Bagaimana Perasaan kalian Yang sedang Hamil Tapi suami Kalian Balikan dengan Istri pertamanya atau Cinta pertamanya?
Ini mengisahkan Kisah Afyani, Gadis Cantik keturunan Blasteran Korea. Dia Menikah dengan seorang Duda, Duda ini Bernama Stevven. Dia menikah Pada usia 17 Tahun dengan Istri pertamanya, Tapi Istri Pertamanya membawa kabur Calon bayi dan MeninggalkannStevven dengan mudahnya.
Saat Stevven bertemu dengan Istri pertamanya dan Calon Anaknya secara diam diam dan tanpa diketahui oleh Afyani. Dan Duarrr Stevven menikah kembali kepada Mantan Istrinya dan Afyani ditinggalkan Dalam keadaan Mengandung Buab Hati.
Afyani tidak terluka secara batin saja, Tapj Jabang Bayi yang dikandung Afyani pun ikut terluka. Afyani Sebenarnya tidak pernah merasa curiga dan Afyani yakin jika Suaminya mencintainya dengan tulus, Karna perlakuan Stevven Sangat manis bagi Afyani.
"Cintaku Kepada mu Palsu Sayang" ucap Stevven Dengan tidak tau malunya.
Tapi Saat mendengar kata kata itu, Afyani hancur dan tidak bisa berpikir Jelas. dan Tujuan hidupnya sekarang adalah merawat anaknya yang diketahui oleh Dokter Kembar.
Afyani Orang kaya tapi dia tidak bisa membagi Kasih sayangnya kepada anaknya yang diketahui kembar itu.
Bagaimana Kisah Afyani mungkin kita belum tau....
yuk ikuti Cerita Afyaniii
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahel pasaribu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mendaftar kesekolah
Disekolah Elit yang Terkenal bahkan Menjadi topik perbincangan di Internet. Sekolah Tempat Anak Orang Kaya yang bahkan Uang Tiap Bulannya mencapai Gaji Karyawan Biasa.
Di jam 11:30 Afyani dengan Terburu buru mengendarai Mobilnya menuju Sekolah Elit itu. dia melupakan Jadwal mendaftar sekolah Anaknya karena sebuah pekerjaan yang harus dia selesaikan.
"Tadi Rehan dan ingatin, Tapi Bunda teruss bilang. Bentar lagi bentar lagi. Rehan Capek dengarin nya Bunda" ngoceh si Kecil Rehan.
Rehan akan Selalu hangat Berbicara pada Keluarganya hanya keluarganya tapi Jika didepan Publik Rehan akan menjadi pendiam bahkan seperti orang Bisu.
"Sabar sayang" ucap Afyani masih fokus di Jalanan saat mengendarai Mobil Mewah yang baru dia Beli itu.
Sesampainya Disekolah, Afyani memarkirkan Mobilnya penuh dengan khawatir karna Afyani melihat segerombolan Anak anak sudah pulang bersama Orang Tuanya.
"Apakah Aku terlambat?" gumam Afyani yang merasa kacau dan merutuki kebodohannya.
Rehan yang selalu menggenggam Tangan Bundanya, Dia tidak memberi celah sedikitpun kepada Bundanya itu untuk meninggalkan Dirinya.
"Pa, Maafin Lio" ucap Lio dengan wajah seduh dia Melakukan kesalahan dengan mencari Masalah kepada Teman Teman yang dia tidak sukai.
"Tidak Lio, Ini salah Ibumu" geram Stevven yang merasa Marah pada Sonya. Sonya selalu berbelanja, Stevven tidak menghawatirkan Uangnya yang habis, Toh dia mengambil setengah Harta Afyani karna untuk menyenangi Istrinya.
Yang Stevven Marahkan adalah, Sonya selalu Mendeluankan Berbelanjanya daripada Anak Kandungnya sendiri.
"Lio, Apa kamu selalu berantem begini? Apa Mama tidak pernah datang ke sekolah saat orang tua dipanggil?" tanya Stevven dan dianggukin Lio.
"Mama Tidak pernah datang, Bahkan Mama hanya mengantarku didepan Mall. Aku selalu Berjalan Kaki" lirih Lio membuat Stevven Marah sama perilaku Sonya.
"Ayo kita Pulang, Terimah Kasih Buu" ucap stevven dan dianggukin Guru itu.
"Dimana Ruangannya?" tanya Afyani kepada Satpam yang menunjukkan Arah ruang Kepala Sekolah.
