🛑 Makasih Buat Votenya, MINTA VOTE NYA GABUNG ALEXA ya untuk Feb dan Maret 🛑
"Kau Luna, adalah jiwa Wang Yue Lian, penyihir wanita terkuat yang dilahirkan setiap siklus Blood Moon.Aku adalah Helian, pasangan abadim dari kehidupan sebelumnya ..."
"Kau gila!"
Sebuah kalimat dari seorang penyihir jiwa berwajah malaikat yang tiba-tiba datang dan mencuri ciuman pertamaku membuat duniaku jungkir balik. Dan kenyataan bahwa kekuatan seorang pria bernama Ashleen mengincar jiwaku untuk menjadi pasangannya membuatku takut.
Sementara siklus Blood Moon menyebabkan roh-roh jahat masuk dan mengancam dunia manusia. Kami para penyihir harus bekerja sekuat tenaga melindungi dunia ini.
BOOK 2 dari The Light Protector Witch Series
Book 1. ALEXA ● Blood of Love
Book 2. AURORA ● The Blood Moon
Book 3. SOFIA ● The Cursed Diamond
Book 4. APOCALYPSE ● The Faith of Love
Karya ku yang lain sihlakan klik profile ku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Margaret R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 23. Meminta Bantuan
Di pegunungan Ural Austria.
Sekelompok penyihir yang terdiri dari lima orang dengan mantra penghilang menyelinap dalam diam di sekitar hutan lebat disebuah kastil. Aura mereka juga tak terlacak dengan mantra khusus bagi regu infiltrasi. Kastil besar itu terlihat sibuk, beberapa kendaraan truk militer tampak terparkir, sementara beberapa orang berpakaian hitam standart militer keluar masuk ke dalam kastil.
Regu itu telah bekerja tiga hari disekitar pegunungan itu sebelum bisa menemukan kastil itu. Menerobos sihir pengecoh yang membingungkan dengan bantuan penyisiran GPS. Data yang didapat dari interogasi sebelumnya terhadap legiun gelap pertama yang tertangkap menjadi dasar pencarian mereka.
"Kirimkan lokasi kita ke pusat." seseorang berbicara dengan berbisik.
"Sedang kulakukan, sinyal satelit terhalang disini, kita perlu naik ke atas."
"Naiklah ke atas pohon itu, kami akan mengawasi keadaan."
Tanpa mereka sadari, sebuah sensor gerak menangkap pergerakan samar mereka yang terlalu dekat ke kastil itu.
Didepan markas itu menjadi ada kesibukan tiba tiba, sekelompok prajurit berpakaian loreng menuju ke arah mereka.
"Kita ketahuan, cepat pergi. Ayo cepat."
"Booom!" sebuah hantaman energi menguncang dari belakang sebelum mereka sempat bergerak !
---------
Sementara itu di kantor pusat London.
"Ayah, legiun penyusup kita sudah mengirimkan koordinat kastil di Austria, mereka berhasil menemukannya. Tapi komunikasi kami terputus barusan. Besar kemungkinan mereka tertangkap." Alexa Aegis, putri Ketua Aegis yang bertanggung jawab terhadap operasi infiltrasi melapor.
"Kirim drone dari daerah terdekat legiun kita di Austria di koordinat yang mereka kirimkan . Apa mereka sempat mengirimkan gambar?"
"Iya, ada beberapa gambar yang kami terima. Kami sudah mengirim drone ke koordinat yang dituju. Sebentar lagi kita akan menerima visualnya."
"Nyalakan kode siaga kuning. Infokan ke semua legiun penyerang yang ada di London untuk bersiaga."
"Drone pengintai sudah membawa informasinya?" Ketua Aegis masuk dan ikut mengawasi.
"Ini gambar pertama yang kami terima, banyak aktivitas disana Kakek, ada ratusan orang terfoto disana, bangunan kastil itu sendiri cukup besar." Alexa menayangkan gambar yang sempat mereka terima di layar utama.
"Kita perlu rencana matang untuk penyerangan, minta saran dari klan Pollux Rusia, kirim semua data ini kepada Evan, buka akses otorisasi jika mereka meminta kita melakukan tindakan tambahan." Klan Pollux Rusia adalah salah satu klan yang terlatih dilatar belakang militer dan salah satu klan terkuat di Eropa selain Aegis.
Penyihir tua Mae Osweli masuk keruang kontrol utama. Wajahnya muram. Dengan menghela napas dia masuk dan duduk ke meja besar di ruang kontrol utama.
Dia melihat ke layar monitor utama.
"Alexa, tempat apa ini?"
"Sebuah markas yang kita cari di Austria dari informasi orang pertama yg kita tangkap Guru Mae."
