NovelToon NovelToon
She Is Mine

She Is Mine

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Action / Ketos / Teen School/College
Popularitas:384.3k
Nilai: 5
Nama Author: Audia

Tidak pernah gadis itu bayangkan akan mempunyai kekasih yang kejam dan juga mengklaimnya tiba-tiba menjadi miliknya.


Dia Danial Arsalan Putra Syahreza, cowok tampan dan cool, ketua OSIS dan juga penguasa. Apapun itu untuk gadisnya menjadi miliknya.


"Kamu hanya milikku sayang!" tegas Danial tanpa ada bantahan dari gadisnya.

"Hikz... aku mau pulang."

"Jangan mencoba berlari sayang. Sejauh apapun kamu berlari. Aku akan tetap menemukan mu."

Anja tidak peduli. Dia ingin pulang dan menghindari Danial mulai sekarang. Maupun selamanya.

Danial menyeringai, "Maaf sayang!"
Danial langsung membekap mulut Anja menggunakan sapu tangan yang sudah ia taruhkan obat bius sebelum nya.

"Hfmmt.... hikz.."


"Tidur yang nyenyak sayang ku!" ucap Danial tersenyum mengecup bibir mungil itu lama. Setelah itu membaringkan tubuh gadisnya di atas kasur.

"Kamu hanya milikku Anja Adelia. Sekarang maupun Selamanya sayang."

# SELAMAT DATANG DI NOVEL FIKSI REMAJA, YANG BUCIN DENGAN PERCINTAAN, YANG SUKA DENGAN TEKA-TEKI DI DALAMNYA.


# SELAMAT DATANG DAN BERGABUNG DI CERITA INI🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Audia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. Berkunjung ke rumah Mertua

"Jadi cerita sayang?" tanya Danial mengusap kepala gadis kecilnya dengan gemas.

"Tadi pas ke toilet Anja nabrak orang, terus Anja ngak kenapa, tapi orang nya serem. Kata Selsa dan Lala itu murid baru."

Danial menghela nafas pelan, lalu memeriksa setiap inci tubuh kekasihnya, dari tangan, wajah kaki dan lainnya. Danial sangat khawatir ke gadisnya ini. Nanti iya akan menyuruh Riko dan Steven untuk meretas CCTV sekolah.

"Nial!! Anja ngak apa-apa."

Orang yang berani menyentuh gadis kecilku akan tahu akibatnya, apalagi itu seorang laki-laki.

"Iya sayang."

"Aku mau ngomong sesuatu sayang."

"Mau ngomong apa Nial?"

"Nanti pulang sekolah kita ke rumah aku ya? Nial mau kenalian gadis Nial ke keluarga besar."

"Tapi Anja malu, kalau nanti keluarga besar Nial marah gimana?"

"Ngak sayang, menyentuh mu sama saja mencari mati."

"Nial ngomong apa tadi?"

"Ngak ada sayang, keluarga ku masih waras sayang, untuk menolak gadis kesayangannya Nial."

Justru mereka mau aku menikahimu secepatnya sayang.

"Iya udah, Anja mau."

Danial yang mendengar hal itu tersenyum, lalu mengecup pipi putih agak kemerah-merahan itu dengan gemas. Danial juga ingin secepatnya memiliki gadisnya seutuhnya, dan mengurungnya di kamar, tapi ia tidak ingin gadisnya tertekan dengan hal itu. cukup dilakukan secara perlahan agar gadisnya mengerti dan tidak meninggalkan nya. Apalagi gadisnya belum mengetahui siapa dirinya yang sesungguhnya.

******

"Bisa-bisa nya gue suka sama cowok yang nyiksa gue seperti ini," kesal Kesya marah-marah karena baru saja selesai membersihkan lapangan sekolah yang luasnya lumayan besar.

Kesya dan kedua temannya di hukum oleh Danial untuk membersihkan lapangan sekolah, setiap hari selama satu bulan atau mereka memilih dimusnahkan.

"Semangat seminggu lagi Key!!"

"Kapok gue macam-macam ke Anja, bisa-bisa nya nyawa gue melayang, ini ajha namanya penyiksaan berkedok sekolah," ujar Desi lesu.

"Yok kita ganti seragam, bau nih," ajak Hani setengah berdiri.

Selama dalam masa hukuman mereka selalu membawa baju ganti,agar popularitas mereka tidak terganggu dengan bau-bau yang tidak sedap nantinya. Seperti keringat gitu.

BRUK.

"Jalan pakai mata dong," ujar Kesya kesal dengan cowok yang iya tabrak, padahal dia yang salah tidak melihat orang yang jalan di depannya.

Cowok itu tersenyum kecut lalu meninggalkan Kesya dan kedua temannya yang melongok tidak percaya, "Woy sombong banget lo kutu buku!!" teriak Kesya dengan geram.

"Udahlah Sya!! lo tahu kan SMA Garuda terkenal dengan banyaknya cowok ganteng+dingin."

"Tapi kenapa gue belum punya pacar sampai sekarang?" tanya Hani bingung.

