NovelToon NovelToon
CALL HIM ‘SUGAR DADDY’

CALL HIM ‘SUGAR DADDY’

Status: tamat
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:69.9k
Nilai: 5
Nama Author: Oming32

POV : Seorang gadis yang menjalani kehidupan penuh penderitaan, hidupnya seketika berubah drastis ketika bertemu dengan om-om kaya raya.

Tunggu, ini bukanlah sekedar ‘POV’, ini kejadian nyata yang dirasakan oleh gadis cantik bernama Sky Yovannka

Bak Cinderella bertemu dengan pangerannya dipesta dansa, Takdir penuh keberuntungan tiba-tiba menghampiri Sky. Kala tidak sengaja dirinya bertemu dengan pria kaya raya bernama Lucas Erbert Lexander

“Aku tidak tahu harus dengan apa mengembalikan semua uangmu” ~Sky

“Cukup pastikan kau selalu berada di sisiku, itu sudah lebih dari cukup! Serahkan semua padaku dan duduklah dengan manis” ~Lucas

✅YANG SUKA SUGAR DADDY, GAS MERAPAT✅

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Oming32, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 22

...✨Enjoy the Reading✨...

🖤

🖤

“Hhuuaa kak Jay, aku juga mau punya sugar daddy kayak Sky..” Jayden buru-buru mendekap mulut sang adik ketika dengan gamblang gadis itu berucap. Bibirnya juga tersenyum malu ke arah dua pria yang terlihat sama repotnya dengan dirinya.

“Hahaha.. kasian sekali kamu Jess.” Gadis yang berada di gendongan seorang laki-laki tertawa mengejek dengan mata yang tertutup rapat.

Hah, rasa malu Jayden bertambah, melihat bagaimana si bungsu yang terus bergerak lincah di gendongan salah pria berpengaruh di negaranya. Hanya Sky yang bisa memperlakukan Lucas seperti ini, bahkan Jonathan saja terheran-heran dibuatnya.

“Tuan Lucas, saya benar-benar minta maaf karena telah menyusahkan anda” tak henti Jayden mengucapkan kalimat itu, karena memang ia tidak enak hati membiarkan pria itu mengurus Sky yang tengah mabuk.

Lucas mengangguk paham “Tidak apa, aku bisa menanganinya”

“Iiisss Jo, kenapa kamu memakai baju! Aku tidak suka” Jayden mengalihkan atensi ke arah sepasang kekasih yang tak jauh dari tempatnya.

Memijat keningnya yang mulai berdenyut, Jayden menghampiri pria lain yang juga nampak kewalahan. “Agnes, dengar kak Jay. Kamu pulang dulu, habis itu baru boleh minta Jo ganti baju. Kalau disini, dia bisa masuk angin” dengan kesabaran yang tinggi dia berusaha menenangkan Agnes si pemarah.

“Tuan Jo, maaf karena harus merepotkan anda. Dan saya juga meminta maaf untuk beberapa jam kedepan ketika bersama Agnes nanti. Tolong jangan masukkan ke hati setiap perkataannya nanti”

Bodohnya Jayden kali ini karena lupa mengontrol ketiganya. Namun ini bukan murni kesalahannya sendiri, dua pria inilah yang sibuk memintanya untuk bercerita. Sehingga ia lupa dengan ketiga gadis nakal yang selalu mencuri kesempatan.

“Tidak apa tuan Jay, saya sudah terbiasa. Jangan khawatirkan kami, karena anda juga tak kalah kerepotan sekarang” Jonathan memaklumi apapun yang akan terjadi nanti. Diliriknya pria itu yang nyatanya juga tengah kewalahan menghadapi sang adik yang terus merengek.

Lucas mendekat dengan Sky yang masih digendongannya “Jo, sepertinya kita harus segera pulang”

“Tuan Jay, kami pamit pulang. Terima kasih karena telah menjaga Sky untukku selama ini” Lucas menundukkan tubuhnya sejenak sebagai ungkapan rasa terima kasihnya.

Jay menggeleng ribut “Tidak, tidak. Anda tidak perlu melakukan ini. Dia adikku dan sudah kewajibanku sebagai seorang kakak untuk menjaganya....” tersenyum lega ke arah dua gadis yang berada di pelukan masing-masing orang tersayangnya.

