NovelToon NovelToon
Pernikahan Di Atas Luka

Pernikahan Di Atas Luka

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:329.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sity Qhomariah

Hidup Luna hancur setelah di jebak dan di hamili oleh kekasihnya - Gandhi. Terlebih saat Mira, Ibu dari Gandhi menolak untuk bertanggung jawab atas kehamilan Luna. Suatu ketika Mira mengetahui Luna adalah anak tunggal dari Adiyatama Erlangga - Pemilik Perusahaan Erlangga Jaya. Ia menyesal telah menolak Luna dan berusaha mendekati Luna supaya Gandhi menjadi penerus Erlangga Jaya jika menikahi Luna.
Luna hancur saat ia diperalat sebagai boneka pemuas nafsu oleh Gandhi. Kemudian Luna mengetahui niat jahat Mira, ia segera melakukan sesuatu agar perusahaan Ayah tidak jatuh ke tangan orang-orang serakah seperti Mira dan Gandhi. Luna mengorbankan Aditya - Sahabat kecil Luna yang sejak dulu menyukainya. Luna melakukan hubungan intim dengan Aditya. Luna menikah dengan Aditya namun Gandhi mengakui bayi yang dikandung Luna adalah anaknya.

Siapakah ayah yang sebenarnya dari bayi yang dikandung Luna?
Apa rencana Gandhi dan Mira untuk mendapatkan Luna?
Bagaimana dengan pernikahan Luna dan Aditya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sity Qhomariah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Luna menghindari Adit. Berkali-kali Adit menghampiri Luna di kampus namun Luna selalu meninggalkannya.

“Ayo pulang.” Adit menarik tangan Luna. Luna menepis.

“Aku ada kerja kelompok, Dit. Kamu duluan aja.” Kata Luna sambil berlalu dari hadapan Adit.

Luna berjalan di trotoar hendak menuju halte di depan kampus. Sebuah mobil berhenti di sebelahnya.

“Masuk!” perintahnya. Luna menurut. Mobil itu melaju membawa Luna bersamanya. Luna terus menunduk. Hatinya tertekan. Mobil itu membawa Luna ke apartemen Gandhi. Gandhi membuka pintu mobil. Luna tetap terdiam di dalam mobil.

“Cepat keluar!” teriak Gandhi sambil menarik tangan Luna. Gandhi menyeret Luna ke apartemennya. Luna dipaksa untuk melayaninya. Dan mengancam akan menyebarkan foto-foto Luna dan dirinya saat sedang tidur bersama di media sosial. Luna terpaksa menuruti perintah Gandhi karena jika Gandhi menyebarkan foto itu maka Ayah akan kena imbasnya. Nama baik Erlangga akan tercoreng dan masa depan perusahaan akan jadi taruhannya. Demi Ayah, Luna rela melakukan apapun.

Luna menangis sambil meremas selimut. Sudah berkali-kali Gandhi menyetubuhinya. Tubuh Luna terasa remuk. Ia hanya bisa menangis. Gandhi benar-benar telah mengendalikannya. Bahkan Gandhi tidak memperdulikan dirinya. Ia tetap menyentuhnya meski Luna sudah tidak berdaya. Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam. Luna harus pulang. Ia sudah berada di apartemen Gandhi sejak jam 2 siang. Luna memakai kembali pakaiannya. Mengambil tas dan keluar dari apartemen. Gandhi masih tertidur pulas. Luna menyetop taxi. Setelah masuk, taxi pun melaju.

Luna sengaja meminta berhenti di depan pintu gerbang komplek dan ia berjalan menuju rumahnya yang berada jauh di ujung. Langkahnya lesu. Tubuhnya terasa sakit karena Gandhi menyentuhnya dengan kasar. Tanpa sadar air mata Luna menetes. Luna menghentikan langkah. Ia berjongkok dan menutup wajahnya dengan tangan. Luna menangis sepuasnya.

Setelah puas menangis, Luna kembali melanjutkan perjalanan. Ia mengusap wajahnya untuk menghilangkan air mata. Sampai di depan rumah, Adit menegurnya.

“Baru pulang, Lun? Dari mana?” Luna menoleh. Adit berjalan mendekatinya. Luna melangkah mundur, menjaga jarak dari Adit. Adit curiga melihat gelagat Luna.

“Lun...”

