NovelToon NovelToon
Secret Marriage

Secret Marriage

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Nikah Kontrak / Obsesi / Tamat
Popularitas:239.9k
Nilai: 5
Nama Author: NG STORY

[ VOTE DAN FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA ]

Yang tidak pernah terbayangkan oleh Reygan, yaitu perjodohan.

Pernikahan adalah proses pengikatan janji suci antara laki-laki dan juga perempuan yang saling mencintai satu sama lain. Tetapi tidak dengan Reygan, dia harus menikahi seorang wanita yang sama sekali tidak ia kenal, wanita itu bernama Nasya.

Rumah tangga mereka berdua sama sekali tidak dibumbui oleh rasa cinta, mereka berdua harus menikah saat mereka menginjak kelas dua SMA.

Awalnya bukan Nasya lah yang seharusnya menikah dengan Reygan, melainkan kakak tirinya. Tapi karena Kakak tirinya enggan untuk menikah muda akhirnya Nasya lah yang harus menggantikannya.

Perasaan Reygan bukan untuk Nasya, melainkan kekasihnya yang bernama Zora. maka dari itu Reygan selalu memperlakukan Nasya dengan tidak baik bahkan ia secara terang-terangan berpacaran dengan Zora tepat di depan mata istrinya.

Nasya tidak bisa berbuat apa-apa, mereka berdua juga harus merahasiakan pernikahan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NG STORY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

Malamnya Nasya sedang berada di kamarnya, gadis itu menatap bingkai foto mendiang sahabatnya.

"Kau benar, aku sangat bodoh jika menyangkut soal cinta."

"Apakah kau tahu? aku malah mencintai suamiku."

"Aku juga tidak tahu bagaimana perasaan suamiku kepadaku, apakah sama atau-"

Nasya menghembuskan nafas sambil memejamkan kedua matanya. "Aku sangat merindukanmu, Hera." gumam Nasya lalu memeluk bingkai foto tersebut.

Keesokan harinya Nasya berjalan untuk memasuki kelasnya, gadis itu sekarang lebih ceria dari hari sebelum-sebelumnya.

"Jika kau hanya diam saja, hubungan rumah tanggamu tidak akan pernah maju, sepertinya kau harus bertindak duluan." kata Nasya pada dirinya sendiri.

Gavin menghampiri Nasya dan langsung merangkul pundak gadis itu sehingga membuatnya terkejut.

"Kau tidak melihat suamimu di lapangan?" tanya Gavin dengan suara yang pelan.

"Ada apa?"

"Dia sedang tanding basket dengan mantan pacarmu." kata Gavin sehingga membuat Nasya terkejut.

Nasya berlari pergi ke lapangan, saat sampai sana ia melihat Reygan yang saat itu sedang menggendong Zora dan membawanya pergi entah kemana.

Gadis itu menatap kepergian suaminya, hatinya menahan sakit begitu melihat wajah Reygan yang terlihat sangat khawatir.

"Apakah dia masih menyukainya?" gumam Nasya dalam hati.

Ia melangkahkan kakinya pergi meninggalkan lapangan dengan tatapan yang kosong dan juga mata yang mulai berkaca-kaca.

Gadis itu menyusul suaminya ke UKS, sesampainya disana Nasya bisa melihat Reygan yang sedang menunggu Zora di luar ruangan UKS. Nasya tersenyum kecut lalu duduk disamping suaminya.

"Sedang apa kau disini?" tanya Reygan.

Nasya hanya terdiam saja tidak menjawab pertanyaan dari suaminya, seorang perawat wanita keluar dari ruangan UKS dan langsung menghampiri Reygan.

"Zora ingin kau yang menemaninya di dalam." kata perawat itu

Nasya langsung menarik ujung pakaian saat Reygan hendak berdiri, laki-laki itu menatap istrinya sebentar lalu melepaskan tangan Nasya dan langsung masuk kedalam ruangan UKS tanpa mengatakan apa pun.

Saat sudah waktunya jam pulang, Nasya menunggu suaminya di parkiran tempat biasa.

Gadis itu menatap jam yang ada di ponselnya, beberapa menit menunggu, Reygan datang menghampiri Nasya.

