NovelToon NovelToon
Mayang Dan Bima

Mayang Dan Bima

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Cintamanis / Contest / Perjodohan / Nikahmuda / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:100.5k
Nilai: 5
Nama Author: Rumaika

[[ TAMAT ]]

IG : @rumaika_sally

Menikahi temen sebangku semasa SMA. Bagaimana rasanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rumaika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ingatan Masa Lalu

Bima mebolak-balikkan surat itu. Surat Bagas. Ia buru-buru memasukkannya ke laci saat didengarnya suara klakson dari halaman depan. Itu pasti mobil Papa Mayang.

Sabtu pagi. Mama mengetuk kamarnya. Meminta Bima bergegas.

Bima membawa ransel kemah berisi beberapa lembar baju ganti dan kameranya. Gitar ia tenteng di depan. Mama membantunya membawa tas tenda lipat.

"Titip Bima ya, Ris."

Papa Mayang mengangguk. Dibantunya Bima menaruh barang-barangnya di bagasi. Mayang keluar dari dalam mobil, ia melambai pada Tante Asti. Ia memakai jaket abu-abu. Bima menunjuk bajunya. Mayang tertawa. Mereka memakai warna yang sama. Padahal tidak ada janji sebelumnya.

"Mas Bima di depan ya," Mayang bergegas pindah ke kursi belakang.

Bima duduk di samping kemudi. Mamanya melambaikan tangan sekali lagi. Senyumnya tak pernah lepas semenjak pagi. Mama bilang sekarang Bima kayak anak-anak normal. Bima menanggapinya dengan tawa-tawa kecil. Mama saja yang tak tahu, ia masih punya satu musuh lagi di sekolah. Ah, anak itu. Bagas. Pikirannya terganggu kembali.

"Mama masih sibuk?" Papa Mayang membuka pembicaraan. Dikemudikannya mobil itu meninggalkan villa.

"Masih, Oom. Akhir-akhir ini bahkan sering ketiduran di depan komputer. Padahal kakinya baru pulih."

Mama Bima memang sedang sibuk-sibuknya. Perusahaan yang mempekerjakannya melakukan audit besar-besaran. Tiap Bima menengoknya di ruang kerja, ia pasti sedang khusyuk menerima telepon, atau sedang memegangi kepalanya sembari menghadap dokumen besar yang ia print. Kertas-kertas berhamburan di meja kerjanya. Ia lelah, namun ia menyukai pekerjaannya. Saat hari-hari berat ia lalui, ia bersyukur banyak-banyak. Ada Haris untuknya, ada Mayang yang kehadirannya saja sudah membuat hari-harinya ceria kembali, anak manis itu. Dan ada Bima yang telah berubah banyak. Ia bersyukur, Mayang tanpa ia sadari telah mengubah Bima menjadi lebih baik.

Itulah sebabnya juga Tante Asti membiarkan Bima menyetir sendiri ke sekolah bersama Mayang. Lagipula ia sudah percaya. Anak itu tak mungkin kabur membolos, ia bersama Mayang.

"Ah, iya lupa," Papa Mayang berseru. "Ini Om bawakan kopi gayo buat Mama kamu."

"Udah agak jauh ya kalau putar balik. Ah, nanti aja Om balik lagi sehabis ngantar kalian."

Bima melirik bungkusan itu. Om Haris tahu apa yang disukai Mamanya. "Kopi Aceh" Bima membaca tulisan di paperbag berisi kopi yang tergeletak di dashboard kemudi.

Ia teringat pertanyaan Om Wira. "Itu pacar Mama kamu?" Ia terhanyut kembali dalam lamunan.

***

Sebelum ada Om Haris, dulu sempat ada laki-laki lain saat Bima SMP. Dulu saat ia dan Mamanya masih tinggal di Sentul. Om Adam namanya. Begitulah ia ingin dipanggil.

Bima tak menyukainya. Ia duda, berumur 6 tahun di atas Mamanya. Anaknya 3. Bima dikenalkan dengan mereka tiba-tiba, tanpa pemberitahuan sebelumnya. Ia hendak marah. Tapi mereka di resto yang cukup ramai waktu itu. Mamanya panik, ia sendiripun tak tahu menahu. Ia juga menganggapnya terlalu cepat.

Om Adam ini memang berperangai keras. Ia minta pendapatnya selalu didengarkan. Bima masih terlalu muda, tapi ia tahu, ia bisa melindungi Mamanya. Ia memukul rahang laki-laki itu seperti orang kesetanan. Mamanya ditampar, ia naik darah. Bima mendengar pertengkaran mereka dari kamar. Bima tak tahan lagi.

Mereka hampir menikah. Om Adam ini suka mengatur. Bahkan ia sudah berani-beraninya melarang Mamanya bekerja. Dia juga ingin mereka pindah rumah. Ia bahkan memilihkan SMA yang Bima tak suka. Itu terlalu jauh, itu terlalu lancang. Bima pada akhirnya mengumpulkan keberaniannya.