"Ngak laku," ujar Kesya dan Desi serempak lalu meninggalkan Hani yang melongok dengan otaknya yang kosong.

"Tunggu gue!!" teriak Hani ketika sudah tersadar karena kedua temannya meninggalkannya.

"Selamat datang di kehidupan yang sesungguhnya Kesya Atmaja!" cowok itu tersenyum smirk melihat tubuh gadis itu menghilang di telan tembok.

Cowok itu menelpon seseorang, "Cari tahu data lengkap Kesya Atmaja, awasi gadis itu!!"

*****

"Euhh..."

"Sudah bangun sayang?" tanya Rapa lembut mengusap kepala gadisnya dengan gemas. Kenapa gadisnya lama sekali pingsan? padahal ia hanya menyuntik dengan obat bius yang tidak terlalu banyak kadar efeknya.

Mata Lala melotot melihat dokter iblis di depannya sedang tersenyum, menunggunya.

"Pulang Rap."

"Aku masih kangen sayang, besok pulangnya ya? atau seminggu lagi, atau sebulan lagi, atau kita nikah ajha, biar ngak berpisah lagi."

"Aku ngak mau Rap hikz..."

"Shutt... jangan nangis sayang!! kok nangis sih, ngak usah takut sayang."

Rapa memang sangat menyayangi gadisnya ini, tapi dengan cara ini Lala akan menjadi miliknya. Karena Lala tipe cewek yang keras kepala dan juga tidak bisa diam.

"Aku mau ke kamar mandi!!"

"Aku bantu ya sayang."

"Aku lapar, kamu ambilkan aku makan ajha ya...??"

Rapa tersenyum mengangguk, apapun yang diinginkan gadisnya akan ia turuti.

Lala harus kabur, setelah Rapa pergi iya langsung membuka pintu kamar, namun di sana ada banyak bodyguard yang berjaga di sana.

"Mau kemana nona?"

"Saya mau ketemu mama."

Lala dengan terburu-buru menuruni tangga dan melihat mama Rapa ada di meja makan beserta dengan papa Rapa. Kenapa harus ada papanya sih?

"Lala!!" panggil Lina dengan lembut, iya tahu pasti gadis anaknya itu ingin kabur. Iya jadi kasihan dengan Lala, baru saja gadis itu terbebas sekarang malah terkurung lagi. Padahal di keluarga besar mereka tidak ada yang bersifat seperti Rapa, hanya anak itu yang berbeda.

"Sudah berani keluar kamar hem?" tanya Rapa sudah menduga.

Lala menunduk takut.

"Kamu jangan kasar nak ke Lala, dia bisa tertekan Rapa!!"

"Aku seorang dokter ma. Aku bisa obati Lala, aku juga bisa buat ramuan khusus buat gadisku agar iya hanya bisa mengigatku."

Lala menggelengkan kepalanya. Dan menangis. Lina yang melihat hal itu langsung bangkit dan memeluk Lala dengan erat, "Mama antar pulang ya?" Lala mengangguk bahagia.

Rapa mengepalkan tangannya dan melihat ke arah papanya untuk memperingati, "Mama!! jangan ganggu mereka!! atau papa akan kurung mama juga di kamar."

"Kamu sama saja seperti anakmu itu pa. Kasihan Lala pa."

"Rapa tidak ingin kehilangan gadisnya ma."

"Sekarang kita makan!" perintah Rapa menyeret Lala dengan kasar ke meja makan.

"Mama tidak habis pikir dengan cara papa, papa memaksa anak orang untuk bersama dengan anak kita."

"Susunya di minum La."

Lala mengangguk lalu meminumnya.

"Makan sayang," Rapa dengan telaten menyuapkan makanan ke bibir mungil itu.

"Vitamin nya juga sayang."

Lala benci dengan dokter monster ini, ia bukan cewek penyakitan. Lala mau pulang.

*****

"Kenapa takut hem?"

Anja menggelengkan kepalanya, rumah Danial memang sangat besar bak istana, namun aura nya sungguh membuat iya merinding ketakutan. Kenapa masih ada rumah yang menyeramkan seperti ini? bukannya hanya ada di film-film.

Lihat para bodyguard yang memakai stelan jas dengan rapi, berjejer selama mereka memasukki rumah itu.

"Akhirnya mantu mama datang juga," itu suara wanita yang sangat cantik, walaupun sudah berumur. Mama Danial disertai dengan papa Danial.

Anja tersenyum malu lalu bersalaman dengan mereka. Jadi ini gadis kecil Danial, batin mama Danial.

*****

"Mama boleh tanya sama Anja?"

Anja mengangguk, akhirnya Danial mengizinkannya berbicara dengan Anja. Danial dan papanya sedang di ruang kerja entah apa yang mereka bahas.

"Iya mama can," ucap Anja memanggil dengan singkatan can dengan cantik. Karena memang wajah mama Danial cantik dan kalem, dan untuk membedakan juga dengan mamanya.

"Anja sayang sama Danial?"

"Iya mama can, Nial juga sayang banget sama Anja."

Wanita itu tersenyum tipis, dulu iya tidak sepolos ini.

"Danial pernah kasar ke Anja?"

