NovelToon NovelToon
Forgiveness

Forgiveness

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:975.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: JasmineTea

Selama tujuh tahun Khiana bersama anaknya hidup sebagai seorang pelarian dikarenakan sebuah tragedi di masa lalu.

Walaupun perasaannya hancur karena tragedi itu, tetapi ternyata dirinya masih belum bisa melupakan Kiral.

Selama tujuh tahun Kiral hidup dalam rasa bersalah dan penyesalan dikarenakan kesalahannya di masa lalu.

Walaupun ia tahu bahwa ia telah menghancurkan kepercayaan Khiana terhadapnya, tetapi sebenarnya ia menyimpan sebuah kebenaran yang tidak bisa ia katakan kepada siapapun saat tragedi itu terjadi.

Tujuh tahun berlalu. Keduanya masih sama-sama tersiksa dengan keadaan.

Tujuh tahun berlalu. Rindu keduanya semakin besar.

Tujuh tahun berlalu. Garis takdir mulai menuliskan pertemuan baru bagi mereka berdua.

Bagaimanakah takdir akan mempersatukan mereka kembali?

- update setiap Jum'at malam -

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JasmineTea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep. 21 - Pesta Barbeque

Tiga bulan pertamaku di rumah utama berlalu dengan cepat dan damai. Aku menghabiskan waktu dengan membaca banyak buku, makan camilan dan nonton series di depan layar televisi. Ayah dan Ibu seperti biasa sibuk dengan perusahaan mereka. Kami hanya bertemu sebentar di pagi dan malam hari. Sementara sepanjang siang sampai sore, Aku akan bermalas-malasan dengan bebas.

Sampai akhirnya kedamaianku di rusak oleh kedatangan Kak Rio beberapa minggu lalu yang sedang pulang ke Indonesia untuk liburan semester.

"Woy! kenapa bengong? cepet kesini." suara Kak Rio membuyarkan lamunanku. Dia sedang berdiri beberapa meter dariku sambil memegang sebungkus camilan.

Kami berdua sedang belanja di sebuah departement store untuk acara Barbeque sore nanti. Aku yang bertugas mendorong troli mendekati Kak Rio dengan susah payah. Troli ini sudah benar-benar penuh dan berat.

"Mau beli apa lagi sih Kak? udah yuk, yang di list udah semua kan."

"Ih bentar dulu.. ini cemilan apa sih? kok baru liat."

"Itu keripik singkong. Kayaknya rasa yang itu emang baru keluar kemarin-kemarin."

"Hooo.." Kak Rio menatap sebungkus keripik itu dengan mata berbinar. Lalu tanpa menunggu langsung menjejalkannya ke dalam troli.

Dari tadi dia terus-terusan memasukkan berbagai makanan dan minuman ke dalam troli. Alasannya, kangen cemilan Indo.

"Sip. Oke deh.." Kak Rio menatap puas kepada troli di hadapanku.

"Udah kak?" akhirnya.. aku bisa selesai dari tugas kuliku ini..

"Belum.. tinggal eskrim."

Aku memutar mataku malas ketika mendengar jawabannya. Tapi mau tidak mau mengekor di belakang laki-laki ini yang beberapa saat kemudian memasukkan beberapa bungkus eskrim dengan jenis dan merek yang berbeda-beda ke troli.

"Udah deh.. yuk ke kasir" ucap Kak Rio akhirnya.

Setelah selesai membayar semua belanjaan, kami segera pulang. Hari ini, kami tidak ditemani supir. Kak Rio sendirilah yang menyetir.

Kemarin malam, Aku mendapatkan kabar bahwa Aku diterima di Universitas impianku. Oleh karena itu, kami sekeluarga akan mengadakan perayaan kecil-kecilan di rumah sore ini. Sekalian menyambut kedatangan Kakak tertuaku Raline beserta suami dan kedua anaknya yang sedang mengambil cuti dan pulang ke Indonesia.

Tring Tring..

Ponselku berbunyi tak lama setelah mobil melaju.

Dari Ibu.

"Halo Bu."

