arah Roro yang berada di ruang makan. Tidak lama mereka duduk di bangkunya masing-masing.

"Heh. Kamu kenapa berdiri di situ? Cepat ke belakang. Melihat kamu rasanya ingin m*ntah."

Lasmini menatap sinis Roro Prameswari dan menutup hidungnya karena dia jijik dengan wajah Roro yang buruk rupa. Dengan segera Roro berjalan ke belakang sambil tertunduk lesu. Namun, dia tetap bersyukur karena perutnya yang melilit kelaparan sudah terisi dengan makanan yang diberikan oleh Dewi sambil memasak tadi.

*** *** ***

Malam pun tiba. Dia kini duduk di kamar sempit dan berbau pengap yang diperintah oleh Lasmini untuk menempati kamar tersebut. Padahal masih ada beberapa kamar kosong yang layak pakai namun, Lasmini tidak terima jika Roro menempati kamar yang bagus dan layak pakai.

Saat itu terdengar bunyi mesra antara Lasmini dan pak Darto di kamar mereka.

"Sayang. Kamu sungguh menggoda. Kamu memang luar biasa!"

Terdengar pak Darto memuji Lasmini yang melayani dengan baik dan membuat pak Darto mabuk kepayang. Roro merasa risih kala mendengar suara tersebut. Dia ingin sekali pergi dari rumah itu namun, dia harus bertahan hidup.

'Mas Galuh. Roro kangen sama kamu. Oh ya. Saya merasa bersalah dengan Widuri. Saya harus berbuat sesuatu untuk menebus kesalahannya yang terdahulu. Biarlah Mas Galuh bahagia dengan Widuri,' batin Roro sambil tiduran di ranjang sempit dan apek tersebut. Dia memikirkan Widuri yang baik hati dan dia merasa bersalah.

Beberapa menit kemudian, angin bertiup sangat kencang. Suara sinden menembang dengan iringan gamelan yang sangat merdu. Suasana seperti itu, Roro sudah hafal, bahwa ada sesuatu yang tidak beres di rumah. Ini. Tiba-tiba lampu mati dan terlihat gelap gulita sehingga Roro merinding dan tidak bisa melihat apa-apa.

"Tidak! Gelap sekali. Tolong saya sayang! Sakit!"

Tiba-tiba terdengar Lasmini menjerit kesakitan dan entah kenapa. Dan membuat Roro semakin panik dengan keadaan itu. Roro mulai berusaha keluar dari kamar pengap tersebut.

Dia mulai meraba-raba dinding dan akan menemui majikannya tersebut karena Lasmini sedang berteriak secara histeris.

"Rani tolong! Tolong!"

Pak Darto juga berteriak kencang meminta pertolongan hingga membuat Roro semakin bingung. Beberapa detik kemudian, Roro sampai di depan pintu kamar milik majikannya tersebut. Hanya remang-remang lampu senter yang selalu dia bawa.

Sontak, Roro kaget melihat kejadian tersebut. Saat itu kilatan cahaya berwarna putih tampak melayang di plafon tepatnya di kamar majikannya. Terlihat sosok berambut kribo dan mata yang terlihat merah menyala serta gigi yang berwarna hitam dan terlihat sangat mengerikan. Ternyata hantu kuntilanak kribo menampakkan diri dan membuat pasangan suami istri tersebut kaku dalam keadaan saling menindih dan tanpa busana.

'Apa yang sedang terjadi? Bukannya mereka sudah menikah? Kok pak Darto dan Lasmini di ganti Dedemit,' batin Roro dalam hatinya sambil penasaran dengan hubungan pak Darto dan Lasmini.

"Hihihi hihihi!"

Kunti kribo tersebut tertawa cekikikan dan kini menatap tajam ke arah Roro Prameswari yang berdiri merinding di balik pintu.

1
Yusee Justicia
banyak banget salah nama Thor...
Rehaan Aamir
Makin Ngawuuuuurrrr Jalan Crt Nya.....
Suci Prinahatin
Luar biasa
Tia Supriyanto
ceritanya kayak cerita anak SD. beda kelas dgn cerita2 misterinya Bung Kus, Al Orchida, Nath e
Tia Supriyanto
narasi yang kacau
Tia Supriyanto
ceritanya gak konsekwen
Tia Supriyanto
ketuker roro widuri
Tia Supriyanto
typo, Elizia, beri tahi 😁
Tia Supriyanto
segelas kopi dan seteko teh manis.minum kopi dan teh sekaligus
Sela Jawa
Luar biasa
falea sezi
karma pelakor
Dian Hank
ceritanya aneh
mom SRA
Luar biasa
INDRA
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Tiana
hmm.. jadi penasaran pengen baca
Putrii Marfuah
abis subuh masih ada aja yg cekikikan
estycatwoman
not too bad
🌹*sekar*🌹
Lumayan
Chandra Dollores
biasanya tengah malam bacaan q mafia naik ranjang
eh ini tengah malam nemu hantu sungai ...
masuk ahhhh ...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!