"Disana Bu"
"Oh Makasih pak" ucap Afyani ramah dia menggenggam tangan anaknya dan Berjalan mengarah Tempat ruangan Kepala Sekolah.
"Aduhhh Perut Lio Sakit Pa" ucap Lio menahan Rasa Sakit di Bagian Perutnya.
"Mau Ke toilet?" tanya Stevven dan dianggukin Lio. Setevven menggendong Lio karna Lio yang sudah tidak tahan ingin BAB.
"Itu Bundaaa, Ruangan Kepala Sekolah" teriak Rehan yang melihat Seorang Lelaki ingin menutup Pintu Ruangann itu.
Arah Mata Afyani melihat kearah Itu, Dia terkejut karna Kepala Sekolahnya akan pulang. Dengan wajah Kaget, Afyani menggendong Rehan dengan berlari. Stevven juga pun begitu Menggendong Lio dengan berlari.
Mereka Berlari lawan Arah tapi mereka tidak menyadari kalau mereka bertemu kembali. Stevven yang fokus mencari Toilet dan Afyani Fokus dan sambil meneriaki nama Kepala Sekolah itu.
"Pak" teriak Afyani yang sudah merasa Lelah berlari Apalagi dia menggendong Putranya itu.
"Ya Ada apa?" tanya Kepala sekolah itu yang tidak mengenal Afyani
"Saya Hm Saya hm Hffttt, Saya Afyani Khadizah" ucap Afyani sambil menetralkan Aturan Nafasnya.
"Afyani Khadizah?" bingung Kepala Sekolah itu.
"Ohh Nyonya Arden" ucap Kepala Sekolah itu membuat Afyani bingung.
"Anda Istri dari Tuan Arden kan?" tanya Kepala sekolah itu dan dianggukin oleh Afyani walaupun Afyani merasa bingung.
"Anak Anda sudah saya terima disekolah ini, Tuan Arden sudah mendaftarkannya semalam melalui Aplikasi. Anda Tenang aja Nyonya, Yang saya heran kenapa Anak Anda tidak sekolah hari ini? Saya sudah mengatakan pada Tuan Arden agar Rehan memulai sekolahnya pada hari ini" ucap Kepala Sekolah itu membuat Afyani Kebingungan dan mencerna setiap perkataan Kepala Sekolah itu.
"Oh, Iya iya iya Saya Lupa Pak Hehehe, Mungkin saya terlalu tua dan tidak mengingatnya Hahahaha" ucap Afyani yang merasa terkekeh
"Dia memberiku kejutan atau membuatku kesal?" batin Afyani yang merasa marah pada Suami yang dia Sayangi itu.
"Ehm, Baiklah Pak. Eh Seragam Putra saya" ucap Afyani
"Mintalah Pada Ibu YL, Maaf saya terburu buru" ucap Kepala Sekolah itu membuat Afyani heran.
"Siapa Ibu YL, Dasar Kepala Sekolah tidak waras! berbicara tapi setengah " gumam Afyani tapi didengar oleh Rehan. Dia hanya diam dan menampilkan Wajah Dinginnya itu.
Ditempat Lainn
"Sudah?" tanya Stevven dan dianggukin oleh Lio
"Celana Lio basah Pa" ucap Lio membuat Stevven berkerut.
"Dimana tempat Jual Celana?" tanya Stevven sambil mengacak acak rambutnya.
"Ke ruangan Ibu YL pa... Disitu ada Seragam Sekolah" ucap Lio membuat Stevven harus pergi ke ruangan Ibu YL
"Tunggulah disini, Nanti Papa akan kembali" ucap Stevven dan dianggukin oleh Lio.
Bersambungģ
***Hallo Para Readers, Terimah kasih atas Dukungan kalian kepada Author dan Terimah kasih atas kesedian kalian Mendukung dan mengkomen Cerita Author.
Cerita Ini Masih ON GOING, Yok Ajak Teman Teman untuk Baca Cerita Author ini. dan Ingat dukung Author😙
Jangan Pelit ya kasih Like, Dan Komen.
Eitss Jangan Lupa Vote dan Kasih author hadiah dan jangan Lupa kasih bintang Lima. Jika banyak yang membaca cerita Author, Author janji akan Up sebanyak banyaknya buat Kalian🍀
Komen Yok, Author selalu Baca Komenan Gemash Kalian.
Oya Mampir juga kecerita Author yang berjudul
1.Suamiku Duda Beranak Satu
Hargai Aku Sebagai Istrimu
Yok Share dan bagikan Cerita Author😋***