“Untuk sekarang, saya percayakan mereka kepada kalian. Tolong jangan torehkan luka apapun di hati mereka, karena luka yang mereka punya sebelumnya belum sembuh. Jika suatu saat kalian merasa bosan, tolong kembalikan mereka pada saya.” Jayden mengucapkan semua itu dengan tulus, posisinya sebagai seorang kakak terasa sangat berat saat ini, karena harus melepas kedua adiknya bersama orang yang mereka cintai.

Lucas dan Jonathan kompak mengangguk, lalu setelah benar-benar pergi meninggalkan Bar itu.

“Kak, aku tidak mampir. Selamat bekerja keras malam ini” Jonathan hanya membuka jendela mobilnya, setelah mereka sampai di mansion Lucas.

“Hhmm.. pergilah”

Jonathan mengangguk, tanpa menunggu lebih lama lagi, ia melajukan kendaraannya meninggalkan mansion megah itu.

“Kak Lucas.. Sky mau turun..” merengek bak anak kecil, Sy berusaha turun dari gendongan Lucas.

Lucas menggeleng pelan “No.. No..”tolaknya, membuat si manis mendengus kesal.

“Aaa.. Sky mau ambil Ice Cream kak. Sky pengen Ice Cream..” tangannya yang lemah memukul punggung lebar milik Lucas, tidak sakit sama sekali, tenaga Sky tidak ada apa-apanya.

“Oke, aku akan memberi Ice Cream, tapi setelah itu kau harus tidur” Lucas mencoba memberi penawaran kepada gadis yang tengah dalam pengaruh alkohol.

Sky tersenyum senang “janji..” setelah Lucas benar-benar membawa gadis itu ke dapur dan mengambilkannya Ice Cream.

Dia tidak berencana membiarkan si manis memakan ice cream di dapur, Lucas membawanya naik ke kamar utama. Takut jika apa yang diceritakan Jayden tadi terjadi padanya.

Akhirnya ia sampai di kamar utama, diletakkannya Sky ke ranjang dengan perlahan. Tidak lupa, tangannya menyingkirkan anak rambut yang menghalangi wajah Sky.

“Diam disini dulu, aku akan ke kamar mandi sebentar..” berbicara lembut pada gadis itu, lalu hendak beranjak untuk pergi ke dalam ruangan yang terletak di ujung kamarnya.

Langkah Lucas terhenti karena tangannya tengah di tahan oleh Sky “Gak mau, Sky takut sendiri..” bibirnya mengerucut lucu, membuat Lucas merasa gemas.

Kembali berbalik, diusapnya pucuk kepala Sky lembut dan beralih menyentuh pipi kenyal itu “Aku berjanji tidak akan lama, setelah ini kita akan makan ice cream..” bujuknya dengan suara lembut.

Sky akhirnya mengangguk pelan, meskipun bibir itu masih tetap setia mengerucut seperti itu.

Sebelum benar-benar pergi ke kamar mandi, Lucas menyempatkan diri untuk mengunci semua pintu termasuk pintu balkon, takut jika anak ini berulah.

Lucas akhirnya masuk ke dalam, berada disana untuk beberapa menit, mencuci muka serta menggosok gigi. Setelah menyelesaikan urusannya, ia memutar knok pintu kamar mandi dan bersiap untuk keluar

“Sky!!”

Betapa terkejutnya Lucas ketika mendapati gadis itu berdiri tepat di depan pintu kamar mandi.

“Kak Lucas lama, Sky tidak bisa jauh-jauh dari kakak..” bibir tipis berwarna merah muda itu berucap dengan nada manja. Tidak menghiraukan wajah kesal Lucas karena dikagetkan olehnya.

“Bukankah Sky sudah berjanji untuk menunggu disana..”

“Hiks.. Sky takut kak. Sky takut kakak pergi ninggalin Sky…” lihat wajah dengan pipi merah itu, kini tengah menangis seperti anak kecil.

Alih-alih merasa panik, Lucas malah tersenyum mendengar jawaban Sky “Memangnya kenapa aku tidak boleh pergi?” Sepertinya menyenangkan jika menggoda Sky jika dalam keadaan mabuk seperti ini.