Malam itu Om Adam menatapnya sengit. Mata Bima menyala-nyala. Ingin ia terkam laki-laki itu sekali lagi. Tangannya mengepal. Mamanya terduduk di kursi, pipi kanannya merah. Ia menangis, rambutnya acak-acakan sana-sini.

Bima pikir, apapun yang membuat Mama bahagia, akan ia lalui. Termasuk menahan dirinya dengan segala perlakuan Om Adam.

Malam itu semua isi hatinya ia keluarkan sampai parau suaranya. Tentang kebenciannya. Tentang takutnya kejadian pada Papanya akan terulang pada Mamanya. Tentang rasa khawatirnya melihat Mamanya sering menangis. Bima membenci semua orang. Setahun itu semua ia pendam sendiri.

Mama memeluknya. Om Adam pergi tanpa kata-kata. Mamanya sadar, selama ini ia terlalu buta, rupanya tak mempertimbangkan perasaan Bima. Ia salah, ia menyesal.

1
Qaisaa Nazarudin
Penuh liku2 banget hubungan mereka,tapi mengambil waktu yg lama juga nuat mereka nikah sungguhan ya..
Apapun karya mu bagus thor,,Aku salut sgn perjuangannya Bima 👍🏻👍🏻👍🏻⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️🌺🌺🌺🌺🌺🌹🌹🌹🌹
Qaisaa Nazarudin
Menurutku cara mayang ini salah,Tempat istri adalah disisi suaminya apapun keadaannya,apalagi sekarang keadaan Bima yg madih terpuruk dan tergoncang,Mayang harus menjadi kekuatan utk Bima,Bukannya malah ninggalin suami,,🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Astaga Mayang ingat status kamu,kamu gak bisa lg seenakbya ngadih nomor kamu ke pria lain..apalagi Reza terang2 an bilang alesannya utk apa..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Makanya seharusnya bilang aja tunangan,apa susahnya sih kalo gak mau jujur udah suami istri..
Qaisaa Nazarudin
Udah sakit baru mau cari MANTAN ISTRINYA.. kalo aku jadi Asti ogah ambil tau soal mantan suami lagi,,Aku bukan orang yg sabar dan terlalu pemaaf orgnya,.Jadi sekali di selingkuhin,Seumur hidup akan ku ingat,aku langsung dikte kalo kamu itu org yh gak ku anggap lagi,,
Qaisaa Nazarudin
#Udah SAH gitu..
Qaisaa Nazarudin
Tunangan aja,jgn adek atau sepupu lah,sekurang2 nya mereka harus jgn menutupi ikatan mereka sepenuhnya,sekurang2 nya irg tau mereka ada hubungan spesial gitu,takutnya ada yg ganggu..
Qaisaa Nazarudin
#Ibu angkat
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Mayang masih manggil TANTE Asti?? Udah jadi Mertua juga inu angkat juga, Harusnya panggil MAMA juga dong..
Qaisaa Nazarudin
KARMA buat papanya selingkuhin istrinya sendiri,ninggalin anak dan istri,Nah sekarang dia yg di tinggalin,, Mantoopp👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Nyesek aku thor🥹🥹🥹😫😫😫😫😫😭😭😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
Mengambil alih pengasuhan Mayang?? Bukannya Mayang mmg udah istrinya Bima ya,, jadi Mayang udah jadi tanggungjawab nya Bima,walaupun umur mayang masih dibawah standar umur utk menikah tp tetap pernikahannya dlm agama itu SAH..
Qaisaa Nazarudin
Lho kok papanya Mayang meninggal?bukannya td udah sadar ya saat Bima ngadih minum..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan,ku bilang juga apa!!! Hadeeuuhh..Rumit..
Qaisaa Nazarudin
Apa papanya Mayang dan mamanya Bima mulai ada hubungan?? Dan nyata nya Bima juga suka sama Mayang..
Qaisaa Nazarudin
Papanya Mayang dan mamanya Bima tuh pekerjaan mereka apa? kok mereka harus pindah ke sini,daerah terpencil,pantesan Bima gak suka,dia itu anak kota,,
Qaisaa Nazarudin
#Dendam mu
Qaisaa Nazarudin
Kasihan sama mama kamu Bim,Dendam ku sama papa kamu,terus kenapa mama kamu yg jadi mangsa nya,harusnya kamu banggain tuh mama kamu,Tunjukkan ke papa kamu,kalo kamu bisa sukaes tanpa beliau..
Nita Yulianita
ceritanya bagus.. tiap bab di like.. semangat thor
Rumaika Sally: thankyou, Kak. baca cerita aku yang lain juga yuk
total 1 replies
Nita Yulianita
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!