NovelToon NovelToon
Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:446.4k
Nilai: 5
Nama Author: Dik Cinta

Adel dan Vano adalah orang asing yang tidak saling mengenal dan mereka harus terjebak dalam sebuah pernikahan yang disebabkan oleh sebuah perjanjian ibunya dan sahabat ibunya di masa Sekolah.

"Kita menikah bukan atas dasar cinta,kenapa kita harus sama seperti pasangan yang lain?,kamu boleh mengambil peran istri hanya di depan orang tua kita saja, setelah itu kamu bebas melakukan apapun sesuai keinginan kamu,aku tidak akan ikut campur selagi itu masih dalam batas wajar. Dan satu lagi jangan pernah ikut campur dengan urusan pribadiku"kata Vano

Mendengar ucapan Vano ,hati Adel sedikit nyeri entah pernikahan macam apa yang akan dia jalani nantinya.


Hingga di awal pernikahan Vano tidak juga menyadari kalau dirinya mulai menyimpan rasa dengan istrinya.

Siapa diantara mereka yang ternyata mulai jatuh cinta duluan,,,,,yuk lanjut baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dik Cinta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23. Pijat plus-plus

Awas area 21+

Bocil dilarang mampir ya,,,😀😀😀

Setelah membeli eskrim pasangan pengantin baru itu kembali melanjutkan perjalanan menuju ke vila. Tapi sebelum sampai di vila Adel mengingat sesuatu.

"Mas Vano bisa mampir ke apotek sebentar nggak?"

"Kamu mau beli apa ke apotek sayang, apa itunya masih sakit?" Tanya Vano khawatir sambil melirik bagian bawah Adel.

"Bukan Mas, kalau yang ini sudah sembuh. Aku cuma mau beli vitamin aja kok, oke?"

"Oo,,, cuma vitamin aku kira mau beli obat karena lukanya masih sakit." Ucap Vano lega.

Beberapa menit kemudian mereka sampai di depan toko obat.

"Sebentar ya Mas, aku mau turun beli vitamin dulu." Pamit Adel.

"Oke sayang."

Sampai di dalam toko Adel segera membeli pil penunda kehamilan, Adel tidak memberi tau Vano soal dirinya yang ingin menunda kehamilan, karena Adel takut Vano marah. Adel merasa belum siap jika harus hamil dan melahirkan di usianya yang masih muda.

Setelah mendapatkan apa yang di inginkan Adel kembali ke mobil.

"Sudah dapat vitaminnya sayang?" Tanya Vano

"Sudah Mas, yuk lanjut jalan lagi."

"Siap bos." Jawab Vano.

Ditempat lain,

Kevin dan Adel kini menikmati malam Minggu mereka di sebuah cafe yang menyediakan live musik.

Tidak ada yang spesial dari pertemuan kali ini, dan saat jam menunjukkan pukul sembilan malam Kevin mengantarkan Novi pulang.

Di vila

Adel dan Vano kini baru sampai di vila. Pelayan yang mendengar suara mobil langsung bergegas membuka pintu untuk majikannya.

"Selamat malam Tuan, Nona."

"Malam Bi, oh iya nanti tolong bantu bawa masuk belanjaan kami yang di mobil ya Bi?" Kata Vano.

"Iya tuan. Oh iya Tuan dan Nona mau makan malam sekarang apa nanti?"

"Kamu mau makan sekarang atau nanti setelah mandi sayang?" Tanya Vano kepada istrinya.

"Makan sekarang aja Mas, biar nanti langsung bisa istirahat, badanku udah pada capek ini." Jawab Adel.

"Yaudah Kami makan sekarang aja bi," kata vano pada pelayan.

"Baik kalau gitu, silakan Tuan, Nona makanannya sudah bibi siapkan di meja makan,"

"Makasih ya bi," kata Adel.

"Iya non sama-sama, permisi dulu ya Tuan, Nona, bibi mau ambil belanjaan dulu di mobil."

"Iya Bi." Jawab Adel dan Vano serempak.

Setelah makan malam, mereka naik keatas menuju ke kamar. Adel dan Vano yang merasa capek segera membersihkan diri secara bergantian.

Tak lupa sebelum tidur Adel meminum satu butir pil yang dibelinya tadi tanpa sepengetahuan suaminya.

Vano yang baru keluar dari kamar mandi, merasa heran melihat istrinya yang gelisah membolak-balikkan badannya di atas ranjang.

"Sayang kamu kenapa, kok gelisah gitu tidurnya?"

"Badan aku rasanya pegal-pegal semua Mas, posisi tidur udah aku coba semua, tapi nggak ada yang nyaman." Rengek Adel manja.

"Mau mas pijitin nggak Yang?" Ucap Vano mendekati istrinya.

"Emang Mas Vano nggak capek apa?"

"Capek sih dikit, tapi kalau buat pijitin kamu mas masih kuat kok, gimana mau nggak?"

"Boleh deh Mas, ini kaki sama punggung ku capek banget," ucap Adel lalu berbaring membelakangi suaminya.

Vano lalu naik ke ranjang dan langsung memijat kaki istrinya.