"Khiana, kok lama banget sih? masih di mana?" suara Ibu terdengar sedikit kesal di ujung sana.

Aku mendelik ke arah Kak Rio. Kalau saja orang ini tidak berlama-lama memilih camilan, harusnya kami berdua sudah sampai rumah dari tadi dan Aku tidak usah mendengar omelan Ibu.

"Iya Bu.. ini udah mau pulang kok."

"Udah mau pulang?" tanya Ibu.

"Iya.."

"Mereka sudah mau pulang katanya Yah.." ucap Ibu lagi di telepon. Tapi sepertinya kalimat itu tidak di tujukan untukku.

"Titip mereka saja kalau gitu, sekalian.." terdengar samar-samar suara Ayah dari kejauhan.

"Khiana."

"Iya Bu."

"Titip beli-" klik. Suara Ibu tiba-tiba menghilang. Ku tatap layar ponsel. Benda itu mati. Aku baru ingat kalau Aku memang lupa mengisi baterainya tadi malam.

"Aduh.."

"Kenapa?" Tanya Kak Rio. Ia memperhatikanku dari samping.

"Ibu nelpon. Kayaknya mau minta titip beli sesuatu. Tapi hape ku mati. Abis baterai. Pinjem hape Kak Rio dong."

Tanpa banyak komentar, Kak Rio mengeluarkan ponselnya dari saku celana dan memberikannya padaku.

Aku menerimanya dan langsung membuka kontak. Sejak dulu Kak Rio menyimpan nomor Ibu di ponselnya dengan sebutan Mom. Jadi aku langsung mengetik M di kontak nya. Namun, aku terkejut saat melihat sebuah nama yang terletak beberapa nomor di atas kontak Ibu. Nama itu adalah nama seorang perempuan yang diikuti dengan sebuah tanda hati berwarna merah di belakangnya.

Woah.. siapa nih??!

Ku lirik Kak Rio yang sedang fokus menyetir di samping kananku.

Hooo.. ternyata bukan hanya penampilan nya saja yang bertambah dewasa setelah hampir dua tahun kami tak bertemu. Kakakku ini sudah punya pacar rupanya..

Tapi, karena sedang buru-buru kusingkirkan dulu rasa penasaranku soal kontak nama berhati itu. Lalu segera Kutekan nomor Ibu dan tak lama kemudian suara nya kembali terdengar di telingaku.

"Maaf Bu, hape Khiana abis baterai tadi"

"Oalah.. pantes saja tiba-tiba putus. Itu.. Ibu mau minta tolong titip belikan kelapa muda ya nak.. yang di tempat biasa Ibu beli. Kakakmu Raline sudah sampai. Keponakanmu ingin minum kelapa muda."

"Oh mereka sudah sampai? oke Bu Khiana belikan sekarang."

Ibu menutup telepon setelah mengucapkan terimakasih dan Aku langsung mengembalikan ponsel itu kepada pemiliknya.

"Apa katanya?" tanya Kak Rio.

"Ibu minta dibelikan kelapa muda. Katanya Kak Raline sudah sampai."

"Ohh.. beli di tempat yang biasa itu?"

"Iya. Di tempat yang dulu itu."

Mengetahui tujuan yang berubah, tak lama kemudian Kak Rio membelokkan mobil ke arah alamat pedagang kelapa muda yang sudah menjadi langganan keluarga kami sejak lama. Setelah membeli beberapa bungkus, kami segera pulang menuju rumah.

Sejak menutup telpon dari Ibu tadi, sebenarnya Aku menimbang-nimbang ingin bertanya soal nama perempuan bertanda hati di kontak Kak Rio, tapi aku sedikit ragu. Agak sedikit takut dengan kemungkinan jawabannya. Kalau ternyata memang benar pacar gimana ya? tapi Kak Rio bukanlah tipe laki-laki yang tertarik dengan hal-hal seperti itu sih makannya Aku lumayan kaget dan ragu untuk bertanya tapi orang bisa berubah kan, bisa saja tadi itu memang pacarnya, tapi kok bisa-bisanya dia tidak bilang sudah punya pacar ke adiknya sendiri selama ini! Ahhh semakin kupikirkan semakin penasaran dan kesal aku jadinya!

