NovelToon NovelToon
Love Story In SMA

Love Story In SMA

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Nikahmuda / Cintapertama / Tamat
Popularitas:61.5k
Nilai: 5
Nama Author: teteh lia

Menceritakan tentang kisah cinta seorang gadis di penghujung masa SMA. dari awal yang tak mengenal cinta, hingga tersakiti oleh cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon teteh lia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23

Dengan terburu-buru di tambah dengan perasaan kesal yang tiba-tiba muncul entah karena apa. Ku habiskan sendiri makanan yang Vino bawakan. Aku bahkan tak memberikan kesempatan pada Vino untuk ikut memakannya. Rencanakan adalah segera menghabiskan makanan ini agar bisa cepat terbebas dari Vino dan tentunya juga terbebas dari tatapan tajam seseorang yang tak hentinya memperhatikanku dengan tatapan tajamnya sedari tadi.

"Alya,,,, Lo bisa keselek kalo makan Lo buru-buru kaya gini!" Ucap Vino sembari menyodorkan segelas air padaku yang memang hampir tersedak.

Dengan cepat ku raih gelas berisi air yang Vino sodorkan, lalu ku tenggak habis isi gelas tersebut hingga tak bersisa.

"Sudah selesai." Ucapku setelah selesai menghabiskan segelas air dalam sekali tegak .

"Tadi Lo bilang ga laper! ga taunya, Malah Lo abisin sendiri makanan sama minumannya." sindir Vino yang kemudian terkekeh.

Tak ingin menggubris ucapan Vino. Aku pun segera berdiri dan kemudian merogoh saku baju seragamku dan mengeluarkan selembar uang berwarna hijau yang sejak pagi bertengger setia di saku seragamku.

"Nih uang buat bayarnya!" aku berkata seraya meletakkan selembar uang diatas meja.

"Bawa lagi uang Lo! udah gue bayar lunas juga tadi." Vino berkata santai.

Namun ucapan Vino tidak membuatku mengambil kembali uang tersebut. Ku pikir, karena aku sendiri yang sudah menghabiskan makanan dan minuman tadi. Jadi sudah sepatutnya jika aku yang harus membayarnya, apalagi sejak awal Vino sendiri yang bilang untuk minta mentraktirnya. Bukankah itu artinya aku yang harus membayarnya.

"Kalo gitu, Lo aja yang ambil uangnya! lagian makanan tadi, gue juga yang habisin semuanya." Ucapku yang kemudian segera pergi. Sungguh aku sudah tak ingin berlama-lama lagi menanggapi semua ocehan Vino.

Ku langkahkan kaki ku dengan cepat menuju kembali ke kelas bersamaan dengan bel tanda masuk yang berbunyi nyaring.

"Kenapa Non?Muka Lo di tekuk gitu!" Sapa Anis ketika melihatku datang dengan wajah yang terlihat menahan kesal.

"Gue lagi kesel!"

"Pasti abis berantem ya sama Vino! Iya kan?" Tebak Anis yang tentunya sudah hapal betul dengan ku yang selalu terlihat kesal jika sudah berurusan dengan si pembuat Onar.

"Jangan-jangan kalian jodoh lagi. Kata orang kan gitu, Dari benci terus jadi Cinta deh....." Seloroh Anis yang kemudian tertawa lebar dan sedetik kemudian merapatkan kembali mulutnya karena melihatku menatapnya dengan tatapan kesal.

"Iya deh Sorry." Anis berkata sambil mengacung dua jari membentuk huruf V.

Anis tidak tahu saja jika aku sedang menahan kekesalan yang entah penyebabnya karena apa. Mungkinkah karena hari ini Aku sudah menghabiskan jumlah uang lebih banyak dari biasnya saat di kantin tadi, atau mungkin karena hal lain yang membuatku benar-benar merasa kesal.

Aku benar-benar memfokuskan pikiranku pada pelajaran untuk mengalihkan rasa kesal yang sejak tadi tak kunjung reda dari pikiran maupun perasaanku. Hingga akhirnya bel tanda pulang berbunyi. Membuat gaduh seisi kelas.

Dengan gerakan cepat, ku bereskan semua peralatan belajarku kemudian ku masukan semuanya ke dalam tas. Dan setelah semuanya selesai, Aku bergegas segera keluar dari kelas tepat setelah Pak Guru terlebih dahulu keluar dari kelas. Aku bahkan tak berpamitan dulu pada Anis.

