NovelToon NovelToon
Sang Mempelai Pengganti

Sang Mempelai Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Romansa Fantasi / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu_Fikri

Hanya satu hari sebelum hari pernikahan, Bayu Andarsono harus kehilangan sang mempelai dalam kecelakaan yang merenggut nyawa Annisa, belahan jiwanya. Keluarga besar dari kedua pihak tidak bisa menanggung malu, maka dengan keputusan tanpa perasaan mempelai wanita diganti, Andin, adik kandung Annisa. Bayu dan Andin menikah tanpa cinta, keduanya membuat kontrak hitam di atas putih. Andin setuju karena hatinya sudah dimiliki Bian Wijaya, kekasihnya yang setia. Bayu pun tak keberatan, sebab baginya, Andin hanyalah pengganti sementara. Namun, dibalik kehidupan pernikahan yang dingin, misteri mulai terkuak, sedikit demi sedikit. Bayu Andarsono bukanlah pria biasa. Ia adalah Alpha dari klan werewolf tertua di Tanah Jawa. Semakin lama kehidupan pernikahan antara Bayu dan Andin, semakin kuat pula ikatan gaib yang tak terlihat. Benarkah gadis yang ia anggap hanya pengganti itu sebenarnya adalah Mate sejati yang ditakdirkan oleh Bulan untuknya? Bisakah pernikahan palsu itu berubah menjadi ikatan a

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu_Fikri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Potongan Jiwa

Andin terbangun pada pukul 7 pagi dengan perasaan aneh yang nyaman. Tidurnya malam itu terlalu nyenyak, seperti ada mimpi yang kini tidak diingatnya.

Segera setelah bangun, Andin menuju ke kamar mandi untuk menggosok gigi dan mencuci wajahnya.

Tanpa disadarinya, telpon genggamnya yang tergeletak di meja samping tempat tidur, terlihat menyala sebentar lalu mati kembali.

Sebuah pesan singkat dari Bian telah masuk.

"Andin, aku sudah di Jakarta hari ini. Sebentar sore mungkin aku ke kosanmu. Love you."

Andin keluar dari kamar mandi dengan wajah yang sudah lebih segar, tanpa mengetahui pesan singkat itu.

Tok tok tok.

Sebuah ketukan mengagetkannya.

Lisa masuk, membawa nampan berisi sarapan. "Nona, ini saya bawakan sarapan Anda." Katanya dan dibalas anggukan singkat Andin.

Wajah pelayan itu pagi ini terlihat berbeda. Lebih berseri, penuh senyum, dan ada kilau kebahagiaan yang tak biasa.

Saat pelayan itu membungkuk meletakkan nampan, Andin tak sengaja melihat bekas merah keunguan di lehernya. Andin buru-buru memalingkan muka. Ia tahu betul bekas apa itu.

"Kamu kelihatan berbeda hari ini, Lisa." Andin berkomentar, berusaha mengalihkan pikiran dari tanda kemerahan itu.

Gadis yang dipuji itu tersipu malu. "Terima kasih, Nona."

"Ini karena pengaruh purnama semalam." Jawabnya malu-malu, lalu segera pamit undur diri.

Andin pun menyantap sarapan paginya dengan tenang. Setelah itu, ia mandi, berganti pakaian, dan keluar berjalan-jalan di halaman.

Namun, entah mengapa, suasana Pack House terasa ganjil. Para pekerja dan anggota pack berlalu lalang dengan wajah tegang, panik dan penuh kecemasan.

Pasti ada sesuatu yang terjadi, pikirnya gusar.

Tiba-tiba Lisa berlari menghampirinya dengan napas tersengal.

"Nona! Nona Andin!"

Andin yang mendengar namanya dipanggil segera menoleh dan mengangkat tangan, menyuruh Lisa mendekat. "Ada apa, Lisa?”

"Tuan Besar memanggil Anda. Beliau menunggu di ruang tengah.”

Lisa tanpa berkata apapun segera mengantar Andin menuju ruangan yang dituju.

Di ruang tengah sudah duduk tiga orang dengan wajah sangat serius. Kakek Bayu, Ayah Bayu, dan Rafa, Beta utama pack.

"Silakan duduk, Nak," ayah Bayu menyuruhnya dengan tenang.

Setelah duduk dengan baik, Kakek Bayu langsung membuka masuk ke inti pembicaraan, nadanya berat dan lelah.

"Nak, ada yang perlu Kakek tua ini sampaikan."

"Apa itu, Kek?"