“Aku masuk dulu.” Luna memotong pembicaraan Adit. Ia membalikkan badan. Adit menarik tangannya. Membuat Luna sedikit tersentak. Adit memperhatikan wajah Luna dari dekat.

“Kamu nangis, Lun?” tanya Adit khawatir. Luna mendorong tubuh Adit dan berlari menuju rumahnya. Adit memandang Luna dengan penuh keheranan.

Sudah beberapa hari, hubungan Luna dengan Adit dan Fandra menjadi renggang. Adit yang lebih menyadari karena ia yang sebelumnya selalu bersama Luna sedangkan Fandra terlalu sibuk dengan skripsinya sehingga jarang bersama Luna. Hampir dua minggu, Luna menjaga jarak dengan Adit. Dan selama itu Adit selalu memergoki Luna selalu pulang malam dengan mata yang basah bekas air mata.

“Lun, kalau aku ada salah, aku minta maaf,” kata Adit sambil berjalan dibelakang Luna yang melangkah dengan cepat.

“Luna!” teriak Adit. Luna menghentikan langkah. Ia membalikkan badan.

“Aku harus bagaimana, Dit?” tanya Luna patah semangat. Luna kembali membalikkan badannya. Hendak melangkah meninggalkan Adit.

“Aku menyukai Luna Amaris Erlangga!” teriak Adit. Luna terkejut. Ia teringat kata-kata itu. Adit berjalan mendekati Luna dan membalikkan badan Luna.

“Aku yang menyembunyikan buku PR Matematikamu waktu SD sampai kamu di hukum. Dan aku yang menulis surat itu” kata Adit jujur. Ia menatap Luna. Luna terpaku. Ia menatap Adit tak percaya. Adit yang sejak kecil mengganggunya, membuat Luna membencinya, ternyata malah menyukainya sejak kecil. Selama ini ia mengira Fandra yang menulis surat karena Fandra selalu memperlakukannya dengan baik sejak kecil.

“Terlambat, Dit.” Jawab Luna. Luna melangkah pergi. Adit mencegahnya.

“Maksudnya?” tanya Adit. Luna menatap Adit dengan sedih. Air matanya menetes di pipi. Ia melepaskan tangan Adit dan berlari meninggalkan Adit yang kebingungan.

Luna menangis di sebelah Gandhi yang sedang menyetir mobil. Gandhi memang selalu memaksa Luna untuk melayaninya dan Luna menuruti karena ancaman Gandhi.

“Kamu kenapa tiba-tiba menangis? Jangan-jangan kamu hamil ya?” tuduh Gandhi. Luna menggeleng. Ia menutup wajahnya sementara air matanya terus mengalir.

Luna sudah berulang kali melayani Gandhi. Ia duduk merenung di sudut kamar sementara Gandhi tertidur pulas karena kelelahan. Tubuhnya di tutupi selimut. Tiba-tiba terdengar notifikasi sms dari ponsel Gandhi yang terletak di atas meja kecil didekat ranjang. Luna penasaran ia pun meraih ponsel Gandhi dan membaca pesannya.

“Bagaimana, Gandhi? Kamu sudah berhasil menundukkan Luna kan? Sebentar lagi Perusahaan Erlangga Jaya akan menjadi milik kita. Kamu harus terus mencekal Luna. Kita akan jadikan Bayi yang dikandung Luna sebagai alat untuk kita masuk kesana. Oke?” begitulah bunyi pesan dari Mira - Ibu Gandhi. Air mata Luna meleleh di pipi. Dadanya terasa sesak. Ia tidak menyadari bahwa selama ini ia telah mengorbankan perusahaan Ayahnya. Ia tidak menyangka jika ternyata Gandhi dan ibunya bersekongkol untuk merebut perusahaan Ayah. Selama ini ia hanya mengira, Gandhi memanfaatkannya untuk melampiaskan nafsu semata. Ternyata ada niat jahat di balik itu semua.

Luna meraih pakaian yang berserakan di lantai dan memakainya. Menyambar tas dan keluar dari apartemen Gandhi dengan emosi yang meledak. Ia sangat benci terhadap Gandhi dan Ibunya. Ia bersumpah akan membalas semua perbuatan mereka meski harus mengorbankan dirinya. Luna menyetop taxi seperti biasa. Lalu masuk dan taxi itupun berjalan meninggalkan apartemen.