Pada akhirnya aku hanya diam sampai kami tiba di rumah.

Begitu sampai di rumah, Kak Rio membawa beberapa bungkus belanjaan sekaligus dan membawanya ke dalam.

"Bawa sisanya ya" Ucapnya lalu segera menghilang di balik pintu.

Aku melakukan hal yang di minta dan ikut masuk ke dalam rumah.

"Yeyyy uncle sama tante sudah pulang" Suara anak kecil yang sudah lama sekali aku rindukan terdengar menyambut kami berdua.

Keponakanku Rae berdiri tak jauh di dekat meja makan.

"Hahaha tante, tapi cocok sih di panggil begitu" Kak Rio tertawa keras mendengar sambutan Rae sambil meletakkan semua belanjaan di atas meja makan.

Aku juga ikut meletakkan belanjaan di tanganku lalu mendekati Rae dan menggendongnya.

"Kenapa masih panggil tante sih? panggil aunty aja." Ucapku sambil mencubit pipinya dengan satu tangan. Gemas.

Rae menggelengkan kepalanya. Aku tambah gemas dan menciumi pipinya.

"Lagian artinya juga sama kan. Ga papa toh.." Seseorang menyembul dari balik lemari es. Aku menatap orang itu dengan mata berbinar. Sudah lama sekali aku tidak melihatnya secara langsung.

"Kak Raline!"

.

.

.

bersambung..

1
Sandrina Dalila
suka
Li5naJait
sepertinya Nathan itu Kiral dechhh
mentari
kenapa gk disini aja thor
JasmineTea
Ka Be Em a p p s. Wkwkwk disensor 😅🙄😜
Juhaeratul Fathiyah
tau gitu knp berkhianat kamu keeeeeroooool
Juhaeratul Fathiyah
DAAAAASAAAAAAAAAAR
Juhaeratul Fathiyah
aku gk sanggup thor. tahu spa pcr Tamara
Juhaeratul Fathiyah
Seru bacanya.... tulisannya rapi
mentari
gregett thor...gk terasa udah tamat.novelmu keren thor👍👍tpi kenapa yg like sedikit sekali..next buat novel keenan pasti keren thor
mentari: iya kan..ditunggu karya selanjutnya kak🤜🤛
total 2 replies
🎎 🌟Fare Reza🌟🎎
asli paling suka cerita tentang Alter Ego/DID gini
JasmineTea: Terimakasih Kak Fare ^^
total 1 replies
Lala
kerenn thor.. sukses terus yaaa
JasmineTea: Thank youuu sukses selalu juga kak Lala
total 1 replies
Rina
TERIMAKASIH AUTHOR
JasmineTea: TERIMAKASIH KAK RINA
total 1 replies
Ana
Suka banget banget banget sama ceritanya.. sukses selalu author kuuuuuh.. dan terimakasih karena sudah mendengar jeritan penonton dengan memberikan happy ending..
JasmineTea: Terimakasih! Sukses selalu kak Ana!
total 1 replies
Maria Aya
pindah lapak ya thor? kenapa gak di sini aja sih thor?
Maria Aya
gak di kasih bonus extra chapter nih thor? ayo dongggg....bonus nyaa 😘😘
JasmineTea: Untuk sekarang belum kepikiran extra chapter sih kakk huhu
total 1 replies
Maria Aya
ya ela thor... Keenan kenapa panggilan nya jadi Bang Kee 😁
Mira
HUAAAA TAMAT JUGA AKHIRNYA
JasmineTea: HUAAAA iyaaa.. makasih udah baca sampai akhir ya kak
total 1 replies
Mira
Bang Keeee WKWKWK
Mauly :3
Good job thor. Makasih banyakkkkk
JasmineTea: Thank youuu
total 1 replies
Wulandari
Ga kerasa udah tamat ajaaa.. congrat kak author.. kemanapun akan kucari karya-karya mu yang selanjutnya
JasmineTea: Makasihhhhhh kalau berjodoh kita ketemu lagi di lain kesempatan
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!