Warning! (18+)
Berawal dari Pertengkaran hingga pada akhirnya tumbuh benih-benih cinta diantara mereka,tetapi ketika cinta mulai tumbuh muncul seorang wanita dimasa lalu.
Belum lagi bocah kecil yang bernama Rio yang selalu buat ulah.
"Sekarang aku memiliki Bunda"
"What"
Gimanakah kisah cinta mereka,akankah mereka bersatu selamanya? ketika Lily berpaling dengan pria lain.
Sakit...?
Itulah yang dirasakan Varrel.
Yuk mampir gaes kekaryaku,jangan lupa tinggalkan jejak biar otor semangat dan mohon dukungannya😄
Follow ig.yutriatel
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutriaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bahagia
Yuk mampir gaes kekaryaku jangan lupa tinggalkan jejak biar otor semangat dan mohon dukungannya😅
Tekan tanda ❤️,beri tanda jempol 👍🏻,jangan lupa di Koment dan Votenya🤗.
Selamat membaca...
Jika semua orang sudah tertidur menuju alam mimpi lain hal nya dengan Varrel dia sedang makan bakso serta cemilan diruang makan ditemani istri nya yang lagi mengantuk, sepulang dari pesta Kevin,mereka singgah membeli benda bulat tersebut yang pernah dulu dimakan Rio,yang membuat istri nya sangat heran padahal suami nya tidak pernah mau memakan makanan itu.
"Be,apakah sudah,aku mengantuk"
"Sedikit lagi Honey"
Lily sangat heran akan tingkah aneh suami nya bahkan kamar mereka interior nya sudah berubah warna menjadi warna pink sekarang begitu juga dengan Rio dia heran akan ayah nya yang selalu suka warna pink yang bikin mata dia sakit setiap kali masuk kamar Bunda nya.
Selesai makan Varrel makan cemilan dulu.
"Be,jangan terlalu makan banyak nanti kamu diabetes"
"Aku juga tidak mau Honey tapi entah kenapa aku suka makanan manis ini padahal sebelum nya aku tidak pernah suka" keluh Varrel merasa heran juga akan diri nya apalagi dia sangat menyukai bau parfum Max,selalu suka nonton film yang lucu-lucu yang membuat dia dan Rio sering kali berdebat.
Mereka masuk kamar setelah Varrel sudah siap makan dan kenyang,masuk kamar mandi setelah itu mereka merebahkan diri di atas ranjang dengan Varrel memeluk istri nya dan menghirup wangi tubuh istri nya yang membuat dia tenang tidur bersama menuju alam mimpi dengan saling berpelukkan.
•••
Pagi pun tiba,Megan mengeliat dari tidur nya hari ini dia tidak kerja dan cuti selama tiga hari,sekarang dia sudah menjadi istri dan akan melakukan tugas sebagai istri yang baik untuk suami nya,segera kekamar mandi dan setelah itu dia menyiapkan stelan suami nya membuka lemari dan mengambil keperluan suami nya terserah nanti nya apakah Kevin mau memakai baju yang sudah dia siapkan atau tidak,lalu turun kebawah.
Rumah Kevin hanya satu lantai dan tidak terlalu besar tapi elegant,lalu dia menuju dapur jam sudah menujuk kan pukul enam pagi,membuka kulkas dan dia akan masak nasi goreng saja untuk sarapan bersama,saat sedang berkutat didapur mertua nya bangun.
"Nak,kenapa cepat bangun"
"Tidak,apa Bu" ucap Megan tersenyum
Setengah jam di dapur dia kembali kekamar melihat suami nya yang sedang memakai baju,membantu suami nya mengacingkan kemeja,Kevin hanya diam dan melihat wajah istri nya yang berhadapan langsung dengan nya.
"Mas nanti pulang jama berapa?"
"Jam tujuh"
"Baiklah nanti bawakan batagor ya,aku pengen makan itu"
Kevin hanya mengangguk,mereka pun turun kebawah dan sarapan bersama,siap sarapan Megan membawa suami nya diteras rumah.Saat Kevin hendak pergi tapi Megan mencegah nya.Dia pun mencium pipi suami nya yang membuat kevin mematung.
"Hati-hati dijalan Mas"
Kevin mengangguk dan segera masuk dalam mobil jantung nya berdegub kencang.Menjalankan mobil menuju rumah tuan nya.Megan masuk dalam rumah dan berbincang dengan ibu mertua nya saling bercerita.
Lily sangat panik melihat suami nya mual lagi, sekarang mereka sedang berada dalam kamar mandi dia memijat tengkuk suami nya yang lagi muntah.
"Be,tidak usah kantor ya kita ke rumah sakit tidak ada bantahan"
Varrel pun hanya mengangguk karena dia sudah menyerah.Lily mengirim pesan pada Kevin karena suami nya tidak bisa keperusahaan,dia juga tidak enak karena Kevin baru saja menikah,tapi mau gimana lagi ada rapat penting.