“Entah, Sky hanya merasa senang jika bersama kakak. Disini..” Sky meraih tangan Lucas dan menempelkannya pada dada sebelah kirinya “Jantungku selalu seperti ini ketika bersama kakak, tapi terasa nyaman”

Lucas melotot tak percaya, tangannya bisa merasakan dengan jelas bagaimana jantung Sky berdetak begitu kencang.

“Kakak jangan kemana-mana ya. Sky janji akan mau menjadi milik kakak, asal kakak tidak pergi...”

Sial, Lucas benar-benar tidak bisa menahan diri. Tangannya menarik tengkuk Sky dan menyatukan bibirnya dengan bibir tipis gadis itu. Digigitnya bibir Sky untuk mempermudah lidahnya masuk ke dalam sana.

Merasa bahagia, walaupun Sky dalam keadaan tidak sadar, namun ia sangat tahu jika apa yang dikatakan olehnya benar-benar jujur dan tulus dari hati.

Untu beberapa menit, Lucas masih setia ******* bibir Sky yang terasa manis. Hingga tangan Sky terangkat memukul dadanya, karena gadis itu hampir kehabisan nafas.

“Hah.. Hah.. kau tidak perlu khawatir. Aku tidak akan pergi kemana pun” ditariknya tubuh itu ke dalam pelukan terhangatnya.

“Hiks..” Sky tiba-tiba terisak, membuat Lucas melerai pelukannya.

“Ada apa?” Tanya Lucas dengan cepat, menangkup kedua pipi itu.

“Sakit, bibir Sky sakit..” rintihnya dengan buliran bening yang jatuh di atas pipinya.

Lucas melirik pada bibir manis yang akan menjadi favoritenya mulai saat ini. Sedikit bengkak dan memerah, seketika ia merasa bersalah karena tak bisa menahan diri.

“Sstt.. maafkan aku.” Ditiupnya luka itu sejenak dan beralih menggendong tubuh Sky untuk membawanya kembali ke atas ranjang.

Seperti Jayden berbohong tentang Sky yang aktif ketika mabuk. Buktinya, gadis ini begitu manja padanya saat ini.

“Jadi makan ice cream?” Sky menggeleng pelan

“Sky ngantuk, mau bobok sambil di peluk” gumamnya

Lucas kembali mengulum senyum, membawa Sky ke pelukan terhangatnya “Dengan senang hati” gumamnya pelan.

Terdengar dengkuran halus dari dalam pelukannya, itu tandanya gadis itu sudah terlelap “Good nite Mrs.Bee” dikecupnya pucuk kepala Sky sebelum dia benar-benar ikut terlelap dalam tidurnya.

Bersambung..u

1
Salwa Alfia
lah ni g lanjut Agi ya
Nirmala280481
lho.. kq tau2 hbs Thor.. gk seru ih..
Lena Lena
lahhh Agni doang ? gantung bgt thor
Lena Lena
Luar biasa
Bunda
Jadi males baca karyamu yg lain...takut mengecewakan..dg berhenti ditengah jalan lg😥
Bunda
lah.. dah tamat ??
begini aj thor ??
kecewa berat nih😕😕
Bunda
Semangat thor🤗🤗
Bunda
lanjut besok thor...matanya sdh ngantuk 😴
Bunda
wkwk...dipenjara cinta langsung
Bunda
oke...aku baru mampir,..semoga bagus karya"mu thor..
semangat..😍
RM
thor ini lanjutan nya mana???
sailendra arandita
ceritanya bagus, apa ini ga ada lanjutannya ?
sailendra arandita
ini ga ada lanjutannya kah , ceritanya seru .
ryye🌾
sampailah daku di sini..ijin baca othor cantik☝❤
Sarah
ceritanya bagus thor, tapi kok sepi🥺
Sarah
cerita keren thor🥰🥰
Retno Palupi
ceritanya bagus tp kok sepi ya
Retno Palupi
bagus ceritanya
Retno Palupi
lanjut kak
Retno Palupi
ok kl ntar tamat g berhenti ditengah lanjut baca. ditunggu up nya kak semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!