Alia dipecat secara tidak terhormat oleh direktur perusahaan tempat dia bekerja. Di fitnah mendapatkan posisi tinggi melakukan pendekatan genit dengan anak direktur perusahaan. Rekan kerjanya tidak ada yang mau membantu atau menolong sehingga itu semua menyakitkan hatinya sampai tengah malam akan kesedihannya itu datang empat pria asing ingin memanfaatkan kondisi Alia yang sedang putus asa tapi seorang pria datang untuk menolongnya. Namun, siapa sangka pria yang menolongnya itu adalah mantan pacar dan sudah mempunyai anak dari mantan istrinya lalu anak mantan pacarnya itu tiba-tiba ingin Alia menjadi pengasuhnya!
Dukung Author dengan memberikan dukungan komentar dan like-nya biar semangat update hehe
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 23.
Bibi Lina tidak ikut sama mereka ke Water Park karena ada urusan mendadak dengan keluarga anaknya sedangkan Pak Bayu ternyata belum bisa berenang bahkan mempunyai trauma jika terlalu lama melihat air karena dirinya pernah tenggelam hampir merenggut nyawanya.
Jadi, yang akan ikut ke Water Park hanya mereka berempat saja padahal David sangat ingin semuanya ikut untuk memperdekat hubungan terutama dengan Ibunya Reza.
"Bayy, makasih sudah mengajak kami liburan!" ucap Reza sambil memukul punggung adiknya dengan keras
"Aduh, kok sangat aneh yah? Tubuh Kakak-kan kecil tapi tenaga pukulannya kok keras?" tanya Abbay terdorong satu langkah ke depan karena pukulan Kakaknya
"Tubuh besar tidak menjamin kekuatanmu akan ikut membesar dengan tubuh ideal saja aku bisa mengangkatmu, loh! Tinggal pilih titik tumpu yang tepat dan aku bisa melemparmu ke kolam renang, haha." jawab Reza sambil tertawa tidak sabar melakukan hal tersebut
"Baiklah, kita lihat saja nanti siapa yang akan dilempar duluan." ucap Abbay merasa diremehkan Kakaknya
Selagi Alia sama Aileen mempersiapkan diri ternyata Reza ingin kembali mendekatkan diri dengan adiknya.
"Bayy dari dulu Kakak tidak pernah berani membantah perintah ayah." ucap Reza
"Ada apa, nih?" tanya Abbay bingung dengan Kakaknya yang tiba-tiba jujur
"Kakak serius!" jawab Reza dengan ekspresi serius membuat Abbay menyimak Kakaknya
"Kemarin malam aku sama Kak David terkejut saat kita kembali ke rumah utama ketika Kak Reza tidak menghormati ayah dan berani menghadapinya membuatku iri dengan keberanian yang Kak Reza miliki. Aku bertanya-tanya dari mana Kak Reza dapatkan keberanian seperti itu ternyata Kakak hanya ingin melindungi keluarga baru ini." ucap Abbay dengan sedikit senyuman
Reza bisa melihat sedikit senyuman itu terdapat kesepian di dalamnya karena Abbay sudah tidak mempunyai sosok yang harus dilindunginya.
"Abbay memang adik yang pengertian, yah!" ucap Reza sambil merangkul adiknya
"Apaan sih? Jangan bersikap layaknya aku harus dilindungi lagi! Aku ini sudah besar, Kak Reza." balas Abbay menutupi rasa malunya
"Iya, iya Kakak mengerti. Bayy, kamu berubah pikiran?" tanya Reza menyadari perubahan Abbay
"Karena perempuan bernama Alia itu!" jawab Abbay langsung jujur di depan Kakaknya
"Ehhh?" Reza memasang ekspresi terkejut
"Aku suka sama Alia!" ungkap Abbay tidak ingin menutupi perasaannya
Merangkul dengan akrab seketika berubah mencekik leher membuat Abbay kesulitan bernapas.
"Mengarahkan pisau di lehernya dan sekarang mau mengambilnya dari Kakak? Ohh, ternyata Abbay sudah berani sekali mungkin saatnya Kakak memberikanmu pelajaran utama untuk tidak mencuri!" ucap Reza dengan tatapan marahnya
Abbay semakin kesulitan untuk bernapas sehingga tidak mempunyai pilihan selain menyikut kuat perut Kakaknya sampai terlepas. Di saat mengira Kakak akan kesakitan ternyata perkiraan Abbay salah besar karena Reza melepaskannya agar tidak pingsan kehabisan napas dengan santai masih dapat berdiri membuat Abbay sangat terkejut melihat keanehan Kakaknya.
