NovelToon NovelToon
Budak Ku Mr. Mafia

Budak Ku Mr. Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Badboy / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: kisss

Follow Ig Author Balqis 7850

Bantu Karya ini agar semakin bersinar dengan cara LIKE KOMENTAR VOTE DAN BERI RATING 5 YAH KAKAK 😘🥰 tapi sebelum itu masukkan ke rak favorit.

Area orang-orang humor tinggi 😁😁😁
Yang bocil menyingkir karena banyak +21 nya.

Leana Dicaprio merupakan gadis cantik berwajah baby face, berumur 18 tahun. Memiliki sikap bar-bar dan juga lucu.

Suatu malam Lea tak sengaja menyaksikan seorang pria berpakaian serba hitam sedang membongkar isi perut seorang pria yang sudah tak bernyawa.

"Dasar gi-la," lirih Lea tanpa sadar, membuat pria berbaju hitam itu menoleh ke arahnya.

"Halo, Nona manis! Apa kau juga ingin ikut bermain denganku?" Pria itu bangkit berdiri mendekati Lea.

"Tidak ... aku pahit! Tidak manis." Lea berlari menangis histeris berusaha kabur dari pria psikopat itu.

"Tolong!"

"Tolong!"

"Siapa pun tolong aku! Hiks ... aku di kejar psikologi eh psikopat!" Lea berteriak meminta tolong di gelap nya malam.

Hap.

"Dapat!" Pria itu menarik rambut Lea hingga membuat gadis cantik itu tak bisa berlari lagi.

Saat pria itu ingin membunuh Lea suara sirine mobil polisi yang sedang berpatroli berbunyi.

"Tolong ... " Lea berteriak keras membuat mobil polisi itu menuju ke arahnya.

Pria psikopat itu mengeraskan gerahamnya karena telah gagal membunuh Lea.

"Ah ... sakit!" Lea meringis kesakitan saat pria itu mer*mas kencang dada kanannya.

"Anggap ini sebagai hadiah perkenalan kita! Sampai jumpa lagi, Nona manis!" Pria psikopat itu berbisik lalu berlari pergi meninggalkan Lea yang merasa terkejut karena secara tak sengaja dirinya di lecehkan.

***

"Nona, Anda baik-baik saja?" tanya seorang polisi tampan pada Lea yang sedang menangis sesenggukan.

"Apa bapak buta, huh? Saya lagi nangis kok di bilang baik-baik saja!" Lea menangis sesenggukan memukul dada bidang polisi tampan itu.

"Oh ya ampun ... cantik-cantik kok galak! Andai aku tidak pakai baju dinas, maka ku pastikan gadis ini mengerang nikmat di atas ranjang ku," batin polisi tampan itu yang merupakan seorang cassanova.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kisss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Budeg??

**Bantu Karya ini agar lebih bersinar dan masuk rangking KARYA Populer 🙏🙏 dengan cara LIKE KOMENTAR VOTE DAN BERI RATING 5 YAH 🙏🙏

Saling bantu kita, Author up tiap hari dan kakak semua Vote, like coment dan beri hadiah 🥰

...----------------...

Alfonso yang melihat Leo menodongkan pistol ke arah Tom pun langsung menendang pistol yang berada di tangan Lea, sehingga tembakan peluru tersebut melenceng dari kepala Tom.

"Apa yang kau lakukan, Le? Kau hampir saja membunuh orang?" teriak Arka murka pada Leo yang hanya menatap datar ke arah lantai yang berlobang karena tembakan pelurunya.

"Lebih baik dia mati daripada hidup!" tegas Leo membuat Arka dan yang lainnya memijat kening mereka.

Untung saja ada Alfonso yang menggagalkan tembakan tersebut. Jikalau tidak maka Leo akan benar-benar menjadi seorang pembunuh.

"Di mana adikku?" tanya Leo dengan suara dingin menatap Tom yang terkapar tak berdaya di lantai.

"Lea berada di rumah sakit," lirih Tom pelan membuat Leo dan yang lainnya membelalakkan mata mereka.

"Apa maksudmu sialan? Kenapa adikku bisa berada di rumah sakit?" bentak Leo murka.

Tom pun menceritakan musibah apa yang menimpa Lea dan dirinya membuat Leo menghadiahkan tendangan di perut Tom.

"Pergilah kalian ke rumah sakit! Biarkan aku dan Alfonso yang menghukum cecunguk ini!" tegas Om Yogi menatap dingin ke arah Tom.

Gleg.

Tom hanya bisa menelan ludahnya ketika melihat sorot mata om Yogi yang seolah-olah ingin melahapnya hidup-hidup.