Berjalan menyusuri jalanan dengan cuaca panas memang cukup menguras energi. Tapi mau bagaimana lagi. Aku harus menghemat pengeluaran hari ini dengan cara berjalan kaki dan tidak menggunakan angkutan umum sebagai ganti karena aku sudah menghabiskan cukup banyak uang di kantin tadi. Dan semua itu karena ulah si pembuat Onar.

Aku terus bergegas berjalan di bawah teriknya sinar matahari hingga tak sadar jika sebuah motor besar berhenti tepat di hadapanku ketika Aku berhenti berjalan karena hendak menyebrang di sebuah lampu merah.

"Ayo naik!" Ucap Pengendara Motor yang memakai helm yang berhenti tepat di hadapanku.

Namun Aku yang memang tak berniat menggubrisnya, hendak kembali melangkahkan kaki untuk menyebrang. Namun tiba-tiba pengendara motor tersebut menarik lenganku dengan kencang hingga menghentikan langkahku.

"Ayo naik!" Ucapnya lagi.

Sebenarnya Aku tau persis siapa pengendara motor yang wajahnya tertutup helm tersebut. Namun entah mengapa rasa kesal di dalam hatiku yang belum juga hilang, sehingga membuatku merasa malas untuk kembali berurusan dengannya.

Jangan lupa tinggalkan like dan komen, jika suka dengan ceritaku ini.

terimakasih 🙏

1
Protocetus
Baca ini malah jadi ngehalu 😅
Teteh Lia: Aishhh... dasar cowo.. mau na yang cantik mulu 🤭
total 5 replies
Protocetus
jika berkenan mampir ya ke novelku Remontada
Teteh Lia: ok. siap
total 1 replies
Wawan
Salam kenal buat Alya ✍️
Ulil Baba
emang bener baca novel itu ibaratnya kita nonton sinetron hanya sekedar hiburan kisah fiksi bukan kisah nyata,, jadi kalau nikah dibawah umur, di luar aturan pemerintah,, jadi yaa terserah author nya mau dibuat cerita gimana,, jadi pembaca gk usah baper
Teteh Lia: Terimakasih sudah berkenan membaca cerita remehan ku ini ya, kak... 🙏.
mohon maaf, bila masih terdapat banyak kesalahan. 🙏
total 1 replies
Ulil Baba
ini berarti ceritanya nikah muda
🎧✏📖
Semangat terus
titisan air
pingsan kali 😅
titisan air
cie cie
Filan
Bagus. Tulisannya sudah baik. Hanya butuh sedikit dirapikan.

Ceritanya sendiri, mudah diikuti. Cerita cinta pertama dengan lika-likunya sendiri. Nggak terlalu mainstream, nggak mudah ditebak akhirnya. Penceritaan yang dominan POV 1 sudah baik, dan enak dibacanya, itu saja.
Teteh Lia: Terimakasih banyak, Kaka... sudah berkenan membaca ceritaku yang masih amburadul. 🙏
total 1 replies
Filan
tamat juga. Tapi akhirnya nggak jelas ya. Rayyan dan keluarganya kok gitu ya. Kasihan Alya.
Manis di awal doang.
Teteh Lia: ada lanjutan mereka dewasa. beda judul
total 1 replies
Filan
langka sih orang kayak Rayyan. cuma ya baru terlihat sisi baiknya.
terkadang orang perfeksionis itu temperamental.
Filan: Memang sih tp ga masalah.
total 2 replies
Filan
udah pandai aja Alya jadi istri.
Filan
banyak yg ga sama first love.
kecuali kamu.
Filan
Rayyan menghalalkan segala cara
Filan
akhirnya ketemu juga
Filan
ngeri emang kalau nyamperin seperti itu. apalagi si vino lagi obses sama dia.
Filan
penasaran gimana Alya bisa jadian sama Rayyan trus berakhir sama Vino.
Teteh Lia: Alya terlalu bodoh untuk mengenali perasaanya sendiri. Dia suka Vibo tapi terpaksa nikah sama Rayyan .
Sayang na Rayyan malah sia-sia'in Alya.
total 1 replies
Filan
tampan nya pakai capslock /Shy/
Filan
apa dia orangnya tertib banget?
Filan
dia emang tegas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!