NovelToon NovelToon
My Ustadzah, I Love You

My Ustadzah, I Love You

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Trie Afni Ramadhany II

Dua puluh tahun berlalu, Zaki dan Adhelia sudah hidup berbahagia bersama kedua putra mereka Farel Al Farabi, dan Muhammad Fathan Al Farabi. Kebahagiaan keluarga mereka semakin lengkap dengan adanya Mutiara Salsabilla, putri bungsu Bi Ita yang sudah dianggap anak oleh Zaki dan Adhelia.

Zaki dan Adhelia sudah berencana menjodohkan Farel dengan Tiara. Namun sayangnya Farel justru tewas dalam kecelakaan satu hari sebelum pernikahan digelar. Akhirnya, Fathan si bungsu memutuskan untuk menggantikan posisi kakaknya : Menikah dengan Tiara.

Nb : Kisah ini hanya fiktif dan murni hasil pemikiran penulis. Jika ada kesamaan peristiwa, waktu dan tempat kejadian itu hanya kebetulan semata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Trie Afni Ramadhany II, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

"Kamu apa-apaan sih. Udah gila ya."

Umpat Adhelia setelah berhasil melepaskan diri dari Zaki.

Zaki hanya tersenyum sumringah menatap Adhelia.

"Aku cuma gak menyangka, ternyata diam-diam kamu mengagumiku."

Ucap Zaki dengan enteng.

Wajah Adhelia langsung memerah, kemudian dia bangkit dan berlari ke kamar mandi.

Zaki tertawa geli melihat tingkah istrinya.

Tak lama kemudian Adhelia keluar dari kamar madi setelah selesai membersihkan diri.

"Mau sholat?"

Tanya Zaki pada Adhelia, namun Adhelia tak menggubrisnya.

Adhelia membuka koper miliknya dan mengambil mukenah serta sajadah, kemudian melaksanakan sholat isya.

Alhamdulillah, perlahan Adhelia mulai berubah.

Batin Zaki yang tampak tersenyum menatap punggung Adhelia.

Setelah selesai sholat isya, Adhelia merasa perutnya sangat lapar. Namun dia enggan untuk mengatakannya pada Zaki.

Adhelia meraih jilbab dan hodie nya, berniat keluar dari kamar.

"Kamu mau kemana?"

Tanya Zaki saat melihat Adhelia memegang handle pintu.

"Bukan urusan kamu."

jawab Adhelia dengan ketus.

Zaki menarik Adhelia sebelum gadis itu sempat keluar.

"Jelas jadi urusan aku karena kamu adalah istriku.

Kamu tahu, seorang wanita yang sudah menikah wajib hukumnya meminta ijin pada suami saat hendak keluar rumah meski hanya sekedar membeli makanan di warung."

Ucap Zaki.

"Lepasin."

Adhelia menepis tangan Zaki.

"Aku lapar, mau pesan makanan dibawah. Puas?"

Zaki tersenyum sumringah.

"Aku udah pesanin makanan dari tadi. Ayo makan."

Kemudian Zaki menarik Adhelia ke arah sofa dan menyerahkan satu porsi makanan.

Selesai makan Adhelia meraih ponselnya dan selonjor di sofa.

Sedangkan Zaki, sibuk dengan laptopnya.

Entah apa yang dilakukan oleh lelaki itu yang tampak sangat serius menatap layar.

Waktu semakin larut, sampai akhirnya Adhelia tertidur di sofa.

perlahan Zaki mengangkat tubuh istrinya dan membaringkannya di ranjang.

Zaki duduk di tepi ranjang, sambil menatap sendu wajah Adhelia.

"Adhel, aku tahu ini sulit untuk kamu. Tapi aku akan tetap menunggu sampai kamu bersedia membuka hatimu."

gumam Zaki yang kemudian mengecup lembut kening istrinya.

Adzan subuh telah berkumandang.

Zaki membangunkan Adhelia dengan lembut dan mengajaknya untuk sholat berjamaah.

"Kalau kamu sudah merasa lebih baik, bisakah hari ini menemaniku untuk membeli perabotan rumah?"

Tanya Zaki saat mereka baru saja selesai sholat subuh.

"Ok."

jawab Adhelia singkat padat dan jelas.

Setelah sarapan mereka check out dari hotel dan langsung menuju ke toko furniture.

"Kamu yang pilih ya."

Ucap Zaki saat mereka sudah tiba di toko furniture.

"Yakin?"

Tanya Adhelia, dan Zaki mengangguk sambil tersenyum.

Adhelia bermaksud membuat Zaki kesal, maka dia sengaja memilih perabotan-perabotan dengan harga paling mahal di toko tersebut.

"Adhelia, apa itu gak terlalu mahal?"

Tanya Zaki saat Adhelia menunjuk satu set kursi jepara seharga dua puluh juta rupiah.

"Tapi ini kualitas paling bagus mas.Iya kan mbak?"

Jawab Adhelia sambil memasang wajah manja didepan karyawan toko yang sedang memperhatikan mereka.

Karyawan toko tersebut tersenyum sambil mengangguk.

Zaki hanya bisa menghela napas panjang.

Begitu juga saat Adhelia memilih satu set meja makan dengan harga yang tak jauh berbeda.

"Adhelia, itu kursinya gak kebanyakan? Kita kan cuma tinggal berdua."