Hatinya mengatakan Om Yogi lebih berbahaya daripada Leo. Namun, apalah daya nya saat ini. Tom kalah telan dengan kehebatan Alfonso si legenda Mafia.

"Beri dia hukuman yang akan membuat dia jera!" tegas Leo menatap sinis ke arah Tom.

Leo, Arka, Kemal, Dito dan Dimas segera melangkah keluar dari markas Tom. Mereka ber-lima segera menuju ke rumah sakit tempat Lea di rawat.

*

*

Jerry yang sedang menjaga Lea di dalam ruangan pun tersentak saat melihat lima pria paruh baya tiba-tiba masuk ke dalam ruang inap Lea.

"Siapa kalian?" tanya Jerry menodongkan pistol ke arah lima pria paruh baya itu yang tak lain adalah Arka Cs.

"Pergilah, Bung! Sebelum nasib mu sama seperti Tuan mu!" Dito berucap datar tanpa memperdulikan Jerry.

Saat Jerry ingin bertanya lagi ponselnya berdering membuat pria itu harus mengurungkan niatnya. Mata Jerry terbelalak saat mendengar suara Tom yang lemah dan terbata-bata menyuruh dirinya tak mengganggu lima pria paruh baya itu.

Dalam hatinya bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi pada Tom, sehingga suara pria itu terdengar lemah dan lirih.

Jerry pun segera memutuskan panggilan tersebut, lalu keluar dari ruang inap Lea.

Leo meneteskan air matanya ketika melihat sang adik terkapar lemah tak sadarkan diri di atas brankar. Berbagai macam alat medis terpasang di tubuh Lea guna membantu Lea agar terus bernafas dan membaik.

Leo mendudukkan bokongnya di bangku penjaga. Leo menggenggam tangan lemah Lea lalu mengecup lembut punggung tangan Lea.

"Lele … bangunlah! Kakak sudah datang!" ucap Leo lirih.

Dada Leo terasa sesak melihat keadaan Lea yang seperti ini. Andai di waktu lalu Leo mempercayai cerita Lea yang mengatakan Lea sedang di incar pria psikopat, pastilah Lea tidak akan mengalami hal buruk ini.

Apa yang akan Leo katakan pada orang tuanya nanti tentang keadaan Lea? Sungguh Leo merasa bersalah. Arka mengusap pundak Leo.

"Sabar, Le. Lea adalah gadis yang kuat. Dia pasti bisa melewati ini semua!" Arka berusaha menenangkan Leo.

"Sekuat apa pun seorang wanita akan merasa hancur dan lemah apabila kehormatannya direnggut paksa. Cemoohan, hinaan, rasa malu dan rasa tak berguna akan menghantui hidup mereka!" Leo berucap lirih dengan suara serak dan bergetar menahan tangis.

Mereka semua terdiam mendengar perkataan Leo.

"Apa yang kamu katakan itu memang benar, Le! Mereka akan hancur! Tapi, apa kamu lupa kalau mereka memiliki hati yang kuat. Wanita tidak se-lemah yang kita kira, Le. Bahkan, mereka masih sanggup tersenyum meski hati mereka di sakiti!" Kemal mengusap kepala Leo lembut berusaha memberikan pengertian pada Leo yang sedang di tekan mentalnya.

"Ara dulu juga begitu! Dia merasa sangat hancur. Bahkan, sampai ingin mengakhiri hidupnya sendiri. Akan tetapi, karena aku yang selalu ada dan memberikan semangat hidup padanya membuat Ara kembali semangat menjalani hari-harinya."

"Cukup berikan semangat hidup untuk Lea dan hibur dia saat kesepian pasti Lea akan bangkit dari keterpurukannya! Percayakan semuanya akan baik-baik saja!" Dito ikut memberikan semangat pada Leo agar pria itu tak bersedih hati melihat keadaan adiknya yang menyedihkan.

Mereka semua berpikir Lea akan terpukul dengan keadaan buruk menimpa dirinya.

"Kita pindahkan Lea ke Indonesia! Tapi, para istri dan anak perempuan kita mengetahuinya." Dimas memberikan saran membuat mereka semua mengangguk kepalanya setuju.

*

*

Sedangkan di sisi lain, Om Yogi dan Alfonso tersenyum puas melihat Tom terkapar tak berdaya atas ranjang. Entah apa yang mereka lakukan pada Tom, yang jelas pria tampan itu terlelap dengan nyaman atas ranjang.

"Apa kamu yakin dengan rencanamu, Yo?" tanya Alfonso seraya terus menatap Tom yang masih terlelap.

"Sangat yakin!" Om Yogi menjawab tegas membuat Alfonso menghela nafas berat.

