NovelToon NovelToon
SHADOW OF YOUR LOVE

SHADOW OF YOUR LOVE

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Pengganti / Angst / Tamat
Popularitas:20.2k
Nilai: 5
Nama Author: Devi chan

Moona dan Shiren merupakan kakak adik yang saling menjaga dan menyayangi.


Namun entah mengapa Shiren dengan teganya menjebak adiknya yang bernama Moona melakukan hubungan one night stand dengan calon suaminya sendiri di hari menjelang pernikahan antara Shiren dan Ryan tersebut.


Hingga pernikahan pun berganti mempelai yakni Moona lah yang menggantikan sang kakak untuk bersanding di pelaminan bersama dengan Ryan.


Bagaimana kisah ketiga nya selanjutnya?

Yukk ikuti terus setiap episodenya.
Jangan lupa untuk like, komen dan subscribenya yaa🤗


Terimakasih ❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Devi chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bubur Buatan Ryan

Dryan pun nampak kebingungan. Ia pun mencoba menelepon Moona setelah meminta nomer teleponnya dari Lily. Namun nampak sama sekali tidak terhubung.

"Semoga Moona pun baik-baik saja," ucap Dryan mencoba mensugesti dirinya agar fokus kembali bekerja.

Setelah jam pulang kerja, Ryan pun segera menuju ke supermarket untuk berbelanja seluruh kebutuhan nya dapur. Ia pun nampak mengambil beberapa camilan ringan.

"Siapa tau itu wanita murahan suka nyemil," ucap Ryan yang kemudian memborong banyak camilan.

Dengan segera Ryan pun menuju ke kasir dan membayar seluruh belanjaan yang ia beli. Setelah nya ia pun kembali ke dalam mobil dan segera melajukan mobilnya untuk kembali pulang ke apartemen nya.

Setelah sampai di apartemen segera ia menata belanjaan nya dengan rapi. Ryan pun nampak menatap isi ruangan nya tersebut.

"Kenapa bentuknya masih sama seperti tadi pagi? Apa wanita murahan itu belum juga bangun dan makan?" gumam Ryan dengan bingung.

Ryan kemudian pun segera memasuki kamarnya dan mandi. Karena hari pun sebentar lagi berubah menjadi gelap pertanda malam pun telah tiba.

Namun hingga malam tiba, Moona pun nampak tidak kunjung keluar dari kamar nya juga. Ryan pun semakin gelisah mendadak memikirkan Moona.

Dengan langkah lebar ia pun segera mendekat ke kamar Moona dan menggedor pintu tersebut.

"Moona! Buka pintunya!"

Namun tak kunjung terbuka juga pintu nya. Berkali-kali ia membuka paksa pintu tersebut yang nampak terkunci dari dalam.

"Bagaimana jika dia bunuh diri di dalam kamar itu??" pikir Ryan dengan sangat cemas.

Dengan cepat Ryan pun segera mendobrak pintu kamar milik Moona tersebut.

Braakk!! Brangg!! Bruagg!

Kemudian pintu terbuka. Nampak Moona yang tertidur menghadap ke tembok.

"Moon, bangun!" ucap Ryan menggoyangkan tubuh Moona. Namun Moona tak kunjung membalikkan tubuhnya.

Keringat pun semakin bercucuran di wajah Ryan melihat tidak ada respon dari tubuh Moona.

Ryan pun membalikkan tubuh Moona yang terlihat sudah sangat pucat tersebut. Ryan pun nampak panik.

"Moon, kamu kenapa??" ucap Ryan dan kemudian membopong tubuh Moona untuk di pindahkan di kamarnya yang lebih lebar.

Ryan pun nampak bersyukur ketika Moona masih bernafas walaupun sama sekali belum merespon ucapan nya.

Dengan sigap Ryan pun nampak menelpon dokter kenalan nya tersebut untuk segera datang ke apartemen nya.

Tak lama kemudian dokter Rani pun datang dan dengan segera dokter tersebut pun memeriksa ke adaan Moona.

"Kamu apakan istrimu sih Ryan? Istri kamu demam sangat tinggi dan ada luka pecahan di kaki nya yang nampaknya menginfeksi tubuhnya hingga demam tinggi seperti ini. Ditambah istrimu seperti nya pun kekurangan asupan cairan. Ini harus di rawat ke rumah sakit untuk memulihkan kondisinya," ucap dokter Rani dengan mata mendelik ke arah Ryan yang nampak seperti tidak terlalu memperhatikan istrinya tersebut.