Ujar Zaki.

"Sayang, nanti kalau misalnya keluarga aku atau keluarga kamu main kerumah, mereka makannya dimana? dilantai?"

Dan lagi-lagi Zaki hanya bisa menghela napas panjang.

Namun yang paling mengejutkan, ketika Adhelia memilih kasur fullset dengan harga fantastis, mencapai seratus juta rupiah.

Kali ini Zaki benar-benar dibuat tercengang.

"Mas, kan tadi kamu sendiri yang minta aku untuk pilih."

Ujar Adhelia.

"Baiklah."

Kali ini lagi dan lagi Zaki harus mengalah.

Kok dia gak marah sih. harusnya dia ngomel kek, apa kek. Ini cuma nerima gitu aja. Emangnya dia punya uang untuk bayar ini semua?

Gagal deh rencana mau buat dia kesal, sekarang malah aku yang semakin kesal dibuatnya.

Batin Adhelia.

Adhelia..Permainan apa sebenarnya yang sedang kamu mainkan? Apa kamu sengaja menguji kesabaranku?

Batin Zaki.

Akhirnya mereka selesai belanja perabotan.

Zaki bahkan harus merogoh kocek tak kurang dari tiga ratus juta rupiah.

Mereka baru saja tiba dirumah sesaat sebelum adzan dzuhur.

Sehari sebelumnya Zaki sudah memanggil pegawai pln untuk memasang listrik dirumah baru mereka dan menyewa jasa beberapa petugas kebersihan.

Rumah mereka sudah tampak berisi setelah perabotan yang baru saja mereka beli ditempatkan di rumah itu.

Namun tiba-tiba, Adhelia teringat sesuatu.

Astagaaaa.. Bodohnya aku. Kenapa tadi aku hanya memesan satu set ranjang? Masak iya aku harus tidur satu ranjang lagi sama dia.

Batin Adhelia.

"Mas gak nyangka, pilihan kamu bagus-bagus juga sayang."

Ucap Zaki sambil tersenyum sumringah menggoda Adhelia.

Adhelia menatap dengan tajam sambil mendengus kesal.

"Kenapa? Ada yang salah? Bukannya di toko tadi kamu panggil mas? Bahkan kamu panggil sayang.. So sweetnya."

goda Zaki.

"Gak lucu."

Jawab Adhelia ketus.

"Atau kamu sengaja begitu didepan karyawan toko tadi karena cemburu? Alhamdulillah.."

Zaki masih menggoda Adhelia.

"Gak usah mimpi, ini masih siang bolong."

Jawab Adhelia sambil ngeloyor pergi, dan Zaki mengikutinya dari belakang.

"Jadi, kamu sengaja melakukan ini semua untuk menguji kesabaranku?"

Tanya Zaki.

"Kenapa, kamu kesal? Atau kamu marah karena harus mengeluarkan uang sebanyak itu untuk semua perabotan ini? Yaudah, silahkan marah."

Tantang Adhelia.

Zaki menggeleng sambil tersenyum.

"Kalau memang itu bisa sedikit menyenangkan hati kamu, aku ikhlas."

Ucapnya kemudian mengusap lembut kepala Adhelia yang tertutup hijab.

Adhelia langsung menepis tangan Zaki dan pergi begitu saja.

Baiklah, aku akan mencoba mengikuti permainanmu. Aku melakukan semua ini untuk meraih hatimu. Aku yakin perlahan kamu akan berubah.

Batin Zaki sambil menatap punggung Adhelia.

1
Yuyun Revi
g paham crtanya kok gak end
Hani P Hani
alhamdulilah ahirnya seneng
Hani P Hani
buat adel beetekut lutut padamu a zaky
Nesadianaagustin Tin
bagus
Succy Atty Udin
mewek thor,semoga seperti zaky pendamping yg di persiapkan Allah buat anak gadisku.Aamiiiin
Vania Vatoni
maaf Thor omongan Zaki apa ga jatuh talak bilang mau cerai klo anak y udah lahir...saya pernh dengar ceramah klo suami bilng bgtu otomastis setelah anak y lahir udah sah bercerai..
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
YT Adnan geming
luar biasa up lg dong tor
Cherry🍒
ngakak bisa juga jahil hahaaa
Cherry🍒
siyalan sisakan 1 untukku yang begini model nya 🤣🤣🤣
Hidayati Hidayah
Gid
NO NAME
.
Sadiah
ini mana lanjutan nya ko ga da..
Sadiah
masih aja mau nutupin fathan
Sadiah
biar rasa fathan,, keterlaluan juga sie kelamaan kasih tau nya, akhirnya tiara tau dr orang lain dn cari tau sendiri
Sadiah
iya nie gak sreg sama cerita pas ini masa gak ada penerus keturunan, apa lg kalau ada poligami paling malez banget bacanya 😏😏
Sadiah
masa gak da keturunan al farabi
Sadiah
kalau fathan sama tiara sma dengan kisah sang rosul yg siti khodijah lebih tua usia nya dengan nabi Muhammad,,😊
Sadiah
sedih bacanya knp Farel harus meninggal kan dr kecil Farel dn tiara selalu bersama 😭😭😭
Sadiah
knp fathan bs suka sama tiara ya,, udh tau usia nya beda jauh bangett
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!