*

*

Di Indonesia,

Pemilik bulu mata lentik itu perlahan membuka matanya. Ia menyipitkan matanya guna menyesuaikan penglihatannya dengan cahaya matahari yang masuk ke dalam ruangan tersebut.

"Eugh … " Lenguhan kecil keluar dari bibir pucat itu membuat seorang pemuda tampan yang sedang memangku laptop di pahanya pun menoleh ke arahnya.

"Aunty Lea." Pemuda itu yang tak lain adalah Olaf pun segera meletakkan laptopnya atas meja. Lalu beranjak menghampiri Lea yang baru sadar.

Tak lupa Olaf menekan tombol nurse agar para dokter masuk untuk memeriksa keadaan Lea.

Sudah seminggu Lea berada di Indonesia. Olaf dan para sepupunya (anak-anak Arka cs) khususnya yang laki-laki terkejut saat mengetahui fakta pahit itu. Mereka tak menyangka Lea yang ceria dan barbar bisa mengalami insiden mengerikan itu.

Tak lama setelahnya seorang dokter paruh baya masuk ke dalam ruang inap Lea. Dokter tersebut memeriksa keadaan Lea.

"Nona ini angka berapa?" tanya dokter tersebut mengangkat tiga jarinya.

Lea terdiam beberapa saat menatap lekat wajah dokter tersebut. Dahi gadis itu berkerut seperti sedang berpikir keras.

"Ti-ga … " Lea menjawab lirih membuat dokter tersebut tersenyum.

"Pasien baik-baik saja. Tidak ada yang perlu di khawatir kan!" Dokter tersebut tersenyum ramah pada Olaf.

"Terima kasih dokter." 

Dokter tersebut segera keluar dari ruangan Lea.

"Aunty! Aku benar-benar merindukan Aunty!" Olaf menghadiahkan ciuman bertubi-tubi di wajah Lea membuat gadis yang baru saja sadar itu terkikik geli.

"Geli … Olaf geli." Lea mendorong dada bidang Olaf. Gadis itu merasa geli saat bulu halus di wajah Olaf mengenai kulit wajahnya.

"Apa yang Aunty rasakan sekarang? Apakah ada yang sakit? Katakan padaku? Apa kakinya terasa pegal? Mau aku pijitin?" tanya Olaf bertubi-tubi membuat Lea menatap heran dirinya.

"Kamu ngomong apa, sih? Kok, cuma gerakin bibirnya! Ngomong itu yang keras suaranya biar aku tahu apa yang kamu katakan!" sungut Lea membuat senyuman di wajah Olaf pudar.

"Aunty!!!" teriak Olaf di telinga Lea.

"Apaan sih, Laf? Kenapa kamu terlihat seperti orang yang berteriak tapi suaranya kok gak ada?" celetuk Lea mengerucutkan bibirnya.

"Oh my God! Apa yang harus aku lakukan sekarang? Aunty tidak dapat mendengarkan suara seksi ku lagi? Tunggu-tunggu … berarti kalau aunty tidak dapat mendengarkan suara ku maka Aunty … "

"Budeg … Aunty budeg!" Mata Olaf terbelalak saat menyadari bahwa Lea tidak bisa mendengar suaranya.

Bersambung.

Halo-halo kakak … insya Allah mulai besok akan teratur up nya ya … sehari dua bab dan kalau banyak komentar dan banyak vote maka author bakal crazy up sebagai hadiah untuk kakak semua karena udah mau vote 😅😁😁

Ada yang penasaran bagaimana masih si Tom-Tom??

Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰.

Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰

1
komalia komalia
dasar mantan mafia
komalia komalia
racun nya kasihi minum dia biar dia terbunub dengan hasil eksperimen dia sendiri arka
komalia komalia
dav kah atau togi
komalia komalia
wah di dev masih melanglang buana di lembah hitam
komalia komalia
waah buka puasa juga si otong
komalia komalia
wah kalau udah togi toge turun tangan beres
komalia komalia
dasar si tom srngklek
komalia komalia
di kebiri kaya nya sama si togi dan alfonso otong nya si tom
komalia komalia
wah si olaf di tolak sama srikandi
komalia komalia
🤣🤣🤣🤣🤣🤣si tom.kena sembur bah dukun
komalia komalia
silahkan tom rasain aja
komalia komalia
eman orang luar negri ngerti sama tuyul ya
komalia komalia
di mobil aja berak nya lea
komalia komalia
siapa kira kira
komalia komalia
si tom nangi kalau nikah beda agama
komalia komalia
wah kaya nya di kebiri barang nya si tom
komalia komalia
pasti hamil lea nya
komalia komalia
kasihan kamu lea
komalia komalia
aku aja gefek pingin nendang otong nya si tom
komalia komalia
kena kamu tom
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!