Adel begitu menikmati pijatan tangan Vano di kakinya, hingga dirinya yang setengah mengantuk tidak sadar saat baju tidur yang dipakainya ditarik keatas sedikit demi sedikit oleh tangan nakal suaminya.

Vano tersenyum puas kala melihat istrinya yang keenakan karena pijatannya.

"Gimana pijatan mas, enak nggak Yang?" Tanya Vano pelan.

"Enak banget mas, ternyata Mas Vano bisa memijit juga ya."

"Bisa dong, tapi ini khusus hanya buat kamu sayang. Punggungnya sekalian mau di pijit nggak nih?"

"Boleh deh mas." Jawab Adel setengah sadar.

"Yes." Kata Vano pelan (dengan senyum penuh arti).

Vano yang mendapat lampu hijau langsung beraksi .

Awalnya pijatan biasa tapi lama-lama Vano tidak tahan untuk tidak mendaratkan ciuman di punggung mulus istrinya itu.

Adel yang sudah terlelap tidak menyadari kelakuan nakal suaminya itu.

Melihat istrinya tidak menolak dan hanya pasrah, Vano kembali melancarkan aksinya. Dengan semangat dirinya mencumbu punggung istrinya dari atas ke bawah.

Hingga tiba-tiba,

"aaahhhhhh..." Desah Adel pelan.

"Sayang kamu bangun." Tanya Vano (tapi tidak mendapat respon dari Adel).

"Tidur tapi kok bisa mendesah ya," gumam Vano pelan sambil cekikikan.

Karena melihat istrinya kembali tenang, Vano kembali melanjutkan aktivitasnya. Setelah meninggalkan beberapa jejak di beberapa tempat, dengan pelan Vano membalik tubuh istrinya menjadi terlentang.

Mungkin karena terlalu kecapekan hingga Adel tidak merasa terganggu dengan sentuhan Vano, tapi sebaliknya Adel malah begitu menikmati, mungkin saat ini Adel merasa sedang bermimpi bercumbu sama suaminya.

Vano tersenyum melihat istrinya yang terlihat menggemaskan saat tertidur pulas. Vano kemudian melepaskan satu persatu kain yang menutupi tubuh istrinya dan melempar ke sembarang arah.

Segera dirinya melahap habis semua yang ada pada tubuh istrinya.

Adel terus mengeluarkan suara indahnya dan itu berhasil membuat Vano semakin bersemangat untuk membuat istrinya segera mencapai puncaknya.

Puas dengan bukit kembar nya, Vano berpindah ke leher Adel dan tak lupa beberapa stempel kepemilikan dia tinggalkan.

Vano puas melihat karya yang diciptakan di tubuh polos istrinya.

Kini dirinya kembali menikmati sesuatu yang mulai membuatnya candu itu, dan tangan yang terus bergerak lincah membuat Adel yang sudah setengah sadar merasakan ingin mencapai puncaknya .

Adel membuka matanya setelah mencapai puncaknya.

"Gimana rasanya sayang, enak?" Tanya Vano dengan senyum manisnya.

Adel tersenyum malu-malu lalu mengangguk menjawab pertanyaan suaminya.

"Mas Vano mesum, katanya mau pijitin tapi ini malah main yang enggak-enggak?" Gerutu Adel dengan muka memerah.

"Kamu tadi memang mas pijitin, tapi pijit plus-plus sayang dan itu berhasil membuat kamu keenakan kan?" Ledek Vano.

"Iiiihhhhh.... Iya memang aku suka, habis rasanya enak banget mas." Ucap Adel malu-malu.

"Hahahaha...." Tawa Vano pecah mendengar pengakuan istrinya itu.

"Gimana kalau kita lanjutin lagi Yang, mas akan memberikan kenikmatan yang lebih dari apa yang kamu rasakan tadi," rayu Vano.

Setelah Adel menyetujui permintaan suaminya, Vano baru melepas semua kain yang menempel di tubuhnya, dan malam ini keduanya kembali menikmati indahnya surga dunia, saling memberi kenikmatan satu sama lain.

1
Lisa Icha
Bang Jev emang gercep deh😍
Murtikali
next
Murtikali
aku mau kuenya
Zulhaerani Yudi
ok
Titin
lanjut terus ceritanya
M Qyn
lansung menuju malam pertama wkwkwk
M Qyn
bagus ceritanya sehat sllu ya Thor
Dik Cinta: mksh udah mau mampir jg support ny kk,doa sebaliknya jg utk kk😁🙏
total 1 replies
Elfin Mberanga
lanjutannya dong.
Anabella Adha
lanjut thor
Nurul Syahirah
lanjut thorr!!
Anni
ko tersendak2 ceritanya
Rafly -FF
lanjuutt thor..suka dengan ceritanya ☺️👍
Azwan al Buhori
uhhh mulai bucin ya thor ....jg gemes ...lanjut thor
Elin Lim
lanjut thoor
Elin Lim
lamjut thoor
Elin Lim
lanjut thoor biar bersemangat baca nya
Elin Lim
lanjut thoot
Elin Lim
lanjut thoor keren cerita nya
Elin Lim
jangan lama 2 di up nya
Elin Lim
lanjut thoor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!