"Ran, bagaimana jika di rawat di apartemen ku saja? Karena aku tidak ada waktu untuk menjaga nya bolak balik kerumah sakit," ucap Ryan kepada teman SMA nya dulu.

"Baiklah aku telepon asistenku dulu untuk keperluan perawatan yang di butuhkan," ucap dokter Rani sembari membersihkan dan mensterilkan luka di kaki Moona.

"Cantik begini kok kamu sia-siakan sih Ryan. Nanti menyesal lho," ucap dokter Ryan dengan memperban luka di kaki Moona.

"Sudahlah kamu diam saja Rani. Kamu tidak tahu apa pun. Jadi jangan sok tahu," jawab Ryan dengan raut wajah dingin.

"Terserah kamu sajalah," ucap dokter Rani dengan perut yang sudah membesar.

"Kamu sendiri perut kamu sudah nampak sangat besar pun masih bekerja juga. Apa suami kamu tidak melarang?" tanya Ryan dengan menatap perut dokter Rani yang memang sudah membesar tersebut.

"Suamiku melarang ku setiap waktu dan setiap saat dan meminta ku segera cuti. Namun jiwa ku ini seperti tidak tenang jika ada yang membutuhkan pertolongan mendadak seperti istri kamu ini," ucap dokter Rani dengan santainya.

"Nanti kamu juga akan tahu betapa kawatir nya dirimu ketika perut istri kamu nampak sudah membesar dan masih tetap bekerja," lanjut dokter Rani.

Sontak Ryan pun menatap perut Moona yang masih nampak datar.

"Apa anakku sudah tumbuh di perut wanita murahan itu?" pikir Ryan di dalam hati.

Tak lama kemudian nampak asisten dokter Rani yang telah membawa keperluan untuk perawatan secara pribadi istri dari Ryan tersebut.

Dengan cekatan dokter Rani pun segera memasang infus dengan di bantu oleh asisten nya.

Tak lama kemudian selang infus pun nampak telah terpasang. Dokter Rani pun nampak menyuntik sesuatu di infusnya milik Moona itu.

"Aku telah memberi vitamin di dalam infusnya tersebut. Ingat untuk memberinya obat 3kali sehari sesuai yang telah aku resep kan. Jangan lupa untuk mentransfer uang ke rekening ku dengan nominal yang sangat banyak ya," seloroh Rani.

"Jangan khawatir untuk masalah itu. Eh Rani. Bagaimana jika infusnya telah habis?" tanya Ryan.

"Tinggal kamu ganti dengan infus yang baru," jawab dokter Rani dengan menunjukkan cara mengganti infus yang benar.

"Besok pagi adikku lelaki satu-satunya yang akan menggantikan ku visit kesini setiap pagi dan sore untuk mengawasi perkembangan istri kamu hingga sembuh," ucap dokter Rani dengan mengemas barang-barang nya dan segera berpamit undur diri.

"Aku pamit dulu Ryan, takutnya suamiku sudah menungguku dengan cemas karena mengkhawatirkan anaknya yang ada di dalam kandungan ku ini," ucap dokter Rani dan di ikuti anggukan kepala oleh Ryan.

"Terimakasih Ran," ucap Ryan.

"Sudah semestinya itu adalah tugasku," jawabnya sambil berlalu keluar dari dalam apartemen tersebut.

Setelah kepergian dokter Rani tampak Ryan segera membuat bubur untuk makan malam istrinya tersebut.

Tak lama kemudian tercium bau harum bubur yang telah di masak oleh Ryan. Ryan pun segera menuju ke kamar nya dengan membawa semangkuk bubur untuk Moona.

Ryan pun nampak melihat wajah Moona yang sudah berangsur membaik namun tak kunjung bangun juga.

"Lebih cantik dari Shiren, tapi sayangnya murahan," gumam Ryan yang memandang kecantikan alami di wajah Moona tersebut.

"Moon, Moona. Bangun, ayo di makan dulu," ucap Ryan.

Samar-samar Moona pun mendengar suara Ryan memanggilnya. Dengan segera Moona pun membuka matanya dengan perlahan karena kepalanya yang nampak sangat pusing tersebut.