"Jangan terkejut! Selama organ dalam gak kena, seranganmu gak ada apa-apanya tapi Abbay sudah besar bahkan Kakak kesulitan untuk menahan pukulanmu." ucap Reza sambil memegang perutnya
"Astaga Kakak benar-benar jauh melebihi apa yang aku kira selama ini. Jadi, alasan ayah memilih Kakak sebagai penerusnya karena memang sesuai!" balas Abbay keringat dingin karena menyerang Kakaknya
"Cukup kita saja yang tahu masalah keluarga ini jangan libatkan yang lain!" ucap Reza
"Terlambat, aku sudah menjelaskannya ke Alia hanya Alia saja!" balas Abbay
"Oh, kamu memilih orang yang tepat kalau Alia gak apa-apa tapi....jangan libatkan Aileen dalam masalah keluarga kita ini!" ancam Reza dengan tatapan dinginnya membuat Abbay diam mematung
"...." Abbay hanya diam tanpa berani berkata sepatah kata pun
Reza langsung menghela napas panjang karena adiknya menyukai Alia akhirnya Abbay bisa sedikit tenang.
"Aku tidak akan melibatkan Aileen!" ucap Abbay
"Bagus! Oh iya, Kakak gak akan menyerah karena Alia milikku!" ucap Reza tersenyum dengan ekspresi serius
"Oh, percaya diri sekali. Aku juga gak mau menyerah begitu saja!" balas Abbay
Dari atas perdebatan kakak-adik itu dilihat Aileen ternyata Papanya bisa melakukan hal keren seperti tadi sehingga Aileen tidak ingin menyerah untuk membantu Papanya kembali bersama Tante Alia walaupun Paman Abbay mengganggu tugas Aileen.
Tiba-tiba Alia menangkap Aileen agar cepat menyelesaikan persiapannya supaya bisa langsung pergi ke Water Park sedangkan Mochi sudah dipakaikan pelampung keselamatan karena Alia mengetahui kalau Mochi sangat cerdas sehingga di saat Aileen dalam bahaya pasti Mochi akan menolongnya.
"Sudah lama kita tidak bicara berduaan gini!" ucap Reza sangat senang dapat bicara lagi dengan adiknya
"Apa yang akan Kak Reza lakukan? Kak David masih menjalankan perintah ayah." tanya Abbay
"Aku pulang lama karena mencari tempat David untuk langsung menemuinya dan bicara empat mata kalau dia serius ingin menyakiti keluargaku maka tidak ada pilihan lain tapi tempat tinggalnya sudah berubah makanya aku masih mencari sampai keliling gang sempit." jawab Reza sebenarnya tersesat makanya pulang lama
Alia sama Aileen sangat lama mempersiapkan segalanya sampai 20 menit membuat Reza mandi keringat ternyata yang bikin lama karena Aileen bingung memilih mainannya agar tidak bosan di kolam renang nanti. Mereka langsung berangkat setelah semuanya sudah siap lalu untuk sampai di Water Park membutuhkan waktu 10 menit memakai mobil ketika sampai betapa bahagianya Reza merasakan udara dingin di Water Park.
Kedatangan Abbay disambut meriah oleh pemilik Water Park bahkan mendapatkan perlakuan VIP sehingga mereka diberikan tiket gratis untuk menikmati setiap wahana yang ada di Water Park membuat Aileen bersemangat dengan Mochi siap sedia mengawasi sekitarnya karena Mochi tidak ingin hal serupa menimpa majikannya.
"Baiklah, aku sama Aileen akan ganti pakaian dulu nanti bertemu di gerbang Water Park!" ucap Alia sambil menggandeng Aileen
Reza sama Abbay tidak sabar melihat Alia berbusana bikini dengan cepat langsung mengganti pakaian hanya memakai celana kolor sambil menunggu di depan gerbang Water Park. Beberapa menit kemudian, Aileen muncul duluan dengan memperlihatkan pakaian renang anak-anak dengan motif lucu dan imut membuat Reza langsung mengangkat putrinya sambil memeluknya.
"Aduh, lucunya putriku!" ucap Reza
"Aileen lain kali tunggu Tante jangan pergi sendirian!" ucap Alia
Reza terdiam melihat Alia tanpa kedip sama sekali bahkan Abbay bersyukur bisa melihatnya karena Alia memakai busana bikini yang memperlihatkan sisi dewasanya dengan kulit bening serta rambut diikat menambah kecantikan dan pesonanya bahkan semua pengunjung melirik sampai pacar mereka memarahinya.
Alia merasa malu dilihat terus-menerus tapi saat Reza masih menatapnya seketika rasa berani untuk percaya diri dengan yang dipakainya muncul.
"Bagaimana menurut kalian?" tanya Alia sambil malu-malu
"100% luar biasa!" jawab Reza dan Abbay bersamaan
Namun, bukan hanya Alia saja yang mendapatkan perhatian karena Abbay memiliki otot layaknya binaraga disertai kulit eksotisnya membuat perempuan sulit melepaskan pandangannya sedangkan Reza walaupun memiliki tubuh ideal tapi wajahnya nomor satu dari yang lain.
Aileen mempunyai pesona keimutannya sehingga banyak yang ingin mencubit pipi bakpao-nya membuat mereka berempat menjadi pusat perhatian semua orang sampai pemilik Water Park harus membubarkan kerumunan.
Di sisi lain, ternyata David sudah datang duluan dengan dua bawahannya siap menerima perintah kini dia menunggu waktu tepat untuk membuat Aileen meninggal karena kecelakaan.
Bersambung....
Like👍 dan Coment semangat yahh ✍️ ❤️❤️❤️