"Ini terkait suamimu, Bayu."

"Bayu? Kenapa dengan suamiku, Kek?"

"Begini, Nak. Semalam adalah bulan purnama."

"Iya," Andin menjawab, membenarkan.

"Dan bagi kami, bangsa serigala, bulan purnama adalah puncak di mana kekuatan kami bertambah berkali-kali lipat. Kekuatan itu juga termasuk hasrat seksual yang lebih tinggi. Dan jika tidak disalurkan, maka itu akan berdampak buruk pada tubuh manusia serigala itu."

Andin langsung tersentak kaget. "Ya Tuhan!” Ia langsung paham kemana arah pembicaraan ini.

"Jadi, maksud Kakek—” Suara Andin terpotong.

“Betul nak. Malam purnama kemarin telah membuat hasrat sang Alpha mereka meledak. Bayu sudah berusia 28 tahun dan belum pernah menyalurkan hasratnya itu, kini kehilangan kendali total. Ia dikurung di ruang bawah tanah karena terlalu berbahaya.

Andin merasa dadanya seperti diremas keras. Perasaan bersalah muncul bak air bah. Walaupun pernikahan mereka didasari atas kontrak, tetapi pernikahan ini tetap sah di mata agama dan hukum. Ia terisak sekali lagi, kemudian kembali bersuara.

"J-jadi…. bagaimana keadaan Bayu, Kek?"

Ayah Bayu dan sang Kakek saling bertatapan, gusar.

"Anak itu hampir kehilangan kendali tubuhnya, keadaannya juga sedang tidak stabil. Semalam, ia hampir membunuh 7 orang gamma dalam waktu singkat.” Ayah Bayu menjelaskan.

“J-jadi… apa yang harus kita lakukan??” Andin bertanya panik.

Raden, kakek Bayu terbatuk-batuk, sebelum menjawab dengan suara serak.

“Sebenarnya, ada satu hal yang hanya bisa dilakukan olehmu, nak. Namun, hal itu terlalu beresiko untuk keselamatanmu.”

“A-apa itu, kek?”

Raden, memberi isyarat pada Rafa untuk menjelaskan.

“Emm.. begini Luna.” Rafa memulai.

“Situasi dimana kekuatan serigala meledak seperti itu, bisa dengan mudah diatasi dengan…. Melakukan, mating dengan pasangannya. Ekkhem!!”

“Mating??” Andin bertanya tidak paham.

“I-iya, luna. Hubungan seksual.” Rafa menjawab lagi.

Andin membulatkan matanya, kaget dengan solusi yang barusan di dengarnya.

Saat sedang berpikir keras, sebuah geraman super keras terdengar di udara. Akibatnya lantai hingga dinding terasa bergetar. Beberapa gambar yang tergantung di dinding jatuh dan hancur berkeping-keping.

Adrenalin Andin terpacu. Masalah ini ternyata lebih besar dari dugaannya. Dan hanya dirinya yang bisa mengakhiri. Dengan tekad bulat, ia akhirnya setuju untuk bertemu Bayu dan melakukan itu.

Beberapa serigala gamma terkuat Pack segera dikumpulkan. Totalnya ada 20 orang, ditambah Rafa.

…..

Lorong bawah tanah itu gelap dan lembab. Hanya lampu redup di dinding yang menyala samar, menciptakan bayangan panjang yang menari-nari seperti hantu di kebanyakan film horor.

Udara terasa berat, bau besi, darah, dan keringat bercampur menjadi satu.

Semakin dalam mereka berjalan, semakin jelas pula terdengar suara yang membuat bulu kuduk berdiri.

Eerghhh...

Lolongan pilu bercampur geraman liar yang penuh penderitaan. Juga bunyi rantai besi yang dikoyak dengan kasar.

Braak! Braak!

Suara tubuh menghantam dinding batu, terdengar mengerikan. Sesekali terdengar raungan marah yang menggetarkan dada.

Rafa berjalan di depan Andin, tubuhnya tegang.

Saat pintu besi tempat Bayu dikurung, akhirnya dibuka, di sanalah Andin melihat sosok suaminya.

Bayu berdiri disana, terlihat sangat mengenaskan. Tubuhnya setengah bertransformasi. Kulit kecoklatannya kini ditutupi bulu hitam kasar yang tumbuh tidak merata.

Otot-ototnya membengkak secara tidak wajar, urat-uratnya menonjol seperti hendak meledak. Kuku-kukunya juga memanjang menjadi cakar hitam mengkilap yang tajam.