Wajah laki-laki itu sama sekali tidak ada ekpresi, sudah hal yang biasa bagi dirinya menunjukan wajah seperti itu.

Nasya tersenyum lalu memberikan kaleng minuman kepada Reygan. "Kau pasti kelelahan karena pertandingan tadi." kata Nasya

Bukannya menerimanya, Reygan malah membuang kaleng minuman itu kedalam tong sampah.

"Kau tidak usah mencari perhatian kepadaku." kata Reygan dingin

"Sore ini aku akan mengantarkan Zora, kau pulang naik gojek saja."

Nasya menatap minuman kaleng yang di buang oleh suaminya tadi, ia pun membalikan badan dan langsung pergi meninggalkan Reygan disana.

Sedangkan Reygan ia kembali membawa minuman kaleng yang dibuang tadi dan langsung menyimpan di dalam tasnya.

Laki-laki itu memperhatikan punggung Nasya yang semakin menjauh darinya.

Nasya menangis di dalam mobil yang saat ini sedang di tumpangi olehnya, seorang laki-laki yang sedang menyupir menatap Nasya dari arah kaca spion.

"Sudah sampai." ucap sopir itu

Nasya menghapus air matanya dan mengeluarkan beberapa lembar uang dan langsung memberikannya ke tukang gojek itu.

Ia pun turun dari mobil dan langsung berlari masuk kedalam rumah sahabatnya, Hera.

"Aku tahu rasanya akan sesakit ini, tetapi kenapa aku malah nekad." kata Nasya terisak sambil memukul-mukul dadanya yang terasa sakit.

"Hera, kenapa dia sangat jahat sekali kepadaku?" tanya Nasya.

"Sakit sekali."

Nasya menangis di atas kasur yang ada di kamar sahabatnya, Hera sengaja memberikan rumah itu kepada Nasya agar sahabatnya bisa datang kesana saat hatinya sedang sedih.

Sudah beberapa jam Reygan menunggu kedatangan istrinya, tetapi Nasya tidak pulang-pulang.

Jam sudah menunjukan pukul sebelas malam dan Reygan masih menunggu istrinya itu.

"Kau ada dimana?" tanya Reygan.

"Maafkan aku, pulanglah."

***

Sudah dua hari Nasya tidak masuk sekolah tanpa kabar, gadis itupun sama sekali tidak pulang ke rumah.

Reygan semakin khawatir karena tidak bisa mendapat kabar dari istrinya itu, adiknya bahkan saat ini sedang marah karena menganggapnya tidak becus menjaga Nasya.

"Aku harap kau masuk sekolah hari ini." gumam Reygan sambil berjalan berjalan di lobby sekolah.

Nasya yang saat itu juga datang bersama Sena langsung melewati suaminya begitu saja.

Reygan yang melihatnya langsung menghampiri Nasya dan menghentikan langkah gadis itu.

"Kau dari mana saja?" tanya Reygan.

Nasya menatap wajah suaminya tanpa ekpresi sama sekali, dia melepaskan tangannya yang saat itu sedang di genggam oleh Reygan.

"Apa pedulimu?"

"Aku sangat khawatir sekali, aku terus menunggumu di rumah." kata Reygan

Sena yang mendengarnya membulatkan mata, apa maksud kata rumah yang diucapkan oleh Reygan tadi.

"Apakah kau baru menyadarinya setelah aku menghilang?"

"Kau sudah membuatku berharap lebih!" kata Nasya sambil menunjuk dada bidang suaminya.

"Ayo ikut aku, kita pulang." ucap Reygan sambil menarik tangan gadis yang ada dihadapannya itu.

Nasya meronta agar Reygan melepaskannya, Sena yang melihatnya merasa kebingung entah apa yang harus dia lakukan saat itu.

"Lepaskan!" teriak Januartha.

Mereka bertiga menoleh kearah asal suara. saat itu Januartha, Gavin, Gala dan juga Savian tengah berjalan menghampirinya.

"Lepaskan, Nasya!" kata Januartha menarik tubuh Nasya dan menyembunyikannya di balik punggung lebarnya.

"Kau diam saja, ini urusanku."

"Kau sudah beberapa kali bersikap kasar terhadap Nasya, aku akan melaporkanmu kepada paman Reygan." ucap Januartha lalu mengajak pergi Nasya untuk meninggalkan sekolah.

