NovelToon NovelToon
Istri Paksa Tuan Mafia

Istri Paksa Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia
Popularitas:366.8k
Nilai: 5
Nama Author: fidhy finny

Delta Ammar, pria kaya raya dan sangat di takuti di berbagai Negara karena tangan dingin nya, seorang pewaris tunggal Ammar Group, yang banyak sekali di gemari para kaum hawa itu, terjebak pada suatu insiden salah tangkap.

Kebencian nya pada seorang gadis membuat ia membenci para kaum hawa, ia hanya akan menggunakan para wanita sebagai pemuas nafsu nya saja, seperti hal nya yang terjadi kepada Rania Khumala Sari, gadis cantik dengan perawakan bule menjadi korban salah tangkap, ia menjadi sasaran atas apa yang tidak ia lakukan.

Gadis cantik yang biasa nya mengumbar senyum itu, tiba-tiba berubah menjadi gadis pendiam dan begitu tertutup kala insiden yang terjadi malam itu. Ingatan akan insiden pemerkosaan itu terus terngiang-ngiang di pikiran nya, ia menjadi sasaran atas kemarahan orang tua nya, gadis itu pun di usir dari rumah dan di hapus nama nya dari silsilah keluarga.

Akankah Delta bertanggung jawab atas kesalahan nya?

Ikuti lanjutan nya ya😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fidhy finny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23. Panggil orang tua nya saja

Langit mulai gelap, hujan pun tak henti-henti nya menguyur kota, sudah berapa jam lama nya Rania masih saja menunggu kepulangan Delta di ruang tamu, entah apa yang di rasakan nya saat ini. Bahagia karena tidak dekat dengan pria itu atau ia sedih karena seharian tak melihat sosok suami yang di benci nya.

Sungguh pikiran Rania seharian ini hanya ada Delta dan Delta. Kegelisahan Rania bertambah kala melihat jam di pergelangan tangan nya, ingin sekali Rania menghubungi Delta namun ia urungkan. Hingga saat di mana diri nya hendak ke kamar untuk berganti pakaian, terdengar deru mesin mobil memasuki pelataran mansion. Rania pun tersenyum, akhir nya ia bisa bernapas dengan lega.

"Selamat malam Nyonya." sapa Galfin dengan wajah khawatir.

Rania mengernyitkan alis nya ketika melihat raut kekhawatiran dari wajah Galfin asisten suami nya.

"Selamat malam juga, Fin." balas Rania singkat dan melenggang pergi.

Galfin tau jika Rania pasti akan menolak permintaan nya, namun ia akan mencoba menjelaskan segala nya pada Rania. Ia begitu takut akan sesuatu yang menimpa Delta.

"Nyonya maaf jika saya lancang, bisakah anda ikut dengan saya." ucap Galfin dengan satu tarikan nafas.

Langkah Rania terhenti, ia pun membalik kan badan nya menatap Galfin dengan pandangan bertanya.

"Hanya anda yang bisa mencegah Tuan saat ini, saya mohon." jelas Galfin dengan menangkup kedua tangan nya di depan dada.

"Bicara yang jelas Galfin!" geram Rania dengan jantung berdebar, ia merasa ada sesuatu yang mendesak diri nya untuk tau apa yang sedang terjadi.

"Tuan mabuk dan saat ini sedang menuju arena balap mobil." jelas Galfin cepat.

"Urusan nya sama saya apa! meski saya kesana juga tidak akan merubah segala nya, kamu tau sendiri di antara kami hanya sebuah kesepakatan, pria datar minim ekspresi itu selalu saja bikin orang lain susah! panggil orang tua nya saja." balas Rania dengan datar nya, entah kenapa Rania merasa kesal dengan tingkah Delta. Oleh karena itu meski awal nya ia juga mengkhawatir kan pria itu, tapi ia gengsi memperlihat kan kekhawatiran nya di depan Galfin.

Galfin tertegun mendengar penuturan Rania, inilah yang ia takuti jika Rania pasti akan menolak permintaan nya. Namun ia tidak akan menyerah meyakinkan Nyonya muda nya.

"Nyonya saya tau di antara Nyonya dan Tuan ada tembok yang memisah kan kalian, tapi tidak kah anda berpikir bagaimana kelak jika terjadi sesuatu kepada Tuan, apakah anda masih akan bersikap cuek seperti saat ini. Saya tau meski anda membenci Tuan ta-" ucap Galfin lagi namun langsung di potong oleh Rania.

"Stop! jangan di teruskan lagi. Ya sudah, tunggu di sini, saya pergi bersiap dulu." potong Rania dengan menghentak hentak kan kaki nya dengan kesal karena ucapan Galfin yang menyudutkan diri nya.

Meski dengan perdebatan yang cukup alot, Galfin akhir nya berhasil membujuk Nyonya muda nya. Hujan cukup deras Galfin dengan hati-hati mengemudikan mobil menuju arena di mana Delta berada.

Hampir sejam menempuh perjalanan, akhir nya mobil yang membawa Rania ke tempat tujuan tiba juga, terlihat Jibril tampak sedang membujuk Delta bersama kedua sahabat nya juga.