Saat menatap mata suaminya, Andin terkesiap. Mata hitam yang biasanya hangat itu, kini berubah menjadi merah keemasan, liat dan kosong. Seperti binatang buas yang kelaparan.

Bibirnya sobek dan mengeluarkan darah segar. Giginya berubah menjadi taring yang memanjang dan sangat runcing.

Andin bergidik, tidak sanggup menatap lebih lama.

Tubuhnya juga penuh luka sobek yang parah. Darah mengalir dari dada, lengan, dan bahunya, hasil dari perlawanannya sendiri terhadap rantai yang mengikatnya.

Rantai besi tebal terlihat melilit kedua pergelangan tangan dan kakinya dan ditambatkan ke dinding lantai.

Meski begitu, ia terus meronta dengan kekuatan mengerikan. Setiap satu kali tarikan, besi itu berderit nyaring, hampir patah.

"GRRRRAAAAAHHH!!"

Bayu menggeram ganas, kepalanya mendongak, urat lehernya menegang. Ia menghantam kepalanya sendiri ke dinding hingga retak, seolah rasa sakit di dalam tubuhnya jauh lebih menyiksa daripada luka fisik yang ia alami.

Saat aroma Andin akhirnya tercium oleh inderanya. Perhatikan Bayu langsung terkunci padanya. Kepala lelaki itu tersentak kasar ke arah pintu. Pupil menyempit lalu melebar, secara ekstrem. Pun napasnya menjadi lebih kasar, cepat dan penuh nafsu.

Dalam satu tarikan kuat yang lebih besar, ia menarik rantai pengikatnya sekali lagi.

KRAAKKK!!!

Bunyi itu menyebar bagai lonceng kematian. Semua manusia serigala yang bersama Andin langsung siaga satu.

Beberapa detik kemudian, mata rantai itu mulai retak.

"MATE..." Bayu berteriak serak. Suaranya seperti campuran antara dirinya sendiri dengan Jack, serigalanya

Rafa langsung menarik Andin mundur. "Mundur, luna. Bahaya!!"

Tetapi Andin malah melangkah maju, air mata menggenang di pelupuk matanya.

"Mas... i-ini aku.”

Rafa segera menaha lengan Andin. Menahan langkahnya sekali lagi.

Sentuhan itu memicu kemarah Bayu yang sempat mereda.

GGRRRRRHH…

Sekali lagi, geraman penuh marah keluar dari mulut Bayu, disertai tatapan penuh permusuhan pada Beta-nya sendiri.

“Aku baik-baik saja, Rafa.” Andin menenangkan, setelah itu melangkah maju dengan penuh percaya diri.

Dengan senyum manis yang merekah sempurna, gadis itu merentangkan kedua tangannya. Siap menyambut pelukan hangat suaminya.

Tidak peduli bagaimana penampilan lelaki itu sekarang, ia tetap maju. Baginya, Bayu yang ada di depannya ini, tetaplah setampan biasanya.

KRAAAAKKKK

Bunyi mengerikan rantai besi yang terlepas menjadi tanda bahwa sang serigala telah melepaskan semua ikatannya.

Bayu maju menerjang sang istri dengan kekuatan penuh. Dari tempatnya berdiri, sang Alpha kelihatan seperti terbang dengan kecepatan super cepat.

Semua orang menahan napas, ketakutan.

Saat akhirnya Bayu sampai pada istrinya, Rafa menutup mata. Tidak sanggup menyaksikan tubuh Luna-nya yang kecil, dihancurkan oleh kekuatan mahadahsyat milik sang Alpha.

Debu beterbangan memenuhi seisi ruangan bawah tanah itu, menutup pandangan semua orang.

10 detik berlalu dengan lambat. Semua mata tertuju ke arah depan. Tempat Bayu dan Andin berada.

Namun, setelah semua debu menghilang. Dua orang itu hilang bagai di telan bumi. Hanya tersisa rantai besi yang hancur berserakan di lantai penuh darah.

Bahkan aroma Bayu serta Andin pun, hilang tak bersisa.

1
merdi Yanto
villain nya mulai nampak
merdi Yanto
Mana Update nya thor
merdi Yanto
kisah manusia serigala yang fresh banget
merdi Yanto
semangat Update thor🙏
Kim Borahae
hi, saya pembaca baru. Semangat terus ya buat novelnya.

btw, saya pun baru mula menulis novel. kalau ada masa boleh tinggalkan komen di novel saya. hanya tekan profile, terima kasih 🤭/Grin/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!