“Aku tidak boleh mengandung anak Gandhi!” teriaknya dalam hati. Tangannya gemetar. Taxi itu berhenti didepan pintu gerbang komplek. Luna turun dengan langkah tergesa-gesa.

Luna sampai di depan rumah. Ia melirik ke rumah Adit. Menatap rumah itu dengan sorot mata tajam. Kemudian ia melangkah menuju rumah Adit.

‘Tok tok tok’ Luna mengetuk pintu rumah Adit. Tak berapa lama kemudian pintu terbuka.

“Luna? Tumben main?” tanya Fandra dengan pakaian rapi. Luna tersenyum.

“Mau kemana, Kak?” tanya Luna.

“Ke rumah teman, ada urusan penting. Luna ada perlu apa?” tanya Fandra.

“Enggak kok, Kak. Luna cari Adit.” jawab Luna.

“Oh, Adit ada di dalam. Masuk aja. Kakak berangkat dulu ya udah ditunggu.” Fandra pamit dan pergi meninggalkan Luna menggunakan mobil. Luna menatap kepergian Fandra kemudian membalikkan badan. Ia memeriksa rumah Adit yang begitu sepi.

“Tante Mirna?” panggil Luna lirih. Tidak ada sahutan. Luna berjalan masuk dan berhenti didepan pintu kamar.

“Ini kamar siapa, ya?” bisik Luna. Luna mengetuk pintu.

‘Tok tok tok’

Tidak ada sahutan. Luna membuka pintu, ternyata tidak terkunci. Setelah pintu terbuka Luna terkejut ternyata Adit berada di dalam dengan memakai earphone sehingga tidak mendengar Luna. Adit sama terkejutnya dengan Luna. Ia bangkit berdiri dan membanting earphone.

“Luna!” teriaknya. Luna meringis. Mereka saling menatap.

1
echa purin
👍🏻
Putri Anggel
di dalam cinta ad kesabaran dan dalam kesabaran ad cinta tapi ketika hati sudah di kecewa kn maka jangan pernah percaya lagi ap kata lelaki buaya
Indah Kustiyarini
pasti anaknya adit
emi arpina
maaf y thor tapi utk mentari stop dulu bacanya masi greget ada org lemah gini
Aryani Dinda
tiap percakapan dispasi dong Thor seperti paragraf baru. jd lebih enak bacanya
Aryani Dinda
di bikin jarak dong Thor tulisannya
Rose Smith
sudah berbohong
egois pula
baguslah adit gag ngemis²
langsung di ceraiin
Rose Smith
hamile cuma seminggu trus brojol ?
Rose Smith
pemeran utamanya malah antagonis ini mah
udah gag suci
gag tau malu pula
RN
l
8 like favorite😍 untuk mu😍
intip playboy mengejar cinta❤😘 yuk
Mami Vanya Kaban
akhir yg bahagia...
Ida Blado
cihh tadinya aq mau baca, tpi setelah baca sinopsis bagian bawahnya,,, amit2 dah, di awal aq rada empat tpi ternyata dia bertingkah seperti pelacur. maaf ya aq komen jht,tp aq sbg perempuan sungguh ilfeel
Jeni Safitri
Itukan derita mu luna siapa suruh ngk jujur sama ortu bahkan sama adith bukankah adit sudah tau keadaanmu dan siapa gandhi. Seharusnya kamu jujur aja dan minta tolong sama dia dgn baik2 pasti dia akan bantu.
Jeni Safitri
Kenapa luna ngk junir aja ya
CallMeLyla
aku gereget mentari nya lemahh😂😂
vanillarose
Baca novel terbaru author bertema pelakor, judulnya Imperfect Marriage. Dijamin menguras emosi. Thanks :)
Ara
si luna hamil anaknya gandhi pasti, karena kan luna baru bbrp hari berhubungan sm adit
mega keyna
mkanya sy bilang perempuan ngk pnya harga diri,kd erosi aku baca kisahnya luna,ada perempuan yg kayak gni
mega keyna
aku perempuan tp ko ngrasa jd sakit hati sm luna,ngk punya harga diri,gampang banget mainin perasaan hati,ngapain msh mau brtu dgn gandi kan udh tau ada magsudnya,bodoh banget kan,,,
mega keyna
udh tau gandi jahat,luna jg bidoh,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!