Kevin yang berada dalam mobil menerima pesan dari Nona nha dia pun langsung segera menuju perusahaan.
Varrel dan Lily bersiap siap menuju rumah sakit internasional dia takut terjadi masalah dilambung suami nya atau penyakit jenis lain.Dan disinilah mereka didalam mobil menuju rumah sakit,setibanya,mereka turun dan masuk kedalam yang disapa seluruh staf rumah sakit karena Lily adalah anak pemilik rumah sakit tersebut,kepala rumah sakit berlari tergopoh gopoh melihat Nona muda nya.
"Nona"
"Dokter saya ingin memeriksa suamiku"
"Baiklah mari ikut saya"
Mereka pun masuk diruangan dokter pribadi Alexsander.
"Apa ada keluhan tuan?"
"Saya ingin anda memeriksa suami saya karena akhir-akhir ini suami saya aneh gitu dan mengalami mual dan muntah terkadang pusing"jelas Lily
Dokter tersebut mengangguk mengerti dan menyuruh Varrel untuk berbaring dibrankar.
Dokter mulai memeriksa dari tensi dan semuanya,setelah selesai dokter merapikan alatnya.
"Bagaimana dok kondisi suami saya?"
"Seperti nya Nona dan tuan segera memeriksa kedokter obygn untuk lebih lanjut"
Varrel dan Lily saling pandang dan tak mengerti.
"Baiklah Nona,tuan,mari ikut saya" mereka pun mengikuti dokter tersebut keluar dari ruangan, membawa mereka kedalam ruangan obygn yang tak lain adalah dokter Aisyah.
Dokter Aisyah mempersilahkan masuk dan menanyakan keluhan apa,sedangkan dokter tadi ijin pamit undur diri dengan sopan.
Lily menjelaskan kembali apa keluhan suami nya dokter Aisyah menyuruh Lily untuk berbaring diperiksa.
"Dok tapi yang sakit suami saya"
"Saya paham,Nyonya tapi mari kita periksa anda dulu untuk mengetahui penyebab nya"
Lily pun mengangguk meskipun ragu.lalu berbaring di atas brankar,dokter Aisyah mengoleskan gel diperut Lily.Dia mulai mengecek sambil melihat layar monitor,Varrel yang berada di samping istri nya hanya bisa melihat apa yang dilakukan pada istri nya.
Dokter Aisyah tersenyum melihat Lily dan Varrel bergantian."Selamat Nyonya,anda sekarang telah mengandung"
"Apa?!!" pekik mereka bersamaan.
Perkataan dokter Aisyah membuat mereka seakan tak percaya dan membelakakkan mata.
"Maksud dokter istri saya ha-hamil?" tanya Varrel terbata
"Iya,tuan"
Mereka pun saling menatap tersenyum bahagia dengan mata berkaca kaca bahkan Lily sudah menangis bahagia.
"Honey,kau hamil kita kan jadi orang tua"
"Iya Be, Hiks...Hiks..."
Mereka pun berpelukkan bersama,dan Varrel mengecup seluruh wajah istrinya menyalurkan rasa bahagia nya.
"Terimakasih Honey,aku bahagia sekali,terimakasih"
"Aku juga Be" kata Lily membalas pelukkan suami nya.
Dokter Aisyah tersenyum melihat pasien nya,lalu mereka melepaskan peluk kan dan dokter Aisyah menujukkan letak bayi mereka dilayar monitor.
"Benda kecil ini adalah bayi kalian,setelah tiga atau empat bulan baru bisa melihat apa jenis kelami nya dan USG kembali"
Varrel dan Lily mengangguk tersenyum.
"Berapa usia kandungan istri saya dok"
"Usia nya sudah mau memasuki lima minggu jadi diusia dini ini harus berhati-hati karena masih sangat mudah dan rentang akan keguguran,saya sarankan agar jangan banyak beraktivitas dulu"
"Tapi dok jika istri saya hami lalu kenapa saya yang mual?"
"Hal itu karena tuan mengalami sindrom simpatik,itu terjadi ketika suami ngidam dan gejala-gejala kehamilan seperti yang di alami istri nya ketika mengandung"jelas dokter Aisyah.
Mereka pun mengganguk mengerti apa maksud dokter tersebut,lalu dokter Aisyah meresepkan obat vitamin yang ditebus ke apotik.Lily mengucapkan terimaksih dan mereka pulang,keluar dari ruangan dengan penuh rasa bahagia.
Tinggalkan jejak gaiss,bersambung...
Lanjut❤️semangat up ya kak💪🥰😊
semangat 💪🥰💪
sdah dfavorit..
mampir jg ktmpatq y
slaam kenal yaa