Galfin bingung ketika mereka tiba di arena bukan hanya mobil Tuan nya saja melainkan kini ada empat mobil yang berjejer bersama di garis star, kini kepala Galfin tambah pusing, pasal nya tadi ketiga sahabat Tuan nya tak mengizinkan Tuan nya kesini tapi apa sekarang mereka pun ikut-ikutan meski mereka tau jika kondisi arena sangatlah licin dan berbahaya.

"Galfin, apa kita akan berdiri saja seperti patung di sini!" ketus Rania yang mulai merasa tubuh nya menggigil kedinginan.

"Seperti nya akan sulit sekarang Nyonya, pasal nya bukan hanya Tuan saja yang ada di sirkuit, melainkan ketiga sahabat Tuan juga ikut bersama nya." jelas Galfin tidak enak hati.

" Antar saya kesana, sekarang." titah Rania dengan pandangan menatap ke arah empat mobil balap tersebut.

"Saya antar anda kembali saja Nyonya." balas Galfin dengan pasrah.

Tak ingin mendengar omong kosong Galfin, Rania pun berjalan memasuki arena sirkuit dengan amarah nya. Entah apa yang akan di lakukan Rania saat ini, ia saja tidak tau mobil mana yang di kendarai Delta. Dengan langkah pasti Rania terus berjalan ke arah sirkuit, semua mata kini tertuju kepada nya dan Rania tak memperdulikan tatapan para penonton di sana.

Seorang panitia di sana pun terkejut melihat kedatangan seorang wanita hamil, ia pun mengusir Rania.

"Nona, anda di larang masuk kesini! silahkan keluar!" ucap pria itu dengan suara pelan namun penuh penekanan.

Rania tak menggubris ucapan pria itu, ia tetap melangkah menuju deretan mobil yang tak jauh dari tempat nya berdiri.

Pria itu pun mengejar Rania, kini ia kesal dengan wanita hamil itu. "Hey nona, di sini bukan tempat untuk mengemis pergilah!" marah pria tadi sembari menarik tangan Rania untuk menjauh dari arena sirkuit.

Galfin menepuk jidat nya, jika saja Galfin tak mengikuti arahan Jibran mungkin saat ini Nyonya muda nya tidak akan mendapatkan perlakuan kasar. Galfin buru-buru mendekati Rania.

"Hey, lepaskan tangan busuk mu dari Nyonya kami." teriak Galfin dengan marah, namun seketika wajah nya berubah menjadi pusat pasi saat Rania menatap nya dengan tajam.

"Maaf Nyonya, saya tidak tau." ucap pria itu dengan menunduk takut.

"Mobil mana yang di gunakan Delta!" tanya Rania datar.

"Warna merah Nyonya." balas Galfin dengan suara gugup.

Rania pun melangkah kan kaki nya ke arah mobil Delta, kini ia tiba tepat di samping pintu Delta, Rania mengetuk kaca mobil Delta, karena erangan mobil yang di keluarkan dari ke empat mobil itu cukup memekakkan telinga, Delta yang berada di balik kemudi tak mendengar ketukan di kaca mobil nya, Rania kesal bukan main, tak ingin membuang waktu lebih lama Rania pun berdiri tepat di depan mobil Delta.

Lampu sorot yang terang jelas menyorot tubuh tinggi Rania yang merentangkan tangan tanpa rasa takut sedikit pun, Jibril dan kedua teman nya pun segera turun kala menyaksikan keberanian seorang wanita hamil yang berdiri di depan mobil sahabat mereka.

Ketiga pria itu saling melempar pandang, tak satu pun dari ketiga nya yang tau sosok istri Delta. Tanpa mereka sadari Rania yang berdiri di depan mobil itu tampak menggigil kedinginan. Beda hal nya dengan Delta yang berada di dalam mobil, ia memukul setir mobil kala melihat sosok istri nya berdiri di bawah guyuran hujan yang mulai reda.

1
Clara Antonia
lnjut outhor jgn tanggu"lah.. seru ini
sandi Gelau
ingat dulu Regina baik dgn Rania.. tapi knpa skrg dia jadi jahat..dulu dia menyayangi kedua cucu nya..sbb harta ..
Siti Kusmiyati
Di tunggu selanjutnya ya Thor
de~javu. {° ~ °}
ya digantung
Hanisah Nisa
lanjut
Hanisah Nisa
lanjut upnya Thor...
erna srifidias titik erna
novelnya keren kak,
yunita manurat
sangat bagus
Hanisah Nisa
lanjut upnya Thor....
Rohiyah
ko bundanya engga kasih tau si
Rohiyah
bagus ceritanya bikin sedih 😭
Majid Boncek
lantu dong lanjut,!
fi_zha16
iya Kak 😆
sandi Gelau
itu anak nya Galfin
Clara Antonia
Thor lnjut dong.. seru skali lohh.. jdi pnasaran dgn kelanjutannya.. semangat thor
Mirat Wiwin
Biasa
Mom's Al Habsyi
ceritany menarik..
Sayu Melly
semangat..semangat cerita sangat menarik 🌹🌹🌹
Tika Ero
next dong ka
Sayu Melly
semangat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!