NovelToon NovelToon
Dewa Untuk Dewi

Dewa Untuk Dewi

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:63.2k
Nilai: 5
Nama Author: fania Mikaila AzZahrah

Cinta yang suci yang tulus dari dalam hati lah yang patut mendapatkan pengorbanan. Tetapi jika, cinta itu hanya sekedar basa-basi di bibir saja tanpa melibatkan hati dan perasaan maka sepatutnya untuk diakhiri saja.

Hiduplah dengan orang yang tulus mencintaimu Tak perlu hidup dengan orang yang yang kamu cintai. Karena jika menikah dengan orang yang mencintaimu pasti ia akan berusaha untuk berkorban demi kebahagiaan kamu.

Sequel dari anak-anak dan cucunya Rina dan Emre yang di BDP.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fania Mikaila AzZahrah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 23

Setelah Dewi minum air putih dan tak lupa membantu Dewi untuk minum obat. Dan meminta izin untuk ke luar karena ingin memanggil dokter.

"Mas keluar dulu yah, mau panggil dokter untuk ngecek keadaan kamu, ga apa-apa kan aku tinggal sebentar?" Pamit Dewa di hadapan istrinya itu.

"Ga apa-apa kok Mas, pergi saja insya Allah aku masih bisa walaupun sendirian, " kilah Dewi.

Sebenarnya Dewi ingin menangis tapi sekuat tenaga ia berusaha untuk menahan tangisnya tersebut. Ia tidak ingin memberikan beban dan tidak ingin terlihat lemah di hadapan orang lain terutama suaminya sendiri.

Setelah mendengar informasi dan kabar dari dokter bahwa hanya satu calon bayinya yang meninggal sedangkan dua lainnya selamat membuatnya Dewi tak henti-hentinya mengucap syukur kepada Allah SWT.

"Syukur Alhamdulillah… Makasih banyak yah Allah… Engkau masih memberiku kesempatan untuk menjadi seorang Mama untuk kedua kalinya dalam hidupku, Engkau menitipkan buah cinta kami lagi di dalam rahimku," cicitnya Dewi dengan berlinangan air mata.

Dewi sangat bahagia dan berjanji tidak ceroboh lagi dalam bersikap dan bertindak, ini semua Dewi lakukan demi keselamatan calon anaknya. Ia tidak ingin kesalahan di masa lalunya yang membuat salah satu calon anaknya harus keguguran.

"Aku tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini, aku akan merawat anak-anakku dengan baik dan penuh kehati-hatian," batinnya Dewi.

Sesuai dengan permintaan Dewi yang ingin makan masakan hasil tangan suaminya, ahirnya Dewa pamit untuk pulang ke rumah Eyang Ester di Seoul Korea Selatan.

"Alhamdulillah… aku akan menggunakan kesempatan ini menjadi suami siaga yang selalu setia mendampingi istriku ketika sedang mengandung bayi kembar kami, cukup dulu aku pergi jauh dari sisinya ketika ia hamil anak pertama kami yang Alhamdulillah juga kembar," gumam Dewa dengan penuh rasa haru, bahagia dan antusias sekaligus bercampur menjadi satu bagian di dalam hatinya.

Dewa sebelum pulang ke rumahnya yang di Seoul, ia singgah terlebih dahulu untuk membeli semua bahan-bahan makanan yang dia perlukan untuk memasak makanan. Makanan request sesuai dengan keinginan istrinya yang ngidam yang diinginkan oleh Dewinta dan ternyata makanan itu semua sangat baik dan cocok untuk ibu hamil.

Beberapa saat kemudian, Dewa sudah sampai di rumahnya. Ia segera ke dapur untuk memasak makanan. Karena Dewi tidak ingin menyentuh makanan lain selain yang dibuat oleh dari khusus tangannya Dewa suaminya langsung sendiri.

Arya dibantu oleh asisten rumah tangganya yang bertugas di bagian dapur. Dewa hanya meminta tolong untuk membersihkan dan memotong daging menjadi beberapa bagian sesuai dengan seleranya. Tapi untuk urusan bumbu dialah yang meracik bumbu itu.

"Aku tidak boleh membuat istriku marah jika, mereka yang memasakkan makanan tersebut untuk Dewi," lirihnya Dewa.

Beberapa jam kemudian, dengan penuh perjuangan dan pengorbanan serta kesabaran dalam memasak dan meracik berbagai bumbu dan bahan makanan semua masakan yang sesuai dengan keinginannya Dewi sudah masak.

Semua makanan yang dimasak olehnya Dewa sudah siap. Dewa tersenyum ramah lalu menyerahkan kepada artnya untuk mengemas makanan itu ke dalam wadah tertutup.

"Tolong semua masakan ini, di masukin ke dalam tempat supaya rasa hangat nya terjaga, dan tolong jangan sampai ada yang tumpah atau berantakan serta terlupakan dalam masukkan kedalam tempat itu," pintanya Dewa sembari melepaskan apron dari tubuhnya yang terpasang dengan sangat pas di tubuh atletisnya.