Anja menggelengkan kepalanya, "Ngak mama can, Danial ngak pernah cubit Anja, Nial juga ngak pernah berantem."

Jadi selama ini, gadis ini tidak mengetahui sisi gelap anaknya.

"Kalau Danial kasar bagaimana?"

"Hem... Anja ngak suka cowok kasar, kata mama harus ditinggalkan."

Deg. Itu sama saja mencari mati sayang, batin mama Danial. Pasti Danial akan mengurung gadis ini dengan cara apapun, bahkan rantai.

"Danial itu sebenarnya pernah bun..."

"MAMA!!" Teriak Danial mendengar hasutan mamanya ke gadis kecilnya.

Danial bergegas turun dan menghampiri gadisnya.

"Nial!! Anja terkejut tadi."

Danial tersenyum lalu mengusap kepala gadisnya, "Maaf ya sayang, telinganya ngak sakit kan? perlu kita ke dokter."

"Lebay."

"Mulutnya!!"

"Mama bilang apa ke gadisnya Danial?"

"Tidak ada sayang."

"Papa menunggu mama di kamar!!"

Wanita itu segera pergi, pasti suaminya akan membuatnya tidak tidur malam ini.

"Kok mama can di usir? Nial jahat."

"Ngak sayang, Nial ngak usir kok, mama mau buat baby tahu."

Salahkan Danial mencuci otak polos gadisnya, siapa tahu gadisnya terpengaruh dan ingin memiliki anak dan mau di ajak menikah.

Anja menutup mulutnya dan terkekeh geli, "Hihihi Nial bakal punya adik."

"Sayang ngak mau punya baby?"

Anja menggelang kan kepalanya, "Kata mama belum boleh, Anja masih kecil, Anja tugasnya sekolah dulu."

Sial!! kalau seperti ini mana tega dan bisa Danial memaksa.

1
Kadek Reka
ada versi novel / cetaknya gag??..
kalo ada belinya di mana??
soalnyaa ceritanya bagus banget, bikin penasaran..
kok gg lanjut sii thor??
Yha Ria
ayo dong up lagi, aku bacanya dri 2022, smpe skrng 2024 blom di up lgi😌
Azwaney Ramli
jalan cerita best,,tapi tak dihabiskan.,last tahun 2021...sudah 2 tahun cerita di henti kan .
Qaisaa Nazarudin
Duuhh geng nya Danial gitu semua ya, Suka mengklaim juga pemaksa,Fosesif juga,Sku suka,Yg penting mah Setia 👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Anja gak kayak Lala aja,Aku suka cewek yg bar2 jutek,cuek dan tegas,apa lagi bisa ilmu bela diri,Bheeuuhh keren👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Dulu kamu berani menggangu Anja dan Danial, Untung aja nasib mu gak kayak Kintan waktu itu,,
Qaisaa Nazarudin
Bercanda kamu gak lucu, gak ada kapok kapoknya loe,
Qaisaa Nazarudin
Di larang kayakndi suruh, Suka banget nantang maut, Emangnya nyawa kamu ada berapa??
Qaisaa Nazarudin
Dari awal bab aku baca aku tuh greget banget dgn peran nya si Anja ini,geram campur kesel dgn sikapnya yg sok baik dan polos itu,,
Qaisaa Nazarudin
Ck kepedean…🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku peran nya Anja ini terlalu polos dan kekanak kanakan,padahal udah 16 tahun juga, Seumuran dgn anak gadis ku,tapi anak ku pemikirannya lebih dewasa dan mandiri..
Qaisaa Nazarudin
Kan para siswa/i dering melihat Danial menyiksa orangnkek gitu, Kenapa mereka gak kapok2 nya, Selalu mencari masalah,Apa lagi dgn sengaja di depan mata Danial sendiri, Sok soan Caper malah yg ada kebanting semua yg sok caper..ck
Qaisaa Nazarudin
Nah kan bisa ketemuan lagi, Jadi gak usah bikin mumet kepala,,ladenin si Bayu itu Nial..
Qaisaa Nazarudin
Holang kaya mah,Belum juga nikah udah ngasih Nafkah di manjain dgn kemewahan, Ntar di selingkuhin hujung2 nya frustasi..
Qaisaa Nazarudin
Lho bukannya itu Rapa ya,, Kan Rapa juga baru nongol tuh,,,
Berarti benar yg di tabrak Anja itu anaknya si Viktor,,
Qaisaa Nazarudin
Feeling ku gadisnya Rapa itu adalah Lala kan thor, Berarti anak baru itu Rapa ya..
Qaisaa Nazarudin
Nah nah kan..Siapa gadisnya Rapa thor?? Duh jadi penasaran kan aku ..🤣🤫😁😁
Qaisaa Nazarudin
Thor mau dong novel cerita tentang Rapa 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🥺🥺🥺
Qaisaa Nazarudin
Apakah ini Rivalnya Danial anaknya si Viktor ???🤫🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
Aku gak milih dua2 nya thor,Karena gak ada yg setia di tulis di situ,,Wkwkwk 🤣🤣🤣😜😜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!