"Kenapa kak?" jawab Moona dengan suara lirih dan parau sembari memegangi kepalanya.

"Makanlah dulu," ucap Ryan dengan menyodorkan semangkuk bubur.

"Tidak usah kak, aku tidak lapar," jawab Moona dengan kembali memejamkan matanya karena tubuhnya yang nampak sakit dan lemas tersebut.

"Jangan membantah!" bentak Ryan dengan segera mendudukkan tubuh Moona dengan bersandar bantal dan segera menyuapi Moona dengan bubur buatan nya tersebut.

Moona pun nampak menerima dengan paksa bubur tersebut.

"Kak, sudah. Aku sudah kenyang," ucap Moona yang sudah merasa kenyang walaupun hanya dengan dua sendok suapan saja.

Ryan pun nampak mendelik mendengar jawaban Moona tersebut.

"Kenapa? Apa karena masakan ku tidak enak? Shiren saja selalu menyukai apa yang aku masukkan untuknya!" ucap Ryan dengan kesal.

"Bukan kak! Enak sangat enak. Namun lidahku terasa sangat pahit dan belum mampu menerima makanan terlalu banyak," jawab Moona dengan cepat.

"Yasudah segera kamu minum obat nya. Karena aku tidak ingin merawat kamu terus-menerus seperti ini! Pekerjaan ku masih banyak!" omel Ryan kemudian.

Dengan cepat Moona pun menerima dan meminum obat tersebut. Nampak setelah nya Ryan pun keluar dari kamarnya tersebut. Sedangkan Moona tak lama kemudian pun kembali terlelap karena pengaruh obat dan tubuhnya yang masih lemah.

1
Ririn Nursisminingsih
ayoo moona cari buktinya disini kmu korban
Karmila Bae
enggak seru,kayak diputusin lagi sayang sayang nya
Sulaiman Efendy
CRITANYA NANGGUNG, HINGGA ENDINGNYA DIPERCEPAT.. HRSNYA SHIREN TU YG MMPUS.
Indrak Lis Setiawati
gk rela tor tiba" moona mati
Anita
belut listrik nya nyengat ya thor hehehe
Anita
kelaparan ya mona?
Anita
Sungguh calon suami ideal
Anita
Sebuah karya yang sangat bagus, Mantap, ku kasih bintang lima untukmu.
Agyus wdd
Thor, kenapa ending nya Moona meninggal?? 😭
Mommy Lingling: karena tidak semua kehidupan di akhiri dengan happy ending kak😫🙏
total 1 replies
IG : Gledekzz97
suka, semangat updatebya🤗💪
Mommy Lingling: terimakasih kak bintang lima nya.. siap mampir balik🙏😊
total 1 replies
IG : Gledekzz97
Mampir juga yuk Kaka di novel aku, beri penilaian 🙏
ᄂ⃟ᙚ🦄રᵤyzz𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ☘𝓡𝓳🥑⃟🤎
shiren kamu gak mikir yah apa akan terjadi kalau Ryan tau.... kamu gak jujur...
Mommy Lingling: iyaa kakk😭
total 1 replies
ᄂ⃟ᙚ🦄રᵤyzz𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ☘𝓡𝓳🥑⃟🤎
angga kamu tuh Ada makna tuh... ihhhh ...
Mommy Lingling: ada udang di balik batu kak😂
total 1 replies
ᄂ⃟ᙚ🦄રᵤyzz𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ☘𝓡𝓳🥑⃟🤎
oooo begitu
Mommy Lingling: iyaa kaakk😂
total 1 replies
al-del
Hay juga kakak ipar...🤭
Mommy Lingling: iyaa kak Al🤗🙏
total 1 replies
al-del
kayanya bakal ada rasa...!
al-del: rasa coklat 😅
total 2 replies
al-del
biasanya kakak Ade berantem terus...
Mommy Lingling: iyaa kak memang begitu ya pada umumnya😁
total 1 replies
al-del
aku nyimak kak...!
Mommy Lingling: siapp kak🤗🙏
total 1 replies
Kasma Aisya
saya Ndak suka endingnya thor
Mommy Lingling: maaf iyaa kak🙏😭
total 1 replies
Vinoya Chan
karya yang luar biasa 👍👍👍
Mommy Lingling: terimakasih untuk dukungan nya kakak😍🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!