Reygan merasa kesal, laki-laki itu berteriak memanggil nama Januartha beberapa kali tetapi sahabatnya sama sekali tidak mendengarkannya.

Januartha melajukan mobilnya pergi meninggalkan area sekolah, Nasya yang ada disampingnya hanya diam saja membiarkan Januartha akan membawanya entah kemana.

Januartha membawa Nasya ke temlat yang sama sekali tidak diketahui oleh Nasya, disana banyak sekali para pedagang yang menjual berbagai macam makanan.

"Kau lapar?" tanya Januartha.

Nasya menganggukan kepalanya sambil melihat berbagai macam makanan yang ada disana, Januartha tersenyum lalu menggenggam tangan Nasya untuk membeli beberapa makanan yang ada disana.

Setelah selesai membeli makanan Nasya dan juga Januartha langsung mencari tempat duduk untuk mencicipi makanan yang baru saja mereka beli.

Setelah mendapatkannya mereka berdua duduk dan membuka semua makanan itu dan langsung melahapnya.

"Ini enak sekali." ucap Nasya sambil menyodorkan satu sendok makanan ke mulut Januartha.

Laki-laki itu tersenyum lalu membuka mulutnya untuk mencicipi makanan yang di berikan oleh Nasya.

"Benar, ini enak." kata Reygan

"Aku tidak tahu ada tempat seperti ini, terima kasih karena sudah mengajakku kesini." kata Nasya tersenyum bahagia.

Januartha menganggukan kepalanya dan ikut tersenyum saat melihat Nasya bahagia seperti itu.

Setelah selesai laki-laki itu mengajak Nasya untuk pergi ke pantai, sesampainya disana Januartha terus-terusan menggenggam tangan gadis itu.

Nasya dan juga Januartha berjalan di pinggir pantai, merasakan air laut yang menyentuh kaki mereka.

"Jika aku tinggal disini, pasti aku sangat senang sekali." kata Nasya sambil mengirup udara pantai.

Januartha memperhatikan wajah Nasya, hatinya berdegup kencang melihat kecantikan gadis itu.

"Nasya, aku ingin mengatakan sesuatu."

"Apa?" tanya Nasya menatap wajah Januartha sambil tersenyum.

"Aku-"

"Aku? kenapa?"

"Tidak jadi." kata Januartha memalingkan wajahnya.

"Kau ini."

Nasya dan Januartha kembali melihat pemandangan yang ada di laut, rasanya semua penderitaan Nasya seakan-akan sudah hilang.

1
Surati
bagus
budak jambi
bagus jgn mau di tindas apapun alasan ny dan siapa pun itu termasuk suami mu nasya si reygan t
budak jambi
bagus nasya dak usah perduli t sm regan..biaarr kn aja tih dia aja jahat dan sombg gt
Raya
ngahuleung
Syahna Amira sy
mulai cemburu tuh si reygan tandanya udah cinta Ama Nasya🤗🤗🤗
nurul nazmi
bagus
Margareta Theo
cukup bagus utk kalangan remaja
Harun Gayam
bagus
Jean Wonga
lawan suamimulah nasya biar dia tau siapa kmu ..yg tdk mdah di injak....trus smga si zora ktahuan selingkuh ato pas ena2 dg pria lain bisr mati mampos reygan
Wirda Wati
Bagusnya Januartha dg naisya aja thort
Wirda Wati
ada berlian di buang demi batu pasir yg ngga berguna...
dasar Reagen lebay
Wirda Wati
aku suka dg karakter Nadya tegas,melawan jika tersakiti...
Wirda Wati
😭😭😭
Wirda Wati
dasar reygen gila
Wirda Wati
sabar Nasya semua akan indah pada waktunya.sekolah yg rajin semoga berhadil
Wirda Wati
ibu kandung dan ayah tiri sama aja .
ngga ada akhlaknya...
Wirda Wati
cantik nasyanya
Wirda Wati
kasihan Nasya..
korban dari orang tua yg selingkuh
Wirda Wati
orang tua kurang kerjaan..
menjodohkan anak yg masih sekolah
Wirda Wati
masih bingung
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!