"Baik Tuan Muda Dewa sesuai dengan yang Anda harapkan dan perintahkan!" Balasnya Meina asisten rumah tangganya yang paling dipercayainya.

Dengan senyuman tipis Dewa kemudian melangkahkan kakinya lalu berjalan ke arah kamarnya karena ingin membersihkan dirinya dan mengganti pakaiannya sebelum ke rumah sakit.

"Aku yakin Dewi istriku akan lahap makan makanan masakanku tersebut," cicitnya Dewa lalu membuka seluruh pakaiannya dan bersiap untuk mandi.

Setelah mengganti pakaiannya, tiba-tiba handphone berdering. Ternyata yang menelponnya adalah Kim adik sepupunya.

"Assalamu alaikum Kim," salam Dewa.

"Waalaikum salam Kak Dewa, Kakak bisa ke kantor dulu, soalnya ada yang harus Kak tanda tangani dan tidak bisa diwakilkan," Tuturnya Kim sambil memeriksa beberapa berkas yang ada di depannya.

Dewa berfikir sejenak, karena rencana awalnya adalah ingin ke rumah sakit untuk mengantarkan makanan siang untuk Dewi, "Baiklah kalau begitu, aku akan segera ke sana!" Imbuhnya Dewa dengan berat hati.

Dewa menuruni undakan tangga dan berjalan ke arah dapur untuk mencari keberadaan uncle Park. Tapi tidak menemukan keberadaan Uncle Park. Arya berjalan ke arah taman belakang, akhirnya Dewa melihat uncle Park sedang duduk menyendiri di bawah pohon gingko.

"Assalamu alaikum uncle…" sapanya Dewa yang mengucapkan salam..

Uncle Park kaget dengan kedatangan Dewa, Uncle Park segera menghapus sisa air matanya sebelum Dewa melihat wajah uncle Park yang dipenuhi tetesan air mata.

"Waalaikum salam…" ucap uncle Park dengan suara sedikit bergetar.

Dewa tahu dan menyadari kalau Uncle Park sedang menangis tapi, dia berpura-pura tidak melihatnya. Karena Dewa tidak ingin mencampuri urusan pribadinya Uncle Park lagian karakternya Dewa memang seperti itu.

Dewa meminta tolong kepada Uncle Park untuk membawakan makanan sekalian menjaga Dewi untuk sementara waktu selama Dewa berada di kantornya untuk mengerjakan pekerjaannya yang tidak bisa diwakilkan kepada asisten ataupun orang lain.

"Uncle bisa kah aku minta tolong??" Tanya Dewa dengan hati-hati karena tidak ingin kehadirannya menggangu aktifitas dan kenyamanannya.

****************

Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Dewa untuk Dewi judulnya ada dibawah ini:

Hikayat Cinta Syailendra

Pelakor Pilihan

Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan

Cinta Kedua CEO

Hanya Sekedar Baby Sitter

Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..

Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...

I love you all Readers…..

1
Viona qaiha
nest
Lestari
PING pung lanjut
Lestari
lanjutkan
Nabila iar
lanjut saja
Alia atta
semangt aku sellu baca
diefa tata
next kk karena aku selalu baca
Juwita @ppa
lanjut aku suka
MauLya 💟andi
suka ceritanya kakak next
Susanti Wahyuningsih
q mampir kak....😊
penasaran,,,,😇
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: makasih banyak KK 🙏
total 1 replies
FILM INDONESIA
Haiiii
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: hai juga
total 1 replies
ǫᴜᴇᴇɴʀᴀ 😏
semnat thorr✍️💪
ǫᴜᴇᴇɴʀᴀ 😏: masama kaka🤗🤗
total 2 replies
ǫᴜᴇᴇɴʀᴀ 😏
Dewa Dewi😁😁
ǫᴜᴇᴇɴʀᴀ 😏
Assalamualaikum Queen mampir torr🤗
ǫᴜᴇᴇɴʀᴀ 😏: sɪᴀᴘ ᴋᴋ ɪɴsʜᴀ ᴀʟʟᴀʜ
total 2 replies
Erni Fitriana
mpir..cekidot...siap aku liat" novelmu thor
Mommy Marchya: Halo Kak..

Mampir di karyaku juga ya kak.

One Month in Jakarta

Thank you
total 2 replies
Bunda Gilang
kata kata nya kadang kak kadang mas gimana si..
bunda f2: mampir juga kak ke karyaku "Ketika cinta harus menentukan" moga kaka suka
total 3 replies
fania Mikaila a6
crazy up kakak
MommyAtha: hai Kak..
tolong mampir diceritaku
Pilihan Hati Kiara (End)
Hei Jun (On going)
siapa tahu suka
terima kasih
total 1 replies
Naila
up lagi
Zaenab ali Said
next
MommyAtha: hai Kak..
tolong mampir diceritaku
Pilihan Hati Kiara (End)
Hei Jun (On going)
siapa tahu suka
terima kasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!