"Banyak sekali kegiatannya, ini sudah seperti markas militer..."
"Penyihir Mae, apa yang kalian temukan, kau tampak sangat tertekan?" Ketua Aegis menghampiri penyihir Mae.
"Ini sangat buruk, kami menemukan informasi setidaknya ada 40 posisi markas lagi yang serupa dengan kastil di Austria di seluruh dunia. Dan mereka setiap saat akan menambah kekuatan mereka. Dari informasi yamg kami kumpulkan, kekuatan mereka dipastikan sudah diatas 30.000 orang. Mereka pasti akan mengumpulkan kekuatan untuk menyerang kita sampai puncaknya di Blood Moon tahun depan!"
"Diatas 30.000 katamu?! gabungan kekuatan penyihir penyerang kita di seluruh dunia hanya maksimal 10.000 orang!" Ketua Aegis langsung berdiri.
"Kita harus meminta bantuan Ketua, kita tidak mungkin menang, ini belum puncaknya. Jika kita kalah dalam pertempuran ini, dunia akan dikuasai kekuatan gelap. Kita tidak bisa menangani ini sendiri, kekuatan kita tidak cukup."
"Mae ....apa maksudmu, meminta bantuan ke siapa?" Ketua Aegis langsung menatap penyihir wanita itu.
"Kita harus meminta bantuan kaum vampire dan warewolf Ketua, hanya itu peluang kita untuk menang."
"Vampire tak akan mau membantu kita! Jikapun mereka mau ada harga yang harus dibayar atas bantuan mereka. Warewolf lebih mudah, aku yakin kita bisa mengusahakannya."
"Itu satu-satunya cara Ketua. Vampire adalah legiun dengan kekuatan yang besar, hanya mereka kekuatan lain yang bisa kita andalkan. Selama ini kita saling menghindari konfrontasi dan menjaga batasan kita dari mereka. Kita saling menjaga keadaan. Mereka juga pasti tak mau keadaan mereka terancam oleh kekuatan baru yang mereka tidak ketahui." Mae berkeras dengan pendapatnya.
Lama Ketua Aegis termenung diam. Jarinya mengetuk-ngetuk meja tanda ia tengah berpikir keras.
"Aku tidak bisa memutuskan ini sendiri Mae. Kita harus berbicara dengan para pemimpin klan. Kita perlu menjelaskan kekuatan Ashleen kepada para pemimpin klan, dan alasan kita untuk meminta bantuan." Akhirnya ketua Aegis berpikir bahwa pendapat penyihir Mae memang benar.
Kaum vampire dan warewolf adalah dua kaum yang juga mempunyai kekuatan sihir dan fisik mengagumkan. Walaupun para Penyihir Penjaga Cahaya pernah punya konflik dengan mereka dimasa lalu karena mereka pernah mengganggu manusia. Namun sekarang masing-masing dari mereka telah mengetahui batas yang tidak boleh mereka langgar.
"Kumpulkan semua ketua klan untuk pertemuan darurat nanti malam di Mansion Aegis, juga lima penasehat dan 33 penyihir utama." perintah Ketua Aegis kepada assistennya.
----------
Ourinko duduk ditaman mansion Aegis. Dia perlu waktu sejenak, semua pemeriksaan tahanan dan informasi yang harus didapatkan membuat pikirannya sama sekali tidak punya waktu istirahat.
"Ourin..." Daniel muncul dari sebuah sudut.
"Daniel, apa yang kau lakukan disini?"
"Aku tadi melihatmu. Aku mengikuti mu kesini." Daniel ikut duduk ke bangku disamping Ourinko. Dia menghela napas panjang sebelum bicara.
"Ourin, .... aku perlu minta maaf atas apa yang kau dengar tadi, sikapku memang tidak pantas."
"Tak usah disebutkan lagi Daniel, tak ada yang perlu kumaafkan. Aurora sudah cukup tertekan dengan perubahan tiba tiba ini. Aku juga tahu aku mungkin memaksanya sangat cepat untuk menerimaku, kau mengenalnya lebih awal dariku. Jika tak ada kejadian ini mungkin dia sudah menjadi kekasihmu, jadi mungkin aku juga perlu meminta maaf padamu." Ourin menepuk bahu Daniel.
"Kita adalah sahabat, dan keadaan ini sangat sulit bagi siapapun termasuk Aurora. Dia adalah temanmu juga Daniel, aku tak mau dia menjadi terbeban karena tiba-tiba kita berdua menjadi jauh satu sama lain."
"Aku mengerti." Daniel memeluk sahabatnya itu. Daniel lega persahabatan mereka yang sudah belasan tahun itu tidak retak karena perbuatannya dan sekali lagi Daniel merasa bersalah karena Ourinko sangat terbuka menangapi pernyataan maafnya.
"Kau dan Aurora akan segera mengikat perjanjian suci?"
"Syarat penyatuan mantra kami terlalu berat, aku harus melindungi perasaannya, kurasa Perjanjian Suci adalah syarat yang tepat bagiku untuk melindunginya. Dan baru beberapa hari dia sudah banyak terluka dari percobaan penculikan sampai sekarang dia terlalu memaksakan dirinya." Ourinko menghela napas berat.
"Terlalu banyak yang kalian lakukan untuk klan dan aku mengacaukannya, maafkan aku sekali lagi." Daniel menyeringai dan mengelengkan kepalanya untuk menertawakan dirinya sendiri.
"Tetaplah mendukung kami Daniel, kuharap kau tidak menjauhinya , dia butuh supportmu juga." Ourinko menepuk kembali pundak Daniel.
"Tentu saja." Daniel mengiyakan permintaan Ourinko. Walaupun dia harus berkorban perasaan tapi dia dan Aurora masing-masing punya tanggung jawab yang lebih besar daripada perasaan mereka.
"Kalian disini rupanya !" Mitsukitiba tiba datang dari ujung taman.
"Mitsuki! Kau disini." Daniel menyambutnya sambil berdiri dan memberi salam toss.
"Iya aku baru datang untuk memimpin back up legiun dari Harada. Ayahku juga ada disini, ada pertemuan mendadak malam ini dari 66 klan, tampaknya Ketua Aegis akan membicarakan sesuatu yang penting sampai mengundang semua ketua klan."
"Iya, Kami mendapatkan gambaran kekuatan Ashleen sebenarnya dari hipnotis Almeira, kekuatannya telah melampaui kekuatan kita saat ini, kurasa Ketua dan dewan penasihat akan membutuhkan suatu rencana besar menghadapi ini, bahkan ini belum masuk ke puncak kekuatan mereka. Kita harus segera melemahkan mereka sebelum Blood Moon datang." Ourinko menjelaskan perkembangan terakhir dari berita legiun utama.
"Rupanya begitu, besok aku sudah bisa bergabung kembali dengan legiun. Aku ingin bisa membantu secepatnya masalah ini." sementara Ourinko dan Mitsuki juga berpikiran bahwa perang kedepan akan sangat melelahkan. Dan sekarang saja tekanannya sudah sangat besar terhadap masing masing legiun penyerang, di sisi lain setiap klan juga menanggung biaya tidak sedikit untuk membiayai segala kegiatan yang berkaitan dengan perang melawan Ashleen dan kekuatan gelapnya.
-------
Ruangan pertemuan itu penuh dengan bisikan tertahan dari para ketua klan dan pembicaraan sesama mereka atas rencana Ketua Klan Aegis meminta bantuan dari para vampire dan warewolf.
Ketua Aegis membiarkan pembicaraan mereka sebelum memberi tanda untuk diam.
" Ketua sekalian ,aku tahu usulku mungkin terdengar sangat sulit diterima. Namun coba pikirkan jika kita menghadapi ini dengan kekuatan kita sendiri, kita mungkin akan kalah karena jumlah kekuatan kita saat ini dibawah para Iblis itu dan klan penyihir cahaya kita akan terhapus dari dunia ini , lebih malang lagi nasib dunia manusia yang akan jatuh selamanya ke kekuatan Iblis."
Ketua Aegis berhenti sebelum melanjutkan
"Dan kita para Ketua yang paling bertanggung jawab atas kekalahan ini, manusia dibawah perlindungan kita."
Seorang Ketua berdiri. Ketua dari klan Bukovac Kroasia berdiri " Ketua jika kita meminta bantuan mereka , kita pasti harus membayar sesuatu kepada mereka."
"Kita akan negosiasikan Ketua Bukovac, kurasa mereka juga tak mau kehidupan mereka terpengaruh kekuatan baru yang mungkin saja bisa memusnahkan mereka, selama ini kita dan mereka saling tak mengganggu dan menghormati batasan kita satu sama lain."
"Ketua Aegis, kami menyetujui jika kita meminta bantuan, akan membicarakan ini kembali jika syarat bantuan sudah disepakati oleh kedua belah pihak, kita juga perlu mencari sekutu untuk memenangkan pertempuran ini , jika tidak kita akan mati sia sia."
Ruangan kembali ribut dan penuh dengan pembicaraan. Tiga klan terkuat Aegis , klan Pollux dan klan Wang sudah menyatakan persetujuan sebelumnya. Tak lama kemudian seluruh klan telah sepakat dengan usulan Ketua Aegis. Tinggal mereka mencari cara yang tepat untuk meminta bantuan kepada klan vampire dan klan warewolf.